
Odin yang mana saat itu melihat kedatangan para monster alam bawah yang mana menyerang kearah dirinya dan para pasukannya, “Fusshhtt…” langsung melemparkan Gungnir pada para monster alam bawah tersebut, disaat itulah “Srrasst… Crrastt…” puluhan monster alam bawah yang ada didepannya langsung hancur lebur, namun bukan hanya itu saja “Fusshkk…” Gungnir tetap melaju terus kearah monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut. Disana “Trranggs…” monster mata satu itu menggunakan kedua lengannya yang mana telah dia ubah menjadi pedang untuk menahan lemparan tombak Gungnir, akan tetapi artefak Gungnir sangatlah kuat dan “Krraskk…” membuat kedua pedang yang mana adalah lengannya retak.
Melihat retakan tersebut “Busshkk…” monster mata satu itu langsung mengalihkan tombak Gungnir kearah yang berbeda, setelah itu “Wusshkk…” monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu langsung melaju menyerang kearah Odin dan juga raja iblis Mara. Disaat itu juga monster mata satu itu percaya dia dapat memberikan serangan pada kedua entitas yang sedang sibuk melawan para monster alam bawah lainnya tersebut, akan tetapi dia tidak menyadari akan satu hal “Fungs…” yaitu adalah “Fusshkk…” Gungnir yang mana akan terus mengejar targetnya walaupun jaraknya mencapai lebih dari berbagai dunia.
“Sekarang kau kena dewa” kata monster mata satu dengan pedang sebagai bagian dari tubuhnya.
Akan tetapi disaat itu Odin yang mana sedang duduk diatas kudanya hanya tersenyum melihat monster mata satu tersebut yang menyerang kearah dirinya, dan dengan tangan kanannya Odin menunjuk kearah belakang monster mata satu tersebut, dan saat itu juga monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu langsung merasakan perasaan bahaya dari belakangnya. Kemudian saat dia berbalik “Crrast…” Gungnir langsung dengan cepat menembus perutnya, dan “Fusshkk…” Gungnir langsung kembali kearah Odin “Taassk…” dengan satu tangkapan tangannya Odin dengan mudahnya menangkap Gungnir.
“Mahluk bodoh, apa kau pikir artefak berhargaku tomba Gungnir adalah senjata yang dapat kau hindari, asal kau tahu saja tombak ini tidak dapat kau hindari kau hanya perlu menunggu ajalmu ketika Gungnir telah mengincar dirimu sebagai targetnya” kata Odin.
“Gaahkk… Dewa sialan, kau kira ini cukup untuk mengalahkanku” kata monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut.
__ADS_1
“Srrahkk…” luka tusukan tombak Gungnir yang mana telah menembus tubuhnya tersebut langsung tertutup dengan cepat, akan tetapi disaat itu juga monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu juga terlihat kelelahan karena kehilangan banyak darah. “Srrahkk…” kemudian dari belakang monster itu raja iblis Mara muncul “Tassk… Tassk… Tassk…” dia menggunakan kekuatan miliknya untuk membuat tangannya menjadi empat, kemudian menggunakan keempat tanganya tersebut “Crraassk…” raja iblis Mara langsung mematahkan leher dari monster mata satu tersebut.
“Mati kau sekarang” kata raja iblis Mara yang mana mematahkan leher dari monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya.
Namun disaat Mara melepaskan penjagaannya “Crrasst…” monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu langsung mengeluarkan sebuah pedang untuk menusuk tubuh Mara, dengan pedang tersebut dia menembus perut Mara dan membuatnya terluka parah. Melihat hal tersebut “Trrassk…” Odin dengan cepat mengubah kekuatan sihirnya menjadi sebuah tali pengikat dan mengikat leher dari monster mata satu tersebut, “Fusshk…” dengan tali itu dia melemparkan monster mata satu itu keatas udara dan “Busmmhk…” dia menghempaskan monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya tersebut dengan kuatnya.
“Cepat tolong raja kalian itu” kata Odin yang mana berbicara pada para pengikut raja iblis Mara.
“Grrrr…” sekarang ini monster mata satu tersebut telah tertutupi oleh armor yang terbuat dari pedang besi biru, pedang-pedang tersebut kali ini telah menutupi setiap celah yang ada ditubuhnya dan membuat dirinya tidak bisa diserang dengan mudahnya. Dan bukan hanya itu saja wujud dari monster mata satu tersebut juga telah berubah, dengan kedua tangan dan kedua kakinya yang telah menjadi tajam seperti pedang monster mata satu tersebut kali ini mengeluarkan aura yang luar biasa kuatnya, “Wushkk…” dia bergerak dengan melayang kearah Odin dan para pasukannya.
“Maju…” kata Odin yang memerintahkan para pasukannya untuk maju menyerang monster mata satu tersebut.
__ADS_1
“Grrrr… Trringgs…” dan menggunakan pedangnya miliknya dia menutupi wajahnya dan armor kepala biru, disaat itu juga “Wusshkk…” dengan cepat monster mata satu itu langsung melesat kearah para pasukan Odin tersebut. “Roaaaahhk…” para prajurit Asgardian tersebut langsung melesat dengan cepat kearah monster mata satu tersebut, akan tetapi disisi lain monster mata satu tersebut hanya secara perlahan-lahan melayang mendekati para pasukan Asgardian tersebut.
“Funggs…” dan saat beberapa dari pasukan Asgardian tersebut melemparkan senjata mereka, monster alam bawah bermata satu tersebut hanya diam saja melihat semua senjata yang terbang kearahnya, “Srringgs…” dan dengan kecepatan tinggi “Trringgs… Trringgs… Trringgs…” monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu kemudian memotong-motong setiap senjata yang mana terlempar kearah dirinya. “Srrrhhkk…” sebuah asap lalu langsung keluar dari beberapa bagian tubuhnya, seakan-akan tubuhnya memanas dengan cepat karena serangan tebasan cepat yang dia lakukan, melihat hal tersebut Odin langsung tahu kalau para pasukannya akan kalah disana saat itu juga.
“Maafkan aku para prajuritku, akan tetapi aku akan menghormati keberanian kalian yang mana telah berkorban untuk diriku” kata Odin yang mana telah menyiapkan tombak Gungnir untuk memberikan serangan pada monster mata satu tersebut.
“Srringgs…” disaat itu juga, ketika monster mata satu dengan pedang sebagai bagian tubuhnya itu melihat Odin yang mana mengalirkan energy sihir yang sangat besar kearah tombak Gungnir dia lalu langsung bersiap dengan kempat pedang yang mana adalah tangan dan kakinya, “Trrringgs…” dan disaat itulah dia menjokok diatas udara sambil merapatkan keempat pedang miliknya tersebut. Dan saat salah satu dari prajurit Asgardian telah mendekati dirinya, “Trringgs…” mata dari monster mata satu dengan pedang sebagai bagian daru tubuhnya tersebut langsung bercahaya.
“Srrastt… Srrastt… Srrastt… Srrastt…” lalu dalam hitungan kurang dari lima detik monster mata satu tersebut “Srrastt… Srrastt… Srrastt…” telah menghabisi setiap prajurit Asgardian yang telah ada didepannya, dia memotong mereka menggunakan pedang ditangan kiri dan kanannya, dan karena gerakannya sangat cepat dia memotong-motong tubuh dari prajurit Asgardian itu dengan mudahnya menggunakan kedua tangan dan juga “Srrastt… Srrastt…” kedua kakinya. Dan disaat itu ketiga Odin telah hampir melemparkan tombak Gungnir miliknya, “Crrasttt… Crrasttt…” monster mata satu dengan pedang sebagai bagian dari tubuhnya tersebut langsung menebas dirinya dengan cepat dan membuat Odin terluka parah bahkan sebelum dia melemparkan tomba Gungnir miliknya.
Bersambung…..
__ADS_1