
Setelah mendapatkan Gio kembali Rio langsung pergi menemui Aji dan Lita, lalu disana Gio melihat sebuah pemandangan yang mengerikan dimana para siluman terbunuh satu persatu ditangan Aji yang hanya menggunakan tinjunya, dan Lita yang memanggil para hantu Pagebluk untuk membunuh para siluman secara kroyokan.
“Mereka semua memang monster, terutama anak kecil itu, aku tidak percaya ada yang bisa memanggil banyak mahluk panggilan disaat yang bersamaan, sebanyak apa energy sihir yang dia punya” pikir Gio yang melihat jumlah hantu Pagebluk yang dipanggil oleh Lita.
“Kau lihat apa\, asal kau tahu yah grup kami memandang moral tinggi dan jika kau macam-macam jangan salahkan aku kalau kau dike***** sama dek Lita” kata Rio.
“Kau gila tentu saja aku itu normal, dan lagi bukan tujuanku untuk masuk kedalam grup kalian” kata Gio yang kesal dengan sikap dari Rio.
“Hehehe… jadi abang ini jadi peliharaan abang Rio yah, eeh bukan maksudnya teman abang Rio yah” kata Lita, lidahnya terpeleset dan tidak sengaja mengatakan peliharaan didepan Gio.
“Sialan kenapa nasibku jadi seperti ini” pikir Gio yang meratapi nasipnya.
“Ooohh… jadi dia sudah kau bawa kembali yah bos, bagus kalau begitu sekarang kita bisa memulai rencananya” kata Aji.
“Rencana..?? rencana apa yang kalian maksud ini” kata Gio, dia tiba-tiba saja punya perasaan buruk.
“Kau tenang saja, ini adalah rencana yang mana akan membuat kita mendapatkan banyak bola-bola kristal dengan mudahnya” kata Rio.
Beberapa menit kemudian didalam hutan tersebut sekelompok partisipan ujian sedang mengejar seseorang yang berlari sambil membawa beberapa bola kristal, para partisipan itu beberapa diantara mereka menggunakan mahluk panggilan milik mereka untuk menjadi tunggangan dan mengejar orang tersebut.
“Haah-haah… sialan kalian semua, kalau aku mati akan kuhantui kalian bertiga dasar iblis” kata Gio yang rupanya sedang dikejar-kejar oleh puluhan partisipan ujian kali ini.
Ditangan Gio terdapat tiga buah bola kristal yang tidak dia masukkan kedalam penyimpanan DS Game miliknya, dan melihat bola kristal itu para partisipan ujian yang lain langsung mengejar dirinya seperti pemangsa yang melihat buruannya, Gio yang mengetahui kalau ada puluhan orang mengejarnya berlari dengan sangat cepat sambil menangis ketakutan. “Bomssh… Bomssh… Srrraasstt… Crrrasst…” dia dilempari oleh serangan sihir dari jarak jauh dan bahkan beberapa serangan sihir dari para partisipan itu hampir mengenai tubuh dari Gio, “Srraakk…” naas Gio terjatuh karena ada akar pohon yang menahan kakinya.
__ADS_1
“Sialan mati aku….” Kata Gio yang melihat para partisipan ujian lainnya sudah sangat dekat dengan dirinya.
“Wuuusssrrrhhh….” Lalu sebuah semburan dari asap berwarna ungu kehitaman menghantam para partisipan ujian yang sedang mengejar Gio, “Aaahkk…” beberapa dari mereka langsung tidak dapat bernafas dan pingsan ditempat karena asap beracun tersebut. Namun ada juga dari mereka yang sempat meminum penawar racun dan berhasil tetap sadar tetapi, “Buusskk… Buusskk… Buusskk…” dengan cepat Aji tiba-tiba muncul dan melumpuhkan mereka semua menggunakan tinju miliknya, dia memukul seluruh partisipan itu tepat diperut mereka dan membuatnya pingsan ditempat.
“Sialan ini jebakan, semuanya ayo kita gabungkan kekuatan kita dan serang mereka dari jarak jauh” kata para partisipan yang tidak tertangkap semburan asap beracun tersebut.
Namun mereka sama sekali tidak sadar kalau nasip mereka akan jauh lebih buruk karena ada sesosok tengkorak yang memegang sabit dibelakang mereka, “Srraasst… Crrasstt… Krrasst…” dengan menggunakan sabit miliknya hantu Pagebluk berhasil mengalahkan para partisipan ujian yang tersisa disana, mereka bahkan tidak sempat melawan karena takut dan terkejut melihat sosok hantu Pagebluk itu.
“Hahahhaa…. Bagus-bagus semuanya rencana kita sekarang sudah berhasil” kata Rio yang mana keluar dari tempat persembunyiannya.
“Dasar kalian iblis itu tadi hampir saja, kau tidak lihat kalau aku hampir mati karena serangan-serangan tadi Haaaah…” kata Gio yang marah-marah pada Rio.
“Eeeeh… tapi kau kan gak mati, jadi kita lupakan aja kalau begitu, sekarang ayo kita periksa rampasan perang kita” kata Rio yang terlihat jelas diwajahnya kalau dia tidak perduli kalau Gio mati atau tidak.
“Aaaah… kita tidak membunuh mereka, kalau kita melakukan itu nantinya ujian ini akan jadih tambah sulit” kata Rio, dia telah menebak ada beberapa partisipan yang membentuk kontrak dengan dewa dan raja iblis disini namun dia tidak bisa tahu siapa mereka.
Beberap menit kemudian para partisipan ujian yang ada disana langsung sadar namun mereka tidak bisa bergerak karena sudah diikat oleh tali sihir, bahkan mereka tidak bisa mengeluarkan kekuatan sihir mereka.
“Halo semuanya kalian sudah sadar” kata Rio yang melihat mereka semua dengan senyuman licik.
“SIAPA KAU HAAH… AKAN KUBUAT KAU MHHHMM” kata salah satu partisipan yang mana langsung dibungkam dengan cepat oleh Aji dengan tangannya.
“SSHHHH….. diam bosku ingin berbicara” kata Aji, aura yang keluar dari dirinya sangat mengintimidasi bahkan membuat para partisipan ujian itu ketakutan karena auranya.
__ADS_1
“Terimakasih Aji atas bantuannya, kalau begitu sekaran semuanya mari kita bahas masalah bisnis disini” kata Rio yang mana mengeluarkan beberapa smartphone yang mana adalah milik para partisipan yang diikat itu.
“K-kau apa yang kau mau, jangan bilang kalau kau ingin memeras kami” kata salah satu partisipan yang ada disana.
“Eeeh… tidak kok, kalau aku mau mengambil barang-barang kalian aku cukup membunuh kalian saja dan mengambil apa yang ada didalam penyimpanan kalian bukan” kata Rio.
Para partisipan itu langsung takut saat Rio mengatakan soal membunuh karena tiba-tiba saja aura dari Rio berubah menjadi lebih gelap dan menjadi lebih menakutkan.
“Kalau begitu apa yang kau mau, aku akan membayarnya dua kali lipat kalau kau mau melepaskanku” kata salah satu partisipan wanita yang ada disana.
“Hohohoh… kelhatannya ada yang bisa diajak bicara disini, kalau boleh tahu siapa namamu gadis cantik” kata Rio.
“Hmmm… aku Jill, panggil saja aku begitu” kata perempuan itu, dia terlihat seperti wanita dengan darah campuran luar karena mata birunya yang menawan, lalu rambutnya yang berwarna hitam kemerahan memberikan dia sebuah aura yang cukup mengintimidasi.
“Kalau begitu nona Jill kau tidak perlu melakukan apapun ataupun membayar apapun, yang aku mau kalau kalian menandatangani kontrak ini” kata Rio yang menunjukkan kontrak yang dia tawarkan para seluruh partisipan ujian yang ada disana.
“Kau tidak salah bukan, isi didalam kontrak itu benar-benar gila dan kau bilang kau tidak meminta bayaran apapun” kata Jill yang langsung bisa melihat tujuan dari kontrak yang dikeluarkan oleh Rio.
Penjelasan : kontrak sihir adalah sebuah kontrak yang dibuat menggunakan kertas dan tinta mistik yang mana hanya ada dialam gaib, namun kontrak sihir sama sekali tidak langkah tetapi dijual agak mahal didalam toko DS Game. Mereka yang terikat oleh perjanjian kontrak sihir akan diawasi oleh dunia dan jika ada yang melanggar perjanjian dari kontrak sihir maka dunia akan secara langsung menghukum mereka, baik itu dewa ataupun raja iblis sekalipun tidak akan bisa luput dari hukuman dunia.
Bersambung….
Berikan dukungan kalian semua dengan cara Like, Komen, Giff, dan Vote yah, karena dukungan kalian adalah semangat bagi penulis, Ok.....
__ADS_1