
Setelah memimpikan hal itu Rio lalu langsung terbangun, dan disaat dia melihat kearah tubuhnya dia melihat kalau luka-luka ditubuhnya telah sembuh tampa meninggalkan bekas, akan tetapi energy sihir didalam tubuhnya belum pulih sepenuhnya dan bahkan terus berkurang, karena tubuhnya secara otomatis menggunakan energy sihir tersebut untuk menyembuhkan dirinya.
“Sudah satu hari aku tertidur, aku masih lemah belum cukup untuk mengalahkannya” pikir Rio yang mana mengingat kembali saat-saat dia bertemu dengan Gilang.
Setelah dia mandi dan berpakaian dia langsung keluar dari kamarnya “Trrakk…” dan saat dia membuka pintu kamarnya dia melihat Luna sedang ada didepannya, Luna yang mana sedikit khawatir dengan dirinya membawa semangkuk bubur berwarna hitam aneh untuk Rio.
“Hmm… kau tidak apa-apa, aku bawa bubur untuk kau makan” kata Luna.
“Taaskk….” Rio langsung mengambil bubur itu dan melahapnya dalam sekali lahap, walaupun rasanya sedikit aneh dia tetap menelan bubur tersebut dan memakannya, kemudian Rio langsung berjalan kearah pintu keluar gedung serikat miliknya. Dia melihat Lita sedang duduk bersama dengan para siluman singa dan juga Gio yang terbalut luka-luka ditubuhnya.
“Ketua kau sudah bangun, bagaimana kabarmu, kau baik-baik saja….??” Tanya Gio yang mana banyak balutan luka ditubuhnya.
“Kau seharusnya khawatir pada tubuhmu sendiri” kata Rio.
“Abang-abang gak apa-apa, ini benda yang abang minta” kata Lita.
Lita yang mana saat itu ikut kedalam dimensi kekuasaan Beelzebub diperintahkan oleh Rio untuk melakukan misi lain, dan itu adalah pergi kearah gudang penyimpanan raja iblis Beelzebub dan mengambil seluruh berkas dan informasi yang dia punya. Dan bukan hanya itu saja Lita juba membawa ratusan alat sihir dan ribuan koint emas dari gudang harta Beelzebub, walaupun begitu dia sama sekali tidak menemukan artefak milik Beelzebub karena tersimpan ditempat yang sangat tersembunyi.
“Kerja yang bagus, walaupun kita gagal tetapi ini sudah dikatakan dapat menggantikan kerugian kita” kata Rio.
“Heei… kau sudah bangun” kata Angga yang terlihat habis berlatih dari luar.
“Yah… kau tidak apa-apa…??” tanya Rio yang mana melihat Angga juga sedang terluka.
“Jangan pikirkan ini, sebaiknya kau lihat smartphone milikmu, disana ada berita penting yang dibagikan didalam aplikasi DS Game” kata Angga.
__ADS_1
“Pip-pip-pip…. Pinggs…” Rio lalu membuka smartphone miliknya dan melihat berita yang dikatakan oleh Angga barusan, dan disaat dia melihat hal itu dia hanya diam dengan wajah dingin miliknya. Didalam informasi tersebut tertulis kalau dimensi kekuasaan Beelzebub telah diserang oleh raja iblis Satans, dan raja iblis Beelzebub yang dikenal sebagai salah satu dari 7 raja iblis terkuat tewas ditangan jendral raja iblis Satans Gilang yang mana adalah manusia pengguna aplikasi DS Game.
Melihat hal itu Rio telah memantapkan keputusannya dan memutuskan untuk menjadi lebih kuat lagi, walaupun itu artinya dia harus mati dalam prosesnya. Rio langsung pergi keluar dan membuka sebuah gerbang dimensi kearah dimensi kekuasaan serikat pencari kebenaran.
“Kau mau apa kesana…??” tanya Luna.
“Ada urusan sebentar, jangan khawatir aku akan segera kembali” kata Rio.
“Krrangs…” dia lalu langsung masuk kedalam gerbang tersebut, dan disana dia melihat beberapa orang peneliti dari serikat pencari kebenaran sedang kesulitan menghadapi seekor siluman berusia ratusan tahu, mereka terlihat kesulitan karena mereka tidak ingin membunuh siluman itu dan ingin menangkapnya hidup-hidup untuk dijadikan bahan penelitian.
“Ayo tangkap dia, cepat gunakan rantai hitam itu” kata para peneliti tersebut.
“Dasar orang-orang gila” kata Rio, “Buushh…” dia langsung melompat kearah kepala siluman tersebut.
“Selesai sekarang kalian bisa membawa dirinya” kata Rio.
“Terimasih-terimakasih banyak tuan Rio” kata para peneliti tersebut.
“Yooo… kau datang, ada apa wajahmu terlihat sangat mengerikan” kata Adam.
“Diamlah aku ingin berbicara denganmu, masalah sisa darah naga milik Bahamut” kata Rio.
“Hmmm… kalau kau membahas tentang itu nampaknya ini benar-benar serius” kata Adam.
Rio lalu mengikuti Adam masuk kedalam serikat pencari kebenaran, dan disana gedung serikat telah berubah menjadi lebih besar karena cukup banyak orang yang masuk kedalam serikat, kebanyakan dari mereka adalah peneliti namun ada juga para petarung yang mana tersesat masuk kedalam alam gaib. Mereka melihat serikat pencari kebenaran yang besar dan memutuskan untuk bergabung, dan karena serikat kebenaran memerlukan penjaga mereka menerima orang-orang tersebut lalu setelah menandatangani kontrak sihir mereka diberikan alat sihir dan buku sihir untuk mereka pelajari.
__ADS_1
“Tampaknya kalian semakin kuat, pantas saja kalian sudah tidak meminta bantuan serikat kami lagi sekarang” kata Rio.
“Hahahah… tidak-tidak, kami yang sekarang masih belum bisa dibandingkan dengan serikat kalian, kau tahu didalam serikat kalian itu berisi monster-monster yang menggunakan kulit manusia” kata Adam yang menunjuk kearah Rio dan para rekan-rekannya.
“Terserah kau saja, kita lanjutkan itu nanti sekarang mari kita pergi keurusan yang lebih penting” kata Rio.
Mereka telah sampai di dalam ruangan yang menyimpan darah naga negatif milik Bahamut, didalam ruangan tersebut terpancar aura gelap yang mana sangat mirib auranya dengan golok naga waktu milik Rio. Itu adalah aura penindasan dari sang naga, hanya dari beberapa tetasan darahnya dapat mengeluarkan aura sekuat dan sekejam itu, melihat aura itu Rio tampa ragu langsung membuka pintu penyimpanan tersebut.
“Crrasskk…” dan saat Rio membuka ruang penyimpanan itu “Rooaarr…” dia dapat merasakan aura hitam yang mana terlihat seperti sesosok naga yang meraung kearahnya, tidak dapat menahan aura tersebut Rio langsung mengeluarkan golok naga waktu miliknya “Srringgs…” dan dengan golok tersebut dia menahan aura naga dari darah Bahamut tersebut.
“Tunggs…” dia lalu mengambil botol tersebut dan dapat merasakan kebencian Bahamut kepada dirinya lewat darah hitam itu, Rio langsung pergi dan mengarah keluar bangunan serikat pencari kebenaran, itu karena dia tahu kalau dia meminum darah itu sekarang maka hal yang buruk akan terjadi pada serikat pencari kebenaran.
“Kau yakin ingin menggunakan itu…??” tanya Adam.
“Aku tidak punya pilihan lain, aku harus menjadi lebih kuat lagi” kata Rio.
“Ada banyak cara untuk menjadi kuat, tampa harus mempertaruhkan nyawamu” kata Adam.
“Aku tahu itu, akan tetapi itu semua terlalu lama” kata Rio yang mana membuka gerbang kealam manusia.
“Trrangs…” setelah Rio pergi Adam langsung menutup ruang penyimpanan tersebut “Crraskk…” dan dia lalu pergi kedalam ruangannya dan mengambil smartphone miliknya.
“Halo… ini aku, yah dia tadi kemari kalau kau mencarinya segera pergi kealam manusia, akan aku berikan kordinatnya padamu” kata Adam yang mana terlihat sedang menghubungi seseorang dan memberikan lokasi Rio kepada dirinya.
Bersambung…..
__ADS_1