Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 317 Awal dari peperangan besar bagian 3


__ADS_3

Setelah kejadian hari itu Rio memperketat penjagaan terhadapa wilayah kekuasaan miliknya, dia merekrut banyak anggota yang mana telah menandatangani perjanjian dengan dirinya, setelah itu dia mengutus mereka semua untuk berlatih didalam hutan yang mana dipenuhi oleh para siluman, dan dalam waktu beberapa bulan sudah ada lebih dari 1.000 orang prajurit terlatih dari ras manusia, iblis dan bidadara/bidadari. Rio tidak membedakan gender ataupun ras mereka, selama mereka patuh dan juga tunduk pada dirinya maka dia akan menerima mereka, akan tetapi untuk menjadi bagian dari inti serikatnya maka mereka harus memiliki kemampuan yang berada diatas rata-rata.


Dan sekarang ini telah ada 500 orang pengguna aplikasi terlatih dalam pertarungan jarak dekat maupun jarak jauh yang telah berada didalam serikatnya, mereka semua telah dilengkapi dengan alat-alat sihir yang diberikan oleh Rio kepada mereka, dan dengan alat sihir tersebut loyalitas mereka meningkat tajam dan mereka menjadi rajin bekerja untuk Rio.


“Busshkk… Busshkk… Busshkk…” sementara itu Rio sendiri sedang latihan sendirian, “Trrannggs…” dia melatih serangan tinjunya dengan memukul sebuah balok baja sampai hancur lebur karena pukulan tangannya.


“Tuanku….” Kata seseorang prajurit yang mana berasal dari ras bidadari.


“Ada apa kau datang kemari…??” tanya Rio.


“Para petinggi yang lainnya telah menunggu anda, mereka bilang ada hal penting yang harus dibicarakan” kata prajurit tersebut.


Dia menggunakan pakaian ksatria berwarna abu-abu dengan campuran putih, ditambah dengan sebuah pedang dan juga tombak melengkapi dirinya untuk bertarung dimedan perang.


“Begituyah… katakan pada mereka aku akan segera kesana” kata Rio.


Semenjak penyerang dari Satans dan juga penghianatan dari beberapa iblis solomon tersebut, Rio membuat beberapa orang yang mana adalah anggota serikat lama miliknya menjadi petinggi disana, dan menggunakan hadiah yang dia dapatkan dari para raja iblis dan para dewa yang ingin membangun hubungan dengannya, Rio membuat wilayah miliknya menjadi semakin besar. Sekarang ini wilayah Rio bisa disetarakan dengan sebuah kota kecil yang mana disebelahnya ada dua buah desa yang dipenuhi dengan ladang, dan juga ternak hewan-hewanan yang ada disana.


“Trranggs…” setelah Rio memasuk ruangan tersebut, disana telah menunggu beberapa orang yang adalah para petinggi yang ditunjuk oleh Rio untuk membantu dirinya membangun serikatnya menjadi lebih maju dan lebih kuat lagi.


“Jadi ada apa kita harus berkumpul disini sekarang” kata Rio.


“Trrunggs…” disampingnya Luna langsung memberikan dia sebuah teh dan juga cemilan dengan bentuk yang unik khas buatanya, melihat cemilan itu Rio langsung mengeluarkan wajah yang jelek, dia bahkan menyiapkan smartphone miliknya untuk mengambil ramuan sihir pemulihan didalam penyimpanan DS Game miliknya.


“Kurasa aku bisa menghindari memakan ini kalau bisa menyelesaikan rapatnya dengan cepat” pikir Rio.


“Baiklah kalau begitu, mari kita memulai membahas apa yang terjadi saat ini” kata Dion yang mana memimpin rapat tersebut.

__ADS_1


Dia membahas tentang apa yang terjadi selama beberapa bulan terakhir, dia memperlihatkan bahwa ada banyak iblis yang mana menyebrang kedunia manusia tampa harus menyamar lagi, dan kebanyakan dari mereka telah dapat bersosialisasi dengan penduduk manusia yang biasa. Akan tetapi ada banyak iblis yang juga hanya menganggap manusia sebagai bahan untuk meningkatkan kekuatan mereka, dan ada juga sekelompok manusia yang mana membenci dan menindas ras-ras lainnya.


“Kedengarannya mereka sangat merepotkan” kata Rio.


“Yah… akan bagus kalau aku langsung datang dan menghajar mereka semua” kata Angga.


“Kau tidak akan puas kalau cuman menghajar mereka, jadi tidak” kata Rio, dia dengan cepat membalas perkataan Angga.


“Cih… dasar pelit” kata Angga.


“Hahahaha… kalau untuk masalah itu, kami telah membentuk beberapa tim khusus untuk memperkenalkan alam gaib kedunia manusia dan juga memperkenalkan alam manusia kedunia alam gaib” kata Dion.


“Apa itu akan berhasil, mengingat sekarang ini banyak iblis yang terpengaruh dengan kata-kata dari para iblis solomon yang berkhianat itu” kata Gilang.


“Kalau itu kami belum tahu, yang pasti kita bisa mencoba terlebih dahulu cara ini” kata Dion.


“Aku mengerti yang menjadi pembahasan utama kita hari ini adalah” kata Dion.


“Pip…” dia menunjukkan sebuah vidio pada semua orang yang ada disana, dan mereka diperlihatkan oleh pergerakan dari beberapa raja iblis yang mana sedang membawa pasukan mereka, dan dari arah mereka bergerak mereka tampak sedang mengaraha kearah wilayah dari kerajaan raja iblis Satans.


“Jadi begitu, dengan kata lain sudah ada banyak yang bergerak” kata Rio.


“Yah… ini adalah informasi yang aku dapatkan dari Aji, setelah dia bersusah payah menyamar menjadi sesosok iblis dan masuk kedalam pasukan mereka” kata Dion.


“Kalau begitu yang harus kita lakukan adalah memikirkan cara untuk melakukan serangan dadakan, dan juga cara untuk mengalahkan mereka semua dengan kehilangan sedikit para pasukan kita” kata Rio.


“Hamba mengerti, sekarang ini hamba akan menyiapkan para difisi khusus untuk bergerak” kata Dion.

__ADS_1


“Dan pastikan untuk mereka agar berhati-hati, karena jika ada dewa yang bergabung kepihak sana maka mereka pasti ketahuan dengan mata dewa mereka” kata Rio.


Setelah itu mereka semua langsung pergi meninggalkan ruangan rapat tersebut, mereka pergi untuk membahas cara-cara dan juga strategi peperangan berikutnya, sementara yang lain telah pergi Rio tetap disana karena dia ditahan oleh Luna agar bisa memakan masakannnya.


“Ehem… Luna aku harus pergi, ada beberapa hal yang haru aku kerjakan” kata Rio.


“Makan dulu baru kau bisa pergi dari sini” kata Luna yang memegang bahu Rio dengan erat.


“Haaaah… nampaknya aku akan membutuhkan lebih dari satu obat kali ini” pikir Rio.


“Crraatt… Crraustt… Gllupps…” dan setelah dia menyantapnya, Rio dikejutkan karena rasanya tidak aneh dan hanya terasa seperti sebuah kue biasa.


“I-ini… benar-benar terasa normal” kata Rio yang mana terlihat sangat bahagia.


“Srringgs…” mendengarkan hal itu Luna merasa sedikit tersinggung dan menodongkan pisau artefak miliknya kearah leher Rio.


“Eeeh… jadi maksudmu semua masakanku sebelum ini terasa gak normal gitu” kata Luna yang mana terlihat benar-benar akan menebas leher Rio dengan senyuman diwajahnya.


“Eehmm… maksudku adalah, bentuk dan rasanya sangat normal dan enak seperti biasa, dan lagi kau sudah bekerja sangat keras untuk membuat kue ini bukan, jadi tentu saja akan aku habiskan semuanya” kata Rio, dia lalu melahap semua kue itu dengan cepat dan menelannya.


“Hehehe… jadi begitu, baguslah kalau begitu, itu artinya waktu belajarku dengan Merlin itu sangat berguna” kata Luna.


“Kerja bagus Merlin, kau benar-benar pewaris orang bijak yang sangat luar biasa” pikir Rio.


Namun saat dia sedang melahap makanannya disana, Adam sang ketua dari serikat pencari kebenaran yang baru mendatangi dirinya, dia terlihat sedang gusar dan juga kebingungan, Rio mengetahui hal itu menggunakan mata naga miliknya, “Trrukks…” dia lalu langsung berdiri dari bangkunya dan langsung pergi kearah Adam.


Bersambung….

__ADS_1


__ADS_2