Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 324 Kejatuhan kerajaan Vampire bagian 2


__ADS_3

Aura merah dan juga energy sihir pekat mulai mengalir disekitar area artefak kapak milik Satans, aura tersebut memberikan rasa takut pada siapapun yang ada disekitarnya, dan dengan artefak kapak miliknya “Bushhkk…” Satans langsung melompat dan terbang kearah 20 leluhur vampire tersebut.


“Dia datang semuanya bersiaplah” kata Drakula.


“Trranggs…” ke 20 leluhur vampire itu kemudian mengaptifkan sihir milik mereka, dan “Srranggs… Srranggs… Srranggs…” ratusan rantai darah mereka muncul disekitar ruang dekat Satasn, dan dengan cepat “Trranggs…” rantai-rantai darah tersebut mengekang pergerakan dari Satans. Akan tetapi “Burrsskk… Trranggs…” rantai-rantai darah tersebut langsung hancur dengan aura kuat dari Satans, kekuatan aura milik Satans membuat sihir ke 20 leluhur vampire tersebut menjadi tidak berguna dihadapannya.


“Hahhaha… hari ini kalian semua akan mati” kata Satans.


Satans menggunakan kapak miliknya untuk menyerang kearah ke 20 leluhur vampire tersebut, “Wusshkk…” dengan satu ayunan dari kapak miliknya “Trrassk…” Satans menghancurkan area disekitarnya dan membuat ke 20 leluhur vampire tersebut langsung terlempar karena kekuatan fisik milik Satans.


“Gaahhkk….” Para leluhur vampire itu terjatuh ketanah dan kemudian menjadi incaran bagi para monster dimensi bawah yang mana sedang terluka.


“Kiikk… Kiikk… Kiikk…” para monster dari dimensi bawah tersebut lalu melihat sekumpulan energy yang besar dari ke 20 leluhur vampire tersebut, “Crrast… Crrast… Crrast…” lalu beberapa dari monster itu mencabut tubuhnya dari tusukan tombak kristal milik Teppes, mereka kemudian mengincar ke 20 leluhur vampire tersebut. Melihat hal tersebut Teppes ingin membantu mereka, akan tetapi dia disibukkan melawan 4 Roy Black dan juga “Srrahhkk....” Incubus yang mana muncul secara tiba-tiba dari sebuah asap.


“Kalian berdua sangat menyusahkan” kata Teppes.


“Hahaha… terimakasih banyak atas pujiannya” kata Incubus.


“Incubus mundurlah, aku yang akan mengalahkannya sendiri dengan kekuatanku” kata Roy Black.

__ADS_1


“Dasar bocah sombong, kalau itu memang maumu” pikir Incubus yang mana mulai kesal dengan Roy Black.


Kemudian dengan sengaja disaat ke 4 Roy Black menyerang Teppes disaat bersamaan tersebut, Incubus juga mulai menyerang Teppes juga “Dusshkk…” namun Teppes yang mana dapat melihat jelas serangan Incubus menghindari tendangannya dan tendangan tersebut malah mengenai salah satu Roy Black yang menyerang Teppes, “Fusshhkk…” Roy Black itu lalu terhempas jauh sampai mengenai “Busshkk…” salah satu monster dimensi bawah yang ada dimedan perang tersebut.


“Gaahkk… dasar sialan, apa yang sedang kau lakukan” kata Roy Black yang mana terlempar tersebut.


“Kiieekk….” Lalu saat itu juga salah satu dari monster alam bawah mulai melihat kearah Roy Black, mengetahui kalau Roy Black memiliki energy sihir yang besar “Taasskk…” monster alam bawah tersebut kemudian menangkap Roy Black tersebut, “Srraahkk…” lalu dengan cepat energy sihir milik Roy Black tersebut langsung terserap sampai kering.


“Sialan… kau pasti sengaja melakukannya bukan” kata salah satu dari tiga Roy Black yang tersisa tersebut.


“Oooh… apa yang kau katakan, tidak mungkin aku akan sekejam itu pada rekanku sendiri bukan” kata Incubus yang mana terlihat seperti sedang tertawa melihat hal tersebut.


“Kau pikir dapat menyerangku dengan serangan selemah ini, Haah…??” kata Satans yang mana melihat kalau Teppes telah menghilang dari depan dirinya.


“Wusshkk…” dengan cepat Teppes langsung bergerak kebawah bayangan Satans dan “Wrruuskk..” dia langsung keluar dari belakang Satans, dan “Trranggs…” menggunakan sihirnya Teppes memberikan serangan dari jarak yang dekat para Satans. “BOOMSSH…” dengan serangan sihir yang mana meledak dijarak dekat tersebut, “Crrast…” Satans dan juga Teppes menerima luka-luka parah karena serangan sihir tersebut. “Kiiieekk…” lalu secara tiba-tiba para monster alam bawah yang mana masih hdiup itu menjerit kesakitan, “Kieekk…” mereka menjerit seperti ada sesuatu didalam tubuh mereka yang mana sedang mengamuk.


“Bagus ternyat aku benar” kata Teppes yang mana terhempas kearah para leluhur vampire tersebut.


Sementara itu “Bummshh…” Satans langsung mendarat didekat Incubus dan juga Roy Black, dia terlihat terluka cukup parah dan bahkan punggungnya masih terbakar oleh api darah milik Teppes, “Trraskk…” ketika Satans bangkit dia telah dipenuhi oleh amarah dan bahkan amarahnya tersebut membuat energy yang ada didalam dirinya menjadi semakin liar, “Duk-duk… Duk-duk…” jantung miliknya berdetak semakin kuat dan mengalirkan energys sihir yang sangat dasyat keseluruh tubuhnya. “Burrsshk…” energy sihir miliknya itu lalu memadamkan api darah milik Teppes, dan bahkan kekuatan dari artefak milik Satans tersebut menjadi lebih kuat dan menjadi lebih menyeramkan lagi.

__ADS_1


“Raja nyamuk itu, dia benar-benar kelewatan” kata Satans.


Teppes yang dapat merasakan hawa membunuh dari Satans kemudian merencanakan sesuatu, dan bersama dengan ke 20 leluhur vampire yang mana telah dia selamatkan “Trranggs… Trranggs… Trranggs…” mereka membuat puluhan lingkaran sihir yang mana bertebangan diatas kepala mereka, lingkaran sihir tersebut lalu menyatu dan membuat sebuah lingkaran sihir besar. Melihat hal itu “Busshkkk…” Satans langsung melompat untuk menerjang Teppes bersama dengan para leluhur vampire miliknya tersebut, “Srringgs…” dan disaat dia mengarahka serangan dengan kapak miliknya tersebut “Trrranggskkk…” serangan miliknya lalu dihalangi oleh pelindung sihir yang mana dipasang oleh Teppes.


“Sekarang giliran kami yang akan menyerang kalian semua” kata Teppes.


“Srraahkk….” Dari lingkaran sihir raksasa yang mana mereka buat tersebut, sesosok raksasa yang mana terbuat dari darah mulai muncul, melihat hal tersebut para vampire kelas prajurit lalu bermunculan dari dalam bayangan, dan menggunakan kekuantan sihir miliknya para vampire kelas prajurit tersebut lalu membantu Teppes dan 20 leluhur vampire untuk mengendalikan raksasa darah tersebut. “GRROOAARR…” raksasa darah tersebut mengaum, dan uaman mereka memberikan tekanan pada setiap mahluk hidup yang mana bukanlah seorang vampire.


“Kau pikir bisa mengalahkanku dengan raksasa ukuran besar, jangan bercanda” kata Satans.


“Busshkk…” dengan cepat Satans langsung melompat kearah raksasa darah tersebut, “Sraahkkk…” kapak artefak milik Satans tersebut kemudian menyerap energy kemarahan milik Satans, dan karena energy tersebut artefak kapak milik Satans mulai membesar dan menjadi semakin kuat. “Srrangg….” Semakin besar kapak miliknya semakin tajam pula kapak tersebut, “Fusshkktt…” dengan sekali tebasan “Srrassshkk…” Satans lalu langsung melancarkan serangan pada kepala raksasa darah tersebut.


“Hmm… lumayan cepat juga kau” kata Satans.


Raksasa darah tersebut menahan serangan Satans menggunakan tangan kanannya, walaupun begitu tangan kanan raksasa darah tersebut terbakar, “Srrhhkk… Crrastthk…” kemudian tangan kanan raksasa darah tersebut putus dan terjatuh, “Srraasskkt…” lalu dengan mudahnya tangan kanan raksasa darah tersebut langsung tumbuh kembali seperti semula.


“Percuma saja Satans, sekarang rasakanlah akibatnya karena telah menyerang tanah kekuasaanku” kata Teppes.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2