Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 402 Dunia yang kami ciptakan bagian 2 – END


__ADS_3

Di sebuah dunia baru yang mana masih dihuni oleh para manusia yang belum memahami dunia sihir dan juga teknologi, disana para iblis mulai menyerang “Grroaar...” mereka adalah iblis liar yang mana belum memiliki kepintaran dan terkena dampak energy dari alam bawah. “Bushkk... Bommshk...” mereka membuat kehancuran dimana-mana dengan tubuh besar mereka, dan para manusia yang ada di dunia itu berusaha untuk melawan dengan perlengkapan seadanya milik mereka.


“Gaaahkkk...”


“Aaaahhkk....”


“Mereka terlalu kuat... kita manusia akan musnah...”


Namun perbedaan fisik dan juga ketidak siapan para manusia itu membuat mereka kalah dengan mudahnya oleh para iblis liar tersebut, namun “Trranggs...” pada saat itu juga sesosok pria tampan dengan jubah hitam datang kesana, dan menggunakan pedang miliknya “Srrast... Crrast...” dia mengalahkan para iblis liar yang mana berjumlah ratusan tersebut.


“Kalian para mahluk buas yang bodoh, jangan datang kemari lagi kalau tidak ingin mati”


Dengan pedangnya dia mengeluarkan aura dominasi yang sangat kuat, dan membuat para iblis liar itu ketakutan dan langsung lari kearah sarang mereka berada, sementara itu para manusia yang melihat dirinya langsung bersorak dan bahkan ada yang memuja dirinya sebagai sosok dewa penyelamat mereka.


“Hehehe... kalian salah”


“Aku bukanlah dewa, tetapi Rio sang raja dari ras manusia”


Disaat itu Rio mengatakan identitasnya sebagai raja dari ras manusia, dan dengan pengetahuannya akan sihir dan tehnik berpedang Rio tinggal di dunia itu selama lebih dari satu minggu. Rio mengajari mereka dasar-dasar sihir dan juga tehnik beladiri dengan harapan para manusia yang ada di dunia itu dapat melindungi diri mereka sendiri, dan di hari ke 8 Rio di dunia itu “Trranggs...” sebuah portal langsung di buka disana.


“Aaah... sialan, mereka sudah menemukanku”


Dengan buru-buru Rio berusaha untuk menggunakan artefak Lemegeton agar bisa membuka portal menggunakan kekuatan Azzazel, namun “Tranggskk...” lingkaran sihir portal miliknya dihancurkan dengan mudahnya oleh sosok yang ada di dalam portal tersebut. dengan wajah yang ketakutan dan mengeluarkan keringat dinginnya Rio kemudian langsung berbalik badan, dan dia melihat sosok wanita cantik yang mengendari naga hitam raksasa yang mana adalah Luna.


“Itu benar-benar dirinya, dan dia juga membawa yang lainnya juga”


Melihat Luna yang mana pergi bersama dengan Lita dan juga Phoenix dan juga Azzazel, Rio langsung berusaha untuk mengendap-endap dan kabur dari tempat itu juga. Akan tetapi “Trraaahkk...” mata Luna yang tajam dan telah di tingkatkan dengan energy sihir dapat melihat keberadaan Rio, dan dengan tombak yang mana sedang dipegangnya “Fusshkk...” Luna langsung melempar Rio dengan tombak itu.


“Hii... dia benar-benar ingin membunuhku”


Dengan cepat “Busshk...” Rio langsung melompat kearah tombak yang Luna lemparkan, dan menggunakan pedang miliknya “Trranggs...” Rio langsung menepis serangan lemparan tombak tersebut. Akan tetapi pada saat itu Rio telah masuk dalam perangkap Luna, dan sekarang ini Luna telah terbang melayang disamping Rio, dengan tatapan tajam Luna melihat kearah Rio.


“Hei... apa kabar”


Saat itu juga Rio yang mana terlihat sedang ketakutan langsung melambaikan tangannya kearah Luna, dan melihat hal itu Luna langsung diam dengan wajah marahnya.


“Bagus sekali, rupanya kau bermain disini selama satu minggu penuh”


“Disaat yang lainnya sedang sibuk bekerja, kau sebagai pimpinan mereka malah bermain-main di sebuah dunia antah berantah”

__ADS_1


Rio yang mana adalah sang penguasa manusia saat itu tidak bisa berbuat apa-apa, dia hanya bisa terduduk diam dilantai sambil menerima ceramah dari Luna, itu semua karena pekerjaan penting yang mana harusnya di lakukan oleh Rio telah diambil alih oleh Luna sebagai pasangannya. Lima belas tahun yang lalu dan pada saat itu juga ketika Rio telah mengalahkan Gilang sang pamannya, Rio melihat sebuah ingatan Gilang.


“Dimana ini...???”


Pada saat itu Rio telah berada disebuah padang rumput yang mana sangat familiar bagi dirinya, dan disana terlihat jelas Rio yang mana masih kecil sedang bermain-main bersama dengan ayah, ibu dan juga adiknya. Melihat hal itu Rio kemudian meneteskan air matanya, dia merasakan kerinduan akan keinginan bisa berjumpa dengan mereka lagi, dan pada saat Rio ingin menghampiri keluarganya tersebut.


“Kau tidak akan bisa berbicara pada mereka, ini semuanya cuman ilusi belakang”


Tiba-tiba saja Gilang langsung muncul dibelakang Rio, dan dengan pedang miliknya “Srranggs...” Rio langsung menodongkan pedangnya kearah tenggorokan Gilang, melihat hal itu Gilang dengan santainya berjalan kesamping dirinya. “Trukk.. Dussk...” Gilang kemudian duduk dengan santainya di padang rumput tersebut, dan dirinya tersenyum melihat kebersamaan keluarga Rio.


“Jangan terlalu tegang seperti itu, kau sudah berhasil mengalahkanku”


“Jadi sebelum aku menghilang mari kita berbicara sebentar”


“Srranggs...” Rio kemudian langsung menyimpan kembali pedang miliknya, dia “Truskk...” langsung duduk disamping Gilang, dia juga masih bingung tentang apa yang sebenarnya terjadi.


“Jadi kenapa kau ingin menguasai seluruh dunia...??”


Pada saat itu juga Rio langsung mengeluarkan pertanyaan yang mengejutkan Gilang, dan mendengarkan hal itu Gilang hanya tersenyum kecil di wajahnya.


“Aku tidak tahu, pada awalnya aku hanya kebingungan saja”


“Dan itu semua hanya untuk kepuasan semata saja”


Mendengarkan hal itu Rio langsung tahu, kalau sebenarnya apa yang di inginkan oleh Gilang bukanlah menguasai dunia, akan tetapi untuk dapat mengembalikan dunia kembali disaat dirinya membuat kesalahan fatal agar dia bisa bersama dengan orang-orang yang dia sayangi. Mengetahui hal itu Rio langsung menetapkan tekadnya, “Trusk...” dia langusng berdiri dan berjalan kearah belakang Gilang “Tringgs...” dan disana terlihatlah sebuah pintu putih yang diselimuti oleh cahaya.


“Kau akan pergi sekarang...??”


Tanya Gilang yang mana masih melihat kearah wajah kedua orang tua Rio, mendengarkan itu Rio berhenti berjalan dan melihat kebelakangnya.


“Yah... masih ada orang-orang yang mana menungguku disana”


“Hahaha... baguslah kalau begitu, ingatlah untuk jangan menjadi seperti diriku”


“Tidak akan pernah, karena aku memiliki rekan-rekan yang sangat kuat dan dapat membantuku disaat aku tersesat”


Rio langsung keluar dari pintu tersebut, dan disaat itu dia membuka matanya dan melihat kalau dirinya sedang berada dipelukan Luna yang mana sedang membawa dia terbang bersama dengan Kuda Sembrani.


“Akhirnya kau kau bangun juga, dasar tukang tidur kau membuatku khawatir”

__ADS_1


Saat itu Luna meneteskan air matanya, dia terlihat sedang kelelahan karena mengalirkan energy sihirnya kearah Rio agar dapat menyembuhkan luka-lukanya, dan pada saat itu Rio telah bertekad dan memegang pipi Luna.


“Hei... setelah kita kembali nanti, mari kita menikah”


“Haaahh.....?????”


Mendengarkan hal itu Luna langsung panik dan pipinya langsung memerah dengan sangat cepat, dia langsung tidak dapat terbang dengan benar dan membuat Rio hampir terjatuh dari Kuda Sembrani. Setelah itu satu bulan setelah Rio mengalahkan Gilang, serikat ksatria hitam kemudian langsung mengadakan sebuah pesta pernikahan besar-besaran dan disana Luna langsung menjadi ratu bersama Rio yang mana diangkat menjadi raja manusia penguasa dari alam manusia.


Setahun setelah itu Odin mundur dari jabatannya sebagai raja dewa Asgardian, dan dirinya menobatkan Thor sang dewa petir sebagai raja dewa penguasa Asgardian, setalah itu Odin dan juga istrinya menetap di sebuah dunia yang mana tidak berpenghuni dan menghabiskan waktu mereka berdua disana selamanya. Zeus yang mana adalah dewa raja dari serikat Olimpus mencoba untuk menangkap ayahnya Cronoust dan menghakiminya atas dosanya di masa lampau, akan tetapi dengan kekuatan waktu milik Cronoust dia berhasil lolos dari Zeus dan hidup dalam persembunyian di alam manusia.


Dan sekarang ini alam bawah telah menjadi tempat eksklusif untuk berlatihnya para pejuang dari segala serikat dan juga ras, mereka memasuki dunia manusia yang dipimpin oleh serikat ksatria bayangan dan dari sana mereka dapat pergi alam bawah. Dialam bawah telah dipasangkan miliaran formasi sihir yang mana sangat kuat, dan para monster yang mana kalah dari para ksatria serikat akan menjadi batu energy yang mana mengandung kekuatan yang sangat melimpah, dan batu energy tersebut menjadi sumber daya baru yang dicari-cari oleh berbagai ras.


Untuk menenangkan keserakahan para dewa dan juga raja iblis yang ada, Rio menggunakan kekuatan Lemegeton untuk memimpin ke 72 iblis solomon serta para mahluk yang membuat kontrak dengan dirinya, dan dirinya membungkam para serikat yang berusaha untuk memonopoli alam bawah. Dengan bantuan dari Asgardian, Olimpus, Raja iblis Mara, Cihyou, dan juga penguasa nafsu Jill, Rio membuat kesepakatan agar para serikat yang ingin memasuki alam bawah akan diawasi dengan sangat ketat oleh serikatnya.


Dengan peraturan tersebut para raja iblis dan juga para dewa yang serakah tersebut langsung diam, mereka tidak dapat mengalahkan Rio yang mana sekarang ini adalah penguasa manusia. Akan tetapi saat ini sang penguasa manusia yang kuat itu sedang di ceramahi habis-habisan oleh istrinya, dan dengan wajah memelas Rio berusaha untuk meminta maaf pada Luna.


“Sayangku... bagaimana kau bisa tahu aku ada disini..??”


“Ooh... masalah itu, ada anak gadis baru yang memiliki energy dewa dan iblis, dia memberitahukan kalau dirinya mendapatkan kartu undangan serikat kita”


“Aaah... sialan...”


Saat itu juga Rio langsung tersadar, kalau dirinya telah memberikan kartu undangan tersebut pada saat dia sedang berkeliling kedunia baru. Melihat kalau Rio telah di marahi habis-habisan oleh dirinya Luna kemudian langsung bertanya balik pada Rio.


“Sebenarnya apa yang kau lakukan...???”


“Kenapa kau belakangan ini pergi terus menerus keberbagai dunia”


Mendengarkan pertanyaan itu Rio langsung mengingat kembali apa yanga Gilang katakan pada dirinya, dan dengan tegas Rio menjawab pertanyaan dari Luna.


“Aku hanya ini melihat ketetapan dari tekadku, dan dengan pergi keberbagai dunia baru aku dapat melihat bagaimana cara banyak orang berpikir”


“Karena aku tidak mau membuat kesalahan fatal dan menyesalinya, dan karena itulah bisakah aku meminta cuti dari pekerjaanku selama setengah tahun lagi”


Mendengarkan hal itu Luna langsung tersenyum sangat manis pada Rio, dan “Srranggs...” dengan  artefak rantai kekangan neraka Luna langsung mengikat leher Rio, “Srraahkk...” dia lalu dengan kasarnya membawa Rio pergi kembali keserikat mereka dunia yang mana mereka buat dengan tangan-tangan mereka.


“Saat kembali nanti jangan harap kau bisa kabur lagi, ada setumpuk gunung pekerjaan yang harus kau selesaikan”


“Hahaha... aku rasa aku tidak akan bisa keluar dari ruanganku untuk setengah tahun mendatang...”

__ADS_1


------ THE END -------


__ADS_2