Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 244 Penggabungan dunia bagian 3


__ADS_3

Rio yang mana saat itu sedang berada didalam dimensinya dapat merasakan kekuatan Batara Kala, walaupun telah berada di dalam dimensi yang berbeda Rio dapat dengan jelas merasakan kalau Batara Kala menggunakan kekuatan penuh miliknya untuk menghentikan dimensi-dimensi yang telah mati tersebut agar tidak bergabung dengan dunia manusia. Merasakan hal itu Rio lalu langsung dengan cepat kembali kealam manusia, “Trranggs…” setelah melewati gerbang tersebut dia dengan cepat bergerak didalam bayangan.


“Hmm… aku bisa merasakan adanya energy sihir  yang gelap dan juga terang berada disekitar sini” pikir Rio.


Karena kekuatan dari tiga entitas kuat tersebut banyak orang yang dapat merasakan hal tersebut penasaran, lalu mereka bergerak untuk melihat apa yang terjadi atau mengutus para bawahan terpecaya mereka. Akan tetapi Rio yang mengetahui hal itu langsung mulai bertindak, ketika dia merasakan hawa seseorang yang berada didekatnya.


“Srraaktt…” Rio langsung keluar dari dalam bayangan dan membuat orang tersebut langsung pingsan ditempat, setelah dia pingsan dia memeriksa apakah orang itu adalah bawahan iblis. Dan kalau dia bukanlah bawahan dari iblis yang mana dia anggap musuh maka Rio akan membiarnya, akan tetapi jika dia bertemu dengan bawahan dari Satans dan juga Batara Surya maka Rio akan langsung menghabisinya dengan kejam.


“Tidak kusangka akan ada sebanyak ini, tetapi ini adalah hal yang wajar mengingat ada tiga mahluk yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan waktu dalam satu tempat, kau juga merasa penasaran dengan hal itu bukan” kata Rio yang mana melihat kearah belakangnya.


“Hihihihi… ngak juga kok, aku cuman merasakan hawa dari Batara Kala, lalu aku berpikir kalau akan bertemu denganmu kalau mendekati aura itu” kata Jill.


Dia menggunakan sebuah alat sihir yang mirib dengan sebuah payung, dengan alat tersebut dirinya menjadi tidak dapat dilihat dan bahkan Rio hampir tidak bisa merasakan hawa keberadaannya. Rio dapat merasakan dirinya ketika Jill secara tidak sengaja mengeluarkan hawa nafsunya ketika melihat Rio membunuh para pengikut Satans dan juga Batara Surya.


“Kau harus belajar untuk mengendalikan dirimu lain kali” kata Rio.


“Hihih… gak mau bosan, kalau aku belajar kayak gitu nanti kau bisa diambil sama Luna sendirian” kata Jill.


“Wuush…” dia dengan cepat melompat dan merangkul Rio, melihat hal itu Rio tidak bisa berbuat apa-apa karena dia tidak bisa melihat secara jelas langkah kaki dari Jill yang bergerak seperti bayangan tersebut.

__ADS_1


“Mau apa kau, ini tempat umum jangan lakukan hal yang tidak-tidak” kata Rio.


Saat ini mereka sedang berada didalam gang kota yang kecil dan tertutup, akan tetapi karena energy sihir milik keduanya orang-orang menjadi tidak menyadari gang kecil tersebut dan hanya melewatinya saja.


“Eeeh… emangnya gak boleh, kita senang-senang sebentar” kata Jill.


“Srraahhkk…” dia berusah untuk memikat Rio dengan mata iblis miliknya, dan mengguankan aura nafsu yang keluar dari mulutnya Jill berusaha untuk membuat Rio jatuh kedalam pelukannya. Akan tetapi Rio yang telah mendapatkan darah Bahamut dan menjadi Dragonoid dapat dengan mudah menolak pengaruh dari aura Jill, dengan pelan dan lembut Rio melempaskan diri dari tangan Jill dan dia langsung pergi meninggalkan Jill seorang diri didalam gang tersebut.


“Hahahah… ahahah… tidak kusangka akan jadi seperti ini, aku kira aku sudah meningkat tetapi siapa tahu kau juga sudah meningkat sepesat itu, pantas saja ayahku semakin tertarik pada dirimu” kata Jill.


“Wuuusshkk…” Jill lalu dengan cepat mengikuti Rio dari belakanya, merasakan hal itu Rio hanya membiarkannya saja karena dia tahu kalau Jill tidak akan menjadi ancaman baginya lalu disaat Rio telah sampai disebuah restoran kecil, disana dia merasakan hawa keberadaan yang kaut dari Batara Kala. Dia lalu langsung masuk kedalam, dan dengan cepat Jill langsung bergerak masuk disamping dirinya.


“Aku tidak menyangka, ternyata sesosok dewa seperti Batara Kala akan suka makan-makanan manusia” kata Jill yang mana menunjuk kearah sebuah meja.


“Aku tidak tahu kenapa, tetapi ketiga orang itu sangat jelas adalah mahluk yang sangat berbahaya, akan tetapi mereka menutupi aura milik mereka dengan sangat bagus” kata Jill.


“Yaah… aku tahu itu” kata Rio yang mana pernah melihat Batara Kala menyamar untuk makan dilaur kastil miliknya.


Rio lalu berjalan untuk mendekati mereka, Jill yang melihat hal itu langsung mengikuti Rio dari belakang, akan tetapi disaat Rio berjalan mendekati mereka bertiga yang mana sedang makan tersebut. “Buurrsshkk…” ketiganya langsung melepaskan aura yang kuat dan membuat Jill langsung ketakutan, karena aura dari ketiganya orang-orang yang ada didalam dan disekitar restoran tersebut langsung pingsan ditempat.

__ADS_1


Akan tetapi Rio yang mana menggunakan darah naganya untuk bertahan, “Rooaarr….” Langsung menggunakan aura naga yang dia punya dan melindungi dirinya dan Jill dari aura ketiga entitas yang mengerikan tersebut. Rio lalu langsung kembali berjalan mendekati ketiganya bersama dengan Jill, melihat Rio yang mana dapat berjalan santai setelah merasakan hawa mereka, ketiganya hanya dapat tersenyum sambil tertarik dengan Rio.


“Heei… bisa kalian hentikan itu, aku tidak mau kalau restoran ini bangkrut karena diriku” kata Rio.


“Gahahaha… maaf-maaf, kami merasa terlalu waspada karena menggunakan banyak kekuatan” kata Batara Kala.


“Bagus kalau begitu, akan tetapi kurasa sebagian besar orang-orang disini akan mengalami cacat mental gara-gara aura kalian yang gila itu” kata Rio yang memeriksa para orang-orang yang ada didalam restoran.


“Kakaka… jangan khawatir dengan hal itu anak manusia, kami bertiga adalah ahli dalam mengendalikan waktu, kalau masalah untuk mengembalikan kondisi manusia ataupun menghidupkannya itu sudah semudah membalikkan telapak tangan” kata Cronos.


“Dewa yang dapat mengendalikan waktu dan juga penampilan kakek tau itu, kalau tidak salah tebak kau pasti adalah dewa Cronos dari legenda Yunani kuno, sang raksasa yang memimpin para Titan dan juga ayah dari Zeus sang dewa raja Olimpus” kata Rio.


“Kakaakaka… bisakah kau tidak menyebutkan nama anak durhaka itu, aku masih sedikit emosi dengan dirinya” kata Cronos.


“Kalau begitu maafkan aku” kata Rio.


“Tidak masalah selama kau meminta maaf, kalau begitu kalian berdua silahkan duduk” kata Cronos.


Setelah itu Rio dan Jill langsung duduk dimeja sebelah mereka bertiga.

__ADS_1


“Sekarang bisa jelaskan padaku apa yang sebenarnya kalian lakukan…??” tanya Rio yang mana melihat kearah ketiganya dengan serius.


Bersambung…..


__ADS_2