Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 256 Pelelangan senjata artefak


__ADS_3

Setengah bulan kemudian telah dibagikan didalam forum aplikasi DS Game tentang pelelangan peninggalan para pahlawan yang telah berubah menjadi artefak, disana juga tertulis kalah undangan akan diberikan kepada para pengguna aplikasi tingkat tinggi yang mana saat ini adalah penguasa serikat. Melihat hal itu Rio langsung menerima undangan sang penyelenggara lelang tersebut, dia lalu hanya tersenyum karena tertarik dengan lelang yang aka diadakan.


Dan besok malamnya Rio telah bersiap untuk pergi keacara lelang tersebut, mereka melaksanan acara lelang itu di dalam alam manusia lebih tepatnya disebuah bangunan yang mana masih tetap berdiri dengan kokoh, disana Rio dengan santainya berjalan kedalam bangunan tersebut. “Trranggs…” didepan bangunan itu ada raksasa dari alam gaib, melihat hal itu Rio langsung mulai tertarik dengan penyelenggara dari lelang tersebut.


“Hmm… tidak kusangka, mereka memasang formasi sebanyak ini didalam satu ruangan, lumayan juga” kata Rio.


Dia saat berada didalam ruangan perjamuan yang mana sangat mewah dan juga berkelas, disana juga telah disiapkan makanan dan juga jamuan kelas atas, bahkan Rio juga menyadari kalau ada beberapa diantara para tamu yang mana bukanlah sesosok manusia. Melihat hal itu Rio semakin penasaran dengan orang yang memiliki koneksi sebanyak itu, dan memiliki ide gila untuk melelang sebuah artefak lalu disaat Rio sedang santai sambil menyantap makanan yang ada disana “Shhtt…” dia dapat merasakan energy sihir yang cukup besar dari luar.


“Tampaknya ini akan menarik” kata Rio yang mana merasakan energy sihir tersebut.


Dia menyadari kalau sebuah sihir serangan tipe area sedang diarahkan kearah bangunan tersebut, “Buurrn…” sebuah bola api biru besar kemudian terlempar dengan cepat kearah bangunan tersebut, “Grrr…” melihat hal itu sang raksasa langsung pergi dan mencoba untuk menahan serangan dari sihir bola api besaar tersebut. “BOOMSSHH…” lalu menggunakan tubuhnya raksasa itu berhasil menahan bola api biru besar tersebut, akan tetapi dia menggunakan seluruh kekuatannya dan terpaksa harus kembali kealamnya.


“Trriinggs…” dan ketika raksasa itu telah menghilang beberapa orang yang mana adalah pengguna aplikasi langsung muncul, mereka membawa puluhan orang biasa untuk menyerang bangunan tersebut.


“SEMUANYA HARI INI KITA AKAN MEMBUAT NAMA KITA TERKENAL DAN MENJADI LEBIH KUAT DENGAN MENGAMBIL SELURUH ARTEFAK YANG ADA DISINI” kata salah satu pengguna aplikasi tersebut, dia terlihat seperti seorang yang memimpin komplotan tersebut.


“Oooohh…” para pengikutnya yang lainnya langsung mulai bersemangat mendengarkan perkataan dari pimpinan mereka.


“Hehehe… bagus-bagus tidak kusangka para orang bodoh ini benar-benar akan mengikutiku” pikir pimpinan dari komplotan tersebut.


Dia adalah pria biasa yang bekerja sebagai seorang penagih hutang, akan tetapi suatu ketika dia sangat beruntung karena berhasil selamat dari bencana penggabungan dunia, dan saat itu juga dia secara tidak sengaja menekan untuk menggunakan aplikasi DS Game. Dan ketika ujian pertama aplikasi DS Game telah dimulai, “Trringgs…” dia secara tidak sengaja mengutak-atik aplikasi DS Game didalam smartphone miliknya dan membuat kontrak dengan sesosok mahluk gaib.

__ADS_1


Dan orang-orang yang melihat kekuatannya didalam ujian saat itu mulai mengikuti dirinya, dan saat ini dia membuat kelompok kecil dan mengumpulkan orang-orang biasa untuk ikut masuk kedalam kelompoknya. Dia memberikan mereka orang biasa dengan sebuah senjata api, dan para orang-orang itu langsung setuju untuk mengikutinya setelah mengetahui kehebatan yang diapunya.


“Hmm… apa dia pimpinannya, aneh kenapa energy sihirnya sekecil itu, palingan dia hanya bisa memanggil mahluk-mahluk kelas bawah” pikir Rio yang mana tidak memperdulikan orang tersebut.


“Baiklah semuanya ini saatnya kita maju, siapkan pelontar granatnya” kata pimpinan dari kelompok tersebut.


Para orang-orang biasa itu langsung mengeluarkan beberapa senjata yang mana adalah pelontar granat, dan dengan pelontar granat tersebut “Trungg… Trungg… Trungg…” mereka berusaha untuk menghancurkan gedung tersebut. “Bommsh… Bommsh… Bommsh…” namun setelah beberapa kali tembakan, gedung itu sama sekali tidak tergores dan bahkan orang-orang yang ada didalamnya sama sekali tidak merasakan getaran dari ledakan senjata pelontar granat tersebut.


“Pelindung ini benar-benar lumayan bagus, tetapi aku merasakan sedikit panas dari ledakannya tadi, mungkin ini adalah ciptaan mereka pengguna aplikasi senior yang mana sudan menggunakan aplikasi DS Game saat smartphone belum ada” pikir Rio.


Sementara itu kelompok yang mana menyerang gedung tersebut terkejut dengan apa yang mereka lihat, disaat serangan yang mana mereka kira akan berhasil ternyata sama sekali tidak membekas pada gedung tersebut.


“Cih… sialan tampaknya ada formasi pertahanan didalam gedung ini, nampaknya aku harus mengeluarkan sedikit uang untuk menembusnya” pikir ketua dari kelompok penyerang tersebut.


“Ping-ping… Trringgs…” dia langsung membeli sebuah gulungan sihir yang mana berisikan sihir serangan petir, dia mengira kalau dia menggunakan gulungan sihir tersebut maka dia dapat dengan mudah menghancurkan formasi pelindung tersebut. Namun sebelum dirinya bisa menggunakan gulungan sihir tersebut, “Wuushh…” dengan cepat seseorang bertopeng langsung muncul dan berdiri tempat didepan kelompok penyerang tersebut.


“Si-siapa kau…?” tanya ketua kelompok penyerang tersebut.


“Perkenalkan tuan-tuan sekalian, aku adalah Noe pelayan yang bertugas untuk menjaga keamanan dalam gedung ini, mohon maafkan aku semuanya akan tetapi bisakah aku meminta kalian untuk pergi sekarang juga” kata seseorang yang mana memakai pakaian seorang pelayan.


Dari tubuh pria bernaman Noe itu Rio dapat merasakan energy sihir murni yang mana sangat kuat, dia dapat mengetahui kalau Noe tersebut sama sekali tidak memiliki hubungan dengan dewa ataupun raja iblis.

__ADS_1


“Menarik juga, untuk seseorang yang memiliki energy sihir sebesar itu menyebut dirinya sebagai pelayan, dia jelas dapat menyaingi Gio dalam pertarungan” pikir Rio.


“Hahahahah…. Kau bilang pergi, baiklah kami akan pergi tetapi setelah kau menyerahkan semua artefak yang ada dan juga berikan semua gold point yang kalian punya pada kami” kata ketua dari kelompok penyerang tersebut.


“Haaah… aku kira acara ini akan berlangsung dengan damai dan tenang, tetapi tidak kusangka aku akan memberikan pertujukan tambahan” kata Noe.


“Maju bunuh dia…” kata ketua kelompok penyerang tersebut.


“Trtatatatss…” dengan senjata api mereka mencoba untuk menbaki Noe, akan tetapi dengan menggunakan tangan kirinya dia menciptkan sebuah perisai energy, “Trringgs… Trringgs… Trringgs…” tembakan dari orang-orang tersebut bahkan tidak dapat menyentuh dirinya, dan karena hal itu mereka langsung ketakutan melihat keberadaan Noe yang mana sangat kuat tersebut.


“Sialan kau, kalau kau memaksaku maka akan aku tunjukkan kekuatanku yang sebenarnya” kata ketua dari kelompok tersebut.


“Trringgs-tinggs…” dia melemparkan beberapa bola kaca yang mana adalah sebuah alat sihir, “Trranggs… Trranggs…” dan dari bola-bola kaca tersebut puluhan siluman serigala berusia puluhan tahun langsung muncul. Melihat hal itu Noe langsung memasang kuda-kuda untuk bertarung.


“Triinngg…” kemudian ketua dari kelompok itu memanggil satu mahluk gaib menggunakan aplikasi DS Game, mahluk itu adalah Jelangkung yang mana terlihat terbuat menggunakan orang-orangan sawah sebagai tubuhnya.


“Jelangkung sekarang kendalikan mereka” kata ketua dari kelompok tersebut.


“Kikikiikkik….” Jelangkung lalu tertawa dengan gilanya dihadapan banyak orang dan “Trringgs… Trringgs…” menggunakan energy sihirnya langsung mengikat tubuh siluman-siluman serigala tersebut, dalam hitungan detik para siluman serigala itu telah berada didalam kendali Jelangkung.


Bersambung……

__ADS_1


__ADS_2