Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 144 Markas baru


__ADS_3

Satu minggu setelah selesainya ujian khusus tersebut Rio dan rekan-rekannya langsung meminta serikat pencari kebenaran untuk memindahkan bangunan mereka ke dimensi milik Rio, dengan sihir tanah dan telekinisis milik beberapa orang dari serikat pencari kebenaran gedung yang sebelumnya ada didunia manusia dipindahkan langsung ke dimensi miliki Rio.


“Oii… pindahkan itu kesana, jangan sampai yang didalamnya pecah” kata Gio yang mana memberikan instruksi pada para pekerja yang memindahkan gedung tersebut.


Mereka menggunakan tehnik sihir untuk membelah gedung markas Rio menjadi kotak-kotak kecil, dan lalu mereka mengangkutknya dan menyatukannya lagi didalam dimensi milik Rio. Sementara itu disaat yang lain sedang bekerja Rio sedang terlihat bersantai ditengah padang rumput, dia tertidur disana bersama dengan ke 3 siluman singa yang mana sudah tumbuh besar dan setara dengan singa dewasa, kekuatan dari ketika siluman itu setara dengan kekuatan dari siluman berusia ratusan tahun dan mereka bertiga dapat menggunakan sihir element api, es, dan bayangan.


“Rooaarr…” ketiga siluman singa tersebut sedang menikmati tidurnya didekat Rio dan lalu mata mereka langsung menjadi waspada ketika merasakan adanya hawa kehidupan mendekati mereka.


“Jangan aku kenal dengan energy ini” kata Rio yang mana menenangkan ketiga siluman singa tersebut.


“Yoo… kau kelihatannya sedang santai” kata Angga yang mendatangi Rio sambil membawa sekeranjang buah-buahan.


“Kau juga kalau tidak ada kerjaan sana bantu yang lainnya” kata Rio.


“Haaah… apa-apaan kau ini, dalam kontraknya aku cuman disuruh untuk bertarung melawan musuh serikat kita” kata Angga.


Sebelumnya setelah Rio menerima hadiah serpihan tulang aneh tersebut, Azazel langsung mengucapkan mantra aneh dalam bahasa iblis “Trrinnggss…” serpihan tulang aneh itu langsung menyatu kedalam tangan kanan milik Rio, dan ketika itu menyatu Rio merasakan ada yang aneh didalam tulangnya.


“Sekarang kunci dimensi itu sudah menyatu dengan tulang-tulang yang ada didalam tubuhmu, kau saat ini dapat dengan bebas membuka dimensi itu kapanpun yang kau mau” kata Azazel.


Rio merasakan element sihir ruang telah menyatu kedalam tubuhnya dan saat itu juga dia dapat membuka sebuah portal untuk pergi kealam miliknya, dan ketika Rio selesai memeriksa hadiahnya “Taakk…” dengan tepukan tangannya Rio langsung diusir dan kembali kemarkasnya. Didalam markas tersebut Rio melihat kalau semuanya telah kembali dengan selamat, dan ketika dia melihat kearah jam dia menyadari kalau di dunia manusia hanya berlangsung selama 3 jam.


“Haah…. Tampaknya kita benar-benar sudah kembali” kata Rio, “Trruukk…” dia lalu langsung duduk menyandar di sofa miliknya.


Sementara itu Gio dan Aji yang mana terlihat tidak kelelahan langsung kebelakang untuk mengambil makanan dan minuman, lalu Lita langsung dengan cepat berlari kearah tempat tiga siluman singa peliharaan Rio berada sementara itu Luna yang mana ditinggal sendirian bersama dengan Rio langsung duduk dengan santainya disebelah Rio. Melihat Rio yang mana sedang memejamkan matanya dia memandangi wajah Rio dengan seksama dan kemudian, secara tiba-tiba Rio membuka matanya dan langsung mengambil smartphone miliknya dari kantungnya.

__ADS_1


“Haloo… bagaimana keadaan kalian” tanya Rio yang mana menghubungi Dion dan Angga.


“Aku aman dan juga para bawahanku tidak ada yang terluka” kata Dion.


“Kesal dan marah karena kau lagi-lagi mengambil tempat pertamanya” kata Angga yang tahu kalau Rio mendapatkan tempat pertama dalam ujian khusus kali ini.


“Hahahah…. Jangan marah-marah seperti itu, aku malahan ingin menawarkan sebuah penawaran untuk kalian” kata Rio.


“Hmm… penawaran apa yang ingin kau tawarkan pada kami” kata Dion, dia lalu duduk dibangku sambil meminum minuman kaleng dingin.


“Aku punya firasat tidak enak tentang ini” kata Angga yang sekarang ini entah ada dimana.


“Penawaranku cuman satu, jadi bagian dari serikatku dan akan kuberikan tempat yang bagus untuk kalian” kata Rio.


“Oii… apa kau tidak terlalu terus terang, orang biasanya akan bersikap sopan untuk meminta seseorang masuk kedalam serikatnya” kata Angga.


“Keuntungannya cukup mudah, kekuatan, kekayaan, dan koneksi itu adalah tiga hal yang akan kalian dapatkan jika bergabung kedalam serikatku” kata Rio.


“Hahahahah…. Dasar gila kau pikir aku mau saja bergabung denganmu, kau menawarkan sesuatu yang tidak jelas seperti itu kau pikir aku…” kata Angga.


“Aku bisa membuat kontrak perjanjian jika kalian mau, dan didalam kontra tersebut kalian hanya berada didalam serikatku selama 3 bulan, dan setelah 3 bulan berakhir kalian berhak untuk memutuskan tetap tinggal atau pergi dari serikatku” kata Rio yang memotong Angga berbicara.


“Hmm… baiklah kalau kau bilang seperti itu, aku juga akan mendapatkan keuntungan dengan menjadi bagian dari serikatmu, tapi aku ingin memastikan hal ini dulu dengan para bawahanku” kata Dion yang mana langsung menutup telphonenya.


“Jadi bagaimana denganmu, aku tidak yakin kau dapat menolak tawaranku” kata Rio yang berbicara pada Angga.

__ADS_1


“Cih kau pikir aku akan tergoda dengan perkataanmu itu” kata Angga.


“Yah bisa dibilang seperti itu, karena kau tahu sebelumnya pengikut dari raja iblis Teppes menawarkan sebuah tawaran menarik padaku dan dia bilang ingin menyewa jasaku sebagai tentara bayaran” kata Rio.


“Haaah… lalu memangnya kenapa…??” kata Angga.


“Untuk seseorang yang gila bertarung sepertimu pasti akan sangat menyenangkan bukan, jika kau dapat melawan para pengikut dari salah satu raja iblis, dan terlebih lagi aku sama sekali tidak yakin kau tidak memiliki dendam dengan sang naga iblis Bahamut” kata Rio.


“Hmmm…. Kau benar-benar memiliki mulut yang sangat licin, tapi apa benar perkataanmu itu, kau diminta untuk ikut bergabung melawan kadal itu” kata Angga.


“Yah bisa dibilang seperti itu” kata Rio.


“Baiklah aku akan menandatangani kontraknya, tetapi jangan harap aku akan mematuhi seluruh parkataanmu” kata Angga, dia terlihat sedikit ragu-ragu tetapi saat Rio membicarakan tentang peperangan melawan Bahamut dia langsung merubah pikirannya.


Dan saat ini Angga sedang berada didalam dimensi pribadi milik Rio, sebuah tempat yang  dipenuhi padang rumput dan sebuah hutan tempat tinggal mahluk-mahluk siluman buas berada. Lalu ditengah-tengahnya sebuah gedung yang sedang disusun seperti lego oleh beberapa pekerjan dengan sihir mereka, melihat pemandangan yang agak aneh tersebut Angga tidak bisa berkata apa-apa selain duduk dan memakan buah-buahan yang dia bawa.


“Bisa katakan padaku kenapa kau mau memasukkan aku kedalam serikat milikmu” kata Angga yang bertanya pada Rio.


“Tidak ada alasan khusus, hanya kau itu kuat dan juga aku melihat kalau kau bukanlah tipe orang yang akan berhianat” kata Rio.


“Cuman itu saja, tak bisa dipercaya” kata Angga.


“Trraassttkkk…” lalu secara tiba-tiba sebuah retakan ruang mulai muncul, dan dibalik retakan tersebut seseorang memaksa masuk kedalam dimensi pribadi milik Rio.


“Grrrr….” Merasakan aura iblis yang kuat ketiga siluman singa peliharaan Rio langsung bersiap untuk bertarung, dan dibalik retakan dimensi itu ada sepasang mata ungu yang menatap Rio dan dari mata itu energy iblis yang cukup kuat keluar seperti sebuah kabut asap.

__ADS_1


“Hmm…. Tampaknya aku punya tamu tidak diundang disini’ kata Rio, “Srriinggss…” dia lalu menarik golok naga waktu miliknya dan bersiap untuk menebas siapapun yang keluar dari retakan dimensi tersebut.


Bersambung….


__ADS_2