
Setelah mendapatkan surat gulungan tersebut Rio bersama dengan Gio dan Luna lalu langsung pergi untuk melihat para bidadara dan bidadari yang mana ingin bergabung dengan mereka, dia lalu melihat para prajurit terlatih yang mana sedang terluka ataupun wanita yang mana juga adalah seorang ksatria, melihat hal itu Rio langsung tahu kalau mereka kesulitan untuk bertahan hidup diluar dan memutuskan untuk tinggal. Sementara itu beberapa bidadara yang mana adalah pasukan terlatih yang kuat, memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut demi mencari tuan yang baru, adapun beberapa bidadara yang masih setia pada Batara Surya dan meninggalkan tempat itu karena tidak ingin menjadi bawahan dari Rio.
“Jadi begitu kalian adalah orang-orang yang memutuskan untuk tinggal, akan tetapi setelah kehilangan berkat kalian, memangnya kalian sanggup untuk bertarung dimedan perang lagi…??” tanya Rio.
“Roaarr…” dia mengeluarkan aura naga miliknya untuk mengintimidasi para bidadari dan bidadara tersebut, itu semua dia lakukan untuk menunjukkan otoritas miliknya dan juga untuk melihat tekad dari para bidadara dan juga bidadari tersebut.
“Hmm… beberapa dari mereka masih bisa berdiri setelah merasakan auraku, namun semuanya masih sadar walaupun sudah terjatuh, mereka layak untuk dilatih” pikir Rio.
Setelah melihat hal itu Rio lalu menarik kembali aura naga miliknya, dan memerintahkan Gio untuk memberikan mereka jubah tanda mereka telah bergabung kedalam serikat miliknya, melihat jubah tersebut para bidadara dan bidadari tersebut merasa senang, itu karena saat ini mereka merasa kalau hidup mereka telah terselamatkan dan tidak berada dibawah ancaman ketakutan lagi.
“Apa harus kau melakukan sampai sejauh itu…??” tanya Luna.
“Aku ingin melihat batasan mereka, dan juga ada beberapa dari mereka yang memiliki mata penuh amarah pada diriku, dan setelah mengeluarkan aura itu aku rasa mereka tidak akan berani lagi bertindak macam-macam padaku” kata Rio.
Setelah merekrut para bidadari dan bidadara tersebut “Ping-ping-ping…” Rio menggunakan aplikasi DS Game untuk merombak kedua dimensi tersebut, dia mengorbankan 10 pencahan dimensi untuk menggabungkan kedua dimensi tersebut. Dia lalu membuat kedua tanah itu menyatu dan membuat berbagai bangunan-bangunan baru untuk tempat tinggal para keluarga anggota serikat mereka, para warga manusia masih belum terbiasa dengan tinggal bersama dengan para bidadara dan bidadari, itu karena mereka belum pernah melihat mereka secara langsung dari dekat.
Namun dengan pengarahan dari Dion dan juga Gio, para warga sekarang mengerti kalau para Bidadara tersebut adalah ras yang berbeda dari mereka, namun mereka juga memiliki hidup yang sama dengan manusia. Mendengarkan pengarahan tersebut dalam waktu beberapa minggu semuanya hidup dengan normal, dan sekarang ini dimensi milik Rio telah menjadi sangat besar dan bahkan dapat disetarakan dengan sebuah negara kecil.
“Akhirnya dimensi ini telah maju kearah yang baru, sekarang kita tinggal menunggu dimensi ini untuk berkembang lebih cepat lagi” pikir Rio.
__ADS_1
Dimensi milik Rio sekarang ini kekurangan pengunjung dari dimensi lain, itu karena dimensi miliknya masih baru jadi dia memerlukan pedagang dari alam lain untuk datang dan berdagang dengan wilayah kekuasaannya. Untuk hal itulah dia mengundang Mammon datang kedalam wilayahnya, dengan tujuan untuk meminta Mammon mengadakan pelelangan alat sihir dan juga artefak yang dia menangkan dari Batara Surya didalam wilayah miliknya.
“Tuan Rio rencana anda sangat hebat, dengan menggunakan pelelangan maka akan ada pihak-pihak dari raja iblis dan juga dewa akan datang ketempat ini, dan juga para bangsawan dari alam gaib dapat dipastikan akan hadir juga, untuk itulah tuanku Mammon setuju untuk mengadakan lelang tersebut, dan masalah pembagian keuntungan akan kami serahkan kepada anda” kata Noe.
“Seperti biasa kalian memang tidak dapat ditebak, aku kita Mammon akan meminta sesuatu yang gila padaku, akan tetapi tidak kusangka diakan setuju tampa membuat permintaan yang aneh-aneh” kata Rio.
“Tuanku Mammon adalah seorang pembisnis, dia tahu kalau sekarang ini tidak akan mungkin untuk meminta hal seperti itu pada anda, dan karena itulah dia ingin membangun hubungan yang baik terlebih dahulu pada anda” kata Noe.
“Kau yakin ingin berkata seperti itu, kau seakan-akan mengatakan kalau Mammon itu memiliki hal yang ingin dia minta padaku, namun hal itu terlalu besar sehingga aku akan menolaknya saat ini” kata Rio.
“Maafkan aku tuan, tetapi aku sama sekali tidak mengerti dengan apa yang anda katakan” kata Noe.
“Kalau tidak ada lagi yang dibicarakan hamba mohon pamit, pelelangannya akan diadakan seminggu dari sekarang, dan para tamu undangan akan diundang langsung oleh tuan Mammon” kata Noe yang mana langsung menghilang kembali kedalam dimensi kekuasaan Mammon.
“Aku masih tidak bisa terbiasa dengan pelayan itu, setiap kali aku berusaha menebak pikirannya maka semakin aku bingung dengan apa yang ada dibalik topeng itu, akan tetapi cukup bagus kalau mereka ingin membantu” pikir Rio.
Satu minggu kemudian sebuah bangunan megah yang mewah lalu muncul disekitar area hutan dimensi milik Rio, disana dibuatkan sebuah jalan yang mana tidak dapat dilewati oleh para mahluk buas dari dalam hutan, dan mereka yang tidak memiliki undangan tidak bisa menginjakkan kaki mereka kejalanan yang mana telah dibuat oleh Rio tersebut. Dan pada malam itu Rio melihat ada banyak raja iblis dan para dewa yang langsung datang kewilayahnya, namun ada juga perwakilan mereka yang mana tidak ingin hadir didalam acara tersebut.
“Tidak kusangka akan ada sebanyak ini” kata Rio.
__ADS_1
“Ketua kita telah menyiapkan beberapa hidangan diruang tamu dan juga minuman klasik yang kau minta” kata Gio.
“Bagus kalau begitu, sisanya serahkan saja pada para bawahan Mammon untuk mengerjakannya, lagi pula mereka telah diberikan keuntungan 20 % dari penjualan barang lelang kali ini” kata Rio.
“Wusshkk… Fusshkk…” Angga yang mana sedang terbang diatas bangunan lelang tersebut lalu menghampirir Rio.
“Yoo… bos tidak ada yang aneh disekitar tempat ini” kata Angga.
“Bagus kalau begitu, kau boleh masuk dan memakan hidangannya” kata Rio.
“Benarkah, kalau begitu aku tidak akan menahan diriku” kata Angga.
“Sekalian tolong bawa mereka bertiga untuk berkeliling, kau paham maksudku bukan” kata Rio yang mana menunjuk kearah ketiga siluman singa yang mana ada disampingnya.
“Hahahha…. kau memang sangat kejam” kata Angga yang mengerti maksud dari perkataan Rio.
Penjelasan :
Urranus adalah dewa raja yang mana memiliki kekuatan untuk mengendalikan para bintang, dia adalah ayah dari Cronos sang dewa waktu dan dia turun dari tahtanya karena dilengserkan oleh anaknya sendiri Cronos. Dikatakan Cronos memimpin pasukan raksasa pemusnah Titan untuk melengserkan Urranus dari posisi dewa raja, dan setelah dibuang dari tahtanya Cronos menjadi dewa raja yang baru dalam legenda yunani.
__ADS_1
Bersambung……