
Mengatahui kalau angin merah tersebut tidak dapat melukai Rio lagi, “Busshk…” Zeppar lalu melepaskan angin yang kuat disaat yang bersamaan dengan pedang kotaknya itu, kemudian dia “Srrahhk…” menggunakan energy iblis miliknya untuk mengisi ulang pedang kotaknya tersebut. “Srringgs… Fusshk…” Zeppar kemudian langsung menyerang menggunakan senjata miliknya, sebuah aura tebasan merah kemudian langsung terlempar kearah Rio dan disaat itulah “Trrangs…” Rio menggunakna tangan kirinya yang mana memgang artefak perisai miliknya untuk menahan serangan dari Zeppar.
“Cuman itu saja, lemah sekali” kata Rio yang mana sama sekali tidak terluka oleh seragan Zeppar tersebut.
“Crraanggs…” Zeppar lalu meletakkan kembali pedang kotak miliknya itu, “Trringgs…” dia kemudian memanggil pedang ketiga miliknya, melihat hal itu “Kiiik…” Orang Bati langsung beraksi dan “Trranggs....” menggunakan mantra penghalang miliknya dia menghentikan gerakan pedang ketiga milik Zeppar tersebut. Mengetahui hal itu “Busshkk…” Rio dengan cepat langsung mendekati Zeppar dan “Busshkk…” dengan tinjunya dia kembali memukul wajah Zeppar, dan bukan hanya itu saja, disaat Zeppar telah fokus pada tangan Rio “Dussk…” Rio dengan cepat langsung menjatuhkan Zeppar menggunakan kakinya.
Kemudian saat Zeppar telah terjatuh dibawahnya “Burrnn…” menggunakan tinju miliknya “Busshkkk….” Rio langsung memberikan serangan penghabisan pada Zeppar, karena serangan kuat itu Zeppar lalu langsung pingsan ditempat itu juga.
“Sekarang kau tetap disini terlebih dahulu, ada hal yang harus aku urus didalam” kata Rio yang mana merasakan aura lainnya didalam menara iblis Solomon tersebut.
“Kau pergilah kedalam, biarkan kami yang mengurus penghianat yang satu ini” kata Andras yang mana telah bersiap untuk menyiksa Zeppar.
“Hmmm… Ok… silahkan saja” kata Rio, dia mulai merasa kasihan dengan Zeppar karena melihat alat-alat siksaan yang dikeluarkan Andras dari penyimpanan miliknya.
“Wusshhkk…” dengan cepat Rio kemudian lalu langsung bergerak untuk maju, disaat itu juga Rio mengetahui kalau dirinya sedang melihat aura yang mana sangat familiar diingatannya. “Busshkk….” Saat disana dia telah megnhancurkan sebuah ruangan yang mana adalah tempat penyimpanan Lemegeton, disana dia telah melihat Azazel sedang bertarung sendirian menghadapi Baal, Naberius dan juga Gilang yang mana memimpin mereka.
“Tidak kusangka kalian akan patuh pada mahluk rendahan seperti dirinya, aku kira kalian mengatakan kalau kalian ini membenci manusia, kenapa sekarang kalian menjadi budak manusia itu” kata Azazel.
“Diamlah Azazel, kalau kau tidak mau mati cepat serahkan saja Lemegeton pada kami, maka akan aku pertimbangkan untuk membiarkanmu hidup dan menyembah tuan Gilang” kata Baal yang mana telah terpengaruh oleh jantung iblis buatan yang ada didalam tubuhnya tersebut.
__ADS_1
“Hahahahah…. Jangan bercanda, aku lebih baik bertarung sampai mati dari pada menjadi budak mahluk redahan yang aneh itu” kata Azazel.
“Jadi begitu, kalau kau memang ingin mati maka matilah” kata Gilang.
“Busshkk…” dengan waktu yang sangat singkat dirinya lalu langsung mendekati Azazel yang mana ada didepannya, “Trranggs…” kemudian menggunakan energy kegelapan miliknya Gilang kemudian “Busshkk…” langsung menyerang Azazel yang mana ada didepannya. “Taaask…” Gilang kemudian langsung merampas Lemegeton dari tangan Azazel, dan disaat itu juga Rio telah sampai disana, dan melihat kalau Azazel telah kalah melawan Gilang dan yang lainnya.
“Hhahaha… kebetulan kau datang keponakanku, akan aku tunjukkan kepadamu kekuatan yang sebenarnya dari Lemegeton artefak sang raja terkuat” kata Gilang, dia berusaha untuk mengalirkan energy iblis miliknya kearah artefak Lemegeton tersebut.
Akan tetapi artefak Lemegeton sama sekali tidak menerima energy sihir miliknya dan bahkan “Busshkk…” meledak ditangan Gilang, dan ledakannya itu “Crrastk…” membuat Gilang kehilangan tangan kanannya tersebut, sementara itu “Fusshk…” Lemegeton langsung terlempar kearah Rio. “Taaaak…” dan disaat yang bersamaan Rio secara tidak sengaja menangkap Lemegaton tersebut, disaat itu Rio merasa khawatir kalau dirinya akan meledak disaat dia memakai Lemegaton dan karena itulah “Busshkk…” dengan cepat Rio langsung bergerak kearah Azazel.
“Orang Bati aktifkan penghalangmu” kata Rio.
Disaat yang sama pula Rio mengeluarkan obat penyembuhan yang mana telah ditingkatkan, obat itu telah menjadi obat yang sangat luar biasa kuatnya, itu karena kepintaran dari Merlin yang sekarang ini dapat membuat obat ajaib yang dapat mengobati apapun selama orang tersebut tidak mati. “Trrunggs… Srrashkk…” dengan satu semburan ketubuhnya, luka-luka yang ada ditubuh Azazel kemudian langsung menghilang dengan sangat cepat, disaat yang sama juga kekuatan sihir dari Azazel juga meningkat sedikit dari sebelumnya.
“Manusia kamu mendapatkan rasa terimakasih dariku” kata Azazel yang mana menundukkan kepalanya pada Rio yang telah menyelamatkan hidupnya.
“Jangan sungkan, sekarang ini kita memiliki musuh yang sama, sudah sewajarnya kalau kita diharuskan untuk bekerja sama satu sama lainnya” kata Rio.
“Meskipun begitu, aku tetap mengucapka terimakasihku, sekarang bisakah kau berikan artefak Lemegeton padaku sekarang” kata Rio.
__ADS_1
Tampa keraguan sedikitpun Rio kemudian menyerahkan Lemegeton kristal kotak yang terlihat bagaikan buku tersebut, dan “Taassk…” setelah menyerahkan kristal kotak tersebut Azazel lalu mulai mengaptifkan kekuatan tersembunyi dari artefak Lemegeton tersebut. “Srrahkk….” Lalu dengan kekuatan dari artefak Lemegeton tersebut, keluarlah air laut yang mana mulai membasahi seluruh ruangan tersebut, dan dari air laut tersebut “Roaarr…” keluarlah para monster laut dalam yang mana dikendalikan oleh Azazel.
“Cih… dia telah mengaptifkan kekuatan Lemegeton, sekarang ini dia telah menggunakan salah satu kekuatan istimewa milk 72 iblis solomon” kata Naberius.
“Roaar… Roaar…” Naberius lalu langsung mengeluarkan anjing-anjing hitam yang mana ada didalam tubuhnya, “Woof… Woof… Woof…” para anjing hitam tersebut kemudian lalu langsung mulai melawan para monster laut yang mana keluar dari air laut dibawah kaki mereka, disaat yang bersamaan juga Azazel mulai mengaptifkan kembali artefak dari Lemegeton yang kedua.
“Api neraka keluarlah” kata Azazel, dibelakang diri Azazel kemudian langsung muncul sosok Amon sang iblis api.
“Burrn… Burrn… Burrn… Burrn…” dengan puluhan api iblis miliknya, “Wrusskk…” Azazel mulai menyerang menggunakan api iblis milik Amon tersebut, “Bomshk… Bomshk… Bomshk…” dengan api iblisnya seluruh ruangan yang ada disana kemudian langsung meledak, disaat yang bersamaan Rio bersama dengan Orang Bati telah dipindahkan keluar dengan kekuatan dari Azazel yang mana membelokkan ruang.
“Busshkk…” aura hitam yang mana luar biasa kuatnya langsung keluar, dan aura tersebut kemudian langsung menyapu api yang ada disekitarnya, dan dari tumpukan bangunan tersebut Gilang langsung keluar bersama dengan Naberius dan juga Baal yang mana terluka parah karena serangan dari Azazel tersebut.
“Hahhaha… hebat-hebat sekali, aku tidak menyangka kekuatannya akan sebesar itu, kalau aku mendapatkannya maka aku akan menjadi penguasa dari seluruh alam yang ada didunia ini” kata Gilang.
“Jangan bercanda manusia gila, kau yang mana telah membuang kemanusianmu hanya untuk memuaskan nafsu semata, tidak pantas memegang Lemegeton, hanya mereka yang memiliki kualifikasi seorang rajalah yang bisa menggunakan artefak ini” kata Azazel.
“Hahahha… memangnya kenapa, aku akan buktikan kalau aku itu pantas, dan kalau memang aku tidak bisa menggunakannya maka tidak aka ada seorangpun yang dapat menggunakannya” kata Gilang.
Bersambung….
__ADS_1
Berikan Like, Komen, Giff, dan Vote kalian yah, agar penulis semakin semangat dan juga ceritanya menjadi semakin menarik lagi, Ok....