
“Trranggss….” Bahamut dan Gilang lalu saling menyerang satu sama lain, dengan kekuatan fisik dan sisiknya yang kuat Bahamut menyerang Gilang dengan ganas, sementara itu Gilang yang telah ditingkatkan kekuata fisiknya tetap tidak dapat menandingi kekuatan fisik Bahamut “Buussk…” bahkan jika tidak ada pelindung yang diberikan oleh Baphomet maka Gilang sudah terbunuh oleh serangan dari Bahamut.
“Kekuatan fisik yang sangat gila ini, tidak salah lagi dia memang adalah seekor naga” pikir Gilang.
Sementara itu Bahamut yang mana tidak bisa bertarung berlama-lama mulai mengubah tubuhnya sedikit demi sedikit, badannya mulai membesar dan beberap sisik naga mulai menutupi tubuhnya seperti sebuah armor, lalu sayap naga mulai muncul dari punggung Bahamut. Melihat hal itu Gilang tahu kalau dia tidak bisa berlama-lama, karena jika Bahamut berubah kedalam wujud naganya maka akan sangat sulit bagi Gilang untuk mengalahkan dirinya.
“Tampaknya aku harus memanggil mahluk kedua, tetapi ini akan memakan setengah dari energy sihir yang aku punya” pikir Gilang yang berencana untuk memanggil mahluk kedua miliknya.
“Hmm… ada beberapa pecahan energy sihir terlihat didalam smartphonenya, kemungkinan dia akan menggunakan itu untuk memanggil mahluk kedua” pikir Bahamut, tampa pikir panjang Bahamut langsung mengumpulkan energy sihirnya “Buurrnn… Wuusshh….” Lalu dia menghembuskan api hitam yang sangat besar kearah Gilang.
Melihat hal itu Gilang dengan cepat mengambil sebuah perkamen sihir dari penyimpanan miliknya, “Srraassk…” dan dia langsung merobeknya lalu dari perkamen sihir tersebut sebuah cairan kental yang mana tak berwarna langsung menutupi tubuh Gilang. “Buurrnn….” Dan ketika api hitam milik Bahamut mengenai tubuh Gilang cairan itu berubah, lalu langsung menutupi seluruh tubuh Gilang dan melindungi dirinya dai api hitam milik Bahamut.
“Grrr… dia berhasil selamatkah, tapi apa itu kenapa benda itu dapat bergerak” pikir Bahamut yang mana melihat cairan aneh ditubuh Gilang.
“Akhirnya aku dapat memanggilmu, sekarang pergi dan lakukan tugasmu Dopell” kata Gilang yang mana berbicara pada cairan asing tersebut.
“Gllupss… Gllupss… Srraastt…” dengan cepat cairan tersebut langsung keluar dari tubuh Gilang, “Wuussh….” Cairan aneh tersebut langsung melompat kearah Baphomet dan menutupi seluruh tubuhnya. “Trrasskk…” setelah itu dia langsung keluar dari tubuh Baphomet, Bahamut yang melihat hal itu terkejut melihatnya karena cairan itu berubah bentuk dan sekarang ini telah berubah menjadi bentuk Baphomet.
“Hahaha… tampaknya kau sedikit terkejut, dia adalah monster iblis kelas bawah yang mana tidak dapat berbicara Dopell Ganger, sesosok mahluk yang mana dapat berubah menjadi apapun yang dia lihat” kata Gilang.
__ADS_1
“Haaah…. Kau pikir dapat mengalahkanku dengan mahluk kecil rendahan seperti itu, kau pikir aku tidak tahu kalau mahluk itu tidak dapat meniru mahluk yang puluhan kali lebih kuat dari dirinya dan hanya dapat menggunakan 50% kekuatan dari wujud yang dia tiru” kata Bahamut.
“Memang tidak tetapi dia bisa melakukan itu” kata Gilang yang mana menunjukan kearah belakangnya.
“*&%*^#^$^$#^” kedua Baphomet tersebut lalu mulai membacakan sebuah mantra panjang menggunakan bahasa iblis\, mendengarkan mantra tersebut Bahamut langsung tahu apa yang sedang direncanakan oleh Gilang\, “Rooaarr….” Bahamut langsung menyerang dengan penuh amarah “Buurrnn…” dia menggunakan api hitam miliknya untuk menutupi seluruh tubuhnya.
“Hahahaha… dia sudah gila, tapi ini adalah sebuah kesempatan” kata Gilang, “Duk-duk… Duk-duk… Duk-duk…” jantungnya mulai berdetak dengan sangat kencang dan dari arah jantungnya sebuah tato-tato muncul memenuhi seluruh tubuhnya.
“Grrraah…. Matilah kau manusia” kata Bahamut yang mana menerjang langsung kearah Gilang.
“Maju….” Gilang yang mana fokus miliknya sudah melebihi 100% mulai menatap Bahamut dengan tatapan kosong, dan saat Bahamut sudah sangat dekat dengan dirinya “Buussh…” dengan cepat Gilang langsung ikut maju sambil mengarahkan tebasan pedang miliknya kearah Bahamut.
“Hahahha… apiku tidak akan padam, juga akan membakar tubuh dan jiwa milikmu” kata Bahamut yang melihat tangan kiri Gilang terbakar.
Melihat hal itu Gilang lalu mengarahkan pedang miliknya kearah tangan kirinya “Srrasstt…” dan tampa ragu-ragu Gilang memotong tangan kirinya sendiri, melihat hal itu Bahamut langsung dipenuhi dengan amarah “Buurrn…” api hitam yang ada ditubuhnya semakin membesar dan meluas. “Wuussh…” kedua Baphemot yang ada disana langsung terbang menjauh dari dekat Bahamut sambil terus membaca mantra sihir mereka, Gilang yang mana melihat hal tersebut langsung tahu kalau Bahamut akan serius melawan dirinya sekarang ini.
“Mari kita lihat, sekarang aku rasa bisa menggunakan itu” kata Gilang, “Trringgs…” dia menyimpan kembali pedang besar miliknya tersebut, “Trringgss…” lalu dari penyimpanan miliknya dia mengeluarkan sebuah tombak emas yang mana mengandung energy sihir yang luar biasa besarnya.
“ROOAARRR….” Bahamut yang mana telah dipenuhi oleh amarah tersebut langsung berubah menjadi bentuk naga miliknya, dia berubah menjadi sesosok naga besar yang mana tubuhnya sebesar 20 meter, melihat hal tersebut Gilang langsung bersiap untuk bertarung melawan Bahamut. “Buusskk…” dengan ekornya Bahamut berusaha untuk menyerang Gilang “Wuussh…” tetapi dengan cepat Gilang dapat menghindari serangan dari ekot Bahamut, “Traasskk…” lalu Gilang mengalirkan energy sihir miliknya kearah ujung tombak emas miliknya dan “Bussh…” dengan cepat dirinya melompat kearah kepala Bahamut.
__ADS_1
“Dasar serangga…” kata Bahamut, “Buusskkk…” dengan cakar tangan kirinya Bahamut menyerang Gilang yang mana melompat kearah dirinya.
“Trrassk… Krrasskk…” tubuh Gilang lalu jatuh sambil berceceran diatas lantai, tetapi saat Bahamut melihat lagi tubuh Gilang tiba-tiba saja berubah “Gllupps… Gllupps…” tubuh Gilang yang tercincang-cincang tersebut berubah menjadi gumpalan air yang mana bergerak menyatu kembali.
“Oii… kau lihat kearah mana” kata Gilang yang mana sudah sangat dekat dengan mata kiri Bahamut.
“Crrasstt…” dan dengan tombak emas miliknya Gilang menusuk mata kiri Bahamut tersebut, lalu dari tombak emas tersebut mengalir energy sihir yang mana mengikis kekuatan Bahamut dengan sangat cepat.
“GAAAHHKKK….” Bahamut lalu menjerit kesakitan karena tertusuk oleh tombak emas milik Gilang, sementara itu Baphomet yang mana sedang membaca mantra sendirian akhirnya menyelesaikan mantra sihirnya.
“Trrasskk… Krrassk…” dari kedua tangannya dia menciptakan dua buah lingkaran sihir petir yang mana sangat kuat, “Trraasskkk….” Dan dengan kedua lingkaran sihir tersebut Baphomet menyerang Bahamut dengan petir miliknya.
“GAAAHHKK… ROOAAARR….” Petir dari Baphomet mengalir langsung kearah tombak emas yang tertancap di mata kirinya, petir tersebut mengalir langsung kearah otak milik Bahamut dan membakar kepala dan pikirannya, diapun menjerit karena kesakitan oleh serangan petir milik Baphomet sehingga pada akhrinya teriakannya berubah menjadi kesunyian karena hilangnya nyawa miliknya.
“Ternyata butuh waktu yang cukup lama juga” kata Gilang, “Srraastt… Crraskk.. Krrassktt…” dia mengoyak tubuh Bahamut dan mengambil jantung naga miliknya “Trringgss….” Dan memasukan jantungnya kedalam penyimpanan yang dia punya.
Setelah selesai membunuh Bahamut “Trranggss…” Gilang langsung pergi dari sana tampa memperdulikan bahwa ada seseorang yang mana melihat pertarungan mereka, dan orang tersebut adalah yang menjadi informan berita kematian Bahamut ditangan bawahan Satans.
Bersambung….
__ADS_1