Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 255 Mereka yang serakah


__ADS_3

Mendengarkan perkataan Rio tentang ancamannya para warga yang ada disana menjadi lebih takut kepada Rio, akan tetapi Rio tidak memperdulikan hal itu dia bahkan membawa lebih banyak orang pengguna aplikasi kedalam serikatnya, mereka adalah orang-orang yang memiliki peringkat tinggi diujian pertama mereka dan telah mendapatkan kekuatan untuk memanggil mahluk alam gaib.


Para pengguna aplikasi yang baru tersebut mendapatkan arahan dari anggota Rio, mereka juga dibelakali dengan alat sihir dan juga keterampilan bela diri, bahkan Rio sendiri juga ikut mengajari mereka tehnik-tehnik untuk menggunakan alat sihir yang baik. Melihat hal itu para pengguna aplikasi dari keluarga anggota serikat sebelumnya mulai kesal, beberapa diantara mereka mencoba untuk masuk kedalam serikat lewat keluarga mereka dan ada juga yang serakah akan kekuasaan dan menganggap dirinya istimewa.


Orang-orang tersebut mulai membentuk kelompok sendiri didalam dimensi milik Rio, mereka bahkan terang-terangan merekrut para pengguna aplikasi untuk bergabung kedalam kelompok mereka, mengetahui hal itu Rio langsung memiliki ide untuk membuat mereka jerah.


“Hahhaha… lihat ini dengan 10 anggota pengguna aplikasi, aku yakin si Rio itu tidak akan berani macam-macam dengan kita” kata seorang pria yang mana memimpin kelompok untuk membelot kepada Rio.


Mereka semua berkumpul karena merasakan hal yang sama, yaitu mereka menganggap diri mereka itu spesial dan ingin dianggap lebih tinggi karena memiliki kekuatan aplikasi DS Game. Namun pada waktu itu disaat mereka berkumpul didekat area hutan “Grrr….” Tiba-tiba saja mereka dapat merasakan aura haus darah yang sangat kuat.


“A-apa itu…” kata salah satu anggota kelompok pembelot tersebut.


Mereka mulai melihat sepasan mata merah yang melihat kearah mereka dari balik gelapnya hutan, dan saat salah satu dari mereka mencoba untuk maju “Srrrhttt…” sebuah tali hitam yang mana terbuat dari bayangan tiba-tiba muncul “Trasst…” dan langsung mengikat salah satu dari ke sepuluh orang tersebut, “Wuushhk…” dengan cepat salah satu orang itu langsung dilempar masuk kedalam hutan. Melihat hal itu kesembilan orang yang lainnya tidak bisa berbuat apa-apa selain terdiam, “Crrastt… Gaahhkk…” mereka lalu mendengarkan suara teriakan berasal dari dalam hutan dan mengetahui kalau teman mereka telah mati.


“S-semuanya tenanglah, J-jangan panik kita bisa menyelesaikan masalah ini bersama” kata ketua dari kelompok pembelot tersebut.

__ADS_1


“Tapi aku dengar area hutan itu adalah area terlarang karena ada banyak mahluk yang disebut sebagai siluman, bahkan katanya hanya anggota serikat yang mendapatkan ijin dari Rio sendirilah yang boleh memasuki hutan itu” kata salah satu anggota kelompok pembelot tersebut.


“Karena itulah, aku yakin didalam hutan ini memilik harta karun yang sangat banyak, dia mengatakan itu supaya bisa menyembunyikan harta karunnya didalam” kata ketua kelompok pembelot tersebut.


Mereka bersembilan langsung masuk dan menyiapkan aplikasi DS Game milik mereka, akan tetapi mereka sama sekali tidak mengetahui kalau didalam hutan itu ada mahluk-mahluk yang haus akan darah dan daging para manusia, dan dalam hitungan beberapa menit. “Wuushhkk…” salah satu dari anggota kelompok tersebut langsung berlari keluar dari dalam hutan, tubuhnya dipenuhi oleh darah dan luka-luka yang mana disebabkan oleh para siluman didalam hutan itu.


“Uwaaah… TOLONG… TOLONG… TOLONG…” teriak orang tersebut.


“Burrnn… Fusshkk…” lalu sebuah bola api dilemparkan kebelakang dirinya dan membuat para siluman itu langsung melarikan diri, “Bommsh…” dan dengan bola api tersebut ledakan terjadi dan beberapa siluman langsung terbunuh dengan mudahnya. Disana Rio bersama dengan Dion dan juga beberapa anggota serikatnya melihat orang itu yang mana sedang terluka parah, karena khasihan Dion langsung dengan cepat menyuruh para anggota serikat yang lainnya untuk mengobati dirinya dan menanyakan apa yang sebenarnya telah terjadi.


“Kau-kau pasti sengaja bukan, kalau tidak kenapa mereka bisa mati” kata salah satu keluarga pengguna aplikasi yang mati tersebut.


“Aku tidak tahu apa yang kau katakan, dan juga aku sudah jelas memberitahukan pada kalian semua, kalian bisa bebas disini dan melakukan apapun yang kalian mau asalkan jangan melanggar aturan yang ada, dan mereka melanggar aturan tersebut lalu mati ditangan siluman, memangnya itu salahku…??” kata Rio dengan wajah dingin.


Mendengarkan perkataan Rio barusan para keluarga tidak bisa berkata apa-apa dan hanya bisa terdiam meratapi kesalahan mereka, mereka semua berpikir kalau misalnya mereka berbicara padanya atau menasehatinya maka semua itu tidak akan terjadi, namun sebuah penyesalan selalu datang terlambat dan akhirnya akan membawa kepedihan dihati mereka yang masih hidup. Sementara itu Rio sendiri kelihatan sedang senang karena mendengarkan kalau orang-orang yang mengacau didalam dimensinya telah tewas, dia lalu mengambil sebuah daging siluman besar dari penyimpanannya dan dia mulai memberi makan para mahluk peliharaannya.

__ADS_1


“Kerja yang bagus” kata Rio yang mana sedang mengelus siluman singat bayangan.


Saat itu Rio dengan sengaja membuka retakan yang agak besar didalam hutan “Krranggs…” dan karena retakan tersebut para siluman didalam hutan bertambah semakin banyak, lalu saat kesepuluh orang tersebut berada didekat hutan itu Rio langsung menyuruh siluman singa bayangan untuk menggunakan kedali banyangan miliknya. Dan dengan kekuatan bayangannya singa bayangan salah satu dari sepuluh orang tersebut langsung masuk kedalam hutan dan menjadi korban pertama para siluman yang ada disana, kemudian disaat Rio ingin memberikan perintah pada singa bayangan dia terkejut karena melihat kebodohan dari sembilan orang tersebut, mereka dengan sendirinya masuk kedalam hutan dan menjadi makanan bagi para siluman yang ada disana.


“Tidak kusangka ternyata masih ada orang-orang bodoh seperti mereka, yah tetapi harus aku akui kalau mereka memiliki keberanian yang cukup besar untuk menentang diriku didalam wilayah kekusaanku” kata Rio.


Beberapa hari kemudian, setelah kejadian kematian kesembilan orang tersebut “Trranggs…” beberapa orang keluarga dari anggota Rio memutuskan untuk kembali kealam manusia, mereka tidak dapat tinggal didalam dimensi kekuasaan Rio karena merasa sakit hati dengan apa yang terjadi. Mengetahui hal itu Rio menghormati keputusan mereka dan membukakan gerbang untuk mereka kembali kealam manusia, bersamaan dengan itu beberapa orang anggota serikat Rio lalu meminta ijin untuk berlibur demi menemani keluarga mereka dialam manusia yang saat ini sedang kacau, Rio memberikan ijin kepada mereka dengan syarat kalau mereka harus cepat kembali saat mereka dipanggil.


Lalu dua minggu telah berlalu saat perginya beberapa keluarga anggota serikat milik Rio, didalam sebuah ruangan tempat Rio mengerjakan tugasnya disana Rio sedang duduk dengan santai sambil melihat-lihat berkas-berkas yang mana adalah pekerjaannya. Dia juga melihat sebuah berkas informasi yang sangat penting, dan itu adalah sebuah informasi yang mengatakan kalau senjata-senjata peninggalan para pahlawan mulai mengeluarkan sebuah aura yang sama dengan artefak.


“Nampaknya ini akan menarik” kata Rio.


Dia melihat kalau seluruh peninggalan didalam museum diseluruh dunia telah menghilang, dan sebuah kelompok sedang membuat acara lelang besar-besaran untuk menjual semua peninggalan tersebut.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2