
Saat Luna akan mengambil tasnya didalam kelas dan berencana untuk pergi dari sekolah tersebut, dia secara tiba-tiba melihat sosok mahluk yang mana sangat aneh, mahluk itu terlihat seperti anjing namun memiliki wajah manusia, terlebih lagi itu adalah wajah dari temannya yang dikatakan telah menjadi korban pembunuhan. Dan saat Luna ingin mendekati mahluk tersebut “Wuushh…” mahluk itu langsung menghilang entah kemana, mahlik itu menghilang layaknya sebuah asap dan sama sekali tidak meninggalkan jejak.
Dan saat dia masih kebingungan dengan hal itu Luna baru menyadari kalau didalam kelasnya terdapat tas-tas teman-temannya, melihat hal itu dia tahu kalau seluruh teman sekelasnya sama sekali belum kembali kerumah masing-masing. Dan saat dia melihat hal itu dia pada akhirnya menyadari bau darah yang mana tercium menyengat dari sebuah ruangan yang mana ada disebelu ruang kelasnya, dan karena penasaran Luna lalu mengikuti bau itu.
“Tak-tak-tak…” dan dia lalu berhenti disebuah ruangan yang mana ditutup, namun saat dia melihat pintu ruangan yang harusnya tertutup untuk umum itu “Crringgs…” dia melihat kalau rantai dan gembok yang ada disana telah dirusak dan tidak dapat digunakan lagi. karena rasa penasaran Luna lalu membuka pintu tersebut “Trrieekk…” dan didalam ruangan gelap itu Luna seperti mendengarkan sesuatu, “Crrastt… Crraustt…” dan itu adalah sebuah suara dari seseorang yang mana sedang mengoyak dan mengunyah daging, mendengarkan hal itu Luna lalu menghidupkan lampu yang ada didalam ruangan tersebut “Trrak…” dan saat dia menghidupkan lampu tersebut dia melihat sesosok monster yang mana sedang memakan mayat para teman-teman sekelasnya.
“Kikiki-kikiki…..” melihar kalau lampunya telah hidup mahluk itu lalu berdiri dan melihat kearan Luna.
Dia adalah sesosok mahluk yang mana digabungkan dengan berbagai macam hewan dan juga tubuh manusia, bentuknya seperti sesosok orang besar dengan tinggi 4 meter akan tetapi rupa dan bentuk tubuhnya sama sekali tidak jelas. “Trrukk… Trrukk…” dan saat mahluk itu berjalan mendekati Luna, “Wuushhkk…” dengan sangat cepat Luna langsung berlari meninggalkan ruangan tersebut.
Akan tetapi mahluk itu terlihat tidak perduli dengan Luna yang mana sedang berlari tersebut, dia terlihat tidak memiliki niatan untuk mengejar Luna “Wuushkk…” sementara itu Luna yang mana terus berlari terlihat sedang pergi kearah rumahnya. Dia berharap dapat berlindung didalam rumahnya sendiri, dan saat dia sampai didalam rumahnya dia dengan cepat “Trrangg… Triinggs…” menutup gerbang depan rumahnya tersebut.
“Haaah-Haaah-Haaah… apa-apaan tadi itu, aku tidak percaya ada mahluk yang semenyeramkan itu” kata Luna yang mana terlihat berlari sampai kelelahan.
__ADS_1
Setelah dia merasa aman saat berada didalam halaman rumahnya dia mencoba untuk masuk kedalam rumah, dan saat itu dia melihat ada mobil dari kedua orang tuanya yang mana telah kembali dari perjalanan mereka, saat itu dia merasa senang karena kedua orang tuanya telah kembali. “Trranggs…” namun saat dia membuka pintu rumahnya, dia melihat Viktor yang mana memengang sebuah pisau bedah telah membunuh kedua orang tuanya.
“Hmm… kau masih hidup…??” kata Viktor.
“A-apa yang kau lakukan…??” tanya Luna yang mana tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
“Haaah… inilah yang tidak aku sukai dari remaja, mereka bodoh dan juga tidak dapat menghadapi kenyataan” kata Viktor.
Dan disebelah Viktor ada chimera anjing yang mana terbuat dari menggabungkan serigala dan juga anjing hitam didalamnya, dan untuk memperkuat kecerdasannya Viktor memberikan wajah manusia dan juga memasukan otak manusia kedalamnya. Dan wajah yang Viktor gunakan adalah wajah dari teman baiknya, lalu “Tassk…” ketika Viktor menjentikan jarinya sesosok mahluk chimera yang mana terbuat dari manusia yang dibagungkan dengan senjata ditanganya muncul dan terlihat mematuhi perkataan dari Viktor.
“Fushhtt…” dengan gerakan jarinya Viktor lalu langsung memerintahkan mahluk chimera tersebut untuk bergerak dan menyerang Luna, namun melihat hal itu Luna dengan cepat langsung mencoba untuk berlari keluar dari rumahnya. Namun “Wuush…” chimera anjing yang mana menggunakan wajah teman baik Luna dengan cepat menghalangi dirinya, “Bushhkk…” dan dengan cepat anjing chimera itu langsung melompat untuk mengigit Luna. “Fussstt…” aka tetapi Luna dengan cepat bereaksi dan menggunakan tas miliknya untuk menyerang balik anjing chimera tersebut “Buuskk…” anjing chimera tersebut langsung terhempas karena tubunya yang agak kecil.
Sementara itu Luna langsung berlari kearah sebuah pintu belakang rumahnya itu, dan saat dia masuk kedalam sana “Triieekk…” dia langsung mengunci pintu belakang tersebut, kemudian didalam sana “Wuushk…” Luna langsung mengambil meja dan mengunci ruangan bawah tanah tersebut dari dalam rumah dan luar rumah.
__ADS_1
“Hmm… sangat cerdas, dia memilih untuk masuk kedalam ruangan bawah tanah yang mana menyimpan persedian makanan disana untuk berlindung, akan tetapi apa kau pikir pintu biasa bisa menahan karyaku yang indah ini” kata Viktor.
“Buuskk… Buuskk… Buuskk…” chimera milik Viktor lalu lenggunakan senjata palu dilengankanannya untuk menyerang pintu ruangan bawah tanah tersebut, dan mendengarkan hal itu Luna lalu diliputi oleh perasaan sedih, takut, putus asa, dan juga kebingungan. “Srrrskk…” lalu saat itulah Luna melihat sosok gadis dengan baju putih dan rambut hitam panjang didekatnya, setelah Luna melihat gadis itu “Trraskk…” gadis itu menghilang layaknya hantu dan meninggalkan sebuah kristal hitam dilantai.
“A-apa itu…” kata Luna.
Melihat kristal hitam tersebut Luna langsung memegang kristal hitam tersebut, dan dia langsung mengaptifkan aplikasi DS Game dari kristal hitam tersebut, disana lalu tertulis sebuah kontrak dan juga ketika Luna menyutujui kontrak itu maka dia akan dipaksa untuk bertarung.
“Tidak ada pilihan lagi, lebih baik bertarung dari pada mati dengan menyedihkan” kata Luna.
Saat dia menyutujui kontrak tersebut “Trranggs…” DS Game lalu secara tiba-tiba membawa Luna masuk kedalam ujian pertamanya, “Trrasssk…” sementara itu Viktor yang mana menggunakan chimera miliknya untuk menghancurkan pintu ruangan bawah tanah tersebut dapat merasakan hawa dari aplikasi DS Game didalam ruangan bawah tanah itu.
“Dia tidak ada dan hawa ini, jangan-jangan dia telah menjadi pengguna aplikasi dan langsung dipindahkan keujian DS Game, kalau dia mati maka aku bisa mencari pengganti bahan yang lainnya namun kalau dia kembali dengan selamat maka dia akan menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya, dan kondisiku saat ini aku tidak akan bisa mengalahkan sosok mahluk gaib, karena itulah lebih baik aku segera cepat pergi dari sini” pikir Viktor yang mana menyiapkan barang-barangnya dan bersiap untuk pergi dari kota tersebut.
__ADS_1
Sementara itu Luna yang mana telah dipindahkan kelomkasi ujian pertamanya telah sadar kalau dirinya berada didalam sebuah hutan yang mana telah dipenuhi rawa-rawa, disana terdapat beberapa serangga raksasa dan juga mahluk-mahluk aneh yang mana Luna tidak ketahui. Dan saat itu dia lalu mulai membaca informasi dari aplikasi DS Game yang ada ditangannya.
Bersambung……