Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 30 Kebenaran dibalik kematian bagian 4


__ADS_3

Kedua arwah yang mana telah dipanggil oleh Rio tersebut pada akhirnya mulai berbicara, dan dari percakapan tersebut mulai merasakan amarah yang sangat luar biasa didalam tubuhnya bergejolak karena semua kecelakaan tersebut direncanakan oleh seseorang dan orang tersebut adalah pamannya, semua itu dilakukan oleh pamannya sang adik dari ayahnya untuk dapat menguasai harta dari abangnya tersebut yang juga adalah ayah dari Rio, dan dia melakukan hal itu juga demi membuktikan dirinya pada sang raja iblis untuk mendapatkan berkah darinya.


“Jadi kau bilang pamanku, memuja salah seorang raja iblis dan menjadikan keluargaku sebagai tumbalnya” kata Rio yang mana tidak percaya dengan apa yang telah dia dengar.


Paman dari Rio adalah sesosok pria bernama Gilang adalah pria yang dia kenal sebagai paman yang baik hati dan tidak pernah sekalipun bersikap jahat pada dirinya, namun semua itu berubah ketika keluarga miliknya terbunuh sikap dari pamannya berubah 180 derajat dan semua itu demi harta keluarga milik Rio, dan dari apa yang dia dengar kalau Gilang juga menggunakan aplikasi dari DS Game untuk memanggil mahluk dari dunia lain untuk membuat mereka kecelakaan dan jatuh kedalam jurang. Mendengar perkataan dari kedua roh tersebut membuat Rio semakin marah dan tidak dapat mengendalikan emosinya, “Trraasst…” dengan satu kali ayunan dari tangannya Rio menghapus kedua roh itu dengan mudahnya.


“Ha… Hahahahaha….. tidak kusangka ternyata yang selama ini aku bayangkan memang benar-benar terjadi, Gilang pamanku akan aku buat kau merasakan amarahku” kata Rio yang mana telah bertekat untuk membunuh pamannya.


“Hmmm… aku tahu kalau kau sedang marah tetapi aku cuman ingin mengingatkan, kalau kau berhadapan dengan pamanmu sekarang ini ada kemungkinan kau akan mati ditempat” kata Batara Kala yang mana berbicara lewat smartphone milik Rio.


“Aku mengerti semua dari perkataanmu itu, dan sekarang aku tahu kalau aku perlu menjadi lebih kuat lagi” kata Rio.


Rio yang mana langsung pergi dari hutan tersebut kembali kekontrakannya dia beristirahat tetapi dihatinya masih ada api amarah yang menyala terang, di lain tempat dimana digedung yang sangat tinggi tempat dari orang-orang berkuasa dan punya banyak harta berkumpul, disana juga telah berkumpul sekelompok orang yang mana memiliki hubungan dengan sang raja iblis dimana para orang-orang yang ada disana juga merupakan pengguna dari aplikasi DS Game.


“Hmmm….!!!” Seseorang yang mana sedang bersenang-senang disana terdiam karena merasakan sesuatu telah terjadi pada bawahannya.


“Ada apa…?? Kau kelihatanya sedang memikirkan sesuatu” kata seseorang yang ada disebelahnya, dia sedang menghitung uang dengan santainya.


“Tampaknya ada beberapa orangku yang terbunuh disini” kata orang tersebut, dia kelihatan seperti pria tua berumur 40 tahunan dengan jangut putih dan tubuh yang tinggi besar.

__ADS_1


“Hahhahaa… kenapa kau harus khawatir, mereka cuman pion-pion kecil tidak perlu dipikirkan lebih baik kita lanjutkan saja permainannya” kata pria disebelahnya, dia terlihat seperti pemuda kaya raya dengan rambut yang dicat berwarna biru.


“Haaah… kau ada benarnya juga, tetapi aku masihlah memiliki perasaan tidak tenang” kata pria tua tersebut.


Seminggu kemudian ditempat yang mana berada disebuah gedung tua terdapat beberapa orang yang berasal dari sekte sesat sedang menjalankan sebuah ritual, didalam ritual itu orang-orang tersebut berpakaian serba hitam menggunakan tudung hitam dikepala mereka untuk menutupi wajah mereka, mereka semua beramai-ramai berkumpul untuk menjalankan ritual pengorbanan yang mana mereka akan mengorbankan beberapa orang perempuan yang diculik dan dibius. Dan ditengah keramaian itu Rio sedang melihat dari kejauhan dimana dirinya terbang tinggi dengan bantuan dari Garuda.


“Hei Rio aku tahu kalau bilang akan menjadikan dirimu sebagai ketua dikelompok kita, tetapi kau bisa tidak terlalu tiba-tiba memberikan sebuah tugas seperti ini” kata Luna yang mana melihat dari sebuah pohon besar, dia menghubungi Rio lewat smartphone miliknya.


“Hihihihi… tapi aku senang kita bisa sama-sama menaklukan kejahatan, kayak pahlawan-pahlawan difilm-film” kata Lita yang mana menjawab lewat smartphon miliknya, Lita terbang dengan bebas menggunakan bulu Garuda pemberian dari Rio.


Lita dengan anggunnya menari-menari diatas langit yang cantik dan bersantai diatas langit malam yang dipenuhi oleh bintang-bintang, Rio yang mana terbang bersama dengan Garuda dengan cepat langsung menerjang kebawah untuk membunuh para orang-orang dari sekte sesat tersebut, dan semua itu adalah saran dari Batara Kala. Seminggu sebelumnya sebelum setelah Rio membunuh kedua polisi tersebut dia mendengarkan sebuah kabar dari Batara Kala.


“Kenapa memangnya aku harus membasmi kelompok-kelompok tersebut, memangnya ada hubungannya dengan diriku untuk menjadi lebih kuat” kata Rio.


“Benar kekuatanku untuk mengendalikan waktu bukanlah cuman sebatas menghentikan waktu semata, semua itu adalah kekuatan kecil dan kalau kau mau menjadi lebih kuat lagi maka kau perlu menambahkan otoritasku semakin tinggi dan itu semua memerlukan kekuatan waktu manusia yang sangat banyak” kata Batara Kala.


“Aku mengerti kau memintaku untuk melakukan pembantaian bukan, dan karena ini memerlukan nyawa banyak orang dalam jumlah besar maka dengan membunuh sekte-sekte perkumpulan sesat itu adalah jawaban yang paling tepat bukan” kata Rio.


“Hahahahaha… aku suka pikiranmu itu, tetapi bukan cuman hal itu yang kau harus pikirkan, para sekte sesat itu didukung oleh beberapa raja iblis dan mahluk-mahluk kecil dari alam lain, dan mereka semua akan menjadi masalah bagiku jika wilayah mereka semakin membesar” kata Batara Kala yang berbicara lewat smartphone milik Rio.

__ADS_1


“Haaaah…. Aku mengerti jadi semua ini hanyalah masalah kekuasaan dari mereka dialam lainkah, kalian jadi mirib seperti para bangsawan dari era pertengahan yang mana saling berbut wilayah kerajaan” kata Rio yang menjawab perkataan dari Batara Kala.


“Gahahaha… memangnya kenapa, kalau misalnya salah satu sekte sesat itu didukung oleh raja iblis yang sama dengan yang mendukung pamanmu maka bukannya kau juga ikut untung” kata Batara Kala.


“Baiklah kalau kau memang berbicara seperti itu, aku akan ikuti rencanamu ini” kata Rio.


Dan sekarang ini Rio sedang berada ditengah-tengah pembantaian dengan api berwarna biru yang menyebar disekitar gedung tua tersebut, Rio dengan santainya membantai para pengikut sekte-sekte sesat tersebut beberapa dari mereka tidaklah memiliki aplikasi DS Game dan menggunakan sebuah pil berwarna merah yang aneh untuk memperkuat tubuh mereka.


“Grrraaaahhh…..” orang yang memakan pil merah tersebut menjadi gila dan langsung dengan liarnya menyerang kearah Rio, tetapi “Buuurrnnn…” dengan menggunakan api biru miliknya mereka semua mati menjadi abu dan sisa umur mereka diambil oleh Batara Kala dan menjadi kekuatan baru bagi Rio.


“Obat apa itu, tidak kusangka ada obat-obatan semacam itu yang mana dapat membuat mereka menjadi lebih kuat seperti itu, tapi kelihatannya dia menjadi gila ketika memakan obat seperti itu” kata Rio yang mana melihat dengan mata kepalanya kengerian dari obat-obatan yang dimakan sekte sesat tersebut.


“Ooooh itu bukan apa-apa, kau bisa membeli obat itu didalam toko aplikasi DS Game dan dari apa yang aku duga pemimpin dari sekte sesat ini adalah seorang pengguna dari aplikasi DS Game” kata Batara Kala.


“Kalau begitu maka pasti dia memiliki umur yang cukup banyak untuk aku ambil, mengingat dia adalah seorang dari sekte sesat dia pasti menggunakan banyak ritual untuk memperpanjang hidup mereka” kata Rio.


“Gahahahah… bagus-bagus kalau begitu mari kita lanjutkan pembantaiannya” kata Batara Kala.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2