Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 65 Melawan dua kembar iblis bagian 3


__ADS_3

Killa yang mana melihat tangan saudaranya yang menghilang mulai marah terhadap Rio, dia lalu ingin membalaskan dendam dari Akilla tetapi, melihat tatapan dari Akilla yang mana sangat ingin membunuh Rio dengan tangannya sendiri membuat Killa tidak jadi bertindak. “Buusshh…” dengan cepat Akilla langsung melesat kearah rio yang mana sedang tergeletak jatuh tersebut, “Crraaashh…” dia membuat tato ditangan kirinya bergerak ketangan kanannya dan membuat sebuah cakar hitam raksasa tersebut.


“Hahahha… sialan…” kata Rio, dia dengan cepat mengaptifkan kekuatan penghenti waktu miliknya “Crraakk… Trraakk…” dan dia lalu mulau melompat kesamping.


“Buuummmsshh…” dan setelah kekuantannya dihentikan serangan kuat dari tangan Akilla yang mana sudah putus tersebut membuat kehancuran yang sangat luar biasa, melihat darah ditangan kanannya telah terhenti membuat Rio sadar kalau satu serangannya saja tidak cukup untuk membunuh monster seperti dirinya.


“Kau bisa menghindari itu, ternyata benar ada yang aneh” kata Akilla yang mulai merasakan kekuatan dari penghenti waktu milik Rio.


“Cih…. aku harus cepat mengakhirinya sebelum dia menyadari kekuatan penghenti waktu milikku” pikir Rio, sementara itu Orang Bati yang mana sedang bergelantung dileher Rio mulai kelelahan dan itu semua disebabkan oleh setiap serangan dari Akilla yang mana mengandung kekuatan dari raja iblis, kekuatan itu membuat Orang Bati kesulitan mengendalikan mantra ditubuhnya.


“Rio… kau bisa mendengarkan suaraku bukan, kalau iya maka tetap diam tahan dia selama beberapa menit, aku punya sebuah rencana” kata Luna, dia menghubungi Rio lewat kekuatan telepati.


“Haaah…. Rencana yang sama sekali tidak jelaskah, tetapi ini lebih baik dari pada tidak ada sama sekali” kata Rio, dia lalu mengeluarkan sebuah gulungan yang mana adalah sebuah gulungan sihir sekali pakai.


“Srraaakk….” Dia mengoyaknya dan dari dalam gulungan tersebut keluar sebuah asap putih yang mana menutupi pandangan dari Akilla dan Killa.


“Cih…. KILLA JANGAN BIARKAN MEREKA KABUR” teriak Akilla.


Lalu dari tubuh Killa keluar sebuah energy yang mana langsung menyelimuti tempat tersebut, energy itu seperti mengisolasi mereka dari dunia luar dan tidak memperbolehkan siapapun keluar dari tempat itu.

__ADS_1


“Sekarang mereka tidak akan lari, jadi cepat bunuh mereka dan selesaikan ini” kata Killa.


“Busshh…” dengan cepat Akilla langsung bergerak kesana kemari untuk mencari keberadaan Rio, “Buurrnn…” lalu ketika dia melihat sebuah api biru yang menyala Akilla langsung dengan cepat menuju kearah api biru tersebut, “Buummsshh…” dengan kuat dia menyerang menggunakan tangan kanan paslunya yang mana terbuat dari tato-tato hitam tersebut. Namu ketika dia melihat lagi ternyata itu hanyalah Banaspati yang membelah tubuhnya untuk menipu Akilla.


“Hehehehe…. kau sudah salah wanita bodoh” kata Banaspati, “Boomssh…” dia lalu meledakan dirinya dan membuat Akilla terlukan sedikit.


“Crraanggss…. Crrasst… Crrasst… Crrasst…” lalu dari belakang Akilla tiga buah anak panah ditembakkan dan mengenai tepat dipunggung Akilla.


“Hahaha… ternyata benar dugaanku, tato-tato itu hanya bisa menutupi satu tempat dan saat ini tato itu telah menutupi tangan kanannya, itu artinya punggung, kepala, dan kakinya itu terbuka untuk bisa diserang” kata Rio yang mana melihat kearah tubuh Akilla yang terluka karena anak panah dari tembakan Crosbow milik Rio.


“Grrrr… dasar bocah sialan, kubunuh kau” kata Akilla yang mana sudah marah besar, tubuhnya lalu mengeluarkan energy yang sangat kuat dari dalam tubuhnya., “Buusshh…” dengan cepat tiba-tiba Akilla sudah menghilang dari hadapan Rio dan karena Orang Bati telah kembali kealamnya Rio tidak memiliki apapun untuk bisa menahan serangan dari Akilla tersebut.


Lalu sebuah bulu-bulu putih bercaha jatuh ketubuh Akilla dan membuatnya tubuhnya kaku, sebuah cahaya yang mana sangat menyilaukan tersebut berasal dari belakang Akilla dan membuatnya tidak fokus untuk menyerang kearah Rio. Setelah Akilla melihat kebelakang dirinya dia dikejutkan dengan apa yang dia lihat, saat itu Luna sedang menaiki sesosok kuda putih bercahaya yang mana memiliki sayap seputih awan.


“Maju Kuda Sembrani…” kata Luna, dengan kata-katanya Kuda Sembrani langsung mengeluarkan cahaya yang luar biasa kuatnya dan cahaya tersebut sangat berdampak pada kekuatan iblis milik Akilla dan Killa, “Kiieeekk….” Kuda Sembrani lalu dengan cepat berlari kearah Akilla dan “Buuuusskkk…” menabrak tubuh Akilla dengan sangat kuat.


“Kaaaagghhttt….” Tubuh Akilla yang dihantam tersebut langsung mengeluarkan darah dari mulutnya, dan tubuhnya juga mulai lumpuh karena energy suci dari tubuh Kuda Sembrani tersebut. “Buusskk… Buusskk… Buusskk… Buusskk…” Kuda Sembrani lalu menghancurkan penghalang yang dibuat Killa menggunakan tubuh dari Akilla yang mana ditabrakan oleh kepala Kuda Sembrani tersebut, cahaya kuat tersebut juga menghancurkan sebagia besar saraf ditubuh Akilla dan membuat dirinya langsung sekarat.


“Trraak… Krraak… Taak…” Kuda Sembrani lalu melihat kearah tubuh Akilla yang mana sedang terhempas sekarat dan dengan gagah berani dia mengembangkan sayapnya untuk menjaga Luna, Kuda Sembrani yang gagah berani mengeluarkan cahaya suci untuk menjaga dirinya dan Luna yang sedang menungganginya.

__ADS_1


“Rasakan lebih baik kau mati saja dasar wanita gila” kata Luna yang duduk diatas Kuda Sembrani.


“Gaaah… dasar wanta kurang ajar, akan kubalas kau nanti” kata Akilla, namun tubuhnya lalu menua dengan sangat cepat seakan-akan seluruh tubuhnya kehilangan tenaga dengan sangat cepatnya, melihat hal itu Batara Kala langsung keluar dalam wujud pecahan jiwa miliknya.


“Hmmm… tampaknya dia sudah tidak dibutuh lagi” kata Batara Kala.


“Jadi begitu, dia sudah dianggap seperti alat bagi raja iblis dan karena dia sudah kalah dia tidak dianggap berguna lagi” kata Rio, dia lalu mengacungkan crosbow miliknya kearah Akilla, “Crraakkss…” dan dengan kejamnya dia membunuh Akilla dengan menembak kepalanya.


“Gaaaahhh…..” lalu jiwa milik Akilla langsung ditarik keluar oleh kekuatan dari sang raja iblis dan jiwanya dibawa langsung pergi kealam sang dewa iblis tersebut.


“BOOOMMSSHH….” Lalu suara guncangan yang mana berasal dari langkah kaki raksasa milik Killa lalu terdengar, guncangan tersebut membuat tubuh dari Rio dan Luna bergetar lalu para ksatria matahari juga kelompok Dion juga ikut merasakan getaran tersebut.


“Hmm… apa itu, aku merasakan perasaan yang buruk dari guncanga tersebut” kata Dion, “Trriiinggss…” dia memanggil Barong ( Naga ) untuk dia naiki dan “Buussh… Brrukk… Drruukk… Brrukk…” dengan cepat Barong ( Naga ) tersebut lang berlari diatas udara dan mengarah ketengah kota.


Disaa itu Dion mulai terkejut dengan sesosok raksasa yang mana membuatnya merinding ketakutan, raksasa tersebut memancarkan aura hitam yang menusuk tulang bagi siapapun yang melihatnya.


“GAAAAH…. BERANINYA KAU MEMBUNUH SAUDARIKU, AKAN AKU ***** HABIS KAU DAN SIKSA JIWAMU” kata raksasa tersebut yang mana suaranya terdengar seperti Killa.


Penjelasan : Kuda Sembrani ialah mahluk mitologi yang menggambarkan seekor kuda bersayap yang dapat terbang dan sangat berani, dalam cerita pewayangan Kuda Sembrani adalah kuda tunggangan dari Batara Wisnu. Sementara itu menurut hikayat rakyat Jawa, kuda sembrani merupakan alat transportasi bagi raja, ratu, dan senopati.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2