
Saat itu ketika seluruh kota dipenuhi oleh kepanikan, banyak para iblis yang pindah kewilayah lain untuk mencari perlindungan dan ditengah-tengah kepanikan tersebut ada beberapa orang yang mengambil keuntungan dari kepanikan itu, mereka adalah sekumpulan iblis dari pihak raja iblis nafsu Incubus yang mana mulai membeli seluruh toko yang ada dikota kekuasaan Beelzebub tersebut. Dikarenakan kota itu adalah wilayah dari Beelzebub para raja iblis lainnya tidak dapat mengambil kota itu secara paksa, hanya dengan cara bertaruh atau diberikan maka raja iblis lain dapat memiliki koneksi dengan kota tersebut.
Akan tetapi kali ini yang membeli kota-kota itu bukanlah raja iblis Incubus langsung, melainkan anak perempuannya Jill yang mana menggunakan uang dari ayahnya untuk membeli semua toko-toko tersebut, akan tetapi melihat kondisi dan juga siapa orang yang membelinya para iblis tersebut tidak punya pilihan selain memberikan bangunan milik mereka.
“Dengan ini 20 bangunan telah aku beli, sekarang aku harap dia dapat memulai rencananya” kata Jill.
“Nona apa kita tidak terlalu ikut campur dengan manusia itu” kata salah satu bawahan Jill.
“Hahhah… memangnya kenapa, ayah dan juga Beelzebub sudah berseteru sejak lama, hanya saja mereka tidak terang-terangan melakukannya karena ada banyak yang musuh lain yang mengancam wilayah mereka” kata Jill.
“Apa benar seperti itu, aku baru tahu kalau raja Incubus memiliki masalah dengan raja Beelzebub” kata bawahan Jill.
“Benar sekali, saat ayah mendengarkan kalau Rio akan memulai menyerang wilayah Beelzebub dia langsung mengirimku untuk membantunya, dari wajahnya aku bisa tahu kalau dia sangat berharap pada rencana Rio, yah walaupun jika Rio gagal tetapi itu juga akan memberikan dampak yang sangat besar bagi Beelzebub dan ada kemungkinan ayah akan langsung menyatakan perang padanya saat itu tiba” kata Jill.
“Ayah dan anak memang gila, aku bisa tahu kalau mereka memanfaatkan manusia bernama Rio itu untuk melemahkan raja iblis Beelzebub” pikir bawahan Jill, dia langsung takut dengan putri dari tuannya tersebut, karena walaupun hanya setengah iblis tetapi pikirannya sudah sangat licik melebihi para iblis tingkat tinggi lainnya.
Sementara itu Rio sendiri yang mana sedang berada ditempat persembunyiannya, “Trringgs…” sedang menyiapkan beberapa perkamen yang berisi lingkaran sihir tingkat tinggi, perkamen-perkamen itu dia beli dengan harga yang cukup mahal dari toko yang ada didalam DS Game.
“Ketua kita telah mendapatkan berkas-berkas seluruh toko yang telah dibeli oleh nona Jill, sekarang kita hanya perlu menyiapkannya saja” kata Gio yang mana sedang memeriksa surat-surat toko yang telah dibeli oleh Jill.
__ADS_1
“Bagus kalau begitu, sekarang kita hanya perlu membuat kedua serangga itu untuk meninggalkan raja mereka” kata Rio.
“Ketua… apa kau yakin kalau rencana ini akan berhasil..??” kata Gio yang mana memiliki sebuah firasat yang buruk.
“Hmm… aku tahu apa yang kau takutkan, tetapi kalau tidak ada ikut campur dari luar ataupun hal yang luar biasa terjadi, maka aku sangat yakin aku dapat membunuh Beelzebub dengan cara ini” kata Rio yang mana telah yakin pada rencananya.
“Kepercayaan dirimu itu sangat menakutkan” kata Gio.
“Terimakasih… karena hal itulah aku dapat bertahan sampai saat ini” kata Rio.
Kemudian di dalam sebuah gang-gang yang sepi saat itu, dimana kota yang kekuasaan Beelzebub saat itu yang dulunya sangat ramai akan pengunjung dan penjual, tiba-tiba saja jadi sepi karena insiden yang terjadi pada salah satu dari ketiga jendral milik Beelzebub. Karena insiden tersebut para warga langsung menutup rumah mereka dan ada yang bahkan langsung pindah kedimensi terdekat, dan didalam jalanan yang sepi itu beberapa orang berpakaian hitam berjalan dengan sangat cepat, mereka adalah para iblis yang tergabung dalam pasukan pembunuh kekuasaan Beelzebub.
Mereka bergerak dengan sangat cepat dan tidak bersuara untuk melihat para orang-orang yang mana terlihat mencurigakan, dan saat mereka melihat orang mencurigakan tersebut para pasukan pembunuh itu akan menangkap mereka dan mengintrogasi mereka didalam markasnya.
“Tunggu sebentar, lihat apa itu” kata salah satu dari ke 3 pasukan pembunuh tersebut, mereka melihat seseorang yang berjalan dengan mengendap-endap kedalam sebuah gang.
Melihat orang yang mencurigakan tersebut para pasukan pembunuh itu langsung menghubungi teman-temannya, “Trringgs…” dengan sebuah nada senar yang mana sangat sulit untuk didengar itu para pasukan pembunuh yang lainnya langsung bergerak dengan sangat cepat kearah pusat suara itu. Itu adalah sebuah suara khusus yang mana hanya dapat didengarkan oleh mereka yang terlatih, dan ketika mendengarkan suara tersebut tandanya mereka semua diperintahkan untuk berkumpul disatu tempat.
“Wuussh… Wuussh… Wuussh…” dengan cepat puluhan pasukan pembunuh langsung berkumpul, dan dengan cara mengendap-endap didalam kegelapan para pasukan pembunuh itu mengikuti orang asing yang mana menggunakan jubah tersebut. Melihat gerak-geriknya yang mencurigakan para pasukan pembunuh langsung setuju untuk menangkap dirinya, “Fuusshh…” lalu saat salah satu orang pasukan pembunuh maju untuk menangkap orang berjubah tersebut.
__ADS_1
“Tiiuustt…” sebuah tembakan dengan suara yang kecil muncul, “Crrasst... Truukk…” dan saat suara itu muncul salah seorang pasukan pembunuh yang mana mengincar orang asing tersebut langsung jatuh dan mati terbunuh. Kepalanya berlubang saat dia mencoba untuk mendekati orang asing itu, “Wruuuskk…” lalu saat orang asing tersebut membuka jubahnya ternyata yang ada dibalik jubah itu tidak lain tidak bukan adalah Angga yang mana sedang memegang senjata api yang telah diperkuat pelurunya dengan kekuatan sihir.
“Hei kalian para pengecut yang ada disana, keluarlah dan bermain sebentar denganku, karena akan sangat membosankan jika aku dengan mudah membantai kalian semua sekarang ini” kata Angga.
Mendengarkan kata-kata dari Angga tersebut, para pasukan pembunuh itu langsung mengeluarkan aura membunuh mereka, “Wuussh… Wuussh… Wuussh…” lalu merena bergerak dengan sangat cepat disekitar Angga. Mereka bergerak mengelilingi dirinya, dan menunggu sebuah celah untuk menghabisi Angga dalam satu serangan.
“Ok sekarang ini baru mengasikkan, mari kita lihat lari kalian atau peluruku yang jauh lebih cepat” kata Angga, “Srraakk…” dengan pistol yang telah diberikan peredam ditangan kiri dan kanannya, Angga berusaha untuk melawan seluruh pasukan pembunuh tersebut.
Disisi lain tepatnya disebuah kediaman bangsawan yang mana ada didekat kastil raja iblis Beelzebub, disana tinggal sebuah bangsawan iblis yang mana memiliki kekayaan yang luar biasa banyaknya, dia adalah sebuah iblis yang mana mengatur hampir setengah ekonomi dikota yang dikuasai oleh raja iblis Beelzebub dan dengan koneksinya dia meraub banyak keuntungan dari kota itu.
“Haaah… akhir-akhir ini kota menjadi sangat sepi, keuntungan yang aku dapatkan juga mengurang cukup banyak” kata iblis bangsawan tersebut, dia terlihat sedang menghitung ribuan koint emas dimeja kerjanya.
Akan tetapi saat dia sedang bekerja dia sama sekali tidak menyadari kalau seseorang dengan pedang telah masuk dari balik jendela rumahnya, “Srrasst…” lalu dengan sangat cepat orang tersebut menebas iblis bangsawan itu dan masuk kedalam rumahnya.
“Huuuh… aku sudah masuk, sekarang aku akan menaruh lingkaran sihirnya” kata Gio yang mana masuk dan membunuh iblis bangsawan tersebut dengan pedang sihir miliknya.
“Trranggs….” Dia lalu menanam beberapa lingkaran sihir peledak didalam rumah iblis bangsawan tersebut, kemudian sebelum dia pergi dia mengambil beberapa koint emas dan memasukkan kedalam kantungnya. “Boomsh…..” lalu saat Gio telah pergi dari rumah iblis bangsawan tersebut, dia meledakkannya dan membuat sebuah keributan yang sangat besar, mendengarkan keributan tersebut Gigan dan para bawahannya langsung bergegas menuju kearah keributan itu.
“Bagus… mereka telah mulai meninggalkan tempat mereka, dan sekarang sang raja lalat mari kita bermain sebentar” kata Rio yang mana telah berdiri didepan ruangan singga sana Beelzebub, dia telah membunuh seluruh penjaga kasti tersebut dengan sangat cepat sehingga tidak ada yang sadar kalau dia telah memasuki kastil itu.
__ADS_1
Bersambung….