Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 33 Sang pemburu bagian 2


__ADS_3

Ditengah gelap malam seorang remaja laki-laki sedang berjalan dengan santai ditengah jalanan yang sepi, dia merasa aman karena telah terbiasa melewati tempat tersebut beberapa kali lalu dia langsung bergerak ketempat paling angker disekitar sana yaitu sebuah gudang yang terletak didekat pesisir pantai, alasannya datang kesana ialah untuk membuat konten vidio hantu tentang gudang tua tersebut. Kemudian dia melompati pagar yang bertuliskan “Tanah pribadi yang dilarang masuk bagi yang tidak berkepentingan” dengan santainya dia melompati pagar tersebut dan menggunakan smartphone miliknya dia mulai merekam suasana ditempat itu.


“Halo semuanya kembali lagi bersama saya di horor stori, kali ini kita telah berada ditempat angker dan katanya ditempat ini pernah terjadi kecelakaan besar dan membuat beberapa orang pelaut meninggal dengan mengenaskan” kata remaja tersebut, dia terlihat seperti sudah berpengalaman dalam memvidiokan tempat-tempat angker.


Dia kemudian berkeliling tempat tersebut tetapi dia sama sekali tidak menemukan kejadian-kejadian mistik sama sekali disana, lalu setelah itu remaja tersebut memutuskan untuk mencoba mendekati gudang didekat pesisir pantai itu “Wuusshh…” seketika angin dingin mulai muncul dan membuat bulu kudunya berdiri, remaja itu juga mulai merasakan tatapan-tatapan dari berbagai arah, namun ketika dia melihat keselilingnya dia sama sekali tidak menemukan apapun baik itu orang hewan bahkan serangga sekalipun tidak ada sama sekali. Dan itu membuat dia mulai sadar kalau tempat tersebut terlalu sepi remaja tersebut lalu mulai merasaka ketakutan karena hal itu, dia mulai berkeringat dingin dan “Taakk…” secara tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang, “Wuush…” tetapi ketika dia dengan cepat berbalik dia sama sekali tidak menemukan siapapun ada dibelakangnya.


“Hehhehe…. Semuanya hari ini bagaimana kalau kita sudahi dulu, aku lupa kalau aku harus cuci piring dirumah” kata remaja tersebut, dia mencari-cari alasan agar bisa kabur dari tempat tersebut namun dia tidak menyadari kalau sedari tadi smart phone miliknya sudah berhenti bekerja.


Melihat hal itu dia berusaha untuk membetulkan smartphone miliknya “Paak… Paak…” dia memukul-mukul smartphone miliknya dan seketika layarnya berubah menjadi putih bersih, “Rraaaaaahh…” lalu sesosok pria yang mana telah terbakanr wajah dan tubuhnya mulai muncul dari dalam tersebut.


“Uwaaaahhh…” terkejut dengan hal tersebut remaja itu lalu dengan reflek melemparkan smartphone miliknya “Trraak… Taakk…” dia yang mana masih terkejut dan ketakutan kemudia mendekati smartphone miliknya itu kemudian berusaha melihat layarnya lagi.


Dan ketika dia membalikkannya gambar hantu tersebut telah menghilang dari layar smartphone miliknya, tetapi sekarang hantu itu telah berdiri dibelakang remaja itu dengan tubuhnya yang mana sebagian gosong karena api. “Rooaaarr…” hantu itu lalu menjerit dengan keras ketika mata mereka saling bertemu ketakutan dan kaget membuat remaja itu pingsan dengan sendirinya ditempat itu, setelah itu hantu yang menakuti-nakuti dirinya tadi menghilang dengan sendirinya “Taaakk…” lalu dari atas langit mendarat dengan santainya Rio yang melihat remaja itu ketakutan dari tadi.


“Kelihatannya ilusi dari penghalang ini bekerja” kata Rio yang mana melihat remaja tersebut pingsan karena ketakutan.


“Dia gak matikan, aku gak mau bunuh orang yang gak bersalah” kata Luna yang memeriksa denyut nadi dari remaja tersebut.


“Hei.. abang-abang aku kenal orang ini, vidionya sering viral di medsos loh” kata Lita, dengan imutnya dia kemudian mengambil gambar selfe dirinya dengan remaja yang pingsan barusan tersebut.


“Aku tidak tahu kalau dia terkenal, memangnya siapa namanya ??” tanya Rio.

__ADS_1


“Hmm… gak ingat” kata Lita dengan wajah bingungnya yang imut.


“Hahahhaa… udah kuduga” kata Rio.


“Jadi orang ini harus kita apakan, biarkan saja atau buang keluar” tanya Luna.


“Biarkan aku bawa dia keluar dari sini, tapi sebelum itu mari berikan dia sedikit pelajaran” kata Rio yang mengacak-acak smartphone remaja tersebut.


Kemudian besok paginya remaja itu lalu terbangun didepan gerbang gudang pesisir pantai tersebut, dia lalu memeriksa dirinya apa dia masih hidup atau tidak dan kemudian dia melihat kembali kearah smartphone miliknya dan mendapati kalau semua vidio konten yang dia buat menghilang telah dihapus. Dan terpadat sebuah pesan tertinggal didalam smartphone miliknya yang bertuliskan “Kalau mau masuk tempat orang harus ijin dulu” melihat hal itu remaja itu langsung lari ketakutan karena berpikir kalau hantu tersebut yang membuat pesan dan menghapus seluruh vidio miliknya.


“Hahhahaha…. Rasakan, itulah yang kau dapatkan kalau kau masuk ketempat orang lain tampa ijin” kata Rio yang mana melihat remaja tersebut berlari ketakutan.


Setelah itu dia kembali kedalam gudang dan memutuskan untuk beristirahat disana, setelah membunuh para polisi tersebut Rio memutuskan untuk pindah dari kontrakan miliknya dia juga telah berhenti dari pekerjaannya sebagai ojek online, sekarang hidupnya difokuskan untuk menjadi lebih kuat demi membalaskan dendam keluarganya dan membunuh pamannya yang mana merupakan pelaku utama dari kematian keluarganya tersebut. Lalu tiba-tiba saja “Triinggss-triinggss… Triinggss-triinggss… Triinggss-triinggss…” smartphone milik Rio lalu berbunyi akan sebuah panggilan dari Batara Kala, setelah itu Rio dengan sigap mengangkat telfon tersebut.


“Anak manusia dengarkan, aku merasakan ada aura dari raja iblis dari beberap kilo meter didekatmu, dan tepatnya itu adalah tempat kau membantai para anggota sekte sesat tersebut” kata Batara Kala.


“Aku mengerti, kelihatannya raja iblis itu sedang marah dan mulai bergerak” kata Rio dengan wajah santai.


“Kau santai sekali sama sekali tidak takut akan orang yang akan kau hadapi, ada kemungkinan orang yang kau hadapi adalah sesosok profesional dalam pembunuhan, mengingat aura yang dia keluarkan sangatlah kuat dia seperti sedang memancing dirimu untuk mendatangi dirinya” kata Batara Kala.


“Kalau begitu itu bagus, tunjukkan jalannya akan aku habisi dia langsung sekarang juga” kata Rio.

__ADS_1


“Kau tidak mau bersiap dulu, ada kemungkinan lawanmu ini sangatlah kuat jadi ada lebih baiknya kau berhati-hati terlebih dahulu” kata Batara Kala.


“Tidak perlu khawatir, aku sudah bersiap-siap sejak dari dulu” kata Rio, didalam smartphone miliknya telah tersimpan berbagai macam alat sihir tersimpan dengan rapih didalam penyimpanan aplikasi DS Game miliknya.


“Kalau kau memang tidak bisa diajak bicara lagi maka aku tidak bis berbuat apapun, cuman satu saranku jangan ragu” kata Batara Kala.


“Aku tidak pernah ragu sekalipun…” kata Rio, “Wuusshh…” menggunakan mantra sayap miliknya dia terbang dengan cepat keluar dari gudang tersebut, dia langsung mengarah kearah yang ditunjukkan oleh Batara Kala.


“Buuusshh….” Setelah itu dia mendarat dan melihat seseorang pria yang mana terlihat seperti pensiunan tentara, dengan rambut silver yang mencolok sama sekali tidak ada satupun yang perduli dengannya ataupun melirik kearah rambutnya, Rio yang melihat hal itu langsung tahu kalau pria tersebut adalah orang yang dia cari, dan pria itu juga langsung tahu kalau Rio adalah orang yang membantai para anggota sekter sesat tersebut karena dia dapat merasakat dengan jelas hawa kuat dari tubuh Rio.


“Kau pasti orang yang membantai kelompok itu bukan” kata pria tersebut.


“Memang benar, kau siapa” tanya Rio.


“Hahahah… aku sudah lama membuang namaku, kau bisa memanggilku Hunter” kata pria tersebut yang menamakan dirinya sendiri.


“Seorang pemburukah, jadi apa aku adalah buruanmu selanjutnya” kata Rio, dia telah bersiap dengan smartphone miliknya yang dia penggang didalam kantungnya.


“Bisa dibilang seperti itu, tetapi tidak baik kalau kita bertarung disini, mari kita pindah tempat” kata Hunter, dia lalu mengeluarkan selembar kertas dan dari kertas tersebut “Buusshhtt…” sebuah kabut asap hitam mulai keluar dan menutupi pandangan mata dari Rio, “Wuuussshh…” setelah itu anging kuat mulai bertiup dan ketika kabut asap tersebut menghilang Rio sudah berada dalam hutan yang mana sagatlah lebat.


“Hahahah… bocah sekarang mari kita mulai permainan perburuannya” kata Hunter yang mana suaranya muncul entah dari mana.

__ADS_1


“Kelihatannya ini akan menjadi pertarungan yang panjang” kata Rio, “Buurrnn…” dia lalu menggunakan setetes darahnya dan mulai memanggil sebuah bola api.


Bersambung…..


__ADS_2