
Pada saat itu para prajurit spartan dari kubu Olimpus melihat kalau dewa mereka Heracless sedang terluka disebelah mayat dari monster banteng tersebut, dan dengan empat prajurit para spartan tersebut membawa Heracless kembali ke Olimpus.
“Hei... apa tidak apa-apa kalau kita pergi sekarang” kata salah satu prajurit yang membawa Heracless.
“Tidak masalah itu karena aku telah bertemu dengannya” kata seorang spartan yang kelihatannya adalah pimpinan pasukan tersebut.
“Siapa yang kau maksudkan itu...??” tanya prajurit yang membawa Heracless.
“Rio sang raja manusia... dia memiliki aura yang kuat dan pastinya hampir sama dengan tuan Zeus” kata pimpinan pasukan spartan tersebut.
“Hampir sama dengan tuan Zeus katamu, memangnya bisa manusia menjadi sekuat itu” kata pasukan yang membawa Heracless tersebut.
“Tidak perlu dipikirkan lagi, melihat kalau dia telah menolong tuan Heracless, maka ituartinya dia bukanlah musuh kita dan kita juga harus membawa tuan Heracless ketempat yang aman dulu” kata pimpinan pasukan spartan tersebut.
Menggunakan sebuah lambang yang ada dipinggangnya “Trranggs...” pimpinan pasukan spartan tersebut membuka jalan menuju dimensi Olimpus, sementara itu setelah para pasukan spartan itu telah menghilang bersama dengan Heracless, “Trrassk...” tubuh dari monster banteng tersebut kemudian bergerak lagi.
“Gaaahhkk... dasar sialan itu... Grrr... aku hampir saja mati terbunuh tadi” kata monster banteng tersebut.
Disaat Heracless menggunakan pukulannya untuk menyerang tubuh utama dari monster banteng tersebut, dia sempat membuat jalan keluar dari belakang tubuh cangkannya tersebut dan disana menggunakan pengerasan tubuhnya monster banteng tersebut dapat selamat dari pukulan superkuat milik Heracless. Walaupun dia telah terluka parah karena serangan dari Heracless kali ini monster banteng tersebut telah selamat, dan dia dapat bertambah lebih kuat lagi karena ada cukup banyak mayat pasukan dewa dari kubu Olimpus dan juga Asgard yang tewas dalam peperangan melawan monster alam bawah tersebut.
__ADS_1
“Hehehe... dengan begini aku dapat menjadi lebih kuat lagi, Hahahha... Grrr.. Tunggu saja kau mahluk setengah-setengah akan aku habisi kau” kata monster banteng tersebut.
“Tuk-tuk-tuk...” namun pada saat itu juga seseorang mendangi dirinya.
“Haaah... K-kau... sedang apa kau ada disini” kata monster banteng tersebut yang mana merasa ketakutan.
Sementara itu Rio sendiri yang mana sedang bersama dengan Thor yang telah terluka parah, sedang berhadapan dengan monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya, dan disaat melihat dirinya monster katak yang ada didalam tubuh wanita tampa kepala tersebut langsung tersenyum, itu karena dia mengira monster mata satu dengan pedang sebagai tubuhnya tersebut datang untuk membantu dirinya.
“Krrook... Krrook... Kikikik... bagus kau telah datang, sekarang bantu aku untuk mengalahkan mereka” kata monster katak tersebut.
“Haaah... kau tenang saja, aku akan menghabisi mereka semua” kata monster bermata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut.
“Gigit dia...” kata Rio.
“Bruusskk...” dengan cepat serigala hitam tersebut langsung berlari kearah monster mata satu itu, namun disaat monster mata satu tersebut melihat kearah serigalah hitam itu “Srrasst... Srrasst... Srrasst...” tubuh serigala hitam itu telah langsung terpotong-potong menjadi lima bagian.
“Cepat sekali...” kata Rio, saat itu Rio dapat melihat kalau kedua tangan monster mata satu tersebut yang mana adalah sebuah pedang langsung bergerak dengan cepat memotong tubuh dari serigala hitam raksasa tersebut.
Pedang miliknya lebih cepat dari pada suara dan memotong tubuh dari serigalah hitam raksasa tersebut dengan sangat cepat, akan tetapi saat itu juga Rio tidak terlihat panik dan “Srrahhk...” menambah kekuatan sihir miliknya kearah Lemegeton. Disaat itu juga “Woof... Woof...” puluhan serigala hitam langsung bermunculan dari tubuh serigala raksasa yang mana telah dipotong menjadi lima bagian tersebut, melihat para serigala hitam tersebut “Srrastt... Srrastt... Srrastt... Srrastt...” dengan cepat monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu langsung menebas para serigala tersebut menggunakan kedua tangannya.
__ADS_1
“Hmm... kecepatan dan juga luas serangannya bertambah seiring semakin banyaknya pedang yang dia pakai, kalau begitu bagaimana dengan yang satu ini” kata Rio, “Srraaahkk...” dia menambahkan lagi kekuatan sihir yang mana lebih besar kedalam Lemegeton.
“Grrr.... semakin banyak” kata monster mata satu tersebut.
“Busshkk...” dengan cepat monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu langsung terbang kelangit untuk menghindari ribuan serigalah hitam yang mana mengicar dirinya tersebut, para serigala hitam itu muncul dari puluhan serigalan hitam yang mana telah ditebas oleh monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut. “Srringgs...” dan saat dia menggunakan kedua tangannya yang mana adalah sebuah bilang pedang “Srrastt... Srrastt... Srrastt...” monster mata satu tersebut menebas ribuan serigala hitam tersebut dengan sangat cepat, akan tetapi “Crrasstt...” salah satu dari serigala hitam itu dapat menghindari serangan dari monster mata satu itu dan berakhir dapat mengigit lengan kanan monster mata satu tersebut.
“Kena....” kata Rio yang melihat kalau rencananya berhasil.
Pada saat itu monster mata satu yang marah karena dirinya berhasil diserang langsung “Srrastt...” menebas serigala hitam yang mengigit dirinya itu, namun dia tidak menyadari kalah “Fussshkk...” adanya tebasan energy pedang yang sangat kuat mengarah kearah dirinya, “Bomshkk...” dengan serangan tebasan energy dari pedang iblis yang dipegang oleh Rio tersebut dia menjatuhkan “Dusskk...” monster mata satu tersebut ketanah.
“Heei... kenapa...?? apa hanya ini saja kemampuanmu, membosankan” kata Rio.
Saat itu juga monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya menyadari kalau dirinya telah dikepung oleh jutaan serigala hitam, “Grrr... Woof...” para serigala hitam tersebut menatap monste mata satu itu dengan tatapan yang dingin dan “Woff... Woff... Woff...” dengan cepat dan juga secara beramai-ramai, para serigala hitam itu mulai menyerang monster mata satu tersebut. namun “Crrastt... Krras...” disaat monster mata satu itu diserang dari segala arah oleh para serigala hitam tersebut, “Fusshhkk...” pedang dari tubuhnya langsung keluar dan dengan cepat “Crrastttk...” menusuk tubuh dari monster katak yang berada didalam tubuh wanita tersebut.
“Gaahkkk... dasar sialan” kata monster katak tersebut.
“Srraahhkk...” energy yang ada didalam tubuh monster katak itu kemudian langsung diserap dengan cepat oleh monster mata satu dengan pedang sebagai tubuhnya tersebut, kemudian “Srrast... Srrast... Srrast... Srrast...” dengan pedang berkecepatan tinggi monster mata satu itu langsung menebas jutaan serigala hitam yang ada disekitarnya, dan bukan hanya itu saja monster mata satu itu juga telah berubah bentuk, karena sekarang dia memiliki enam lengan yang mana berfungsi sebagai pedang.
“Hahaha... ini baru menarik” kata Rio yang mana menambahkan kekuatan lebih banyak lagi ke Lemegeton.
__ADS_1
Bersambung.....