
Batara Kala adalah salah satu dewa yang mana dapat mengendalikan waktu dengan tangannya, dia juga dapat melahap waktu dari para manusia yang lupa akan waktu tersebut. Dan sekarang ini ada sesosok manusia yang dapat memanggil dewa menggunakan aplikasi DS Game, dan yang dia lakukan itu membuat para iblis solomon terkejut dengan apa yang mereka lihat.
Dan bukan hanya mereka saja para dewa dan juga raja iblis yang melihat peperangan tersebut langsung membuat ekspresi berbeda-beda ketika melihat kejadian tersebut, terutama Satans yang mana dikenal sebagai raja iblis kemurkaan yang mana adalah tuan dari Gilang paman dari Rio.
“Hahahha… Gilang tampaknya memang benar perkataanmu waktu itu, membiarkan anak itu tetap hidup adalah sesuatu yang sangat bagus” kata raja iblis Satans yang mana sedang duduk disinggasananya.
“Terimakasih atas pujian anda, tetapi aku juga terkejut ketika dia dapat memanggil dewa dengan kekuatannya sendiri” kata Gilang yang mana melihat Rio lewat alat sihir milik Satans.
Sementara itu Rio yang mana telah berhasil memanggil Batara Kala “Duusskk…” langsung terduduk jatuh karena merasakan beban besar yang sangat kuat pada tubuhnya, dia merasa seperti ada jutaan kilo gram beban di kedua pundaknya yang mana membuat mereka tidak dapat berdiri.
“Uugghkk… inikah beban dari pemanggilan dewa, aku dapat merasakan beberapa tulangku bergeser dari tempatnya” kata Rio, dia harus menjauhi tempat itu tetapi kakinya tidak mau bergerak sedikitpun.
“Wuusshkk…” secara tiba-tiba Luna langsung keluar dari bayangan milik Rio, dia lalu membantu Rio untuk pergi dari tempat tersebut karena dia tahu kalau Batara Kala tidak akan memperdulikan Rio sama sekali.
“Gahahaha… bagus-bagus sudah begitu lama aku tidak merasakan ini, mari kita rayakan kesenangan ini” kata Batara Kala.
Dia melihat inkarnasi Batara Surya yang mana telah kehilangan kepalanya dan memegang kedua pundak dari inkarnasi tersebut, “Buuskk…” lalu dengan lututnya Batara Kala menghajar perut inkarnasi Batara Surya dan membuat tubuh inkarnasi tersebut berlubang. “Wuusskk…” belum puas dengan hal tersebut Batara Kala lalu mengangkat tubuh dari inkarnasi Batara Surya dan, “Wuusshh…” melemparkannya dengan kedua tangannya “Buuusshhkk….” Dengan lemparan kuat tersebut inkarnasi Batara Surya lalu hancur berkeping-keping.
“KALAAA….” Teriak Batara Surya yang mana melihat kearah Batara Kala.
“Trringgss…” dia menciptakan bola matahari kecil dengan tangan kirinya dan akan melemparkan Batara Kala dengan bola matahari tersebut, melihat hal itu ketiga iblis solomon langsung bertindak “Srrranggs… Crraanggs…” rantai yang mengikat dirinya langsung mengekang kekuatannya.
“LEPASKAN AKU, DIA DAPAT BERTARUNG SECARA LANGSUNG KENAPA AKU TIDAK…??” teriak Batara Surya yang mana berusaha untuk melawan rantai ketiga iblis solomon tersebut.
__ADS_1
“Tenangkan dirimu dewa matahari, kalau kau tidak tenang maka jangan salahkan kami kalau berbuat tegas” kata Naberius yang berbicara dengan Batara Surya dengan tatapan yang dingin dimatanya.
“Grrr…. Aku mengerti, tetapi kenapa dia bisa lepas dari kekangan peraturan kalian” kata Batara Surya yang terlihat kesal dan marah.
“Itu semua karena dia adalah mahluk panggilan sekarang ini, dan menggunakan aplikasi dari DS Game manusia bernama Rio itu memanggil Batara Kala sebagai mahluk yang dia kontrak, tentu saja kami ke 72 iblis solomon tidak memiliki hak untuk melarangnya memanggil siapapun dengan aplikasi DS Game miliknya” kata Andras yang mana terlihat senang dengan apa yang diperbuat Rio.
“Gahahahaha…. Kau dengan itu, aku tidak melanggar peraturan apapun kau saja yang terlalu bodoh tidak dapat menyadari kalau aku bisa bertarung dengan cara seperti ini” kata Batara Kala yang mana memancing emosi Batara Surya.
“Grrr… Kala… ini semua terjadi karena manusia itu” kata Batara Surya yang mana mengincar Rio menggunakan ujung jarinya, dia memadatkan energy ditelunjuknya dan ingin menembak mati Rio.
“Srraasstt…” dengan cepat Zeppar yang melihat tindakan dari Batara Surya langsung memotong jarinya menggunakan pedangnya.
“Jangan berbuat macam-macam, atau berikutnya adalah kepalamu” kata Zeppar yang mana mengeluarkan aura pembunuh yang mengancam.
“Gahahaha…. Lihat wajahnya itu, aku benar-benar merasa sangat senang melihat wajah kesalnya itu” kata Batara Kala.
“Sebaiknya kau kembali ketempatmu, karena aku tidak yakin apa manusia itu dapat bisa menahan tekanan untuk memanggil dewa” kata Naberius yang mana melihat kearah Rio yang sedang dibantu oleh Luna.
“Ooh… kau ada benarnya juga, maaf yah Rio aku akan kembali sekarang” kata Batara Kala, tubuhnya langsung berubah menjadi kepingan cahaya dan dengan cepat dia langsung menghilang dan kembali kesinggasana miliknya.
“Haaah… bagus kalau semuanya sudah selesai, aku tadi mengira kalau aku akan mati tadi” kata Rio yang mana merasa tekanan yang dia rasakan telah menghilang.
“Wuusshkk…” ketiga iblis solomon lalu turun dari udara dan mendekati Rio dan Luna.
__ADS_1
“Jangan lega sekarang anak manusia, hal yang kau lakukan adalah hal yang belum pernah manusia lakukan selama berabad-abad, pasti akan ada banyak mata yang mengawasimu mulai dari sekarang” kata Naberius.
“Taakkss…” dengan satu jentikan jari darinya Naberius lalu mengembalikan Rio dan para anggota serikatnya kembali kedimensi kekuasaan mereka, dan disana mereka berhadapan dengan Batara Kala.
“Gahahahah… nampaknya kalian ingin mengatakan beberapa hal padaku” kata Batara Kala.
“Tentu saja ada yang harus kita bicarakan, terutama tentang seorang manusia yang dapat memanggil dewa waktu sepertimu” kata Zeppar yang menatap tajam Batara Kala.
“Gahahah… kalau masalah itu jangan tanyakan aku, aku juga tidak tahu kalau dia akan berhasil memanggilku dan masih hidup sekarang ini” kata Batara Kala.
“HAhahah… sudah kubilang bukan dia itu manusia yang menarik” kata Andras.
“Sudahlah kalian berdua jangan mulai lagi, sekarang ini dewa Batara Kala kami akan menyerahkan apa yang telah dijanjikan oleh Batara Surya dalam peperangan kali ini harap anda menerimanya” kata Naberius yang menyerahkan jarahan peperangan pada Batara Kala.
“Sebenarnya ini hanyalah hadiah ini tidak ada apa-apanya dengan wajah kesal dari Surya, tetapi aku yakin kalau dia akan sakit kepala melihat setengah dimensi miliknya ada ditanganku saat ini, Gahhahahaha….” Kata Batara Kala yang mana sedang tertawa memikirkan kemalangan Batara Surya.
Sementara itu Batara Surya yang mana kehilangan lebih dari hampir seluruh pasukannya hanya bisa terduduk diam diatas singgasananya, dia telah kehilangan para ksatria difisi udara dan darat miliknya, lalu salah satu jendralnya mati karena harus dikorbankan sementara yang satunya lagi pergi entah kemana. Melihat kemalangan yang terjadi pada dirinya Batara Surya tidak bisa berbuat apa-apa selain memegang kepalanya, dia juga saat ini harus memikirkan keadaan dimensinya yang mana telah kehilangan sebagain besar dari wilayahnya.
Lalu disaat dirinya sedang terpuruk “Trraanggs…” sebuah gerbang dimensi langsung terbuka dihadapannya, melihat gerbang dimensi itu Batara Surya hanya diam dan menatap seseorang yang keluar dari gerbang tersebut.
“Siapa kau…??” tanya Batara Surya.
“Perkenalkan dewa matahari yang agung, aku Dokter Viktor atau orang-orang memanggilku sebagai pencipta chimera” kata sosok yang keluar dari gerbang dimensi tersebut, pertemuan antara seorang dewa dan dokter gila yang mana memiliki musuh yang sama akan menjadikan mereka berdua sebagai musuh terburuk Rio dimasa yang akan datang.
__ADS_1
Bersambung…..