Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 139 Sang pengendali boneka


__ADS_3

Didalam hutan yang gelap dan sepi disana terdapat sebuah gua yang mana mengandung kekuatan sihir yang luar biasa besarnya, dan karena kekuatan sihir itupulalah para siluman langsung pergi kesana untuk menjadikan gua tersebut sebagai rumah mereka, “Crrasstt… Krrasstt… Trrasstt…” tetapi para siluman itu sama sekali tidak sadar kalau didalam gua itu sedang menunggu mahluk yang mengincar mereka. Dengan wujudnya yang seperti boneka dengan tangan lebih dari satu dan dua kaki yang kuat, boneka itu memegang para siluman yang dia bunuh menggunakan tangan-tangannya “Crringgss… Crringgss… Crringgss…” dan dengan gunting besi ditangannya “Srrasst… Trrasst…” boneka tersebut memutilasi para siluman itu dan bahkan mengeluarkan organ-organ tubuh mereka dengan mudahnya.


“Tratatatraaskk…” dia lalu membuat organ tubuh yang ada dan juga menyimpan beberapa bagian tubuh para siluman tersebut, dan dengan menggunakan sebuah benang yang mana terbuat dari darah dan energy sihir, “Srringgss… Srringgss… Srringgss… Srringgss…” boneka tersebut mulai menjahit tubuh dari para siluman itu. Dia menjahit berbagaimacam tubuh menjadi satu dan menggunakan organ tubuh mereka sebagai perekat, “Krrasstt…” dengan cara menghancurkannya dan mengolesi cairan organ tubuh tersebut keseluruh tubuh siluman yang dia jahit menjadi satu.


“Hihihihih…. Hihihihih…. Sudah jadi satu lagi” kata boneka tersebut, suaranya saat berbicara keluar walaupun bibirnya sama sekali tidak bergerak.


“Grrr…” dibelakang dirinya para siluman-siluman yang mana masih bayi sedang melihat dirinya dengan wajah yang penuh amarah, mereka marah karena melihat orang tua mereka dibunuh dan tubuhnya dijadikan sebuah mainan. Sementara itu boneka tersebut lalu mulai melihat kearah anak-anak siluman tersebut, dengan matanya yang mana tidak bergerak dan juga adalah kayu dia memberikan pandangan yang seram terhadap para anak-anak siluman tersebut.


“Hihihihi… bersabarlah teman-teman kecilku, kalian sebentar lagi akan bergabung bersama orang tua kalian, sebagai mainan milikku” kata boneka tersebut, dengan tatapan matanya yang mati itu dia memancarkan aura menakutkan dan membuat para anak-anak siluman tersebut ketakutan.


“Trriinnggss…” dengan tangan-tangannya yang banyak tersebut disetiap jarinya itu terhubung dengan benang-benang, “Trriinggss…” benang-benang itu mengikat para boneka siluman yang mana telah dia ciptakan dan jumlahnya sudah lebih dari ribuan siluman telah dia bunuh dan jadikan sebuah boneka.


“Hihihihih… pada akhirnya sebentar lagi aku akan bebas dari tubuh kaku ini, dan aku bisa kembali ketubuh manusia seperti dulu lagi, Hihihihihi….. ini akan menjadi sangat menyenangkan karena dia juga ada disini, akan kubakar kau seperti saat kau membakar tubuhku dulu RIO” kata boneka tersebut yang mana memiliki dendam pada Rio.


Sementara itu Rio dan yang lainnya sedang memeriksa notifikasi ujian yang didapatkan oleh Angga, dan saat itu juga secara tiba-tiba semua orang yang ada didalam tenda tersebut “Ping-ping-ping…” mendapatkan notifikasi yang sama, yaitu notifikasi tentang tugas yang harus mereka lakukan untuk menyelesaikan ujian khusus kali ini.


“Selamat bagi para partisipan ujian yang mana telah menemukan sang mahluk tersembunyi didalam alam ini, dia dikenal sebagai pembuat boneka yang mana mengubah para mahluk yang dia temui sebagai bonekanya dengan memasukkan jiwa-jiwa roh gentayangan dan membuatnya terperangkap didalam boneka daging yang dia buat, sang pembuat boneka dapat menciptakan pasukan yang mana tidak takut akan kematian dan patuh sepenuhnya kepada dirinya. Tugas kali ini adalah para partisipan harus membunuh sang pembuat boneka dan membunuh dirinya lalu dengan begitu Manajemen DS Game akan memberikan hadiah yang sangat istimewa bagi para partisipan yang paling banyak berkontribusi dalam ujian kali ini” tulis notifikasi yang didapatkan orang-orang yang ada didalam tenda tersebut.

__ADS_1


“Bagaimana kalian juga telah mendapatkannya bukan” kata Angga.


“Dari pesan ini kau kelihatannya telah bertemu dengan Sang pembuat boneka, jadi bagaimana kekuatan miliknya” kata Rio yang bertanya pada Angga.


“Yah bisa dibilang dia adalah ular yang bera dalam bentuk laba-laba, dia licik dan sangat lincah” kata Angga yang mana memegang luka ditubuhnya.


“Tampaknya ini akan sulit” kata Rio.


“Hmm… kenapa apa menurutmu kita tidak bisa mengalahkannya” kata Dion.


“Tidak bukan itu maksudku, yang ingin kukatakan adalah kalau melawan dirinya satu lawan satu aku tidak masalah dan pasti menang, tetapi aku yakin notifikasi ini menuliskan tentang pasukan tak takut mati miliknya itu, akan menyebalkan kalau dia punya lebih dari ribuan karena melawan mereka semua itu akan menghabiskan tenaga kita sebelum menghadapi sang pembuat boneka” kata Rio.


“Abang-abang… emangnya gak bisa kalau Lita menyerang menggunakan hantu Pagebluk, Lita bisa kok manggil ratusan selama masih punya banyak energy sihir” kata Lita yang melihat kearah Rio dengan tatapan penuh percaya diri.


“Hahahah… aku tahu itu, tetapi aku yakin sang pembuat boneka itu tidak akan keluar kalau tahu pasukan bonekanya akan kalah” kata Rio.


“Hmmm… Kalau gitu hancurkan aja seluruh hutannya gimana, aku tinggal panggil Nagini terus hancurin semuanya” kata Lita dengan wajah yang tak berdosa.

__ADS_1


Mendengarkan rencana dari Lita orang-orang yang ada disana langsung takjub melihat anak tersebut, dia masih kecil tetapi sudah punya pikiran yang cukup menyeramkan.


“Bagaimana kalau kita jadikan itu sebagai rencana cadangan aja” kata Rio, dia merasa akan sangat berbahaya jika Lita menggunakan Nagini, karena badannya yang besar dapat membuat bencana kesekitarnya dan bahkan  mengenai para sekutu juga.


“Yasudah kalau begitu Lita diam aja” kata Lita yang mana cemberut melihat seluruh idenya ditolak Rio.


“Kau tahu sebenarnya aku punya rencana yang cukup gila, tetapi aku sangat yakin dengan rencana ini” kata Angga yang mana melihat kearah Rio.


Malam harinya Rio sedang berjalan sendirian ditengah hutan malam, dan disana Rio sedang menggunakan energy sihir miliknya keseluruh tubuhnya dan karena energy sihir itu para siluman boneka langsung menghampirinya, mereka terlihat berbeda dari siluman-siluman yang sebelumnya karena tubuh mereka terlihat sangat jelas terlalu acak-acakan. Melihat hal itu Rio lalu menggunakan mata kematian miliknya, dan benar saja dia dapat melihat jejak jiwa para siluman yang mati itu dan dengan mata kematian miliknya para siluman tersebut menunjukkan pada Rio arah dari sang pembuat boneka tersebut.


“Jadi disanakah, kalau begitu sekarang akan kubunuh kau” kata Rio, “Crrakk…” dia menggunakan kekuatan untuk menghentikan waktu dari Batara Kala dan menghentikan waktu sebanyak 5 detik, dan dalam waktu 5 detik itu “Trraakk…” Rio sudah berada sangat dekat dengan sang pembuat boneka.


“Hihihihi… kemampuan  itu lagi, benar-benar membuatku teringat tentang hari itu” kata sang pembuat boneka, dia lalu mengangkat salah satu dari 8 tangannya keatas, “Trrinnggss…” dan tiba-tiba saja dibawah kaki Rio benang-benang baja lalu muncul “Wuusshhtt… Wuusshhtt… Wuusshhtt…” dan benang-benang baja itu langsung mengikat tubuh Rio dengan kuatnya.


“Cih….” Rio lalu menggunakan sihir api miliknya “Buurrnn…” tetapi benang-benang baja itu sama sekali tidak dapat hancur, dan bahkan benang-benang itu menyerap energy sihir milik Rio.


“Hihihih…. Percuma saja, kau tidak akan bisa lepas dari benang-benang itu, aku membuatnya khusus tahan api hanya untuk menangkapmu Rio” kata sang pembuat boneka.

__ADS_1


“Kau… siapa kau sebenarnya…??” tanya Rio yang penasaran kenapa sang pembuat boneka dapat mengenali dirinya.


Bersambung……


__ADS_2