
Didalam sebuah ruangan yang mana dilindungi oleh energy sihir yang sangat besar, disana telah duduk Rio dan beberapa orang dari serikatnya, disana pula adalah salah satu tempat teraman didalam gedung tersebut. Selain formasi sihir isolasi dan juga ilusi Rio juga telah menanamkan formasi untuk mencegah adanya orang luar untuk menguping pembicaraan mereka, disana sudah ada Dion, Angga, Luna, dan juga beberapa orang yang merupakan pengguna aplikasi kuat pilihan Rio.
“Sialan…. Bos itu aku harap dia terkena sial suatu hari nanti” kata Gio yang mana diperintahkan oleh Rio untuk menjaga pintu dari luar.
“Hehehhehe…. Ayo main semuanya” kata Lita yang sedang bermain bersama tiga siluman singa besar tersebut, dia dengan santainya menggaruk perut mereka dan ketiga siluman singa itu bersikap sangat manja pada dirinya.
Sementara mereka berdua sedang menjaga diluar Rio sedang menjelaskan situasi yang ada pada para anggota yang hadir disana, sesuai dengan perkiraan dari Rio mereka semua memikirkan bahaya yang akan datang dari melawan dua sosok raja iblis, tetapi melihat apa yang ditawarkan oleh Teppes para anggota yang lainnya juga tidak bisa melewatkan kesempatan emas tersebut.
“Menurutku kita terima saja tawarannya” kata Dion yang mana langsung berbicara.
“Tuan Dion tetapi lawan kita itu adalah dua orang raja iblis, terutama para monster chimera” kata salah satu mantan anak buah Dion yang bergabung kedalam serikat milik Rio.
“Aku tahu itu, tetapi kalau kita berhasil menang dalam perang kali ini maka kita akan mendapatkan sebuah pecahan dimensi yang mana dapat memperluas dimensi serikat kita, serikat kita berada dalam sebuah dimensi yang mana setara dengan sebuah desa kecil, dan jika kita mau meningkatkannya maka kita harus membelinya didalam pelelangan atau menyatakan perang pada serikat yang lainnya” kata Dion.
Mendengar penjelasan dari Dion para anggota yang lainnya kemudian langsung terdiam.
“Sudah kuduga Dion dapat mengerti keuntungan dari penawaran ini, kalau misalnya kita membeli dari toko DS Game maka akan terjadi sebuah pelelangan dan harganya pasti tidak akan wajar, lalu kalau kita memutuskan untuk berperang dengan serikat yang lainnya ada kemungkinan kita akan kalah dan kehilangan sebagian dari dimensi kita, tetapi kalau kita mengikuti perang ini jika kita menang maka kita akan mendapatkan keuntungan dari pecahan dimensi dan juga alat sihir yang ditawarkan dan jika kita kalah maka kita tidak akan kehilangan apapun, selain beberapa anggota yang akan terluka atau beberapa yang mati, yah tetapi jika mereka mati itu artinya mereka lemah dan tidak dapat digunakan” pikir Rio.
“Baiklah kalau tuan Dion mengatakana yang seperti itu, aku akan mengikuti apa yang kau katakan dan menyutujui peperangan ini” kata salah satu orang yang ada disana.
Mendengarkan perkataan dari Dion membuat mereka semakin yakin akan keputusan mereka, sementara itu Rio yang mana melihat keyakinan dari para anggotanya merasa sedikit senang itu semua karena mereka dapat berguna bagi dirinya.
“Bagus kalau kalian sudah setuju semuanya, sekarang aku akan membahas tentang keputusan kita pada Alex” kata Rio, dia lalu keluar dari ruangan itu dan langsung menuju kearuangan Alex.
__ADS_1
Sementara itu Luna yang ada disana sedang memikirkan hal yang lain, melihat Luna yang sedari tadi diam Dion lalu mencoba untuk menyapanya.
“Kau tidak apa-apa” kata Dion yang mana mendekati Luna.
“Hmm…?? ooh… aku tidak apa-apa hanya saja aku sedikit penasaran dengan pencipta monster chimera yang dikatakan Rio tadi, aku rasa ini akan sedikit menyenangkan jika bisa bertemu langsung dengannya” kata Luna, matanya menunjukkan amarah yang luar biasa dibalik senyuman miliknya yang manis itu.
“Ada apa dengannya, aku bisa dengan jelas merasakan kemarahannya, dia seakan-akan memiliki sebuah dendam pada pencipta monster chimera tersebut” pikir Dion yang dapat membaca ekspresi Luna.
Sementara itu Alex yang menunggu disalah satu ruangan digedung markas serikat Rio, “Krrauustt… Krrauustt… Krrauustt…” dia sedang menikmati makanan yang disajikan untuk dirinya, itu semua karena dia baru pertama kalinya memakan makana asli dari indonesi ( Note : salah satu anggota Rio adalah seorang koki dirumah makan padang ).
“Kau kelihatannya sangat menyukai hidangan kami yah” kata Rio yang mana masuk langsung kedalam ruangan Alex.
“Hahahhah… sejak pertama kali aku datang kemari baru kali ini aku dapat memakan makanan khas negara ini, kalau kau ada disini itu artinya kalian sudah sepakat dengan satu keputusannya bukan” kata Alex yang mana melihat kearah Rio.
“Hahahaha… bagus itu, kalau begitu aku akan beritahu tuanku sekarang juga” kata Alex.
“Tunggu sebentar” kata Rio yang mana menghentikan Alex.
“Hm…?? Ada apa lagi” kata Alex.
“Sebelum kau pergi berikan surat ini pada raja iblis Teppes, aku harap dia dapat mengerti isi didalamnya” kata Rio.
“Hmm… oh ok baiklah kalau begitu” kata Alex, “Trraanggss…” dia lalu membuka portal yang mana menghubungkan tempat itu dengan dimensi tepat kekuasaan dari raja iblis Teppes berada.
__ADS_1
“Ugghkk… bau darahnya tercium sangat kuat” pikir Rio yang mencium aroma dari balik portal tersebut.
“Wuusshh…” Alex lalu langsung pergi masuk kedalam portal itu, “Traakkss…” dan ketika dia masuk kedalam portal tersebut hancur begitu saja.
“Nah sekarang, mari kita lihat tanggapan dari Teppes tentang surat yang aku berikan” kata Rio yang mana telah merencanakan sesuatu.
Lalu beberapa bulan kemudian disebuah dimensi yang tandus seakan-akan tidak ada kehidupan didalamnya, tiga orang sosok yang mana adalah manajer dari pengguna aplikasi DS Game.
“Hahahah…. Ini adalah waktu yang bagus untuk berperang” kata 72 iblis pilar Solomon, Andras sang jendral para iblis yang mana terlihat seperti sosok iblis yang sangat serakah akan segalanya dan memakai banyak perhiasan ditubuhnya.
“Tenanglah Andras, kalau kau bersemangat seperti itu maka dimensi ini akan hancur sebelum perang terjadi” kata Baal, iblis dengan tiga kepala dan berpakaian seperti seorang raja.
“Apa kalian sudah selesai bicaranya, jangan lupakan kalau kita harus menjadi juri agar ketiga raja iblis itu tidak terlalu ikut campur dalam peperangan ini” kata Zeppar yang mana adalah ksatria iblis dengan zirah darah miliknya.
“Baiklah kalau begitu, aku akan mulai persiapannya dan juga Zeppar bersiaplah” kata Baal.
“Trriinggss…” dengan menggunakan tongkat sihir miliknya untuk membuka beberapa celah di dalam dimensi yang tandus tersebut, “Ziinggss…” Zeppar lalu mengalirkan energi shir miliknya kearah pedang miliknya “Srraanggss… Srraanggss… Srraanggss…” lalu dengan pedang sihir tersebut Zeppar membuat celah dimensi yang ada disana terbuka semakin lebar. “Trruusskk… Trruusskk… Trruusskk…” lalu dari celah-celah dimensi itu pasukan dari kedua belah pihak mulai muncul dan telah bersiap untuk saling beradu satu sama lainnya.
“Hehehehe…. bagus-bagus sekarang perang kali ini, dimulai” kata Andras, “Toonggss…” dia memukul sebuah gong emas untuk menandakan tanda mulainya perang yang akan datang.
Penjelasan : Andras adalah sosok iblis dari 72 iblis raja Solomon, dia dikenali karena ketamakannya dan juga ketampanannya yang mana menipu banyak wanita, Andras memiliki kemampuan sihir yang berhubungan dengan keserakahan.
Bersambung….
__ADS_1