Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 194 Takdir yang saling berhubungan bagian 2


__ADS_3

Lili yang mana terjebak bersama ketiga preman yang telah jadi gila tersebut tetap menunggu ditempat yang aman, dia bersembunyi didekat pepohonan sambil mengoleskan darah dari beberapa preman yang mati tersebut ke tubuhnya. “Rraaoorr…” beberapa menit kemudian Buta Ijo tersebut lalu tersadar dari tidurnya, “Krraakkss…” dia lalu menciptkan sebuah retakan dimensi menggunakan kedua tangannya “Taasskk…” tetapi sebelum dia pergi Buta Ijo tersebut mengambil ketiga preman yang sudah jadi gila tersebut.


“Tampaknya dia sudah mulai bergerak, tapi aku tidak bisa keluar dari hutan sekarang, tampaknya aku harus ikut masuk kedalam retakan itu” pikir Lili yang dapat merasakan haus darah dari para siluman yang mana melihat dirinya dari balik hutan.


“Buumssh… Buumssh… Buumssh…” Buta Ijo itu lalu langsung pergi kearah retakan dimensi tersebut, melihat hal tersebut Lili langsung pergi mengikuti Buta Ijo tersebut “Trraanggs…” ketika dia masuk kedalam retakan dimensi tersebut Lili merasakan adanya sebuah guncangan yang sangat kuat, dia bahkan merasakan kepalanya seperti akan hancur karena guncangan tersebut. “Trraanggss….” Ketika dia telah sampai dialam gaib, “Buusssh…” Lili terhempas karena guncangan itu dan dia beruntung dapat mendarat disebuah sungai kecil yang agak dangkal.


“Uhuukk-uhuuk… tampaknya aku berhasil selamat” kata Lili yang mana keluar dari sungai tersebut, dia lalu melihat kearah sekitarnya dan dapat melihat kalau dia telah berada ditempat yang berbeda.


Lili lalu berjalan didalam hutan tersebut dan semakin dia berjalan semakin dia menyadari kalau dia telah berada didalam hutan yang sangat aneh, didalam hutan tersebut dia melihat sesosok burung dengan 4 sayap yang mana memangsa serigala, dan didalam hutan itu juga dia melihat orang-orang dengan kulit gelap dan tanduk didahi mereka. Melihat orang-orang yang mana asing bagi dirinya Lili langsung bersembunyi dan mengikuti sekelompok orang tersebut, dan saat dia mengikuti mereka dia melihat kalau orang-orang berkuli hitam tersebut sedang bertarung dengan beberapa orang manusia.


“Srraanggs… Trranggs…” para manusia itu menggunakan pedang dan tombak sebagai senjata mereka, sementara orang-orang yang berkulit hitam tersebut menyerang dengan pedang dan sihir api ditangan kiri mereka.


Lili yang mana tidak mengetahui apa yang terjadi memutuskan hanya melihat apa yang sedang terjadi, dan setelah pertarungan panjang tersebut para orang-orang berkulit hitam tersebut pada akhrinya memenangkan pertarungan. “Wrrukks…” mereka lalu mengincar gerobak yang digunakan para manusia itu dan didalam grobak tersebut ada anak-anak berkulit hitam dan memiliki tanduk didahinya, melihat hal itu Lili menjadi tahu kalau para manusia tersebut adalah penculik yang menculik anak-anak mereka.


“Jadi mereka penculik, aku beruntung tidak ikut campur tadi” kata Lili, tetapi salah satu manusia yang selamat itu secara tidak sengaja melihat sosoknya.


“Heeei…. Orang yang ada disana, tolong kamiii…” teriak pria yang mana menggunakan armor tersebut.


“Hmm… ??? siapa itu…??” kata para orang-orang berkulit hitam tersebut, “Burrnn…” mereka langsung menyalakan api ditangan kanan mereka dan memasang sikap siaga dihadapan Lili.


“Aaah… jangan pedulikan aku, kalian lanjutkan saja urusan kalian anggap saja aku tidak ada” kata Lili yang mana tidak mau ikut campur kedalam masalah mereka.

__ADS_1


“Heei.. apa maksudmu itu, bukankah kau juga manusia, kenapa kau tidak menolong sesama rasmu…??” tanya pria tersebut.


“Hmm… memangnya kenapa kalau kita sesama manusia, aku sama sekali tidak mau melibatkan diriku kedalam sebuah urusan yang menyusahkan seperti ini, dan lagi aku tidak suka dengan kalian orang-orang yang menindas anak kecil” kata Lili.


“APA KAU GILA, MEREKA ITU IBLIS SUDAH SEHARUSNYA KITA MANUSIA BEKERJA SAMA UNTUK MENGHADAPI MEREK” kata pria tersebut.


“Bagimu mereka adalah iblis, tetapi bagiku kalianlah iblis jahat yang sebenarnya” kata Lili.


Mendengarkan ucapan dari Lili pria itu langsung terdiam, karena dia bisa melihat keseriusan dari mata Lili yang menatap dirinya bagaikan menatap sebuah sampah, lalu saat Lili sedang berjalan pergi dari tempat tersebut.


“Tunggu sebentar nona…” kata salah satu dari iblis hitam tersebut.


“Hmm… ada apa..?? bukannya sudah kubilang kalau aku tidak ada urusan dengan kalian” kata Lili.


“Itu benar memangnya kenapa” kata Lili yang mana mulai bersiap untuk bertarung.


“Jangan khawatir kami sama seperti kalian para manusia, kami hanya ingin hidup tenang tampa gangguan siapapun dan perkataanmu membuat kami merasa tersentuh” kata iblis tersebut.


“Tersentuh…?? Memangnya tidak adakah manusia yang bersikap baik pada kalian” kata Lili.


“Kami ras jin hitam adalah ras yang mendiami bayangan, kami memiliki sebuah tanduk dikepala kami agar dapat berhubungan dengan satu sama lainnya, tetapi ketika manusia pertama kali melihat kami mereka menyebut kami sebagai iblis dan langsung menyerang kami” kata priaa iblis hitam tersebut.

__ADS_1


“Jadi begitu pantas saja mereka terlihat sangat berhati-hati ketika melihatku tadi” pikir Lili.


“Kata-katamu yang tidak menindas ras kami adalah perkataan yang sangat baik bagi kami, karena itulah kalau anda berkenan silahkan terima ini” kata iblis hitam tersebut, dia melayangkan sebuah kantung kulit yang agak besar.


“Hmm.. apa ini..??” pikir Lili, dan saat dia melihatnya didalam kantung kulit tersebut terdapat makana dan air yang maan cukup untuk satu minggu dan juga sebuah gulungan peta daerah sekitar.


“Aku harap akan ada saat dimana kalian para manusia menjadi baik seperti anda” kata iblis hitam tersebut.


“Aku sebenarnya tidak terlalu mengerti tetapi yah semoga kau harapanmu itu menjadi kenyataan” kata Lili.


Setelah itu dia lalu berpisah dengan para iblis hitam tersebut, para iblis hitam itu menangkap para manusia penculik itu dan membawa mereka kedesanya untuk dihakimi, sementara itu Lili langsung pergi mengikuti arahan dari peta yang dia terima dan dia lalu sampai disebuah kota.


“Hmm… petanya menunjuk kearah sini” kata Lili yang melihat kota tersebut.


Disana terdapat bebagai macam mahluk dan juga manusia yang memasuki kota tersebut dengan bebasnya, para penjaga yang ada disana membiarkan mereka masuk dengan mudahnya tampa melakukan apapun. Melihat hal itu Lili lalu mulai masuk juga kedalam kota tesebut, dan sesampainya didalam kota dia melihat sebuah pasar yang mana dipenuhi oleh berbagai macam benda aneh dan unik.


“Hahahah… ini dia yang selama ini aku impikan, sebuah petualangan yang mana membuat bersemangat” pikir Lili yang mengingat mimpi dari masak kecilnya.


Dengan wajah bahagia Lili lalu langsung memulai petualangannya dialam gaib, tetapi dia tidak menyadari kalau itu adalah awal dari perjumpaan dirinya dengan Gilang dan juga kedua orang tua Rio yang mana juga masuk secara tidak sengaja kedalam dimensi gaib tersebut.


Penjelasan : Iblis hitam / Jin bayangan adalah mahluk yang dapat memasuki bayangan dan berburu didalam bayangan, mereka memiliki kekuatan untuk masuk kedalam bayangan untuk melindungi diri mereka dan juga berburu mangsa. Pada awalnya para jin bayangan adalah suku yang sangat ramah kepada suku-suku ras lainnya, namun ketika para manusia penyihir mengetahui nilai dari mata dan juga jantung para jin bayangan, mereka lalu memburu mereka dan mulai menyebarkan rumor kalau para jin hitam adalah mahluk barbar dan memanggil mereka sebagai iblis hitam

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2