Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 129 Tangan kanan raja iblis Mormo


__ADS_3

Sesosok pria yang menggunakan sebuah jubah hitam itu lalu mendekati Rio dan Luna, “Buussh…” dengan cepat dia bergerak sampai bisa mendekati mereka berdua, melihat hal itu Rio berusaha untuk menghindar tetapi. “Trrriinngg….” Dari tangan kanan pria tersebut sebuah pedang yang memiliki bilah sepanjang 2 meter muncul, melihat hal itu Rio langsung memakai sihir cakar api miliknya “Trraannggkk… Buurrn…” cakar api milik Rio dapat menangkis serangan tebasan dari pria tersebut.


“BUURRNN….” Rio lalu membesarkan api ditangan kanannya dan membuat pria tersebut terpaksa untuk mundur, dan disaat pria itu mundur Rio langsung menarik sihirnya lagi.


“Lumayan juga” kata pria tersebut, dia melihat jubah miliknya yang terbakar tersebut “Wrruukk…” dan dengan cepat dia melemparkan jubahnya tersebut.


Dan dari sana terlihatlah sesosok pria dengan satu buah tanduk panjang dikeningnya, dia memiliki rambut putih silver yang sangat mencolok dengan warna kulit pucat dia memancarkan aura kematian yang sangat kuat.


“Hei manusia namaku adalah Zoa tangan kanan raja iblis Mormo, Ghoul yang dia ciptakan langsung dari darah miliknya” kata pria tersebut yang ternyata dia adalah iblis Ghoul.


“Hmm… kau memperkenalkan dirimu seperti itu, artinya kau adalah seorang bangsawan kah, menarik namaku adalah Rio itu saja” kata Rio yang mana melihat kalau Zoa adalah lawan yang sangat kuat.


“Buuusskk…” disisi lain pasukan prajurit wayang milik Adam mulai bergerak dan mulai menghabisi sisa-sisa pasukan raja iblis Mormo, melihat hal itu Zoa mulai mengangkat tangan kirinya “Srrasstt…” dan menggunakan pedang ditangan kanannya dia memotong pergelangan tangan kanannya. “Krrasskk… Trraasskk… Crrasstkk…” lalu dari tangan kanannya itu munculah sesosok mahluk aneh yang mana terdiri dari gumpalan daging, dan dari gumpalan daging tersebut bermunculan puluhan wajah orang-orang yang mana terlihat sedang menjerit kesakitan.


“Kau punya peliharaan yang menjijikan” kata Rio yang mana melihat mahluk aneh tersebut.


“Oooh… maksudmu ini, mereka adalah percobaanku, kau tahu aku sedikit iri dengan kalian para manusia karena bisa menggunakan aplikasi DS Game, kalian dengan mudah membuat para mahluk gaib menjadi kaki tangan kalian dan karena itulah aku juga melakukan hal yang sama, aku menangkap ratusan manusia dan menggabungkanya menjadi satu untuk menjadi kaki tanganku, aku namakan dia Legion Ghoul” kata Zoa dengan senyuman miliknya yang sangat menyeramkan, dia terlihat seperti psikopat dengan wajah laki-laki yang sediki feminim.

__ADS_1


“Ooohh…. Jadi seperti itu, tapi tampaknya kau harus mengucapkan selamat tinggal pada peliharaanmu itu” kata Rio yang mana naik pitam mendengar perkataan dari Zoa, melihat seseorang mengorbankan orang yang tidak berdosa membuat dia mengingat kembali pamannya dan hal itu membuat dirinya sedikit murka.


“Hei… aku mulai suka wajah kesalmu itu, akan kutambahkan kepalamu kedalam koleksiku nanti” kata Zoa, “Crraakks… Trrasskk… Crrasstt…” tangannya kirinya lalu sembuh kembali seperti semula.


“Buussh…” dengan menanamkan sedikit kakinya kedalam bayangan Rio langsung meluncur kearah Zoa, dan disaat yang bersamaan “Buusskk…” peliharaan milik Zoa Legion Ghoul mulai menghadang para prajurit wayang dari pasukan Adam. “Srraahh…” serangan dari pisau ditangan kanan Rio dapat dihindari Zoa dengan mudahnya, dan pada saat dia menghindar dengan cepat Zoa mengarahkan tebasan pedang miliknya kearah Rio.


“Trrnggs…” tetapi Rio dengan cepat langsung mundur untuk menjaga jarak dari Zoa “Buurrn… Wuussh…” kemudia Rio langsung melemparkan tiga buah bola api kearah Zoa, melihat ketiga bola api tersebut Zoa langsung mengalirkan energy sihir kearah pedangnya “Biiunnggss…” lalu dari ujung pedangnya itu dia menembakkan energy sihir “Buumssh… Buumssh… Buumssh…” satu serangan pedangnya tersebut membuat ledakan berantai dan menghancurkan ketiga bola api tersebut. Lalu saat asap ledakan bola api milik Rio masih belum menghilang “Crranggssk…” dengan cepat sebuah anak panah ditembakkan kearah kepala Zoa, tetapi dengan sigap “Wuussh…” Zoa mampu menghindari tembakan anak panah tersebut “Crrasst…” walaupun begitu anak panah itu bisa menggores wajah Zoa.


“Hahahha… lumayan juga, tetapi cara yang sama tidak akan bekerja untuk kedua kalinya” kata Zoa, “Ssshhh…” luka diwajahnya langsung sembuh dengan cepat dan dia lalu langsung berlari kearah Rio dengan pedangnya.


“Gaaahhkk… Krraaahhkk…” mereka satu persatu dilewati oleh hantu Kuntil anak yang mana melahap sebagian besar umur mliknya.


“Kikikiki…. Hari ini kelihatannya aku akan berpesta” kata hantu Kuntil anak yang melihat para pengguna aplikasi dari kubu raja iblis Mormo sebagai makanan semata.


Sementara itu Zoa yang dilindungi oleh sihir pelindung langsung mulai pulih, tetapi Rio tidak tinggal diam saja “Trraanggsk… Trraanggsk… Trraanggsk…” dia terus menerus memukul penghalang tersebut menggunakan pedang pendek miliknya. “Krraakkss…” lalu saat pelindung itu pecah dengan cepat Zoa “Trrangggss…” dengan cepat Zoa menangkis serangan dari Rio.


“Gila apa-apaan yang tadi itu, racunkah tetapi aku tidak tahu ada racun yang sekuat itu” kata Zoa yang menanyakan pada Rio tentang apa yang terjadi pada tubuhnya.

__ADS_1


“Entahlah kau bisa menebaknya sendiri bukan” kata Rio dengan tatapan yang dingin.


“Cih tampaknya aku harus sedikit serius sekarang” kata Zoa yang menganggap kalau Rio adalah lawan yang cukup berbahaya.


“Crraakks…. Trrassk… Krraakk…” dari punggung milik Zoa sebuah sayap kelelawar yang besar lalu muncul dengan sendirinya, walaupun cuman sebelah tetapi disetiap ujung sayanya terdapat cakar yang mengeluarkan asam luar biasa, “Crrraaakkkss…” dan bukan hanya itu saja ribuan sisik-sisik hitam lalu bermunculan di setiap tubuh Zoa. Sisik-sisik itu langsung berubah menjadi sebuah armor alami yang menangkis setip serangan yang akan disebabkan oleh Rio.


“Haaah… maaf agak lama tetapi kau beruntung karena tidak menyerangku saat aku berubah tadi” kata Zoa yang melihat Rio diam saja barusan.


“Kau pikir aku segila itu untuk masuk kedalam asap yang sengaja kau ciptakan untuk menjebak kami masuk” kata Rio, sebelum Zoa merubah wujudnya dia melemparkan bom asap yang mana terdapat pelumpuh didalam asapnya.


“Hehehehe… tampaknya bukan cuman aku saja yang bermain licik” kata Zoa, dia kemudian mengambil ancang-ancangnya “Buussh…” dan dengan cepat Zoa melesat menuju arah Rio.


“Wuussh…” dia menyerang menggunakan pedang ditangan kanannya, “Trrannggss…” namun Rio dapat menghindari serangan tersebut dengan mundur sedikit sambil menangkis sedikit serangan pedangnya, melihat serangan pedangnya gagal Zoa lalu membalikan tubuhnya dan mengarahkan setiap ujung sayapnya kearah Rio. Setiap ujung disayap Zoa memiliki jarum-jarum yang mengeluarkan cairan asam yang kuat, “Crrakk… Trranngg…” melihat hal itu Rio lalu menggunakan kekuatan penghenti waktu miliknya dan lalu dia langsung dengan cepat melompat kesamping agar tidak terkena serangan cairan asam tersebut “Trrakkk… Trraangg…” lalu ketika waktu diputar kembali Zoa dikejutkan dengan Rio yang sudah tidak ada didepannya.


“Buusskk…” menggunakan telapak tangannya Rio menyerang perut Zoa yang masih terkejut tersebut dan “Boomssh…” dia mengaptifkan sihir api miliknya dalam jarak yang sangat dekat dengan Zoa, ledakan dari sihir api tersebut membuat Zoa terhempas cukup jauh.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2