Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 253 Aplikasi DS Game V.0.3


__ADS_3

Ditengah sebuah bangunan yang mana terlihat seperti pusat perbelanjaan tersebut Rio bersama dengan Angga dan juga Dion sedang berhadapan dengan manusia iblis, manusia iblis tersebut ingin menambah kekuatannya dengan berpura-pura sebagai orang yang menyelamatkan para orang-orang yang ada dipusat perbelanjaan tersebut, akan tetapi Rio yang geram mengetahui hal itu langsung datang dan menghapus formasi pelindung yang melindungi tempat tersebut. Melihat Rio yang menghapus formasi pelindung di pusat perbelanjaan tersebut para warga yang mana selamat disana mulai melihat Rio serbagai penyelamat mereka, dan manusia iblis itu tidak bisa berbuat apa-apa selain menahan amarahnya pada Rio.


“Grrr… apa-apa manusia ini, dia benar-benar adalah pemilik dari formasi ini, jangan bilang kalau dia adalah bagian dari salah satu serikat pengguna aplikasi yang gila itu” pikir sang manusia iblis tersebut.


Mengetahui kalau Rio memiliki kekuatan lebih besar dari dirinya dia lalu mengendap-endap dan berusaha untuk pergi dari tempat itu, namun menggunakan mata naga miliki Rio “Srrkhtt…” dia dapat melihat kalau manuia iblis itu akan pergi dari sana. “Burrn…” dengan tangan kanannya Rio memunculkan bola api lalu “Fusstt…” dia melemparkan bola api tersebut, bola api itu dengan sangat cepat bergerak dan menghindari orang-orang disekitar dan “Bommsh…” dia langsung meledak dan membakar ketika berada didekat manusia iblis tersebut.


“Setelah apa yang terjadi, jangan kira kau bisa lari dari sini begitu saja” kata Rio.


“Grrr… manusia sialan, beraninya kau menyerangku, kalau kau ingin pertarungan maka akan kutunjukkan kekuatanku yang sebenarnya” kata manusia iblis tersebut.


“Srrakk.. Crraasst… Trrasstt…” tubuhnya yang mana terlihat seperti manusia itu langsung berubah, dia mengeluarkan tanduk dikepalanya dan juga sisik-sisik merah darah langsung menutupi beberapa bagian tubuhnya. Melihat hal itu para warga yang ada disana langsung ketakutan dan berlari menjauhi dirinya, sementara itu Rio, Angga dan Dion terlihat biasa saja ketika melihat iblis itu berubah.


“Hei… yang ini biar aku saja yang habisi, tanganku udah gatal dari tadi” kata Angga.


“Hmm… oh, ok tapi jangan lama-lama, aku masih harus memeriksa kondisi orang-orang disini nantinya” kata Rio.


“Siap bos…” kata Angga.


Angga yang mana dengan santainya berjalan mendekati manusia iblis tersebut langsung menggunakan kekuatan anginnya, “Fusstt…” dengan kekuatan angin miliknya Angga langsung menciptakan sebuah roda angin yang mana berputar sangat kencang seperti mesin pemotong. “Grrr…” melihat kekuatan sihirnya yang besar itu manusia iblis yang telah berubah tersebut langsung menggunakan sihir miliknya, “Trrangs…” dia menciptkan lingkaran sihir ditangan kanannya dan dari lingkaran sihir itu “Burrnn….” Api berwarna hitam muncul, api itu mengandung energy negatif yang iblis itu kumpulkan dari para warga yang dia siksa selama ini.

__ADS_1


“Hahahha… lihatlah kekuatanku, dan menyesallah karena sudah berani melawanku” kata manusia iblis tersebut.


Akan tetapi sebelum dia sempat untuk menyerang “Srrastt…” Angga dengan cepat langsung telah memotong kepala dari manusia iblis tersebut, dengan kecepatan dari gerakan tangannya manusia iblis itu tidak sadar “Trraak…” kalau kepalanya telah terpotong, dia pada akhrinya menyesali perbuatannya saat kepalanya sudah jatuh ditanah.


“Oooiii… aku sudah selesai ini, bagaimana dengan kalian” kata Angga.


“Hmm… disini hampir selesai” kata Rio.


Dia menggunakan gulungan sihir untuk mengeluarkan sebuah sihir penyembuhan “Trrangs…” sihir penyembuh dari gulungan tersebut langsung menyembuhkan mereka semu dengan mudahnya, setelah itu Rio langsung menghubungi Luna menggunakan smartphone miliknya. “Trrangs…” dan dengan cepat Luna langsung membuka portal disekitar sana, disana dia membawa para anak-anak yang mereka selamatkan tadi dan begitu anak-anak itu keluar para orang tua yang ada disana langsung berlari dan memeluk anak-anak mereka.


Melihat pemandangan itu Rio merasakan kalau beban karena meninggalkan orang-orang  tersebut saat penyatuan dunia sudah mulai menghilang, lalu Rio mengangkat tangannya “Trriings…” formasi pelindung milik Rio kemudian langsung aktif lagi. formasi itu sekarang telah diubah dan membuat para mahluk selain manusia tidak bisa memasukinya, dan jika ada mahluk lain selain manusia mencoba memasuki area tersebut dengan paksa maka dia akan terkena serangan api milik Rio yang membakar tubuh dan jiwa korbannya.


“Ada apa…??” tanya Rio.


“Tuan tolong tetaplah tinggal disini, kami tidak akan bisa bertahan hidup tampa bantuan anda” kata salah satu warga yang ada disana.


Mendengarkan hal itu Rio hanya tersenyu kecil.


“Kalian tidak perlu khawatir lagi, itu karena beberapa hari lagi kalian akan memiliki kesempatan untuk mempunyai kekuatan yang sama dengan kami semua, pastikan saja kalian tetap hidup sampai saat itu” kata Rio.

__ADS_1


“Trranggs…” dia mengeluarkan sesuatu menggunakan smarphone miliknya, dan itu adalah sebuah makanan yang mana dapat mereka pakai selama 1 tahun lebih. Melihat makanan itu para warga langsung terkejut karena Rio dan teman-temannya telah menghilang dari hadapan mereka, namun yang masih menjadi misteri bagi mereka adalah tentang perkataan Rio yang mana mengatakan kalau mereka akan mendapatkan kekuatan untuk bertahan hidup.


Lalu dipimpin oleh Rio mereka langsung pergi ketempat lain dimana Rio meninggalkan formasi pertahanan dan juga alat-alat sihir, bersama dengan Rio mereka semua mulai menumpas para penipu dan juga orang-orang yang menyalah gunakan pemakaian dari senjata sihir yang ditinggalkan oleh Rio, namun ada juga orang yang mana menggunakan senjata sihir yang ditinggalkan oleh Rio dengan baik, dia menggunakan senjata tersebut untuk membangun sebuah tempat berlindung. Ditempat berlindung tersebut semua orang diwajibkan bekerja sebisa mereka, dan dia akan membawa beberapa orang bersama dirinya untuk mencari makanan disekitar reruntuhan kota.


“Hohoh… akhirnya ada juga orang yang pantas” kata Rio.


“Wuush…” Rio langsung dengan sangat cepat muncul didepan orang tersebut, namun karena berhati-hati orang itu langsung mengacungkan senjata sihir berbentuk pedang tersebut kearah Rio, akan tetapi ‘Tiinggs…” dengan santainya Rio memegang senjata sihir itu dengan dua jarinya. Orang itu berusaha untuk menarik senjata sihir itu dari jari Rio, akan tetapi dia tidak memiliki tenaga yang cukup untuk melawan Rio, setelah selesai bersenang-senang Rio langsung melepaskan kedua jarinya itu dan bukan hanya itu saja dia juga meninggalkan satu armor sihir dan beberapa tombak sihir untuk dia gunakan.


“Gunakan itu untuk bertahan hidup, dan jika kau mendapatkan kekuatan lebih maka aku akan mencarimu lagi” kata Rio.


“Srraahkk…” Rio langsung bergerak dengan cepat dan masuk kedalam bayangan, dan melihat dirinya menghilang orang itu langsung terkagum dengan penampilan yang ditunjukkan oleh Rio tersebut.


“Hei… untuk apa yang tadi itu…??” tanya Angga.


“Hmm… tentu saja untuk pamer, dengan begini dia akan menerima undangan masuk kedalam serikat kita nantinya” kata Rio.


“Cih… jadi itu tujuanmu yang sebenarnya” kata Angga.


Lalu beberapa hari sesudahnya “Trringgss… Trringgss…” smartphone para warga yang mana telah mati karena kehabisan batrai mulai menyala kembali, dan juga para warga yang kehilangan smarphone miliknya mendapatkan sebuah kristal hitam persegi panjang yang hampir mirib dengan smartphone. Didalam kristal hitam dan juga smartphone tersebut para manusia yang selamat telah menemukan aplikasi DS Game, dan juga para pengguna aplikasi yang telah menggunakan aplikasi DS Game tiba-tiba mendapatkan sebuah pemberitahuan tentang update terbaru aplikasi DS Game.

__ADS_1


Bersambung……


__ADS_2