
Puluhan kepala ular tersebut langsung mengigit tubuh Rio, setiap gigitan dari kepala ular hitam tersebut sangatlah kuat dan bahkan dapat menghancurkan baja, akan tetapi Rio yang mana telah mendapatkan darah naga tersebut dapat menahan serangan gigitan tersebut menggunakan sisik naga miliknya. Disaat itu Rio yang mana telah tergigit tangan dan kakinya tersebut sama sekali tidak terluka, dan bahkan gigi dari ular hitam tersebut hancur karena terkena kekuatan dari sisik naga milik Rio.
“Mau berapa lama kau menggitku, minggir” kata Rio.
“Bommshh…” dengan sihir api miliknya Rio langsung meledakkan seluruh kepala ular hitam tersebut, dan bahkan beberapa dari kepala ular hitam itu langsung hancur dengan sekali serangan dari ledakan sihir api tersebut. Dan dari balik asap ledakan tersebut, Rio keluar dengan bajunya yang telah rusak dan dengan tubuhnya yang setengahnya telah tertutupi oleh sisik naga.
“Hahhaha… kau telihat jauh lebih keren seperti itu” kata Banaspati.
“Diamlah… aku sedang kesal sekarang ini” kata Rio.
“Kalau begitu bagaimana kalua kita menyatu dan mengalahkan dirinya, kau cukup berikan saja tubuhmu padaku dan biarkan aku mengendalikannya” kata Banaspati.
“Diamlah.. kau kira aku akan membiarkanmu mengendalikan tubuhku lagi, jangan berharap” kata Rio.
“Hahahah… disaat itu kau masih lemah, tetapi sekarang ini aku yakin tidak akan mudah untuk bisa mengendalikan pikiranmu” kata Banaspati.
“Baiklah kalau begitu, kita gunakan caramu” kata Rio.
“Srrasskktt… Srrasskktt… Srrasskktt…” lalu sebelum Rio dirasuki oleh Banaspati, ratusan kepala ular langsung muncul dari tubuh gumpala daging hitam Roy Black, dan ditengah-tengah gumpalan daging tersebut tubuh manusia Roy Black terlihat keluar, dia terlihat mencoba untuk mengembalikan kesadarannya dan menyerang Rio.
“Sebelum dia mendapatkan kesadarannya lagi, kita harus mengakhirinya” kata Rio.
“Heheh.. serahkan saja padaku” kata Banaspati.
“Burrnn… Wrrusskk…” api yang membentuk tubuh Banaspati langsung menguat dan dengan cepat memadat menjadi sebuah orb api kecil berwarna ungu kehitaman, melihat orb api tersebut Rio langsung tahu apa yang harus dia lakukan. Akan tetapi sebelum Rio mulai menyatukan dirinya dengan Banaspati “Trrask…” tiba-tiba saja salah satu dari kepala ular hitam tersebut langsung menyerang Rio, namun dengan cepat Rio menghindari serangan dari kepala ular tersebut.
“Trraskk… Trraskk…” ratusan kepala ular tersebut menyerang secara bertubi-tubi, tetapi Rio tetap dengan mudah menghindari serangan itu, dan bukan hanya menghindari serangan dari kepala ular tersebut “Srrast… Srrast…” dengan cepat Rio langsung membalas serangan ratusana kepala ular tersebut, dia lalu memotong beberapa kepala ular yang mencoba untuk menggigitnya. Melihat kalau serangan dari gigitan tidak berhasil “Trringgs…” seluruh beberapa kepala ular tersebut langsung mengeluarkan energy sihir dari dalam mulut mereka, “Brruhskk…” dan dengan kuat mereka menembakkan air hitam padat kearah Rio.
“Bomshh… Bomshh…” setiap serangan dari nafas-nafas air tersebut sangatlah cepat, dan bahkan Rio menjadi sedikit kesulitan untuk menghindari serangan air hitam padat tersebut, lalu disaat salah satu nafas air hitam padat tersebut telah mendekati Rio “Trranggs…” Rio langsung menangkisnya dengan golok naga waktu miliknya.
__ADS_1
“Berat juga, rasanya aku seperti diserang bola besi seberat ratusan kilo” pikir Rio.
“Apa yang kau tunggu lagi, cepat telan aku dan segera menyatu” kata Banaspati yang mana berbicara pada Rio lewat telepati.
“Tenangkan dirimu, apa kau tidak lihat kalau kita ini sedang diserang, apa kau lupa kalau kita terganggu saat penyatuan maka akibatnya bisa fatal” kata Rio.
“Baiklah kalau begitu, menyelam saja dulu kedalam banyangan saat ada kesempatan” kata Banaspati.
“Itulah yang aku rencanakan karena itu aku membuat dia marah, lihat dia sudah mulai marah” kata Rio.
“Trringgs…” puluhan kepala ular lalu mulai mengumpulkan energy sihir dimulut mereka, dan air hitam yang mana telah dipadatkan tersebut lalu siap mereka tembakkan, “Fusshkk… Fusshkk… Fusshkk…” dengan puluhan tembakan dari air hitam yang mana sangat padat tersebut “Bumshkk… Bumshkk…” puluhan tembakan tersebut lalu menciptakan kehancuran yang hebat dan membuat debu asap ledakan dimana-mana. “Grrr…” dan disaat kepala ular tersebut mendekati tempat Rio berada, dia sama sekali tidak menemukan Rio yang ada disana, dan bahkan disaat ratusan kepala ular tersebut mencoba untuk mencari Rio.
“Kau mencariku” kata Rio yang mana sudah ada dibelakan ratusan kepala ular tersebut.
“Burrnn…” tubuh dari Rio saat ini telah ditutupi oleh sisik hitam yang mana telah terbakar dengan liarnya, dan bahkan saat ini Rio telah dapat melihat menggunakan mata naga miliknya untuk melihat kelemahan dari Roy Black yang sekarang ini telah berubah menjadi mahluk buas. “Burrnn…” dengan golok naga waktu miliknya, “Srranggs…” Rio dengan sangat cept menebas seluruh kepala dari ular hitam tersebut, dan hanya dengan satu gerakan “Trrasstkk… Burrrn…” seluruh kepala ular tersebut langsung terpotong dan juga terbakar ditempat itu.
“Busshkk…” dengan satu langkah kakinya Rio lalu langsung melesat kearah gumpalan daging hitam yang mana adalah tubuh asli dari Roy Black, “Srrastkk…” dengan satu tebasan Rio langsung menembus tubuh gumpalan hitam tersebut, “Srraskk…” Rio terus masuk kedalam gumpalan hitam itu sampai pada akhirnya dia melihat sebuah cahaya yang mana disana terlihat tubuh dari Roy Black. Disaat Rio melihat hal tersebut, dia bisa melihat kalau Roy Black sedang dikendalikan oleh tulang rusuk yang dia tusukan sendiri kedalam tubuhnya.
“Kelihatannya tulang itu masih mengandung roh didalamnya, dan tulang rusuk itu sedang mencoba untuk mengambil alih tubuhnya” pikir Rio.
“Hmm… kasiha juga, segera akhiri saja penderitaannya dengan api kehancuran kita” kata Banaspati yang mana ada didalam tubuh Rio.
“Burrnn…” dengan serangan sihir api miliknya Rio lalu langsung menghancurkan tubuh dari gumpalan hitam dari tubuh Roy Black saat itu, dan “Bommsh…” dengan satu serangan sihir dari dirinya Roy Black langsung hancur berkeping-keping dari dalam tubuhnya.
“Wusshkk… Fusshkk…” Rio lalu langsung terbang tinggi diatas langit dan melihat keadaan disekitarnya, dia ingin memastikan kalau Roy Black tidak bangkit lagi setelah dia menghancurkan tubuh utamanya.
“Kelihatannya semuanya telah berakhir” kata Rio.
“Trringgs…” dengan cepat Rio lalu melepaskan penggabungannya dengan Banaspati, dan disaat itulah Rio melihat tulang yang mana dipegang oleh Roy Black tergeletak disisa-sisa tubuhnya. “Taaskk…” disaat Rio mengambil tulang tersebut Banaspati terlihat tertawa sedikit karena tahu sesuatu akan tulang tersebut, namun saat Rio akan bertanya padanya “Trranggs…” akan tetapi Banaspati langsung kembali kealamnya meninggalkan Rio yang mana penasarang dengan tulang yang dia dapatkan tersebut.
__ADS_1
“Yoo… kau tampaknya telah berhasil mengalahkannya” kata Teppes.
Teppes terlihat masih memegang luka diperutnya dan berusaha untuk meminilasir sihir miliknya, dia ingin menjaga lukanya agar tidak semakin parah, dan disaat Teppes mendekati Rio dia merasaka energy yang mana samar-samar sangat dia kenali dari tulang yang mana sedang dipegang oleh Rio.
“Hmm… kau nampaknya mengenali asal dari tulang ini” kata Rio.
“Yah… lebih tepatnya itu adalah tulang dari tuan kami, dewa iblis Lycan” kata Teppes.
Sementara itu disisi lain yang cukup jauh dari dunia manusia, didalam dimensi kekuasaan dari raja siluman manusia serigala klan ( Ware Wolf ), disana Palasgus memimpin para klannya untuk tinggal disana menjauhi para manusia, iblis, dan para dewa. Akan tetapi disaat ada yang menyerang maka klan Ware Wolf ) akan menyeran balik dan membuat penyerang tersebut menderita, namun saat ini klan siluman Ware Wolf sedang dihadapi dengan musuh gila yang mana hampir membantai mereka semua.
“Crasst…” bahkan Palasgus mati ditangan dirinya dengan mudahnya, sambil memegang kepal dari Palasgus orang asing yang mana menggunakan jubah tersebut duduk santai sambil bermain-main dengan kepala dari Palasgus tersebut.
“Hmm… kau sudah sadar” kata orang asing tersebut.
“Aaah… kelihatannya salah satu dari klonku membuat gerakan yang berbahaya dan membuat kita kehilangan tulang rusuk milik tuanku” kata Roy Black yang mana masih hidup.
Roy Black yang mana saat ini masih hidup sedang bersama dengan seseorang yang asing, dan menggunakan pasukan iblis dan juga siluman Roy Black menghabisi para Ware Wolf tersebut dengan mudahnya.
“Kelihatannya kau sudah mengalahkannya bukan, dan nampaknya kita juga telah mendapatkan jantungnya” kata Roy Black.
“Tentu saja ini perkara yang mudah, lagi pula kaulah yang paling banyak membantu kita saat ini” kata orang asing tersebut.
“Aku mengerti, tetapi aku harap kau tidak melupakan janjimu itu Gilang” kata Roy Black.
“Hahahaa… kau tenang saja, aku telah memastikan kalau tuan Satans akan menepati janjinya padamu, dan pada saatnya tiba tuanmu Lycan akan dibangkitkan kembali” kata Gilang yang mana telah bekerja sama dengan Roy Black.
Satans merencanakan sesuatu yang sangat besar, dan hal memiliki hubungan dengan penghianatan dari para ibli solomon yang mana menjadi pewayang yang mengendalikan semuanya.
Bersambung…..
__ADS_1