Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 121 Bangunnya sang raksasa iblis tampa nama bagian 3


__ADS_3

Disebuah ruangan khusus didalam dimensi lain beberapa sosok kuat yang melihat ujian-ujian para partisipan DS Game, mulai mengeluarkan aura haus darah yang luar biasa kuatnya dan semua itu disebabkan karena kebangkitan dari raksasa iblis tampa nama tersebut. Sebagian besar dari mereka adalah para raja iblis dan dewa yang berpartisipasi dalam pertarungan melawan sosok raksasa iblis tersebut, dan sebagian dari mereka adalah sosok yang takut akan kebangkitan dari raksasa iblis tampa nama itu, karena kekuatan raksasa iblis itu pernah membuat beberapa dewa dan raja iblis mati dengan mudahnya.


“Kenapa ini bisa terjadi” kata sosok raja iblis dengan enam lengan.


“K-kami tidak tahu, jangan khawatir ketua Amon sedang menuju kesana” kata Jin yang melayani para sosok kuat tersebut, dia merasa kesulitan bernafas karena aura kuat dari mahluk-mahluk yang ada disekitarnya sedang duduk sambil menatap dirinya dengan tajam.


“Grrrr… sebaiknya kau bilang pada Amon untuk segera menyelesaikannya, karena Avatarku ada didalam sana dan jika ada hal takterduga terjadi padanya maka jangan salahkan aku menyalakan api peperangan lagi” kata salah satu dewa dengan taring tajam keluar dari mulutnya.


“B-baik-baik akan segera saya sampaikan” Jin itu langsug terbang dengan kecepatan sangat cepat untuk bisa pergi keruangan para tetua DS Game.


“Trraakk…” dia lalu masuk kedalam dan disana telah duduk para ketua manajemen DS Game yang sedang melakukan rapat darurat tentang keadaan yang telah terjadi.


“B-bosss… ada masalah gawat, para dewa dan raja iblis disana sedang marah besar, apa yang harus kita lakukan” kata Jin tersebut.


“Kau tenang saja, semua sudah ada dalam gengaman kita dan lagi aku telah memberikan sesuatu pada Amon agar dia bisa menyelesaikan sekaligus memberikan tontonan menarik bagi para mahluk gila itu” kata Bos yang berada dibalik aplikasi DS Game, dia seseorang pria tua yang mana wajahnya tertutup oleh bayangan gelap dan bahkan Jin tersebut sama sekali tidak dapat melihat wajahnya.


Lalu disaat yang sama Amon yang mana melihat ada beberapa partisipan yang kuat dimatanya tersenyum sambil mengeluarkan mata tertarik akan mereka, terutama ketika dia melihat kearah Rio dia mengeluarkan rasa ingin tahu yang sangat luar biasa pada tubuh Rio yang mana telah ditingkatkan dan juga mendapatkan kekuatan dari Banaspati tersebut.


“ROOAARR….” Tetapi rasa penasarannya itu langsung hilang ketika mendengar suara dari raksasa iblis tampa nama tersebut, dia melihat raksasa itu dengan mata sinis.


“Tampaknya sudah lama tertidur akal milikny sudah jadi tumpul, kalau begitu maka ini akan menjadi sedikit mudah” kata Amon, “Srraakk… Srraakk… Srraakk… Srraakk…” dia mengeluarkan empat gulungan sihir yang mana tertanam puluhan lingkaran sihir didalamnya.

__ADS_1


“Srriinggs… Srriinggs… Srriinggs…” dia lalu juga mengeluarkan lima tombak berwarna emas yang mana mengandung kekuatan sihir yang sangat besar, “Trirririrtinngss…” Amon lalu memasukkan keempat gulungan sihir tersebut kedalam kelima tombak itu. Kelima tombak itu lalu langsung mengeluarkan cahaya aurora lima warna yang sangat cantik, sementara itu Rio dan Jill yang mana memiliki tubuh yang telah diperkuat langsung dapat merasakan aura kuat dari arah Amon.


“Apa itu…” kata Jill, “Wrrukkss…” dia menggunakan sihir sayap Garuda pemberian Rio untuk terbang dan melihat apa yang sedang terjadi, dengan penglihatannya dia melihat sesosok orang dengan memakia jas rapih seperti seorang bos diperusahaan.


Dia melihat Amon yang mana memiliki tubuh putih pucat dan rambut merah terang bagaikan api, ketika Amon merasakan kalau Jill melihat kearahnya dia langsung berbalik dan menatap Jill sambil memberikan senyuman kearahnya. Melihat senyuman Amon yang menakutkan tersebut Jill langsung merinding dibuatnya, sementara itu Rio yang menggunakan mata kematian miliknya langsung dapat melihat ada banyak roh-roh orang yang dulunya mati jutaan tahun yang lalu mulai menjerit ketakutan.


“Hei Bos sekarang kita harus apa, aku belum mau mati” kata Gio.


Sementara itu Rio hanya diam saja karena dia tahu kalau manajemen DS Game pasti tidak akan tinggal diam dengan masalah seperti ini, dan benar saja Amon langsung maju kearah raksasa iblis tampa nama tersebut setelah selesai dengan persiapanya. “Wuussh…” dengan cepat Amon langsung terbang kearah kaki raksasa iblis tersebut “Swwuunggss…” dia lalu melemparkan kedua tombak kearah lutut raksasa iblis tersebut, “Crrasstt… Crrasstt…” kedua tombak tersebut langsung masuk tertekan kedalam kedua lutut raksasa iblis tersebut.


“Buummhh….” Raksasa iblis tampa nama itu lalu terjatuh karena luka dilututnya, dengan cepat Amon langsung berpindah tempat kearah punggun raksasa iblis itu, “Wuussh…” dia melemparkan tombak ketiga kearah punggun raksasa iblis tersebut “Crrasst…” dan ketika tombak itu menembus tubuh raksasa iblis Amon langsung bergerak keatas kepalanya dan melemparkan kedua sisa tombak ditangannya itu “Crrastt… Crrasstt…” kedua tombak itu langsung tertancam diatas kepala dan bahu kiri raksasa iblis tersebut.


Setelah Amon pergi meninggalkan dimensi tersebut energy sihir milik raksasa iblis tampa nama itu tiba-tiba saja berkurang secara drastis, melihat hal itu Rio dan Jill merasa ada yang aneh.


“Ping-ping-ping…” dan benar saja aplikasi DS Game langsung memberikan pesan notifikasi kepada seluruh partisipan yang masih hidup, “Selamat semuanya karena telah memasuki misi bonus, misi ini berjudul mengamuknya sang raksasa iblis dan bagi mereka yang berhasil bertahan hidup dari amukan sang raksasa iblis akan mendapatkan hadiah tambahan yang besar lalu mereka yang bisa mengalahkan raksasa iblis akan mendapatkan sebuah hadiah khusus yang luar biasa” tulis notifikasi dari aplikasi DS Game.


“Haaah… benar saja, mereka ini memang gila” kata Rio, “Srriiinggss…” dia lalu mengeluarkan pisaunya dan berjalan kearah raksasa iblis tersebut.


“W-woi bos… kau mau kemana, jangan bilang kau mau menghadapi raksasa iblis itu” kata Gio, wajahnya terlihat panik melihat kenekatan dari Rio.


“Iya aku akan membunuhnya, kalian jika tidak ingin ikut maka kalian bisa tetap disini dan bersembunyi saja” kata Rio.

__ADS_1


“Apa yang kau bicarakan ketua, tentu saja aku ikut denganmu” kata Aji sambil memamerkan otot-ototnya.


“Lita juga akan ikut abang” kata Lita sambil berlari memeluk Rio.


“Hmm… aku masih sayang sama nyawa jadi aku milik gak ikut” kata Gio.


“Oooohhh…. Maaf kau pengecualian, aku membutuhkan seseorang yang bisa jadi umpan dimatanya saat aku berusaha menyerangnya dari belakang, jadi karena itulah peranmu penting disini” kata Rio dengan tatapan yang dingin.


“Kau pasti bercanda” kata Gio dengan wajah yang sedikit ketakutan.


“Ini antara kau mati disini atau mati ditangan raksasa itu, keduanya sama saja jadi kenapa tidak buat dirimu berguna sebelum kau mati” kata Rio, dia telah membuat Gio menandatangani perjanjian sihir yang mana akan ada hukuman kematian jika Gio menolak perintah dari Rio.


“GAAAHHHH…..” teriak Gio yang mana meratapi nasipnya itu.


Lalu saat raksasa iblis itu sudah melepaskan setengah rantai yang mengikat tubuhnya, “Grrruuuhhkk…” dia melihat Gio sudah ada didepannya menggunakan pedang dan perisai sambil terbang langsung kearah depan wajah raksasa iblis tersebut.


“Sialan-sialan-sialan… kalau aku mati akan kukutuk kau dan seleruh anak cucumu itu” kata Gio yang mana langsung menerjang kedepan raksasa iblis tersebut dengan mata penuh airmata ketakutan.


Penjelasan : Hantu kambe adalah sosok hantu yang mana setengah manusia dan setengah kambing dengan kaki bagian bawah adalah kambing, hantu kambe memiliki rambut panjang yang menutupi wajahnya dan hantu kambe lebih cenderung mengganggu kambing dari pada mengganggu manusia. Hantu kambe juga sering disamakan dengan mahluk mitologi dari luar yaitu Satyr yang mana juga adalah mahluk setengah kambing.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2