Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 316 Awal dari peperangan besar bagian 2


__ADS_3

Didalam dimensi kegelapan tempat para iblis solomon tinggal, tepatnya dimenara 666 disana para iblis solomon memantau seluruh dunia dari puncak menara tersebut, mereka lalu melihat kalau ada penghianat yang mana mengabaikan perintah dari raja Solomon.


“Semuanya cepat, kita harus membantu Azazel untuk mengurus para penghianat itu” kata Vepar.


“Percuma kita tidak bisa keluar dari dimensi ini, nampaknya mereka telah mengunci dimensi ini agar tidak ada yang bisa membantu Azazel” kata Asmosdeus.


“Azazel semoga kau selamat” kata Vepar.


“Trranggs… Krranggst…” sementara itu Rio yang mana memutuskan untuk membantu Azazel, membuat para iblis solomon tersebut kewalahan, hanya dengan aura naga miliknya dia dapat membuat para iblis solomon tersebut terdorong begitu saja. Mereka berjumlah lebih banyak dari Rio, akan tetapi “Srrast… Srrast…” dengan menggunakan golok naga miliknya dia menebas para iblis solomon tersebut.


“Gaaahk… manusia ini terlalu kuat, kita tidak bisa mengalahkannya” kata Purson.


“Tetap tenang, ingatlah kalau kita ini memiliki keuntungan jumlah” kata Zeppar.


“Srriinggs… Srriinggs… Srriinggs…” Zeppar lalu menggunakan kekuatannya untuk memanggil lima pedang iblis dari udara, dan juga menggunakan pedang iblis tersebut untuk menyerang Rio. “Trranggs… Trranggs…” Rio lalu menggunakan perisai miliknya untuk menangkis setiap serangan dari Zeppar, bahkan pedang iblis milik Zeppar tersebut langsung hancur karena kekuatan kematian yang ada didalam perisai miliknya.


“Hmm… hanya ini saja kekuatan dari kalian para iblis solomon, mengecewakan sekali, aku kira kalian sedikit lebih kuat” kata Rio.


“Diamlah kau, kalau kekuatan kami tidak tersegel oleh artefak Lemegeton maka kami bisa membunuhmu dengan mudah” kata Zeppar.


“Hohoh… maka itu akan menjadi keberuntungan bagiku, karena aku mendapatkan mangsa yang sangat mudah untuk ditindas” kata Rio.


“Wussh…” dengan cepat Rio lalu menerjang untuk menyerang mereka, disaat itu Purson lalu mengeluarkan terompet miliknya dan “Trroonggs…” dia mengeluarkan suara yang sangat nyaring dari terompetnya tersebut, kekuatan dari tubuh Rio lalu terasa menghilang dan bahkan dia hampir tidak bisa merasakan aura dari naga didalam tubuhnya.


“Sekarang serang dia, aku telah menyegel kekuatanya untuk sementara waktu” kata Purson, dia terlihat sedang kesakitan ditenggorokannya dan menggunakan tangan kanannya untuk mengobati tenggorokannya tersebut.


“Cuman itu saja, Batara Kala” kata Rio.

__ADS_1


“Crraak… Trraak…” Rio lalu menggunakan sepuluh tahun waktu yang dia dapatkan untuk menghentikan waktu selama sepuluh detik, dan dalam sepuluh detik tersebut “Srrastt… Srrastt… Srrastt… Srrastt…” satu demi satu Rio menebas para iblis solomon tersebut, dan membuat mereka semua terluka parah.


“Sekarang bisa kau kembali kekuatanku lagi” kata Rio.


Dia mengancan Purson dengan meletakkan bilah golok miliknya ditenggorokan Purson, namun disisi lain “Taask…” sebuah tangan yang mana muncul dari tanah tiba-tiba menyentuh Rio dan tangan-tangan yang lainnya lalu langsung muncul untuk menghentikan pergerakan dari Rio. Namun “Srraahkk…” energy kematian dari perisai yang dipegang oleh Rio langsung menguap diseluruh tubuhnya, dan para tangan-tangan tersebut langsung terbakar oleh energy kematian yang ganas tersebut.


“Hmm… kemana mereka pergi” kata Rio yang mana sudah tidak melihat para iblis solomon penghianat tersebut.


Melihat mereka sudah tidak ada disana, Rio lalu langsung berjalan kearah Azazel yang mana sedang terluka cukup parah “Trriinggs…” dengan smartphone miliknya Rio memanggil Nymph untuk datang dan merawat Azazel. “Srrashkk… Wrruushkk…” dengan kekuatan air miliknya Nymph langsung menghentikan pendarahan dari Azazel dan mulai mengobatinya.


“Bagaimana keadaanmu sekarang, kau terlihat jauh lebih buruk dari yang sebelumnya” kata Rio.


“Bagaimana menurutmu, aku ditusuk dan para rekan yang aku anggap sebagai saudaraku sendiri adalah yang menusukku” kata Azazel.


“Hmm… ok itu bisa dimengerti, artinya kondisimu itu agak baik” kata Rio.


“Aku penasaran akan satu hal, kenapa kau masih sangat setia pada raja solomon walaupun dia telah meninggal dunia…???” kata Reno.


“Kalau bisa dikatakan, dia adalah satu-satunya yang menerimaku ketika aku tercipta didunia ini” kata Azazel.


“Hmm..??” Rio yang bingung dengan perkataan Azazel langsung mendengarkan dirinya dengan seksama.


“Bisa dikatakan adalah iblis yang terlahir dari legenda dan cerita rakyat para manusia, dan setelah tercipta aku dijauhi karena memiliki kekuatan ilahi dan iblis didalam diriku, namun cuman dialah yang mau menerimaku dan menjadikan diriku sebagai bawahan juga keluarganya” kata Azazel.


“Jadi begitu, dan sekarang aku rasa ini adalah waktu untukmu membalas kebaikannya” kata Rio.


“Yah… aku akan mengejar para penghianat itu dan menjatuhkan mereka kedalam alam kegilaan” kata Azazel.

__ADS_1


Alam kegilaan adalah sebuah alam yang mana tepat berada dibawah alam para umat manusia, alam itu adalah tempat dimana monster-monster aneh dan juga gila tercipta, beberapa mahluk disana tidak waras dan juga tidak dapat mati karena mereka terlahir dari ketakutan dan juga kegilaan setiap mahluk hidup yang ada.


“Kalau tidak salah, itu adalah tempat yang dikatakan oleh Banaspati waktu itu, tempat yang mana belum boleh aku datangi” pikir Rio.


“Frruukks…” setelah itu Azazel lalu langsung membentangkan sayap miliknya, “Wuusshkk…” dan dengan cepat dia langsung pergi dari tempat itu, “Trranggs…” dia menggunakan kekuatan miliknya untuk membuka pintu gerbang kedimensi kekuasaan para iblis solomon tersebut. Dan disana para iblis solomon yang lainnya telah bersiap untuk beratung membantu Azazel, melihat hal itu Azazel merasa kebingungan.


“Kalian sedang apa…??” tanya Azazel.


“Apa maksudmu kenapa, kita sedang bersiap untuk membasmi para penghianat itu” kata Andras yang menyiapkan armor emas miliknya.


“Yaah… sudah waktunya kita bertarung dan mengalahkan para penghianat itu untuk selamanya” kata Valak.


“Tidak perlu, mereka semua telah melarikan diri sebaikan kita kembali pulang saja, aku agak kelelahan” kata Azazel.


“Apa..?? apa kau tidak melihat aku telah bersiap seperti ini, dan kau bilang mereka telah melarikan diri” kata Andras yang terlihat kesal.


“Sudah itu, pastikan saja posisi mereka dulu sekarang ini, lalu kita pikirkan lagi akan seperti apa untuk mengurus mereka” kata Azazel.


“Lihat itu sudah kuduga dia masih memiliki rekan yang dapat dipercaya, sekarang mari kita lanjut keurusan kita” kata Rio.


Dia lalu kembali kepesta tersebut dan melihat kalau para raja iblis dan para dewa yang ada disana merasa tertarik dengan apa yang terjadi, beberapa dari mereka langsung pergi karena ingin bergabung dengan sisi Satans dan menaklukan para manusia, namun ada juga yang tetap tinggal untuk melihat bagaiman keputusan dari Teppes.


“Kau sudah datang, terimakasih padamu aku masih bisa hidup” kata Teppes.


“Tidak juga yang menolongmu itu adalah Azazel dan bukan aku, aku hanya kebetulan saja tidak suka dengan tujuan mereka yang mana ingin menaklukan umat manusia” kata Rio.


“Tetap saja aku berterimakasih padamu” kata Teppes.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2