
Menyebarnya aplikasi dari DS Game keseluruh dunia membuat orang-orang mulai panik dan kebingungan, akan tetapi disaat aplikasi DS Game mulai memberikan pilihan pada setiap orang. “Pip-pip-pip…” banyak orang langsung menghilang dan memulai ujian pertama mereka, beberapa dari mereka langsung membuat kontrak dengan mahluk gaib namun ada juga yang memilih untuk mempelajari sihir terlebih dahulu.
Beberapa orang yang mana masuk kedalam ujian pertama langsung mati ditempat karena tidak dapat mengikuti ujian dan menyerah ditempat, namun mereka yang berhasil bertahan mendapatkan kekuatan untuk memanggil mahluk dari alam gaib dan juga memiliki kekuatan tehnik sihir. Dan disanalah para pengguna aplikasi yang baru tersebut mendapatkan informasi tentang serikat dan juga apa yang terjadi pada dunia, mereka juga melihat informasi tentang beberapa pengguna aplikasi kuat yang bahkan ditakuti oleh para dewa dan raja iblis, salah satunya adalah Rio yang mana telah membangkitkan darah naga miliknya dan saat ini menjalin hubungan dengan dewa waktu Batara Kala, raja iblis mimpi dan nafsu Incubus dan raja iblis darah Teppes.
Melihat profil dari Rio para pengguna aplikasi yang baru tersebut berharap dapat bergabung kedalam serikat miliknya, dan ada beberapa orang yang mana diselamatkan oleh dirinya langsung berterimakasih dan bahkan mulai menyembah dirinya. Sementara itu Rio yang mana saat ini sedang berada didalam dimensi yang telah mati, berusaha untuk memperbesar dimensi kekuasaannya dan untuk itu dia pergi kedimensi yang sudah mati agar dia bisa mengekstrak dimensi tersebut.
“Ooiiii… ketua kami telah selesai dengan persiapannya” kata Gio.
Gio dan beberapa anggota serikat yang lainnya pergi ikut bersama dengan Rio, mereka membawa beberapa mayat dari siluman yang mereka kalahkan didalam hutan, Rio berencana untuk menggunakan mayat-mayat siluman tersebut untuk menjadi tumbal lingkaran sihir besar miliknya.
“Bagus kalau begitu, sekarang mari kita mulai penghancuran dunia ini” kata Rio.
Setelah mereka selesai dengan tugas mereka “Srrhkk…” Gio bersama dengan para anggota serikat yang lainnya langsung masuk kedalam dimensi bayangan Rio, disana mereka menunggu Rio untuk menyelesaikan ritualnya. “Trranggs…” dengan sebuah lingkaran sihir raksasa Rio membuat sebuah sihir api biru besar dengan bantuan Banaspati, dan Banaspati yang mana sedang bersemangat langsung mengeluarkan seluruh tenagannya untuk menghancurkan dimensi yang telah mati tersebut.
“Bakar habis, dan pastikan kita mendapatkan inti dari dimensi ini” kata Rio.
“Kakkaka… kau tenang saja, serahkan semuanya padaku” kata Banaspati.
__ADS_1
“Boommsh…. Boommsh…. Boommsh….” Pilar-pilar api lalu langsung keluar dari tanah dimensi tersebut, dan sebuah ledakan yang besar mulai muncul “BOOMSSH…” ledakan itu menghancurkan dimensi tersebut menjadi kepingan-kepingan kecil, sementara itu Rio berhasil selamat menggunakan wujud manusia naga miliknya. Dennga tubuh yang dibalut oleh sisi naga dan sayap naga besar dipunggungnya Rio terbang melewati celah-celah dimensi, untuk pertama kalinya dia melihat ribuan dunia-dunai gaib dengan mata kepalanya.
“Jadi ini dunia gaib sebenarnya, mereka semua seperti jutaan dunia kecil yang terhubung dengan dunia manusia ditengah-tengahnya, tidak ada satu lagi… satu dunia lagi yang berada ditengah dan dikelilingi oleh alam gaib ini” kata Rio yang mana melihat sebuah dunia yang mana ada dibawa dunia manusia.
Karena rasa penasaran Rio berniat untuk terbang kealam tersebut dan melihat alam apa itu sebenarnya, “Wuushhkk…” akan tetapi Banaspati langsung menghentikan dirinya dan berdiri didepan Rio.
“Kenapa kau menghalangiku…??” tanya Rio.
“Belum saatnya kau tahu tempat apa itu, dan juga bukankah kau kesini untuk hal yang lain” kata Banaspati.
Mendengarkan perkataan dari Banaspati “Wuush…” Rio langsung berbalik dan melihat beberapa pecahan dimensi yang dikeluarkan oleh dimensi yang telah mati tersebut, “Srranggs… Crranggs…” menggunakan rantai kekangan neraka Rio mulai menangkap dan mengambil semua pencahan dimensi yang tersebar tersebut. Puluhan pecahan dimensi telah dia dapatkan dan itu cukup untuk membuat dimensi miliknya menjadi lebih besar lagi, “Wuushhkk…” setelah selesai mengumpulkan pecahan dimensi itu Rio langsung membuka gerbang menuju dimesi kekuasaannya, “Trranggs…” disaat gerbang itu terbuka Rio masih menatap dunia dibawah alam manusia itu dan langsung masuk kedalam dimensi miliknya.
Begitu dia sampai didalam dimensi kekuasaannya itu Rio langsung membuka dimensi bayangan dan mengeluarkan Gio bersama anggota serikatnya yang lainnya, dan disaat Rio melihat kearah para warga sekitar mereka terlihat takut pada dirinya, bahkan ada beberapa yang memandang dia dengan mata penuh amarah.
“Heeii… kau sudah kembali, bagaimana apa kalian berhasil..??” tanya Dion.
“Yah… aku mendapatkan lebih dari 20 pecahan dimensi, ini cukup untuk membuat sebuah ladang dan juga pertenakan hewan yang kau bilang” kata Rio.
__ADS_1
“Bagus kalau begitu, dan untuk mereka tolong jangan dipikirkan” kata Dion.
Beberapa hari sebelumnya, ketika para keluarga dari serikat miliknya mendapatkan aplikasi DS Game, Rio langsung memerintahkan para anggotanya untuk melengkapi mereka yang menerima kekuatan aplikasi DS Game dengan item sihir dan juga gulungan sihir. Akan tetapi ketika para anggota serikat dari Rio telah memberikan beberapa alat sihir kepada mereka yang mau menggunakan aplikasi DS Game, “Triinggs…” Rio dikejutkan karena mereka langsung memasuki ujian tampa membuat kontrak dengan mahluk gaib terlebih dahulu.
Dan setelah satu malam orang-orang tersebut melaksanakan ujian dari DS Game, Rio menyaksikan 20 orang yang pergi tersebut, hanya 12 dari mereka yang kembali hidup-hidup. Bahkan dari 12 mereka ada yang sampai kehilangan lengannya dan sekarat, dengan cepat Rio memirintahkan para anggota serikatnya untuk merawat orang tersebut, lalu setelah orang itu kembali dengan sehat dia melihat Rio dengan mata yang aneh.
Orang itu menyadari kalau Rio adalah salah satu dari pengguna aplikasi yang kuat dan dia merasa kalau Rio adalah orang yang bertanggung jawab atas kematian dari mereka yang tidak lolos ujian, mengetahui hal itu para keluarga anggotaa serikatnya mulai menyalahkan Rio. Namun Rio yang mengetahui hal itu sama sekali tidak perduli dengan perkataan mereka, sedangkan para anggota serikatnya mulai merasa bersalah dan meminta maaf pada dirinya.
“Tidak perlu khawatir, aku sama sekali tidak akan terpengaruh dengan kata-kata mereka” kata Rio.
“Bagus kalau begitu” kata Dion yang mana merasa lega.
“Akan tetapi, jika mereka mulai menggunakan aplikasi DS Game untuk mengacaukan dimensiku, maka jangan salahkan aku bertindak kejam” kata Rio.
“Hahhaha… aku mengerti aku akan mengatakan itu pada yang lainnya” kata Dion.
Dion dapat merasakan amarah dan juga keseriusan dari kata-kata Rio, mereka yang mana menghina Rio tidak akan dia perdulikan, akan tetapi mereka yang berani mengancam wilayah dan hidup Rio akan dia bunuh ditempat. Dion yang mendengarkan hal itu langsung memberitahukannya pada anggota serikat yang lainnya, dan para anggota serikat itu langsung mengatakan pada keluarga mereka agar tidak berbuat macam-macam dengan aplikasi DS Game diwilayah kekuasaan Rio.
__ADS_1
Bersambung…..