
Rio yang mana telah menyelesaikan penyelidikannya tentang kekuatan dari Nymph mulai kembali kedalam dimensi miliknya, tetapi saat dia sampai disana dia melihat ada beberapa orang anggota serikat miliknya terlihat sedang terluka.
“Hmm… apa yang sedang terjadi…??” kata Rio yang mana melihat adanya beberapa orang yang terluka di bawa keruang perawatan.
“Rio kau sudah kembali rupanya… dari tadi kami mencarimu” kata Dion yang mana kelihatan sedang mencari dirinya.
“Apa yang terjadi disini, dan kenapa mereka bisa terluka…??” tanya Rio.
“Ceritanya sedikit rumit, tetapi sekarang aku membutuhkan kekuatan dari mahluk panggilanmu untuk menyembuhkan mereka” kata Dion.
“Aaah… tunggu sebentar” kata Rio, “Trriinggs…” dengan smartphone miliknya Nymph datang dan langsung mengejutkan semua yang ada disana, dengan energy sihirnya yang sangat besar tersebut Nymph langsung membelah tubuhnya dan menyelimuti para orang-orang yang terluka dengan tubuh air miliknya.
“Trrraangghhkk…” air milik Nymph lalu bercahaya dan langsung menyembuhkan orang-orang yang terluka tersebut, bahkan tangan mereka yang mana telah terpotong saat itu langsung tumbuh kembali seperti sediakala seperti biasanya. Energy sihit yang mana dapat mengendalikan kekuatan alam milik Nymph sangatlah kuat, bahkan mereka yang telah sekarat langsung sembuh seperti sedia kala.
“Aku tidak menyangka kau dapat melakukan hal seperti itu” kata Dion yang mana terkejut melihat kekuatan milik Rio yang telah meningkat lagi.
“Sekarang ceritakan padaku apa yang sebenarnya telah terjadi” kata Rio.
Beberap jam sebelum Rio kembali kedalam dimensi mereka, Dion dan beberapa orang anggota aliansi sedang melakukan pelatihan didalam hutan yang mana telah diberikan penghalang agar orang biasa tidak dapat masuk, disana mereka berlatih keterampilan bela diri dan juga melatih kordinasi dengan mahluk panggil mereka.
“Hmm… latihan mereka sangat bagus, aku yakin mereka akan menjadi cukup kuat untuk dapat bertarung dipeperangan yang akan datang” pikir Dion yang mana melihat para anggota serikat sedang berlatih.
__ADS_1
“Trraassk…” lalu secara tiba-tiba Dion merasakan adanya retakan pada penghalang yang dia pasang, “Buussh…” dengan cepat Dion langsung bergerak menuju arah retakan itu berada. Tetapi saat dia sampai disana dia sama sekali tidak menemukan adanya jejak mahluk hidup disana.
“Penghalangnya diretakan secara paksa, tampaknya ada orang yang menggunakan kekuatan paksa untuk menjebolnya” kata Dion yang mana melihat retakan tersebut.
“Boomssh….” Lalu tiba-tiba saja dari arah tempat Dion melatih orang-orang dari serikat mereka, terdengar suara ledakan yang mana cukup besar, melihat hal itu Dion langsung bergerak dengan cepat kearah ledakan tersebut. Disana terlihatlah sesosok pria dengan armor dengan corak matahari keemasan, dengan pedangnya yang dipenuhi oleh darah dan api ditangan kanannya.
“Siapa kau…” kata Dion, “Srranggss… Trraanggss…” dengan tombak emas miliknya Dion langsung menyerang kearah pria tersebut.
“Trraanggss…” tetapi dengan pedang miliknya pria itu dengan mudah menghadang serangan tombak dari Dion, melihat serangannya dapat dihadang dengan mudah Dion langsung memperkuat tubuhnya menggunakan energy sihir. “Buuussh…” Dion lalu mendorong pria tersebut dengan kekuatan fisiknya, namun ketika pria itu melihat dirinya terdorong “Buurrn…” dia menggunakan tangan kirinya untuk menciptakan sebuah sihir api.
“Boomssh…” sebuah ledakan dari tangan kirinya tersebut membuat Dion mundur dari pria itu, tetapi dengan pengalaman bertarungnya bersama dengan Rio dia telah mempersiapkan armor emas yang mana telah terpasang sihir anti panas didalamnya.
“Siapa dia, kekuatan sihir api yang dia miliki sangat kuat bahkan anti panas yang kupasang didalam armorku tidak dapat menahan seluruh panas api miliknya” pikir Dion yang melihat luka bakar ditangan kanannya.
Melihat hal itu Dion langsung tahu kalau jika dia terkena sekali tebasan maka dia pasti akan mati, “Buusshh…” dengan cepat pria tersebut langsung mengarahkan tebasan pedangnya kearah Dion “Wussh…” melihat hal itu Dion langsung melompat kebelakang untuk menghindari tebasan pedang pria itu “Srraaahhkk…” dalam sekali tebasan pria itu membuat kerusakan yang sanga besar, “Trranggs… Krraanggss… Crranggss…” dengan kekuatan dari emas milik Dion dia menciptakan sebuah palu emas raksasa. “Wuusssh…” dengan palu emas tersebut Dion langsung menyerang dengan kekuatan penuhnya “Trraanggkss…” tetapi pria itu menangkis serangan Dion menggunakan pedang yang dia punya, “Burrnn… Boommshh…” dia bahkan membuat palu emas besar tersebut terhempas dengan sihir api miliknya.
Karena ledakan itu Dion hampir terhempas dan disaat dia kehilangan kewaspadaannya “Wuussh…” dengan cepat pria itu langsung berada dibelakangnya, “Srraastt…” tetapi dengan cepat hantu Pagebluk langsung menusuk punggung pria itu menggunakan sabit miliknya.
“Gaaahkk… Sialan kapan hantu ini ada dibelakangku” kata pria itu yang mana telah sekarat karena serangan dari hantu Pagebluk.
“Itukan mahluk gaib yang membuat kontrak dengan Lita, kenapa bisa ada disini” pikir Dion yang mana melihat hantu Pagebluk tersebut.
__ADS_1
“Orang jahat, beraninya melukai teman-teman Lita, akan Lita hukum kau bersama dengan para orang jahat yang lainnya” kata Lita.
“Tunggu katanya yang lainnya, jangan-jangan mereka ada banyak didalam hutan ini” pikir Dion.
Disaat Dion dan pria asing tersebut melihat kebelakang Lita, mereka dikejutkan dengan puluhan orang yang menggunakan armor yang mirib dengan pria yang menyerang Dion tersebut, mereka semua telah kalah lalu kebanyakan dari mereka telah terbunuh oleh serangan dari para hantu Pagebluk.
“Gadis sialan…” kata pria tersebut, dia langsung “Srrasstt…” berlari kearah Lita sambil melepaskan tusukan sabit dari hantu Pagebluk tersebut.
“Srrringgss…” dengan pedang miliknya dia ingin menyerang Lita “Trringgss…” tetapi dengan cepat Lita langsung memanggil 7 hantu Pagebluk, “Rooaahh…” dengan jumlah dan kekuatan hantu Pagebluk dengan cepat melumpuhkan orang tersebut.
“Orang jahat kau akan Lita hukum nanti, bawa dia ketempat abang Rio biar dia dihukum sama abang Rio” kata Lita yang mana terlihat marah dengan wajah yang imut.
“Yaah… kelihatannya kali ini aku harus mengakuinya, mereka bertiga itu benar-benar monster” kata Dion yang mana mengingat kekuatan dari Rio, Lita, dan Luna.
Setelah menceritakan apa yang terjadi Rio lalu langsung pergi keruang bawah tanah, disana adalah tempat diman Rio menyiapkan ruang untuk menahan musuh-musuh mereka dan juga tempat dimana Rio mengintrogasi para tahanan tersebut, lalu saat Rio telah sampai dibawah Lita sedang duduk disana sambil bermain dengan 3 siluman singa. Dia menjaga tahanan tersebut dengan memanggil belasan hantu Pagebluk untuk menjaga tahanan-tahanan itu, melihat hal itu Rio langsung menghampiri Lita.
“Kerja yang bagus, kau memang hebat” kata Rio sambil mengelus kepala Lita.
“Hehehe… Lita gak buat apa-apa kok, Lita cuman menghukum orang yang jahat sama kita aja” kata Lita dengan senyum yang manis diwajahnya.
“Yah aku tahu itu, lalu sekarang mari kita berbicar sebentar dengan orang jahat ini” kata Rio, “Trranggss…” lalu saat Rio membuka ruangan tahanan tersebut dia melihat seorang ksatria dengan lambang matahari diarmornya sedang terikat dengan rantai diseluruh tubuhnya.
__ADS_1
Bersambung…..