Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 285 Para calon raja bagian 2


__ADS_3

Disaat itu para calon raja yang telah dipilih oleh para iblis solomon mendapatkan sebuah pesan dari aplikasi DS Game, dan pesan tersebut mereka dapatkan ketika 2 dari 10 calon raja tersebut telah tersingkir. Mengetahui kebenaran tersebut Rio langsung membaca pesan itu dan beberapa hari kemudian mereka berkumpul kembali, disana mereka tidak menggunakna topeng ataupun jubah lagi itu karena hampir dari mereka semua telah percaya pada kemampuan mereka dan memilih untuk memberanikan diri menunjukkan diri mereka.


“Hmm… ada wajah yang cukup familiar, dan juga ada beberapa orang yang mana belum pernah aku lihat” pikir Rio.


Ditempat itu Rio melihat Gilang dan juga Rezza yang mana dia kenali, dan untuk sisanya adalah para pengguna aplikasi kuat yang telah dipilih langsung oleh manajeman DS Game, “Trranggs…” dan saat mereka sedang berkumpul disana Memphisto langsung datang menunjukkan dirinya pada mereka, dia datang ketempat itu sebagai perwakilan manajemen DS Game.


“Apa kabar semuanya, terimakasih telah datang ketempat yang kami tentukan dan juga terimakasih telah mematuhi aturan kami” kata Memphisto.


Mendengarkan hal itu Gilang langsung merasa sedikit tersinggung, itu karena sebelumnya dia menggunakna mahluk gaib Dopell Ganger untuk menggantikan tempatnya, dan hal itu diketahui oleh Azazel dan membuat dia langsung tidak dapat mendengarkan penjelasan dari Azazel.


“Baiklah kalau begitu tampa basa-basi lagi aku akan mengatakan sesuatu yang sangat penting untuk kalian semua, dan itu adalah tentang masalah pewarisan tahta dari sang raja Solomon” kata Memphisto.


Mendengarkan hal itu para pengguna aplikasi yang ada disana langsung mendengarkan dengan seksama, itu karena dengan kekuatan dari artefak raja Solomon mereka akan dapat berkuasa dan memiliki kekuatan yang setara bahkan lebih tinggi dari para dewa dan raja iblis, “Taaskk…” lalu ketika Memphisto menjentikan jari miliknya dia langsung memberikan sebuah tambahan pada aplikasi DS Game milik mereka semua.


“Sekarang itu adalah aplikasi DS Game versi ke 3, yang mana hanya kalian berdelapanlah yang memilikinya, dan fungsinya hampir sama persis dengan yang sebelumnya, akan tetapi ada fungsi tambahkan yaitu kalian bisa melihatnya sendiri bukan” kata Memphisto.


“Mereka benar-benar serius ingin membuat kami saling beradu satu sama lainnya” pikir Rio yang mana melihat aplikasi DS Game miliknya.


Saat Rio dan ke 7 orang lainnya melihat kedalam aplikasi mereka, disana terdapat menu untuk pertarungan, dan dengan menu tersebut pengguna aplikasi dapat menantang siapa saja dan kapan saja, dan kalau orang tersebut menerima tantangan dari sang penantang maka mereka akan bertarung sampai salah satu dari mereka kalah dengan cara mati terbunuh atau berlutut menjadi pengikut yang menang. Dan yang lebih mengerikan lagi dari menu yang baru tersebut, ialah disaat pertarungan dimulai maka tidak akan ada siapapun yang dapat ikut campur didalam hal tersebut dan bahkan jika ada yang ingin menolong maka mereka akan dihukum oleh manajemen DS Game.

__ADS_1


“Permisi boleh aku menanyakan sesuatu” kata salah satu dari ke 7 pengguna aplikasi yang lainnya selain Rio.


Dia terlihat seperti wanita dewasa dengan pakaian yang anggun dan juga cantik, akan tetapi Rio dapat melihat ada banyak jiwa dari orang-orang yang menderita dibelakang perempuan tersebut, dia seperti sebuah bungan yang amat cantik namun sangat beracun dan mematikan.


“Iya silahkan kalian bebas bertanya apapun” kata Memphisto.


“Apa yang dimaksud dengan berlutut menjadi pengikut ini, aku rasa pasti semua orang yang ada disini ingin paham dengan maksudnya” kata perempuan tersebut.


“Heheheh… tentang masalah itu kita anggap saja yang menyerah pada mereka yang lebih kuat akan menjadi bawahan dan tidak akan dapat menghianati tuan mereka, namun itu jika mereka menerima kata menyerah milik kalian” kata Memphisto.


Mendengarkan perkataan dari Memphisto tersebut perempuan itu langsung tersenyum sambil memikirkan rencana licik, sementara itu terlihat seperti tidak perduli Rio hanya tetap berusaha untuk menjaga aura miliknya agar tidak bocor keluar, karena dia sudah tidak bisa menahannya lagi. disaat Rio melihat kearah Gilang dia bisa merasakan darahnya mendidih oleh amarah dan juga kebencian, akan tetapi disaat yang sama dia tidak bisa melewatkan kesempatan perebutan kursi raja Solomon tersebut, karena itu dia berusaha dengan sangat keras untuk menahan hawa haus darah miliknya.


“Baiklah kalau begitu, aku rasa tidak ada yang perlu aku jelaskan lagi” kata Memphisto yang mana dapat merasakan kalau hawa haus darah milik Rio agak bocor.


“Sampai jumpa lagi, keponakan kesayanganku” kata Gilang dengan nada rendah.


Mendengarkan hal itu “Burrshhkk…” aura membunuh milik Rio langsung bocor keluar, dia lalu membuat beberapa pengguna aplikasi yang ada disana langsung terjatuh karena merasakan aura miliknya.


“Gawat” kata Memphisto.

__ADS_1


“Srranggs…” dengan rantai kekangan neraka yang dia kendalikan Memphisto langsung menarik para pengguna aplikasi yang mana tidak bisa bergerak tersebut, “Burrnn…” dan saat itu Rio langsung menggunakan sihir api miliknya untuk memunculkan sebuah bola api, “Fusshtt…” dia lalu melemparkan bola api tersebut tepat kearah Gilang. Akan tetapi “Crranggs…” Gilang langsung tertarik kedalam gerbang yang dibelakangnya tersebut, Gilang pergi kembali ketempat asalnya dan dia bahkan tidak memperdulikan serangan dari Rio tersebut.


“Grrr… Si sialan itu, dia berhasil kabur” kata Rio.


“Kau tahu kalau itu hanya pancingan saja bukan” kata Memphisto.


“Yah tentu saja aku tahu, tetapi sekali kau memendam dendam maka kau tidak akan bisa memikirkan hal yang lainnya, sekarang ini dimataku sekarang ini adalah bagaimana cara agar aku bisa membalas perbuatannya” kata Rio.


“Kalau begitu mudah, kau tinggal jadi raja baru saja, kemudian tangkap dan siksa dia dibawah kepempinanmu, akan kami pastikan dia menderita selamanya sampai meminta untuk dibunuh” kata Memphisto.


“Aku rasa itu bukan ide yang buruk” kata Rio dengan senyum jahat diwajahnya.


“Hahhaa… bagus kalau begitu, tetapi pertama yang paling penting adalah kau perlu mengalahkan para calon raja yang lainnya” kata Memphisto.


“Trranggs…” Memphisto lalu membukakan portal untuk Rio dan portal tersebut langsung mengarah ke wilayah kekuasaan milik Rio, akan tetapi disaat Rio telah sampai didalam wilayah kekuasaan miliknya. Dia dapat merasakan kalau ada beberapa mahluk yang mana dia larang untuk masuk mencoba memasuki tempat dimensi kekuasaan miliknya.


Sebelum Rio membuat pembatas energy didalam dimensi kekuasaannya, Rio membatasi pengguna aplikasi yang mana bukanlah anggota serikatnya, dan untuk para iblis dan juga bidadari yang memasuki wilayahnya adalah mereka yang memiliki energy tingkat dibawah jendral perang raja iblis dan juga pimpinan pengikut para dewa.


“Energy ini, bukan dewa ataupun raja iblis, ini adalah energy dari siluman” kata Rio yang mana dapat merasakan energy yang ingin memaksa masuk kedala wilayahnya tersebut.

__ADS_1


Penjelasan : Zeus adalah raja para dewa Ollympus yang mana memiliki kemampuan untuk mengendalikan petir surgawi, Zeus sendiri memiliki dua orang suadara lain yang membantu dirinya memimpin kerajaannya dan itu adalah Poseidon dan juga Hades, dengan membagi tugas kepada kedua saudaranya dia memimpin para dewa Ollympus.


Bersambung…..


__ADS_2