
Disaat itu para dewa-dewa dan juga raja iblis sedang memeriksa alam-alam disekitarnya, dan disaat itu juga Heracless manusia yang mana adalah setengah dewa yang diangkat langsung sebagai anak oleh Zeus terlihat sedang berjalan-jalan disalah satu dimensi yang cukup besar, dimensi tersebut adalah sebuah dimensi yang dikelilingi oleh gunung bersalju dan juga angin dingin yang membawa para roh gentayangan. Disaat itu juga Heracless berjalan sendiri dengan beberapa orang-orang pasukan Olimpus, mereka adalah para prajurit sparta yang mana adalah para manusia yang tinggal dialam dewa Olimpus.
Alam Olimpus adalah sebuah alam yang mana dikendalikan oleh para dewa serikat Olimpus, mereka dipimpin oleh sesosok dewa petir yang mana dapat membawa kehancuran pada satu dimensi dengan mudahnya menggunakan petir miliknya. Disaat itu juga Heracless melihat kalau ada cukup banyak mayat mahluk gaib raksasa es, mereka adalah raksasa yang terkuat kedua setelah raksasa Titan, mereka dikenali sebagai ras raksasa Jootun.
“Tampaknya mereka dibunuh oleh serangan tumpul, setelah itu tubuh mereka dimakan dan darah mereka dihisap sampai kering” kata Heracless.
Para prajurit sparta yang mana adalah ksatria khusus yang dilatih oleh para dewa, mulai sedikit panik, itu karena mereka tidak pernah melihat sosok raksasa Jootun yang mana dikenali sebagai raksasa paling menakutkan karena dapat mengendalikan es dan juga salju menjadi makan dari sosok monster yang lainnya.
“Kalian tenanglah, kita adalah prajurit dari Olimpus, jangan coreng nama baik Olimpus karena ketakutan belakang” kata Heracless.
Disaat itu “Trrasskk… Bumshkk…” Heracless secara tidak sengaja mendengarkan sebuah suara, dan suara itu terdengar seperti sebuah suara guntur dan petir yang berjatuhan secara berurutan ditempat yang sama. Karena penasaran Heracless kemudian membawa para pasukannya untuk melihat asal dari suara tersebut, dan ternyata yang ada disana tidak lain dan tidak bukan adalah Thor yang mana juga adalah dewa petir.
“Hahahah… matilah kalian raksasa bodoh” kata Thor.
“Busshkk…” dengan artefak palu Mjolnir miliknya dia menghajar para raksasa Jootun tersebut, dan saat itu Thor telah mengalahkan 5 raksasa Jootun dan menyisakan 2 raksasa lainnya, “Srraahkk…” dan menggunakan kekuatan sihir mereka kedua raksasa Jootun tersebut langsung membuat armor es dan juga pedang dari es. “Roaaarr…” dan menggunakan senjata dan juga armor milik mereka, “Sraahkk…” raksasa Jootun tersebut berusaha untuk menyerang Thor, akan tetapi “Trranggs…” serangan mereka dapat dihindari dengan mudahnya oleh Thor, “Trrassk… Bomshk… Bomshk…” lalu menggunakan Mjolnir miliknya Thor membumi hanguskan mereka menggunakan petir dari palu Mjolnir miliknya.
__ADS_1
“Hahahah… lihat siapa ini, Heracless tidak kusangka kau akan datang kemari juga” kata Thor.
“Aku juga tidak menyangka, kau nampaknya sedang sibuk dengan para raksasa itu” kata Heracless.
“Hahahah… mereka masih dendam padaku waktu dulu, yah… mau bagaimana lagi aku telah menghabisi 66 ras mereka sewaktu mereka menyerang” kata Thor.
Pada saat itu Asgard adalah pimpinan serikat para dewa yang mana memiliki koneksi akan tujuh dimensi besar, dan salah satunya adalah alam para raksasa Jootun yang mana telah dikuasai oleh Odin setelah penyerangan mereka, dengan kekuasaanya Odin membuat kerajaan tambahan didalam dimensi kekuasan para raksasa Jootun tersebut. Lalu karena hal itulah raja dari para raksasa Jootun kemudian memikirkan sebuah rencanan penyerangan, dia mengumpulkan 66 raksasa Jootun yang terkenal karena tidak ingin bekerja sama dan hidup dengan bebas.
Kemudian dengan kekuatan dan juga kharismanya sang raja raksasa Jootun tersebut langsung memimpin ke 66 raksasa Jootun lainnya untuk menyerang kota-kota yang didirikan oleh aliansi Asgard, karena hal itulah Thor diutus sebagai perwakilan dewa Asgard untuk mengalahkan ke 66 raksasa Jootun tersebut, “Bushhkk… Crrast…” menggunakan kekuatan fisiknya yang sangat kuat Thor dengan mudahnya mengalahkan para raksasa Jootun yang terkenal kuat dan kejam tersebut. “Trrassk…” dan dengan artefak Mjolnir miliknya, Thor mendatangkan petir kesetiap serangannya dan melemparkan palunya kepada puluhan raksasa Jootun tersebut dan membuat mereka semua tewas dengan serangan petir miliknya.
Kemudian sekarang ini Thor sedang berada tempat diwilayah para raksasa Jootun tersebut, itu karena dia mendapatkan kabar tentang kemunculan dari para monster alam bawah yang mana sedang menghancurkan banyak alam kecil dengan mudahnya.
“Hahahha… tentu saja, kita tinggal pergi kearah raksasa Jootun terkuat itu tinggal, karena aku yakin para monster alam bawah itu akan menganggap dirinya sebagai santapan besar dari pada musuh” kata Thor.
“Kau ada benarnya juga, setelah aku lihat dengan baik-baik aku dapat merasakan aura pertarungan yang cukup kuat disana” kata Heracless.
__ADS_1
Sementara itu didalam tempat tinggal para raksasa Jootun, disana sedang terjadi pertarungan besar-besaran antara para raksasa melawan monster-monster dari alam bawah, “Grroaaarr…” para raksasa Jootun tersebut memberikan perlawanan yang hebat, walaupun jumlah para raksasa Jootun tersebut hanya berkisaran 20 puluhan, akan tetapi para monster alam bawah yang mana berjumlah ratusan tersebut sama sekali belum dapat mengalahkan satu dari mereka. “Srraak… Krrastt…” menggunakan energy sihir miliknya raksasa Jootun tersebut kemudian langsung menciptakan sebuah tombak es, dan menggunakan tombak es tersebut “Fusshk… Fusshk… Fusshk…” para raksasa Jootun tersebut kemudian langsung melemparkan tombak kearah para monster alam bawah yang mana ada diatas kepala mereka tersebut.
“Grrrr… para raksasa Jootun itu terlihat sangat lezat, aku sudah tidak sabat ingin melehap mereka” kata monster alam bawah banteng berbadan manusia dengan tiga mata dan delapan tanduk menghiasi kepalanya.
“Kieeeek… Kieeeek…” kemudian dengan menggunakan darah miliknya, dia memperkuat para monster alam bawah bola daging dengan banyak tentankel dan juga mata ditubuhnya tersebut, “Srraahkk…” mereka langsung berubah menjadi sosok kadal dengan puluhan mata dan juga cakar yang sangat tajam.
“Kroook…” para monster alam bawah berbentuk kadal tersebut mulai menyerang kearah para raksasa Jootun lagi, mereka “Wussk…” berlari dengan sangat cepat menyerang kearah para raksasa Jootun yang ada didepan mata mereka. “Kroook… Krrastt…” mereka mengeluarkan lidah mereka yang tajam kearah para raksasa Jootun tersebut, “Trrasstt… Trrasstt… Trrasstt…” dengan mudahnya serangan lidah dari monster alam bawah berbentuk kadal tersebut dapat melukai tubuh keras dari raksasa Jootun tersebut, “Grrr… Roaarr…” kemudian disaat para raksasa Jootun tersebut ingin menyerang balik para monster kadal tersebut “Dusssk…” tiba-tiba saja kepala mereka langsung pusing dan juga tubuh mereka menjadi sedikit lebih berat dari yang sebelumnya.
“Grrrr… Kahahaha… aku tidak menyangka itu akan berhasil, para raksasa itu sama sekali tidak menyadari kalau racun dari monster kadal telah merasuk kedalaam tubuh mereka” kata monster banteng berbadan manusia dengan tiga mata dan juga delapan tanduk yang menghiasi kepalanya.
Dan dalan kurun waktu beberapa menit para raksasa Jootun yang mana berjumlah lebih dari 20 puluhan itu langsung kalah ditempat itu, “Crrast… Krrastt… Gllupsstt…” beberapa dari mereka masih melawan para monster alam bawah dengan kondisi tubuh yang mana telah kelelahan, akan tetapi beberapa dari mereka telah dilahap habis “Crrastt…. Gllupsst…” oleh monster banteng berbadan manusia dengan tiga mata dan delapan tanduk yang menghiasi kepalanya tersebut.
“Hahahah… nikmat sekali, aku tidak menyangka akan mendapatkan makanan senikmat ini di tempat bersalju seperti ini” kata monster banteng tersebut.
Disaat itu juga dirinya menyadari akannya kehadiran dari dua sosok dewa yang mana sangat kuat, kehadiran tersebut membuatnya menjadi semakin berselera untuk makan lagi. “Bussskk… Trranggs…” keduanya telah bersiap untuk melawan monster banteng tersebut, bahkan keduanya telah mempersiapkan senjata mereka masing-masing untuk bertarung.
__ADS_1
“Hahaha… Grrr… nampaknya aku akan makan besar lagi kali ini” kata monster banteng berbadan manusia dengan tiga mata dan delapan tanduk tersebut.
Bersambung…..