Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 74 Siluman berusia ribuan tahun


__ADS_3

Ketika sesosok siluman mencapai usia ribuan tahun para siluman akan memiliki kemampuan untuk menirukan tubuh manusia, dan dengan tubuh yang mirib seperti manusia para siluman akan dapat mempelajari tehnik bela diri dan juga sihir. Namun karena langkahnya siluman berusia ribuan tahun didunia manusia membuat orang-orang banyak melupakan tentang keberadaan mereka, dan karena itulah para siluman tersebut menjadi aman dengan memburu beberapa orang manusia yang mana masuk kedalam hutan ataupun gunung seorang diri.


Lalu didunia gaib terdengar sebuah kelompok pasukan tentara bayaran yang mana didalam grupnya terdiri dari para siluman berusia ribuan tahun, untuk menyewa mereka membutuhkan banyak koin emas dan juga harus memberikan beberapa senjata sihir untuk mendapatkan ketertarikan mereka pada tugas yang akan diberikan. Dan lalu dua hari sebelum dimulainya ujian DS Game, seseorang yang mana berasal dari serikat pencari kebenaran mendatangi mereka untuk menawarkan tugas pada mereka, didalam gedung tempat markas para siluman itu terlihat dengan sangat jelas tengkorak dari berbagai macam mahluk yang mana adalah mahluk-mahluk yang mereka bunuh dan makan habis.


“Hmmm… jadi ada apa kalian para manusia gila datang kemari” kata siluman manusia serigala putih tersebut, dia terlihat seperti sedang menajamkan pedang miliknya.


“Kami kemari karena mendengar tentang kehebatan dari grup tentara bayaran ini, dan juga ingin menawarkan sebuah pekerjaan yang sangat menguntungkan” kata orang yang mana memakai jubah itu, dia memakai jubah yang memiliki lambang sebuah buku dengan tangan-tangan diatasnya dan itu adalah lambang dari serikat pencari kebenaran.


“Kalau begitu tunjukkan apa yang kau tawarkan” kata siluman manusia serigala putih tersebut.


“Trraakk…. Krraakk… Trraakk…” orang itu lalu mengeluarkan 7 kotak harta yang mana didalamnya terdapat banyak harta karun, dan juga ada beberapa alat sihir yang mana sangatlah langkah dan jaran untuk ditemui. Melihat hal tersebut mata dari beberapa orang digrup tentara bayaran tersebut langsung bersinar terang, dan ingin menyentuh senjata-senjata sihir yang ada didalam kota harta tersebut.


“DIAM DITEMPAT KALIAN….” teriak siluman manusia serigala putih tersebut.


Dengan arua miliknya dia membuat para anggota yang ada disana langsung patuh dan juga membuat mereka sedikit ketakutan, melihat hal tersebut pria berjubah tersebut langsung menyadari betapa kuatnya siluman yang ada dihadapannya ini.


“Katakan padaku siapa yang harus kami bunuh” kata siluman manusia serigala putih tersebut, melihat banyaknya harta dihadapannya dia langsung menerima pekerjaan dari serikat pencari kebenaran tersebut.

__ADS_1


Dan sekarang ini para tentaran bayaran siluman itu sedang membantai para partisan ujian yang ada didalam hutan, mereka dengan mudahnya membunuh dan mengalahkan para mahluk panggilan partisipan ujian tersebut, dengan tehnik bertarung mereka dan juga sihir yang mana sangat unggul membuat  banyak nyawa melayang setelah menghadapi mereka berempat. Lalu dari jarak yang sangat jauh Angga melihat para siluman berusia ribuhan tahun tersebut membantai orang-orang yang mereka temui, Angga dengan kekuatan angin miliknya dapat terbang dengan cepat keberbagai arah dan bahkan menutupi hawa keberadaan miliknya untuk membuat para siluman berusia ribuan tahun tersebut tidak menyadari keberadaannya.


“Hahahha…. ini gila, aku tidak tahu akan ada ujian yang seperti ini, kau tahu sesuatu tentang ini Rudra” kata Angga.


“Aku juga tidak tahu, seharusnya ini adalah ujian-ujian kecil yang akan membuat mereka pengguna aplikasi DS Game untuk bisa terbiasa dengan alam gaib” kata Rudra.


“Hmm… memangnya untuk apa membuat orang-orang bisa terbiasa dengan alam gaib…???” tanya Angga.


“Itu semua untuk melanjutkan kebagian selanjut, tetapi kau tidak perlu tahu untuk sekarang karena kau belum cukup kuat” kata Rudra.


“Cih… dasar kau bikin orang penasaran aja, tetapi bisa kau cek apa yang terjadi jika tidak mengkin aku akan mati disini sekarang juga” kata Angga.


Sementara itu Rio dengan santainya tertidur tenang didalam sebuah pohon yang agak besar tersebut, dan setelah pagi datang Rio bangun dari tempat tidurnya tersebut dengan luka-luka yang hampir sembuh. Dia merenggangkan tubuhnya untuk melemaskan setiap otot-otot yang dia punya, lalu “Srraakk… Srraakk…” dari dalam semak-semak muncul seekor siluman kelinci bertanduk raksasa yang mengarahkan tanduknya kearah Rio.


“Buusshh…” dengan sebuah lompatan indah Rio berhasil menghindari serangan serudukan dari kelinci tersebut, “Srrasstt…” dan dengan tebasan dari pedangnya Rio menebas langsung kearah leher kelinci siluman itu sampai dia mati. Melihat tubuh kelinci yang mati itu Rio meneteskan air liurnya, dia berpikir untuk memakan daging dari kelinci tersebut sebagai sarapannya.


“Hei… Batara Kala apa kelinci ini aman untuk dimakan…??” tanya Rio.

__ADS_1


“Hmm…. Ada sedikit racun pelumpuh ditubuhnya, namun itu sama sekali tidak berbahaya dan hanya membuat tubuh lemas selama beberapa detik saja, lalu kau juga memiliki daya tahan terhadap racun dari sihir racun yang kau punya, jadi menurutku tidak masalah jika kau ingin memakan kelinci ini” kata Batara Kala.


“Heheheh…. Kalau begitu sarapan pagi kali ini adalah kelinci panggang” kata Rio.


“Tapi aku ingatkan kalau kau sedang berada didalam hutan yang penuh dengan mahluk buas, aroma daging panggang akan memancing mereka datang menghampirimu” kata Batara Kala.


“Uuggkk…. Kau ada benarnya juga, tampaknya aku harus kembali desa itu” kata Rio, dia merasa malas kalau ingin kembali kesana dan berurusan dengan orang-orang aneh yang dia temui tadi malam, tetapi dia tidak punya pilihan lain karena untuk memanggang daging kelinci tersebut dia harus berada ditempat yang aman.


“Buusshh….” Dengan cepat Rio langsung terbang kembali kedesa tersebut, dia terbang rendah menghindari setiap pepohonan menggunakan sihir sayap garuda, Rio sama sekali tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dan memancing keberadaan para siluman di langit tersebut. “Wuussh…. Wuussh…. Wuussh….” Dengan kecepatan yang sama dengan sepeda motor Rio dapat terbang cepat sambil menghindari setiap pepohonan yang dia lalui, kemudian saat dia hampir sampai didesa dia melihat sekelompok partisipan ujian lainnya.


“Mereka pasti adalah kelompok pengguna yang sudah berpengalaman, melihat dari perlengkapan merekan yang mana hampir semuanya adalah alat sihir, tetapi kenapa mereka telihat seperti itu” pikir Rio yang mengawasi dari balik pepohonan yang rimbun tersebut, dia berpikir seperti itu karena melihat sekelompok orang yang mana memiliki banyak alat sihir namun mereka semua memiliki luka-luka hampir diseluruh tubuh mereka.


Setelah Rio melihat lagi ada beberapa dari mereka yang dibawa menggunakan gerobak barang karena terluka sangat parah, bahkan diantara mereka ada yang kehilangan sebelah tangannya dan dari lukanya terlihat jelas itu adalah sebuah luka tebasan benda tajam.


“Hmm…. Kelihatannya didalam hutan ini ada yang menggunakan semacam pengguna senjata tajam untuk mengalahkan seluruh kelompok partisipan itu” pikir Rio, “Buusskk…” Rio lalu mendarat dengan santainya lalu secara hati-hati Rio masuk kedalam desa tersebut dan menggunakan jubah yang diambil dari penyimpanan miliknya untuk menutupi wajah dan tubuhnya.


Setelah berhasil masuk kedalam desa secara diam-diam Rio melihat kelompok yang dia lihat tadi malam, dan kelompok tersebut kali ini berusah bersikap baik pada para partisipan yang terluka tersebut. Mereka bahkan mengeluarkan ramuan-ramuan mahal untuk menyembuhkan orang-orang yang terluka, dan seorang pria tua yang terlihat seperti pimpinan kelompok tersebut menggunakan sihir penyembuhan “Zrriinggss….” Lalu seluruh orang yang berada didekatnya langsung sembuh dengan sendirinya.

__ADS_1


Bersambung……


__ADS_2