Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 245 Kekacauan diseluruh dunia


__ADS_3

Rio yang duduk disana menatap ketiga entitas kuat tersebut dengan tatapan yang penuh tanda tanya, itu karena ketiga sama sekali tidak perlu untuk menghentikan penyatuan dunia karena mereka akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar jika dunia mulai menyatu dengan dimensi-dimensi yang telah mati tersebut.


“Sederhana saja, kami tidak ingin para manusia punah” kata Azazel


“Apa yang kau maksudkan…??” tanya Rio.


“Gahahah… yang dia katakan itu adalah kalau dimensi-dimensi yang mati itu terlalu cepat munculnya, dan kami hanya memberikan waktu sementara sebelum aplikasi DS Game dibagikan keseluruh umat manusia” kata Batara Kala.


“Jadi begitu, mereka sama sekali tidak memperdulikan masa depan umat manusia, yang mereka pedulikan adalah keuntungan yang akan mereka dapatkan” pikir Rio.


“Kakakka… dari pandangan wajahmu kau nampaknya sudah mengerti maksud kami yang sebenarnya anak manusia” kata Cronos.


“Yah… kurang lebih begitu, tetapi aku tidak menyangka kalau hal ini harus membuat kalian bertiga bergerak” kata Rio.


“Yang kami hadapi itu adalah dunia kecil, walaupun sudah mati akan tetapi masih sangat berat dan juga sangat luas, tidak mungkin bagiku untuk sendirian menahan seluruh dimensi yang mati itu” kata Azazel.


Setelah mendengarkan perkataan dari ketiganya Rio langsung merasa puas, dia lalu langsung ingin pergi dari sana, akan tetapi dia ditahan Batara Kala dan dipaksa untuk makan bersama dengan mereka. Lalu setelah 20 piring hidangan daging yang disajikan didalam restoran tersebut, Rio merasa sudah tidak bisa makan lagi dan setelah ketiga entitas kuat itu merasa puas mereka langsung pergi meninggalkan Rio dengan seluruh makanan yang belum mereka bayar tersebut.


“Aku rasa dewa dan iblis juga menyukai yang namanya manakan gratis” kata Jill yang melihat hal tersebut.


“Uggk… mereka tiga mahluk sialan, perut mereka itu adalah lubang cacing, tidak kusangka mereka akan makan sebanyak itu” kata Rio.


Setelah membayar setiap hidangan yang dipesan Rio langsung kembali kedalam dimensinya, dan saat dia kembali Luna langsung menyambutnya, akan tetapi senyuman ramah Luna langsung berubah menjadi menyeramkan ketika dia tahu kalau Jill mengikuti Rio sedari tadi. Sementara itu melihat apa yang terjadi pada langit-langit diseluruh dunia, para manusia diberbagai negara mengalami kepanikan dan kekacauan terjadi dimana-mana.


“Hmm… orang-orang sudah menggila, untungnya para anggota serikatku telah memindahkan seluruh keluarga mereka kalau tidak maka akan ada keributan yang semakin besar” pikir Rio.

__ADS_1


Sementara itu Gilang yang mana adalah salah satu dari 10 orang yang terpilih oleh manajemen DS Game, mulai memburu 9 orang yang lainnya, dia memulai dari pimpinan serikat perisai manusia. Itu karena dia mendapati kalau pimpinan serikan pelindung manusia saat ini sedang terluka parah dan juga para anggotanya sedang kesulitan, “Wuusshh…” dengan cepat Gilang langsung melintas dari alam iblis kealam manusia, lalu langsung masuk kedalam dimensi kekuasaan milik serikat perisai manusia tersebut.


Menggunakan puluhan lingkaran sihir Gilang langsung dapat dengan mudahnya menerobos masuk kedalam dimensi mereka, ketika dia telah sampai disana dia melihat taman bunga dan juga sebuah gunung yang mana ada bangunan kecil disana. Melihat bangunan tersebut Gilang langsung tahu kalau disana adalah markas utama dari serikat perisai manusia.


“Mari kita mulai perburuannya” kata Gilang yang mana menyiapkan senjata dan juga memanggil beberapa pengikutnya.


Lalu beberapa hari kemudia Rio mendengarkan sebuah berita yang membuat darahnya mendidih, berita itu dia dapatkan dari forum berita DS Game dan saat ini mereka sedang membahas kehancuran serikat perisai manusia yang mana dihancurkan oleh satu orang saja, dan orang yang menghancurkannya adalah Gilang salah satu dari jendral raja iblis Satans.


“Ternyata begitu, ternyata orang yang menggunakan Dopelganger waktu itu adalah dirinya, bagus juga itu artinya dia mengincar ke 9 orang yang dipanggil waktu itu” kata Rio.


“Trranggs…” dia lalu langsung pergi kembali kealam manusia, lalu saat dia sampai disana dia melihat beberapa dimensi yang telah mati tersebut mulai bergerak dengan lambat kearah dunia manusia.


“Sudah bergerak lagi, nampaknya ketiga mahluk itu benar-benar tidak serius” pikir Rio.


Akan tetapi Rio sama sekali tidak menemukannya “Trranggs…” dia lalu keluar lagi dari dimensi itu, dan kembali lagi kealam manusia “Wuussh…” bergerak didalam bayangan Rio dengan cepat mencari jalan kedimensi yang lain. “Trranggs…” Rio lalu membuka jalan kedimensi selanjutnya, akan tetapi dia dapat merasakan hawa keberadaan dari para iblis yang mana sedang melihat dirinya.


“Biar kukatakan pada kalian, aku sedang terburu-buru jadi kalau kalian tidak mau mati enyahlah dari sini sekarang” kata Rio.


“Grrr… kami tidak akan melakukan hal itu, kau telah menghabisi para rekan kami, kami tidak akan membiarkanmu hidup” kata para iblis tersebut.


Mereka adalah para iblis yang mana telah merasuki manusia dan dapat mengubah wujud kebentuk asli mereka, para iblis itu dulunya adalah bawahan raja iblis Mormo yang mana memiliki tujuan untuk membunuh orang-orang dan juga membawa mayatnya kembali kepada raja iblis Mormo.


“Kalau kalian memang ingin mati maka aku tidak akan segan-segan” kata Rio.


“Trranggs…” dia mengeluarkan perisai batu yang mana mengandung aura kematian yang cukup kuat, melihat hal itu para iblis itu langsung merasakan aura penindasan yang sama dengan yang dikeluarkan oleh tuan mereka. “Srraaahkk…” menggunakan aura hitam kematian tersebut Rio langsung menutupi tubuh mereka, lalu dia menelan mereka didalam aura hitam itu, setelah beberapa detik para iblis itu langsung mati dengan tubuh mereka yang menjadi kering karena energy kehidupan mereka telah diserap habis.

__ADS_1


“Setidaknya aku akan memberikan kalian pemakaman yang layak” kata Rio.


“Burrnn…” dengan api ditangan kanannya dia langsung membakar seluruh mayat iblis tersebut, “Buurrnn… Krrastt…” mereka terbakar sampai menjadi abu dan tidak meninggalkan sisa sedikitpun. “Trranggs…” Rio yang mana tidak mau membuang waktunya langsung masuk kedalam dimensi berikutnya, disana adalah dimensi bebas yang dipimpin oleh 5 iblis Solomon, disana juga tidak diperbolehkan bertarung karena ada penjaga yang selalu mengawasi dari atas langit.


Akan tetapi ditempat itu Rio merasakan hawa keberadaan yang sangat familiar, dan dia langsung mengikuti hawa keberadaan tersebut, dia lalu menemukan sebuah kedai teh yang mana disana Gilang sedang duduk dengan santai disana.


“Akhirnya aku menemukanmu” kata Rio yang mana duduk didepannya.


“Ada apa kau mencariku keponkanku…?? Apakah kau merindukan pamanmu ini” kata Gilang.


“Tidak usah bicara lagi, kita selesaikan ini sekarang juga” kata Rio.


“Boomsh…” Rio lalu mengeluarkan sihir api disana dan meledakan seluruh tempat tersebut, akan tetapi ditengah ledakan api itu Rio sempat melindungi pemilik dan orang-orang yang ada disekitar sana.


“Serangan setengah-setengah seperti itu tidak akan bisa melukaiku, kau harusnya tahu itu” kata Gilang.


“Benarkah… tetapi kau kelihatan tidak sehat sekarang ini” kata Rio.


Setelah dia menggunakan sihir apinya Gilang dengan cepat menarik pedang besar dipunggungnya, “Srraakk…” dan dia menggunakan pedang tersebut untuk menangkis serangan dari Rio, akan tetapi dengan cepat menggunakan tangan kirinya Rio membuat sebuah cakar naga dari sihir racunnya dan menyerang tubuh Gilang dengan cepat. Sekarang ini Gilang sedang terpengaruh oleh sihir racun milik Rio, dan dia berada didalam keadaan lemah karena sihir racun milik Rio sekarang ini sudah sangat meningkat dan bahkan dapat membunuh seorang raja iblis.


“Kau semakin menakutkan saja, dari mana kau belajar jadi selicik ini” kata Gilang.


“Aku belajar dari pengalaman pahit yang kau berikan” kata Rio.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2