
Rio yang mana saat itu sedang pingsan bermimpi akan sebuah tempat asing bagi dirinya, tempat itu adalah sebuah tanah tandus hitam yang mana hampir tidak ada apapun disana, dia juga melihat banyak patung orang yang mana terlihat sedang menahan rasa sakit. Lalu kakinya berjalan dengan sendirinya dan karena tidak tidak tahu mau kemana Rio memutuskan untuk mengikuti kemana kakinya melangkah, dan setelah beberapa menit dia berjalan semakin banyak patung orang yang mana kelihatan disiksa disana.
Melihat patung-patung tersebut Rio tidak dapat memikirkan apapun selain melihat orang asli yang mana benar-benar tersisak disana, dan setelah Rio berjalan selama setengah jam dia melihat sesuatu yang sama sekali tidak mungkin. Didepan matanya dia melihat sosok dirinya yang mana sedang diikat sebuah rantai hitam yang mana mengekang kekuatannya, melihat hal itu Rio berusaha untuk melepaskan rantai-rantai tersebut.
“Grr…” namu secara tiba-tiba rantai itu bergetar dan menggeram dan “Srrhkk…” dari rantai-rantai itu asap hitam langsung keluar, dan asap itu langsung membentuk sebuah serigala yang mana memiliki mata yang merah dan seakan-akan sedang mengancam Rio untuk tidak menyentuh rantai tersebut. Melihat hal itu Rio merasa tidak perduli dia lalu tetap berusaha untuk menyentuh rantai hitam tersebut, akan tetapi disaat tangannya sudah hampir menyentuh rantai tersebut “Buushkk…” serigala itu langsung melompat kearah Rio dan “Crraastt…” dengan taringnya dia mengigit tubuh Rio.
“Mahluk menjijikan, berani sekali kau” kata Rio.
“Buussk… Buussk…” dengan tangan kanannya Rio langsung memukuli serigala tersebut, lalu dia menggunakan giginya untuk mengigit kepala serigal tersebut “Crrastt…” serigala hitam itu langsung kesakitan karena gigitan dari Rio. “Kings…” dia langsung meleparkan gigitan darinya dan bergerak mundur menjauhi Rio, lalu saat Rio melihat kearah bahunya yang mana digigit oleh serigala tersebut “Srrhh…” dalam sekejap bahunya sembuh kembali seperti sediakala.
“Jadi begitu, tempat ini sama sekali bukanlah dunia nyata lebih tepatnya ini adalah alam tempat rantai-rantai hitam ini berasal” kata Rio.
Dan sebelum dia menyadarinya para serigala hitam tersebut telah bertambah banyak, dan jumlah mereka menjadi puluhan, lalu para serigala tersebut terlihat melihat Rio dengan tatapan marah karena Rio telah menyerang salah satu dari mereka. Melihat hal itu Rio hanya tersenyum kecil dan bersiap untuk bertarung, “Buushkk… Buushkk…” puluhan serigala hitam tersebut langsung melompat kearah Rio dan bersiap untuk menyerang dirinya.
“Duuskk… Buskk…” dengan pukulan dan juga tendangannya Rio berhasil menghalangi serangan beberapa serigala hitam tersebut, dia lalu mulai membuat para serigala hitam itu sebagai teman latihannya, “Bussshkk… Tasskk… Crrastt…” dan setelah beberapa jam bertarung dengan serigala hitam tersebut Rio menyadari kalau jumlah dari serigala hitam tersebut telah bertambah banyak. Jumlah mereka dari puluhan telah meningkat menjadi ratusan saat Rio sedang sibuk menahan serangan dari para serigala yang lain, mereka semua keluar dari rantai hitam yang mana saat ini sedang mengekang kekuatan milik Rio.
__ADS_1
“Jadi begitu, tampaknya rantai ini memiliki kekuatan untuk menciptakan para serigala itu, dan kekuatan ini ditenagai dengan kekuatan sihirku” pikir Rio.
“Trrasskk…” dan benar saja disaat dia menginjak salah satu serigala hitam tersebut sampai hancur “Srrhhrtt…” dia dapat merasakan kalau energy sihirnya mulai kembali sedikit, mengetahui hal itu Rio langsung tersenyum karena walaupun cuman sedikit dia tetap mendapatkan kembali kekuatannya.
“Jadi begitu cara kerjanya, Hahhah… ini mulai semakin menarik” kata Rio.
“Buuskk… Buuskk… Buuskk…” dengan beberapa pukulan dia berusaha untuk menghabisi para serigala hitam tersebut, akan tetapi disaat Rio akan menghabisi salah satu dari serigala hitam tersebut “Crraast…” dengan gigitannya salah satu serigala hitam yang ada disana langsung menghentikan dirinya, akan tetapi seakan tidak perduli Rio langsung menghempaskan serigala yang mengigit tangannya tersebut ketanah “Buuskk…” dia lalu memengang kepala serigala tersebut “Tassk…” dan dengan kejam “Buusskk… Crrastt…” Rio memukul serigala hitam itu dengan menggunakan tubuh serigala yang dia hempaskan ketanah.
“Trraskk…” kedua serigala tersebut langsung terbunuh, setelah membunuh kedua serigala hitam itu Rio dapat mengalarkan kekuatan yang disimpan ditubuh kedua serigala itu mengalir kedalam dirinya, “Buurrn…” lalu dia langsung dapat menggunakan sihir api dengan tangan kanannya. Walaupun saat ini sihir apinya sama sekali tidak sebanding dengan yang dia miliki dulu, akan tetapi dengan cepat Rio langsung menembakkan sihir api tersebut kearah para serigala yang berusaha untuk menyerangnya.
“Jadi begitu, walaupun mereka terbuat dari sihir akan tetapi mereka tetap memiliki rasa sakita dan juga rasa takut sama seperti hewan biasa, ini akan menjadi sangat menyenangkan” pikir Rio.
Disaat lima serigala hitam langsung melompat untuk menyerang dirinya Rio langsung bersiap untuk menghindar, “Crrast…” akan tetapi kaki kanannya tiba-tiba saja digigit oleh salah satu serigala hitam yang ada disana dan membuat dia tidak bisa bergerak. “Crrastt… Crrastt… Crrastt… Crrastt…” karena hal itu Rio yang tak dapat bergerak hanya bisa menerima serangan gigitan dari para serigala yang melompat kearah dirinya, “Buurnn… Bommsh…” namun dengan gilanya Rio langsung menciptakan ledakan dari sihir apinya, dan dia meledakkan para serigala tersebut bersama dengan dirinya.
“Ugghhkk…. Uhukk-uhukkk…. Sialan itu tadi panas sekali” kata Rio.
__ADS_1
Dia saat ini tidak dapat menggunakan berkah dari Banaspati dan dapat merasakan panas dari sihir apinya sendiri, tubuhnya yang tergigit oleh para serigala sekarang mulai tertutupi oleh luka bakar karena sihir api miliknya. Mengetahui hal itu para serigala yang terhempas oleh ledakan api tersebut mulai mencoba untuk bangkit lagi, namun Rio tidak membiarkan hal itu terjadi “Wuussh…” dia dengan cepat melesat kearah para sergila hitam yang mana sedang tergelatak sekarat tersebut “Trrasskk…” dan dengan injakan kakinya dia membunuh para serigala tersebut satu demi satu.
Para serigala yang mana tersisa itu mulai kewalahan menghadapi Rio yang mana semakin kuat dari waktu kewaktu, selain sihir api miliknya yang telah kembali Rio juga telah mendapatkan sihir racun miliknya dan membuat kabut beracun yang mana melemahkan para serigala tersebut. Dengan menghirup asap dari kabut beracun milik Rio pandangan mata serigala hitam yang ada mulai menjadi kabur, lalu gerakan mereka mulai agak melambat sehingga mempermudah Rio untuk menghabisi mereka.
Dan setelah lebih dari 1 jam bertarung Rio telah berhasil mengalahkan seluruh serigala hitam yang mana mencoba untuk menyerangnya.
“Aku baru mendapatkan setengah dari kekuatan asliku, tampaknya setengah lagi masih terkurung didalam sana” kata Rio yang mana merasakan sisa kekuatannya masih tersegel.
Dan disaat Rio akan melepaskan rantai yang mana menyegel kekuatannya “Buusskk…” sebuah cakar hewan buas besar langsung menyerangnya, dan dari dalam rantai tersebut sebuah asap hitam besar mulai muncul, “Grrrr…ROAARR…” dan dari asap hitam itu sesosok serigala hitam raksasa muncul, dengan tinggi yang mana lebih besar dari sesosok gajah serigala hitam itu mulai menatap Rio dengan tatapan penuh amarah dan benci.
“Hahah… sudah kuduga tidak akan semudah itu, kalau begitu mari kita mulai berdansa” kata Rio.
“Wuusshh…” dengan berani Rio mulai maju dan menyerang serigala hitam raksasa tersebut, dan menggunakan sihir api ditangan kanan dan sihir racun ditangan kirinya Rio berusaha untuk mengalahkan serigala hitam raksasa tersebut.
Bersambung…..
__ADS_1