
Didalam sebuah hutan yang lebat tepatnya di sebuah pulau terpencil yang mana tidak diketahui oleh banyak orang, Rio membeli pulau mistik tersebut karena bertempatan di dunia manusia, pulau itu dijual dengan harga 10.000 gold point. Tampa ragu-ragu dia langsung membelinya karena dia memilik simpana gold yang sangat banyak, dan pulau itu sekarang menjadi markas rahasianya dan hanya ada beberapa orang didalam serikatnya yang mengetahui lokasi dan ijin untuk keluar masuk kedalam pulau itu.
“Sekarang mari kita mulai” kata Rio, “Trringgs…” dia langsung memanggil Nymph untuk datang.
“Kau membutuhkan bantuanku tuanku” kata Nymph.
“Jaga area ini, sekaligus gunakan kekuatan airmu untuk menyembuhkan tubuhku dari luka-luka” kata Rio.
“Hamba akan menjalankan perintah anda” kata Nymph.
“Trruunggs…” Rio lalu membuka botol cairan darah naga Bahamut itu, dan didalamnya aura naga jahat keluar dengan sangat deras, bahkan Nymph yang mana adalah roh alam merasa sedikit terancam dengan aura tersebut.
“Memang layak disebut sebagai mahluk yang dapat menyamai kekuatan dewa, para naga ini bahkan setelah kematiannya mereka tetaplah sangat menakutkan” kata Rio yang mana melihat aura tersebut sambil tersenyum.
“Glluupps…” dia lalu meminum seluruh tetesan darah naga tersebut dengan sekali tegukan, “Crraaskk…” tampa sengaja Rio menjatuhkan botol tempat darah naga tersebut disimpan, dia merasakan kalau tangannya menjadi lemas dan bahkan dia merasa sedikit kesulitan untuk dapat berdiri.
“Ugghkk… aku dapat merasakan kekuatan darah naga ini mengalir didalam tubuhku, rasanya sangat dingin berbanding terbalik dengan yang aku bayangkan” pikir Rio.
“Grr…. Rooaarr….” Aura naga lalu keluar dari dalam tubuh Rio, aura tersebut berbentuk hitam pekat dengan kepala naga yang mana sedang mengaum diatas tubuhnya, melihat hal itu Nymph dengan cepat langsung membalut tubuh Rio “Srrasshh… Glluupps…” tubuhnya dibalut seperti sebuah kepompong air yang mana menyelimuti tubuh Rio.
__ADS_1
“Haaah-haaah-haaah... bagus sekarang tubuhku sudah agak mendingan, dengan ini aku yakin dapat bertahan” pikir Rio.
Lalu beberapa jam kemudian tubuh Rio mulai mengeluarkan darah hitam “Srrrhhs…” darah hitam tersebut langsung keluar dari pori-pori tubuhnya, dan karena hal itu wajah Rio langsung pucat karena kekurangan darah. Melihat kondisi dari tuannya yang mana tidak baik, “Trraasstt…” Nymph lalu menggunakan tubuh airnya untuk membuat sebuah tali air dan mengambil beberapa buah tak beracun didalam hutan dipulau tersebut, “Krrastt…” dengan cengkraman tali airnya dia memeras buah tersebut.
“Wuuussh…” lalu dengan cepat dia membawa air dari buah itu dan membuat Rio meminumnya, “Gllupps… Gllupps… Gllupps…” setelah meminum cairan buah yang diambil oleh Nymph tubuh dari Rio mulai bertenaga lagi dan mulai nampak membaik. Melihat hal itu Nymph langsung mengulangi hal itu sampai beberapa kali, dan setelah beberapa tegukan Rio langsung membaik dan kondisinya menjadi kembali seperti sediakala.
Lalu ketika harinya telah menjadi malam, “Krraskk…” sebuah retakan dimensi mulai muncul didalam pulau tersebut, ada sesosok mahluk dari alam gaib yang mana terpancing dengan aura naga yang keluar dari tubuh Rio, dan dengan paksaan kekuatannya sosok tersebut mencoba untuk masuk kedalam pulau tersebut. “Wuuush…” lalu Nymph yang merasakan hal tersebut langsung membuat beberapa tentakel dari air tubuhnya, dan dengan beberapa serangan tentakel miliknya “Taaskk… Taaskk… Taaskk…” dia menghancurkan retakan dimensi tersebut lalu membuat sosok itu mundur kembali kealam gaib.
“Para mahluk gaib itu telah merasakan aura naganya, aku harus memperkuat diriku dengan air sungai yang ada disekitara sini, hanya dengan itu aku bisa menjangkau seluruh pulau ini” kata Nymph.
“Srraashhkk…” dia dengan cepat membuat tubuhnya untuk mencapai sebuah sungai yang ada didalam pulau tersebut, dan menggunakan sebuah lingkaran sihir dirinya mulai memasang sebuah formasi. “Trraaanggs…” dan begitu formasi tersebut aktif sebuah bola air keluar dari sungai tersebut, “Trrrasstt…” bola air tersebut dengan sangat cepat terbang kearah batas penghalang pulau itu.
“Dengan begini tidak akan ada yang luput dari pengawasanku, dan siapapun yang masuk dengan niat mengancam akan aku habisi” kata Nymph.
Saat hari telah menjelang pagi Nymph tetap terjaga sambil memperhatikan seluruh pulau, dengan kekuatan airnya dia terus menerus menyembuhkan tubuh Rio dan juga membuat tubuhnya tetap sehat dengan memberikan Rio beberapa buah-buahan dan juga makanan padat. “Trrasskk…” dengan cambukkan dari tubuh airnya dia membuat beberapa ikan terhempas, “Srrakkst… Srrakkst… Srrakkst…” dengan potongan air yang tipis dia memotong ikan tersebut dan membersihkannya.
“Nyammssht… Nyammssht…” dengan lahap Rio memakan ikan tersebut, dan dengan ikan-ikan itu Rio mulai menambah energynya dia juga dapat membuat dingin yang ada didarahnya. Akan tetapi saat matahari telah muncul darah naga hitam tersebut mulai mengamuk, darah naga itu seakan-akan hidup dan mulai merusak tubuh Rio.
“Krraskk… Crraastt…” tulang, kulit dan daging Rio mulai dirusak oleh darah naga tersebut, tubuhnya seakan-akan seperti sedang hancur dan mulai menyatu dengan darah naga itu.
__ADS_1
“Gaahhkkk… aku dapat merasakan rasa sakitnya, rasa sakit ini benar-benar diluar bayanganku” pikir Rio yang mana mencoba untuk menahan rasa sakit yang keluar dari penyatuan darah naga didalam tubuhnya.
“Tubuh tuanku mulai rusak, darah naga itu berusaha untuk mengubah tubuh tuanku agar cocok dengan dirinya, akan tetapi jika darah naga tersebut lebih mendominasi maka ini akan gawat, pikiran dan tubuhnya bisa diambil alih oleh darah naga itu dan dia akan berubah menjadi hewan tampa pikiran dengan wujud naga” kata Nymph.
“Jadi begitu, kalau memang seperti itu maka kita harus mengurangi kekuatan dari darah naga itu bukan” kata Luna yang mana keluar dari bayang-bayang yang ada dipohon pulau tersebut.
“Nona Luna… kau ada disini… jadi begitu anda memilik akses masuk kepulau ini dan sudah menunggu didalam dimensi bayangan sebelum aku menyebarkan airku diseluruh pulau” kata Nymph.
Sebelumnya Adam yang mana merasa sedikit cemas dengan Rio langsung sesegera mungkin menghubungi Luna, karena dia tahu hanya Luna yang dapat membantu Rio dalam keadaan sulit saat ini. Itu karena darah Luna yang spesial dan juga kepintarannya yang dapat menolong Rio.
“Trringgs…” dan benar saja Luna yang mana melihat kondisi Rio langsung dengan cepat memanggil hantu Kuntil anak, “Srraahhkk…” dengan cepat hantu Kuntil anak langsung mengambil beberapa kekuatan dari darah naga tersebut.
“Kiki..?? kiik…??” hantu Kuntil anak mulai merasa sedikit aneh dengan perutnya.
“Krrastt… Trrasskk…” lalu dari perut hantu Kuntil anak keluarlah sesosok naga kecil yang aman mengeluarkan aura hantu didalam tubuhnya.
“Eeeh… apa itu..??” kata Luna yang tidak pernah kalau hal seperti itu akan terjadi.
Bersambung……
__ADS_1