Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 314 Pernyataan mengejutkan dari Satans bagian 3


__ADS_3

Ketika Satans telah tersegel “Trranggs…” Gilang yang mana masih bertarung dengan Rio terlambat menyadari keadaan dari tuannya itu, melihat hal itu dia menjadi tidak fokus terhadap serangan Rio dan “Crrast…” dengan golok naga waktu miliknya Rio berhasil menusuk tubuh dari Gilang.


“Gaahkk…” Gilang yang mana tertusuk itu langsung merasa kesakitan.


Namun disisi lain Rio merasakan ada yang salah pada dirinya.


“Kenapa dia lemah sekali..??” pikir Rio.


“Trranggs…” lalu disaat Rio menggunakan mata naga miliknya dia melihat kalau energy sihir milik Gilang samar-samar terlihat berbeda, “Srrastt…” dan setelah dia mencabut golok miliknya Rio melihat kalau tubuh Gilang seakan-akan meleleh dan berubah, dia berubah menjadi mahluk yang mana tidak memiliki wajah.


“Dopelganger… dimana dia sebenarnya” kata Rio.


Sementara itu Roy Black yang mana terlihat sedang menjauhi tempat itu menemukan Gilang yang mana sedang menyiapkan sesuatu, dia melihat Gilang sedang membunuh beberapa orang yang ada didekat sana, mereka adalah para warga yang mana kebetulan lewat dan dibunuh untuk dijadikan tumbah demi mengaptifkan lingkaran sihir yang dia buat.


“Apa dua orang saja akan cukup..??” tanya Roy Black.


“Itu cukup, lagi pula tujuan dari lingkaran sihir ini adalah untuk membebaskannya dan bukan memperkuatnya, hmm… tampaknya Dopelganger milikku telah dikalahkan, kalau begitu sekarang mari kita mulai” kata Gilang.


“Trrangs…” dia mengaptifkan sebuah lingkaran sihir kecil yang dia buat ditanah, “Srrathktt…” dan dengan lingkaran sihir itu kedua mayat orang yang dia bunuh langsung meleleh menjadi darah dan berubah menjadi sebuah pedang darah. Pedang darah tersebut mengandung kekuatan iblis yang sangat murni, dan saat melihat hal itu Roy Black menjadi sedikit jijik karena kekuatan hitam yang tidak murni tersebut.

__ADS_1


“Fusshttt…” dengan cepat pedang darah tersebut langsung terbang kearah Satans, “Wusshkkk…” dengan kecepatan yang melebihi suara pedang darah itu melesat dengan sangat cepat dan tidak dapat dihentikan karena sangat cepat. Disisi lain Satans yang telah terkekang oleh kekuatan dari Azazel terlihat kesulitan untuk melepaskan diri, “Srranggs…” dan sementara itu Azazel mengumpulkan energy sihir miliknya dipedang miliknya dan membuat pedangnya semakin besar dan semakin kuat.


“Ini adalah akibatnya karena telah melanggar peraturan, karena itulah kau akan berakhir disini sekarang juga” kata Azazel.


Pedang miliknya yang dibuat dari bulu hitam dan kekuatan sihir miliknya tersebut, dapat memotong aturan hukum dan juga ruang yang ada didunia ini, dan bahkan pedang miliknya dapat memotong waktu, keyakinan dan memori semua orang yang terkena tebasan miliknya. “Srranggs…” Azazel lalu akan mulai menebas miliknya dan “Fusshtt…” dengan pedang miliknya dia akan menebas tubuh Satans “Trringgs…” Azazel lalu merasakan hawa hitam yang kuat dari belakangnya.


“Hmm… bantuan kah, tidak kusangka masih akan ada yang membantu mahluk hina seperti dirimu” kata Azazel.


“Srringgs…” dengan pedang miliknya dia bersiap untuk menyerang pedang merah yang mana terbuat dari darah tersebut, “Srranggs…” dan dengan sekali tebasan Azazel membelah pedang merah itu menjadi dua. Namun Azazel tidak menyadari satu hal, dan itu adalah dua jiwa dari orang-orang yang mana disiapkan oleh Gilang didalam pedang tersebut, “Srraahtt…” kedua jiwa itu lalu langsung masuk kedalam tubuh Satans dan memperkuat dirinya.


“Krraask…” dan karena kedua jiwa itu kekuatan dari Satans meningkat sangat pesat, lalu “Trraaskk…” dia menghancurkan kekangan milik Azazel dengan mudahnya.


“Kau meningkatkan kekuatanmu dengan cara seperti itu, apa kau pikir itu akan cukup untuk mengimbangi kekuatanku” kata Azazel.


“Srraahkk…” energy hitam yang mana lebih gelap dari bulu disayapnya langsung mengaliri tubuhnya, energy hitam itu langsung mengalir dari seluruh tubuhnya kearah tangan kanannya “Triissk…” dan dengan satu genggaman tangannya Azazel langsung membuat sebuah tombak hitam yang sangat pekat, tombak hitam itu mengeluarkan aura dari pembusukan yang sangat kuat. Melihat tombak itu Satans langsung mengigil karena aura yang dikeluarkan oleh tombak tersebut, “Fusshkk… Fusshkk…” dengan tangan kanannya Azazel mulai memainkan tombak miliknya dan bersiap untuk menyerang Satans.


“Dussk… Dussk… Dussk…” Satans yang melihat hal itu langsung tahu kalau dia harus serius untuk melawan Azazel saat ini, dan dia lalu memukul-mukul dada kanannya untuk memperkuat detak jatung yang ada didadanya tersebut, “Duk-duk… Duk-duk… Duk-duk…” dengan cepat detak jantung Satans langsung menguat dan juga energy yang dikeluarkan oleh jantung tersebut langsung memenuhi tubuh Satans.


“Hahahah… Gaahkk… Bagus-bagus sekarang mari kita nyalakan api peperangannya” kata Satans.

__ADS_1


Tubuh dari Satans mulai mengeluarkan darah dan bahkan beberapa dari bagian tubuhnya terlihat bergetar karena tidak dapat menahan energy sihir yang dikeluarkan oleh jantungnya tersebut, melihat hal itu Azazel langsung tahu kalau dia harus segera mengakhiri Satans secepatnya karena dia tahu kalau dia membiarkan Satans terus seperti itu, maka lama kelamaan Satans akan meledak dan ledakan dari tubuhnya akan menghancurkan setengah daratan dari dunia manusia.


“Kalau dia meledak maka para manusia akan terkena imbasnya, dan aku tidak bisa membiarkan keseimbangan jatuh lebih jauh dari ini” pikir Azazel.


“Gahahaha… matamu itu, sorot matamu itu mengatakan kau seperti bisa mengalahkanku kapan saja, karena itulah aku membenci kalian para iblis budak manusia, kalian tidak memiliki harga diri dan menundukkan kepala pada manusia, walaupun kalian memiliki kekuatan sebesar itu kalian marah berlutut pada seorang manusia lemah” kata Satans.


Satans lalu mengingat kembali disaat dirinya masih berjaya sebagai raja iblis, disaat itu dia berencana untuk pergi menyerang kedunia manusia, karena kekuatannya yang besar dia menjadi sangat sombong dan menindas banyak raja iblis yang lainnya, dan karena tidak puas dengan itu dia mulai menyiapkan ritual untuk pergi kedunia manusia. Namun seluruh usahanya dihentikan, 18 belas iblis solomon yang agung muncul dihadapan dirinya, dan dihadapkan oleh kekuatan yang luar biasa dari ke 18 iblis solomon tersebut para bawahan Satans mulai kalah dengan mudahnya, dan sementara itu Satans sendiri menderita cedera serius dijantungnya yang mana membuat energy sihirnya menjadi semakin rendah dari waktu kewaktu.


Satu-satunya cara untuk dia mempertahankan posisinya adalah dengan darah dari persembahan manusia yang dia dapatkan, dia memulihkan kekuatannya sedikit demi sedikit dengan darah manusia yang dia dapatkan, sambil menyimpan dendam dan amarah yang dia punya pada para iblis solomon, Satans mulai merencanakan sebuah rencana balas dendam. Dan disaat itulah Satan bertemu dengan penghianat dari para iblis solomon, dia menawarkan kesepatakan pada Satans dan dengan senang hati Satans menerima kesepakatan tersebut.


Dari kesepatakan itu Satans diberikan bantuan dengan artefak kapak yang aman dibuat dari kuku dan tulang dewa iblis pertama, dia juga diberikan Gilang yang mana menjadi bawahan yang handal baginya juga sekaligus menjadi penghubung bagi dia dan penghianat dari iblis solomon tersebut. Dan saat itu perjanjian mereka telah dituntaskan, Satans telah mendapatkan apa yang dia inginkan dan itu adalah sebuah kekuatan untuk menaklukan para iblis solomon kecuali para penghianat yang membantu dirinya.


“Sejak saat itu aku terus menahan amarahku, dan sekarang adalah saat yang tepat agar aku bisa menghabisimu” kata Satans.


“Srraahkk…” kapak aretefak miliknya mulai melahap amarah yang dia miliki, dan amarah dari tubuh Satans mulai memperkuat kapak artefak tersebut, sebaliknya aura dari artefak kapak itu membuat tubuh Satans menjadi sedikit lebih kuat dan membuatnya bisa bertahan menghadapi kelebihan kekuatan sihir didalam tubuhnya tersebut.


“Nampaknya kau memiliki artefak yang cukup bagus, akan tetapi semuanya cuman sampai disini saja, matilah wahai iblis amarah” kata Azazel, dia bersiap untuk melemparkan tombak hitam tersebut kearah Satans.


Sementara itu Satans hanya dia dan bersiap untuk menerima serangan dari tombak hitam milik Azazel.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2