
Mammon yang mana muncul ditengah-tengah mereka membuat Rio teringat akan seseorang yang mana menggunakan topeng badut dan membawakan acara lelang tempo hari waktu itu, disaat Mammon melihat kearah Rio dia mengeluarkan senyuman yang mana membuat Rio merasakan tidak nyaman.
“Senyuman itu, dia seakan-akan melihatku seperti benda langkah yang ingin dia beli, aku harus lebih berhati-hati dengan raja iblis seperti dia” pikir Rio.
“Hhahaha… jangan tatap dia terlalu serius seperti itu, karena semakin kau membuat dia tertarik akan semakin sulit untuk menjauhinya” kata Incubus.
“Terimakasih atas saranmu, akan tetapi aku tidak takut sama sekali dengannya, dan jika dia berbuat macam-macam aku tidak keberatan mengambil kepalanya untuk koleksi milikku” kata Rio.
“Hehehe… itu baru bagus, inilah kenapa aku menyutujui hubungan kalian berdua, sebaiknya kalian menikah saja dengan cepat agar aku bisa melihat wajah cucuku” kata Incubus.
“Maaf tapi aku perasaan tidak memiliki hubungan apapun dengna putrimu” kata Rio.
“Bukan tidak memiliki, namun belum” kata Jill yang mana merangkul tangan Rio dengan erat.
“Cih… terserah kau sajalah kalau begitu” kata Rio.
Kemudian ditengah-tengah ruangan itu, Mammon mengarahkan lampu seluruh ruangan kepada dirinya, dia dengan cepat menjadi pusat perhatian semua orang yang ada disana, dan dihadapi dengan tatapan dari para raja iblis dan juga para dewa Mammon yang bersikap biasa saja dan bahkan menyukainnya.
“Semua yang hadir disini, aku ucapkan terimakasih karena sudah mau datang ke salah satu dari ratusan mansion kecil milikku ini” kata Mammon yang mana menundukkan kepalanya.
“Trraakk…” dia lalu mengeluarkan sebuah kartu berwarna setengah hitam dan putih dari tangannya, dan dengan cepat dia membagikan kartu tersebut keseluruh orang yang ada disana.
__ADS_1
“Hari ini aku yang rendah hati ini ingin mengajak kalian bergabung kedalam perubahan dunia yang sangat besar ini, dan sekarang ini langkah pertamaku adalah untuk memperkenalkan kartu yang kalian peggang saat ini” kata Mammon.
Setelah itu Mammon menjelaskan akan rencana dirinya untuk membangun aliansi bisnis besar kepada semua dewa dan raja iblis yang ada, dia mengatakan kalau para raja iblis dan dewa dapat menjual barang-barang artefak miliknya dan juga alat sihir yang mereka punya ke pelelangan yang dijalankan oleh Mammon. Pelelangan itu bergerak secara online lewat jaringan DS Game, namun ada juga pelelangan spesial yang diadakan setiap bulannya yang mana disana akan ada barang-barang sekelas artefak dan barang yang mana masih menjadi misteri dari alam gaib.
Mendengarkan hal itu Rio langsung dapat menembak apa tujuan dari Mammon, karena dengan menjadi penyelenggara pelelangan tersebut dirinya akan mendapatkan segala informasi dari para tamu pelelangan dan orang yang bergabung, terlebih lagi dia mendapatkan ijin dari para manajemen DS Game yang mana adalah para iblis solomon, dan bagi mereka yang mencoba melawan Mammon yang dia telah membentuk aliansi pelelangan waktu itu maka mereka akan menyatakan perang terhadap para dewa dan juga raja iblis yang tergabung dalam alinsi pelelangan tersebut.
“Menarik tidak kusangka akan bertemu dengan raja iblis yang mana sangat licik seperti dirinya” pikir Rio.
“Jadi begitu yang dia inginkan adalah kekuatan dan informasikah, nampaknya akan ada keuntungan dan juga kekurangan yang akan kita ambil kalau kita bergabung dalam aliansi ini” kata Jill.
“Yah… tetapi kekurangannya lebih sedikit dari keuntungan yang kita dapatkan, jadi ini akan sangat bagus untuk bergabung, tetapi aku rasa kita akan jatuh kedalam telapak tangannya begitu kita bergabung” kata Rio.
“Hahah… begitulah Mammon, dia tidak akan melakukan tindakan yang baik jika tidak ada keuntungan didalamnya, hanya uang dan kekuasaan yang dapat memuaskannya, dia adalah iblis yang haus akan segalanya” kata Incubus.
“Hehehehe… kalau kau memang berbicara seperti itu maka aku juga jadi mulai tertarik pada aliansi ini, akan tetapi aku harap tidak akan ada aturan yang menyebalkan kalau kita bergabung didalam aliansi ini” kata Incubus.
Setelah itu tidak banyak dewa dan raja iblis yang keluar dari mansion tersebut karena menolak tawaran untuk bergabung, dan mereka yang tinggal memilih untuk tetap ditempat mereka agar dapat mendengarkan lebih jauh tentang aliansi yang dibicarakan oleh Mammon. Sebagian besar yang pergi adalah mereka raja iblis penyindiri dan para dewa yang mana memang tidak mau beraliansi dengan para raja iblis, dan yang tinggal adalah mereka yang memang mengetahui keuntungan yang akan didapatkan, terutama para ketua serikat yang mana adalah para manusia pengguna aplikasi.
Mereka iri dan juga menginginkan kekuatan yang sama seperti Rio, dan karena itulah mereka memutuskan untuk bergabung agar mendapatkan kekuatan yang dapat membuat raja iblis dan para dewa takut kepada mereka.
“Didalam dunia manapun sama saja, iri hati dari banyak orang memang tidak akan bisa dihidari” pikir Rio yang mana merasakan kalau ada tatapan benci dan iri yang diarahkan kepada dirinya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian para raja iblis dan juga dewa mulai menandatangani perjanjian aliansi tersebut, saat Rio membaca perjanjian tersebut dia merasa tidak ada satupun isi dari perjanjian itu yang mana merugikan dan juga menahan gerakannya, akan tetapi ada sebuah peraturan yang mana mengatakan “Para anggota aliansi dapat menjual informasi khusus dan aliansi akan memastikan kejelasan dan keaslian dari informasi tersebut” melihat hal itu Rio langsung merasa aneh, itu karena informasi yang akan dijual pada aliansi bisa menjadi hal yang fatal dan juga menjadi hal yang sangat menguntungkan bagi dirinya.
Setelah itu para tamu langsung pergi karena acara pembentukan aliansi tersebut telah selesai, akan tetapi Noe yang mana adalah kepala pelayan dari Mammon secara tiba-tiba mendatangi Rio, dia melihat Rio dan menundukkan kepalanya pada Rio.
“Ada apa kau menghalangi jalanku” kata Rio.
“Mohon maafkan aku tuan Rio, akan tetapi tuanku ingin berbicara beberapa kata dengan anda” kata Noe.
Tiba-tiba saja Mammon sudah ada dibelakang Rio, menyadari hal itu Rio langsung berbalik dan melihat Mammon dengan tatapan mata naga miliknya.
“Senang bertemu denganmu tuan Rio, aku Mammon raja iblis keserakahan, mohon maaf kalau aku mengganggu akan tetapi aku sangat tertarik dengan dirimu, dan jika bisa aku ingin kita menjadi seorang rekan” kata Mammon.
“Kata-katamu itu sangat manis, akan tetapi auramu itu sangat menunjukkan niatmu itu kau tahu itu” kata Rio.
Aura emas kehitaman milik Mammon seolah-olah sedang berusaha untuk mengikat Rio, namun dengan aura naga miliknya Rio menolak aura milik Mammon dan membuat Mammon sedikit mundur karena aura naga milik Rio.
“Aku tidak ada niatan untuk menjadi mainanmu, jadi maaf saja aku harus pergi sekarang” kata Rio.
Meninggalkan Mammon disana seorang diri bersama dengan para pelayannya, Mammon mengeluarkan aura iblis yang mana luar bias besarnya dari tubuhnya.
“Hehehe… menarik, semakin kau menolakku maka akan semakin aku berusaha untuk mendapatkanmu, kita tunggu saja nanti Rio, akan aku buat kau berlutut dibawah kakiku” kata Mammon.
__ADS_1
Bersambung…..
Berikan dukungan kalian semua dengan cara Like, Komen, Giff dan Vote, agar penulis semakin bersemangat dan ceritnya semakin menarik lagi, Ok....