Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 273 Dewa chimera


__ADS_3

Dengan kecepatan terbang dan juga kekuatan yang dimiliki oleh Angga dia langsung membuat para chimera tersebut hancur berantakan, itu karena dia mendarat menggunakan golok naga wkatu, sehingga energy sihir didalam tubuhnya menjadi lebih liar lagi. “Srrastt… Srrastt…” dengan golok itu Angga mengamuk sesuka hatinya, dia menebas kesana kemari seperti orang gila “Krrieek… Krrieek…” sedangkan para chimera yang mana baru membuat tubuhnya itu mulai mengeluarkan suara.


“Sudah kubilang nafas kalian itu bau” kata Angga.


Dia mengalirkan energy angin kedalam golok naga waktu “Fussrrt…” dan dengan kekuatan dari golok itu “Swwuush…” Angga menembas sebuah tebasan angin kearah para chimera tersebut, “Srratt… Srratt…” dengan satu tebasan dia membuat badai pedang yang mana mengalahkan setengah dari seluruh chimera tersebut, melihat hal itu para pasukan vampire yang mana berada didalam bayangan Angga langsung keluar “Srrahkk… Srrahkk…” mereka keluar dan menyerang para chimera itu dari dalam bayangan. “Crrasttk… Krrastt…” menggunakan cakar dan juga taring mereka para vampire itu mulai membantai para chimera tersebut, mereka dengan mudahnya mengalahkan para chimera itu karena perhatian para chimera terarahkan pada Angga.


“Pada chimera dan juga pasukanku sudah kalah, nampaknya tidak ada cara lain lagi” kata Batara Surya.


“Aku mengerti tuaku, hal itu memang tidak bisa dihindari dan juga kita harus menang dipeperangan ini” kata Viktor.


“Duk-duk… Duk-duk… Duk-duk…” dia terlihat seperti memegang sebuah jantung yang mana masih berdetak, suara detakan jantung itu membuat Rio merasakan sebuah perasaan yang mengancam, dia merasakan kalau jantung itu memiliki energy sihir yang sangat melimpah.


“Apa yang diciptakan oleh orang itu sebenarnya” kata Rio.


“Rio sekarang waktu yang pas untuk aku pergi” kata Luna.


“Kalau kau memang maunya seperti itu maka aku tidak bisa menahan, akan tetapi kembalilah hidup-hidup” kata Rio.


“Trringgs…” Luna lalu langsung memanggil Kuda Sembrani untuk datang, “Kieekknggs...” Kuda Sembrani lalu terbang menggunakan sayap dan kakinya sambil membawa Luna dipunggungnya, “Truktak.. Truktak.. Truktak..” melihat Kuda Sembrani yang mana datang dari atas langit Viktor langsung dengan cepat memproses jantung aneh tersebut. “Crrastt…” dia kemudian memasukkan jantung tersebut kedalam dadanya, dan “Krrastt…” jantung itu mulai menggantikan jantung asli milik Viktor.

__ADS_1


“Aagghhk…. Ugghhkk… Gaaahkk…” Viktor yang mana menggabungkan jantung aneh tersebut kedalam dirinya mulai merasakan hawa panas yang luar biasa dari dalam jantung tersebut.


“Shhtttt…” dan bahkan hawa panas itu menyebar kesekitar dirinya, melihat hal itu Luna langsung mengeluarkan dua buah gulungan sihir “Trriitts…” dia lalu mengeluarkan gulungan sihir pengikat, “Trrungs…” dengan cepat tali cahaya kekuningan itu langsung bergerak untuk mengikat Viktor. “Trraaskk… Trraaskk…” dan saat sihir pengikat tersebut telah berhasil mengikat tubuh Viktor, “Busshkk…” Luna langsung dengan cepat turun kebawah dia lalu “Wussh…” berlari kearah Viktor dengan niat membunuh “Crratt…” dan menusuk Viktor menggunakan pisau miliknya.


“Heeei… lama kita tidak berjumpa bukan” kata Luna sambil menusukkan pisau miliknya kearah jantung Viktor.


“UGghk… kau gadis sialan itu, ternyata masih hidup” kata Viktor.


“Terimakasih padamu aku menjadi lebih kuat lagi sekarang, dan untuk itulah aku akan membunuhmu disini” kata Luna.


“Srrrhktt…” aura hantu yang mana sangat mematikan keluar, aura itu keluar dari belati yang digunakan Luna dan aura itu mulai menyerap energy kehidupan dari Viktor dengan sangat cepat. Melihat kalau saintnya sedang diserang disebelahnya Batara Surya lalu langsung menggunakan sedikit kekuatan miliknya untuk menyerang Luna, “Burn… Burn…” bola-bola api kecil berwarna keemasan langsung muncul dan mengejar Luna “Wussrrk…” bola-bola api tersebut mengandung kekuatan dari dewa dan membuat Luna merasa agak takut.


“Terimakasih Kuda Sembrani” kata Luna.


“Krruurrhhk…” Kuda Sembrani lalu mengluarkan sepasang sayap tambahan, dan sayapnya berubah menjadi empat.


Melihat hal itu Batara Surya mulai tertarik dengan Kuda Sembrani tersebut, dia lalu menggunakan wujud dewa miliknya da berubah menjadi raksasa sebesar 20 meter “Buurrnssthtt…” tanganya yang mana berapi dan juga panas ingin menangkap Kuda Sembrani. Melihat hal itu Luna langsung membuat Kuda Sembrani untuk pergi dari sana, “Wusshkk…” dengan kecepatan penuh Kuda Sembrani terbang kembali kearah Rio.


“Kau berani juga mengincar milikku” kata Rio.

__ADS_1


“Glluppst… Burrn…” dari kedua jari kiri milik Rio muncul bola carun dan juga api ungu kehitaman, “Wusstt…” keduanya lalu digabungkan dengan mudahnya oleh Rio dan “Fusshttkk…” Rio langsung melemparkan api racun tersebut kearah Batara Surya. “Buummsshk…” dalam sekejab Batara Surya menerima luka dan keracunan karena sihir racun milik Rio.


“Cih… padahal tinggal sedikit lagi” kata Batara Surya.


“Trraskk… Krrastkk…” kemudian dibelakang Batara Surya, tubuh dari Viktor terlihat bertranformasi, “Grrr… Roaarr…” tubuhnya membesar dan dia mengeluarkan sepasang tangan tambahan dari tubuhnya. “Burrn…” dan yang paling menakutkan ialah tanda dari dewa matahari terbakar didadanya, dan tanda itu membuat Viktor kembali mendapatkan kesadarannya.


“Hah… Hahahah… bersiaplah kalian mahluk-mahluk kecil, saksikanlah kekuatan baruku” kata Viktor.


“Busshkk…” dia yang mana memiliki tinggi 15 meter sekarang ini melompat kearah depan, melihat hal itu Dion dengan cepat “Crrangg… Trranggs…” menggunakan kekuatan emas miliknya untuk menciptakan sebuah perisai emas raksaas, “Bummshh…” dan saat Viktor mendaparat beberapa orang hampir terhempas karena hentakan tubuhnya. Melihat hal itu Angga langsung maju, “Trringgs…” dia memanggil Pastur kepala puntung untuk datang dan lalu dengan kekuatan sihir kegelapan miliknya dia memberikan tenaga gelap pada para anjing hitam yang sedang dipanggil oleh Pastur kepala puntung, “Grrr.. Wouf.. Wouf.. Wouf..” para anjing-anjing hitam tersebut langsung keluar dari bayangan Pastur kepala puntung “Wushh…” dan mereka beramai-ramai langsung menyerang kearah Viktor.


Tubuh anjing hitam yang mana hampir sama besarnya dengan gajah tersebut, “Wuushkk…” langsung melesat dengan cepat kearah kaki-kaki dari Viktor, melihat para anjing hitam tersebut Viktor langsung menggunakan kedua tangannya untuk memanggil senjata “Trranggs…” lalu dua buah gada raksasa terpanggil dari penyimpanannya. Dengan menggunakan gada tersebut “Busskk… Busskk… Busskk…” Viktor langsung memukul ke 5 anjing hitam tersebut dengan gada miliknya, tidak cuman itu saja “Fushhk…” Viktor lalu melemparkan kedua gada tersebut kearah Angga, melihat kedua gada besar tersebut langsung terlempar kearah dirinya “Fusrrshtt…” Angga langsung menggunakan kekuatan angin miliknya ditambah dengan energy sihir gelap yang dia punya, dia lalu membentuk sebuah kepompong hitam untuk melindungi dirinya.


“Bummsh….” Kedua gada itu lalu menghantam Angga dengan kerasnya dan bahkan membuat Pastur kepala puntung dipaksa kembali kealamnya sendiri, sementara itu Angga yang mana terlihat terluka parah tetap berdiri sambil menggemgam golok naga waktu milik Rio.


“Uhukk… sialan itu tadi sakit sekali” kata Angga yang mana terlihat dari tubuhnya dia sudah tidak dapat bertarung lagi.


“Bumsh.. Bumsh.. Bumsh..” Viktor lalu dengan cepat berusaha untuk mendekati Angga, dia berniat untuk mengakhiri Angga dengan satu serangan terakhirnya, melihat hal itu Angga tidak bisa berbuat apa-apa selain terdiam menunggu kedatangan Viktor.


Bersambung…. 

__ADS_1


__ADS_2