Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 63 Melawan dua kembar iblis


__ADS_3

Sang saudara laki-laki Killa sedang berdiri tenang diatas sesosok raksasa yang mana ditutupi oleh kabut tebal, sementara itu saudara wanita Akilla langsung melompat turun untuk melawan Rio dan Luna seorang diri, “Srraahh….” Lalu dibelakang Akilla beberapa sosok bayangan manusia terlihat muncul mengelilingi dirinya. “Krraahh…” sosok bayangan tersebut lalu menyerang kearah Rio dan Luna, “Srraaahh…” tangannya memanjang sangat elastik “Krraaks… Trraakks…” serangan-serangan dari tangannya tersebut sangatlah kuat, walaupun Rio dan Luna berhasil menghindarinya tetapi kekuatannya serangannya dapat menghancurkan batu-batu beton yang mereka injaki.


“Wanita ini dia adalah orang yang memiliki kontrak dengan mahluk bayangan aneh itu, kekuatan dari mahluk bayangan itu sangat sulit untuk dilawan” pikir Rio, namun selain fokus pada Akilla dan bayangan miliknya dia juga melihat Killa sedari tadi.


Dan dari kelihatannya Killa tidak akan bergerak sedikitpun dari tempat dia berdiri dan karena itulah Rio mulai mengambil kesempatan tersebut untuk menyerang Akilla yang bertarung seorang diri, “Buurrnn… Boomshh…” dengan sihir api miliknya Rio melemparkan bola-bola api kearah Akilla tetapi bayangan orang aneh itu dengan sendirinya berubah bentuk menjadi seperti kubah bayangan yang mana melindungi Akilla.


“Benar-benar mahluk yang sangat praktis yah” kata Luna dengan cepat dia berlari langsung kebelakang Akilla dan dengan pisau miliknya Luna mengincar belakang Akilla.


“Naif kau bocah” kata Akilla, “Crraanggss… Krraanggss…” dengan mantra gelap miliknya Akilla mengeluarkan rantai-rantai hitam yang mana langsung mengikat Luna.


“Cih… tehnik sihir apa ini” kata Luna, rantai hitam yang mengikatnya membuat dirinya merasa lemas dan kesakitan seperti rantai tersebut adalah mahluk hidup yang menyerap darah Luna.


Melihat hal itu Rio langsung mengeluarkan Crosbow miliknya dan “Crraakk…” menembakkan beberapa anak panah kearah Akilla, “Trraakk… Trraakk… Trraakk…” namun bayangan orang aneh tersebut melindungi Akilla menggunakan tubuhnya “Buusshh…” tetapi disaat Akilla lengah dengan cepat Rio melompat kearah belakang dirinya dan “Booommssh…” menembakkan bola api kearahnya. “Srraanggss…” dan dengan pisau miliknya Rio memotong rantai sihir milik Akilla tersebut.


“Rantai apa ini, aku seperti memotong daging ketika menebas rantai ini dan juga rantai itu kelihatan seperti hidup” pikir Rio yang mana melihat kembali rantai yang mengikat Luna.


“Hmmm… lumayan juga, hei kau laki-laki yang ada disana” kata Akilla yang mana menunujuk kearah Rio.


“Iya ada apa…??” tanya Rio.


“Kau lumayan juga, bagaimana kalau kau jadi budakku saja, akan kuperlakukan kau dengan baik nantinya” kata Akilla.

__ADS_1


“Hahahhaha…. Maaf saja tetapi aku bukan pria gampangan” kata Rio yang secara dengan kasar menolak tawaran dari Akilla.


“Haaah… begituyah sayang banget padahal wajahmu cukup manis, hantu Kisut bunuh dia” kata Akilla, dengan sekali perintah hantu Kisut yang mana adalah hantu berbentuk bayangan tersebut bergerak dengan cepat kearah Rio.


Hantu Kisut berlari layaknya seseorang yang sedang sempoyongan dan dengan cepat mengarah kearah Rio dan Luna, dengan cepat Luna langsung memanggil para anak-anak setan yang sudah berjumlah puluhan “Kiikikiki… Kiikikiki…” mereka menjadi sangat banyak karena diperjalanan Luna dan Kuntil anak sudah berburu banyak siluman dijalan saat mereka datang kemari. Dan dengan jumlah yang sangat banyak anak-anak setan tersebut langsung menyerang kearah hantu Kisut “Kiikikiki… Kiikikiki… Kiikikiki…” para anak-anak setan tersebut lalu mulai menyerang hantu Kisut tersebut, “Gaaahh…. Gaaah…” hantu Kisut tersebut mulai marah karena dikerubuni dan tubuhnya digigit oleh anak-anak setan tersebut.


“Crraasstt… Srrruusstt….” Hantu Kisut tersebut lalu mengubah dirinya dan berubah menjadi puluhan tusukan belati hitam yang mana mengincar setiap anak-anak setan tersebut, “Crraasstt… Crraasstt… Crraasstt…” tubuh dari anak-anak setan tersebut hancur satu persatu karena serangan area dari hantu Kisut tersebut. “Srraasstthh…” tubuh dari hantu Kisut itu lalu menyatu kembali dan kelihatan seperti kelelahan karena diserang oleh puluhan anak-anak setan, melihat hal itu Akilla lalu berjalan mendekati hantu Kisut dan “Crrrasstt…” menusuk tubuh hantu Kisut menggunakan tangannya.


“Dasar tidak berguna….” Kata Akilla yang mana menghancurkan tubuh dari hantu Kisut.


“Kau kenapa kau lakukan itu, bukannya dia mahluk panggilanmu…??” tanya Rio.


“Ooohh… maksudmu ini, ini bukan apa-apa aku hanya tidak butuh alat yang tidak berguna” kata Akilla, dia lalu mengambil sebuah bola hitam yang mana terlihat seperti inti dari hantu Kisut.


“Hmmm… tentu saja, aku sudah lama tidak bertarung lebih baik merenggangkan tanganku dulu sekarang” kata Akilla.


“Glluuppss….” Akilla lalu menelan inti dari hantu Kisut tersebut dan tubuhnya mengeluarkan energy sihir yang luar biasa kuatnya, “Crraasshhh….” Kemudian tato-tato muncul dan menjalar keseluruh tubuh milik Akilla.


“Hmmmm….. sihir itukan, Ghahahahaa…. Sangat menarik sekali” kata Batara Kala.


“Ada apa..?? apa kau tahu sesuatu dengan tehnik yang dipakai perempuan itu” tanya Rio.

__ADS_1


“Yah lebih tepatnya aku cukup familiar dengan sihir terlarang itu” kata Batara Kala.


“Oohh… aku tidak menyangka ada yang namanya terlarang dalam ilmu sihir” kata Rio.


“Tentu saja karena sihir itu spesial, itu adalah sihir yang membuat manusia menjadi sangat kuat dengan cara melahap mahluk-mahluk dari alam lain, mereka akan dapat memakai tehnik mahluk gaib yang mereka lahap tersebut” kata Batara Kala.


“Ooohh… pantas kau bilang itu sihir terlarang, ternyata itu adalah tehnik untuk melahap mahluk gaibkah” kata Rio.


“Hahahah… kau pikir cuman itu saja masalahnya, setiap orang yang memakai tehnik itu tidak akan pernah puas, dan lama kelamaan dia akan berubah menjadi mahluk yang hampir mirib dengan siluman dan memangsa semua kehidupan yang ada didepannya baik itu manusia ataupun mahluk gaib” kata Batara Kala.


“Jadi begituyah, kalau begitu itu artinya dia tidak tahu konsekuensi memakai sihir itu atau dia memiliki suatu cara untuk menangkal efek sampingnya” kata Rio.


“Kahahahahah…. Sudah sangat lama aku tidak merasakan sebebas ini, mari kita menari sedikit” kata Akilla, “Bussh…” dengan cepat dia sudah berada disamping Rio.


“Wuusshh…” namun ketika Rio mencoba untuk menebasnya Akilla sudah menghilang kembali dan berpindah tempat kedepan Rio, “Srraasshh…” tato-tato ditangan kanannya lalu bergerak seperti hidup dan “Crraasshh….” Berubah bentuk menjadi sebuah belati hitam, dan dengan belati tersebut Akilla berusaha untuk menusuk Rio yang membelakangi dirinya. “Crraak… Krraakk…” namun Rio dengan cepat menggunakan kekuatan penghenti waktu miliknya dan bergerak untuk menangkis serangan dari Akilla “Trraanggss…” dengan pisau ditangan kirinya Rio dapat menangkis serangan dari Akilla “Buush…” melihat serangannya ditangkis Akilla langsung melompat menjauh dari Rio.


“Hmmm…” Killa lalu merasakan hal yang aneh, karena dia sangat yakin kalau Akilla sudah akan menusuk Rio tadi.


“Sialan kau dasar monster, datanglah Orang Bati” Rio lalu memanggil Orang Bati untuk datang membantuk “Trrinnggss…” melihat dirinya dipanggil oleh Rio dengan cepat “Kriik… kriik…” Orang Bati langsung memeluk leher Rio dan menggunakan mantra kebal ditubuhnya.


“Hei… itu kelihatannya menarik, akan kurebut mahluk itu setelah membunuhmu” kata Akilla.

__ADS_1


Penjelasan : Hantu Kisut menurut masyarakat setempat digambarkan sebagai sosok hantu bayangan hitam yang biasa menemani pendatang yang berjalan sendirian, dengan menjelma sebagai orang yang dikenal. Hantu Kisut biasanya hanya akan mengganggu dan mengikuti pendatang yang baru datang di Pacitan. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa bayangan hitam tersebut merupakan perwujudan dari hantu Kisut yang akan menjahili pendatang yang memiliki niatan tidak baik.


Bersambung…..


__ADS_2