Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 209 Tiga siluman singa


__ADS_3

“Trrasst…” didalam sebuah medan perang kecil, disana terdapat dua buah serikat yang mana sedang berselisih dan kedua serikat itu memulai perang untuk menentukan pemenangnya, namun salah satu serikat itu tidak menyangka “BOOMSSH…” kalau misalnya musuh mereka akan memanggil bantuan.


“Apa-apaan itu, kenapa bisa siluman ada dipihak mereka” kata salah satu anggota serikat yang berselisih tersebut.


“Boomssh… Boomssh… Boomssh…” hujan api mulai berjatuhan disana dan para orang-orang yang ada disana terbakar dan mati dengan mudahnya, para mahluk gaib yang mana telah dipanggil dengan aplikasi DSGame menjadi tidak berguna karena gerakan mereka telah terbatasi tanah es, sementara itu “Crrastt… Krrastt…” para pengguna aplikasi terbunuh satu persatu karena mahluk asing yang muncul secara tiba-tiba dari dalam bayangan.


“Ini lebih baik dari yang aku bayangkan, untuk perang pertama mereka bertiga, ini cukup baik” kata Rio yang mana hanya duduk diam diatas sebuah bukit.


Didalam medan perang tersebut salah satu pasukan dari serikat meminta bantuan pada serikat Rio, mereka adalah sebuah serikat yang mana melihat kekuatan Rio dulunya saat menjalankan ujian-ujian terdahulu. Karena mereka berada dalam kedaan yang sulit mereka langsung menghadap kearah Rio dan menawarkan beberapa alat sihir untuk mereka berikan pada Rio, melihat hal itu Rio langsung menyutujuinya karena dia dapat merasakan kalau itu adalah sebuah kesempatan bagus untuk memeriksa kekuatan ketiga siluman singa miliknya yang telah berevolusi tersebut.


“Sialan aku tidak tahu kalau ini akan berakhir seperti ini” kata para anggota serikat yang bertarung disana.


“Hmm… kenapa kau panik seperti itu, apa kau tidak jadi menyiapkan racun itu untukku” kata Rio.


Kedua serikat tersebut adalah serikat yang memuja iblis dan keduanya menggunakan nyawa-nyawa orang-orang tak berdosa untuk mendapatkan kekuatan, dan karena itulah Rio memberikan perintah pada ketiga siluman singa tersebut untuk mengamuk dan membunuh semua yang tidak mereka kenali. “Boossmhh…” siluman singa api membakar musuh dengan hujan api, “Srrraahh…” siluman singa es membuat tanah es dan siluman singa kegelapan yang mana membunuh para pengguna aplikasi saat mereka lengah.


“K-kau sudah merencanakan semua ini” kata ketua serikat yang meminta pertolongan pada dirinya.


“Crrastt…” tetapi sebelum dia mulai menyerang Rio hantu Pagebluk menusuk tubuhnya dan membuat dia tidak dapat bergerak, “Hrrrtt…” sabit dingin milik hantu Pagebluk menembus tubuhnya dan membuat seluruh darah bahkan tulangnya membeku dengan sangat cepat.


“Abang… Lita udah selesai, mereka ternyata ada banyak juga” kata Lita.


Rio pergi bersama dengan Lita agar serikat tersebut tidak curiga pada dirinya, dan pada saat mereka lengah Lita langsung mengeluarkan puluhan hantu Pagebluk untuk memburu mereka satu persatu.

__ADS_1


“Hahahha… tampaknya dia telah menyiapkan jebakan disekitar sini, tetapi sayang sekali mereka berurusan dengan orang yang salah” kata Rio.


“Hmm… mereka kelihatannya sudah hampir selesai” kata Lita yang melihat ketiga siluman singa itu.


“Yah setelah ini selesai kita akan ambil jarahan dari kedua serikat itu, dan juga kita akan ambil pecahan dimensi yang mereka punya untuk memperluas dimensi milik kita” kata Rio.


Beberapa menit kemudian kedua belah pihak langsung kalah dan mati terbunuh, disana meninggalkan Rio, Lita dan ketiga anak singa yang mana sedang mengumpulkan barang jarahan milik mereka. “Trranggs…” melihat hal itu Andras yang mana menjadi juri dari peperangan kali ini langsung menghampiri Rio.


“Yoo… kau selalu melakukan hal yang mengejutkan yah” kata Andras.


“Kau juga, setiap kali aku bergabung dalam perang kau selalu terlihat, apa kau tidak memiliki pekerjaan lain” kata Rio.


“Hahahha… ini adalah pekerjaanku, hanya saja aku dapat memilik pekerjaan mana yang aku mau ambil” kata Andras.


“Seperti kata Batara Kala mulutmu memang sangat tajam untuk seorang manusia” kata Andras.


“Srringgs…” Rio lalu merasakan hawa iblis keluar dari tubuh Andras, merasakan hawa tersebut Rio langsung mengeluarkan golok miliknya, “Grrrr…” ketiga siluman singa yang merasakan hawa itu lalu melui mengeluarkan suara ancaman mereka. Walaupun mereka sedikit ketakutan tetapi ketiga siluman singa tersebut telah bersiap untuk melawan Andras sampai mati, melihat kesiapan dari para siluman singa tersebut Andras langsung menarik kembali aura iblis miliknya.


“Kau memiliki bawahan yang cukup bagus” kata Andras.


“Yah… terimakasih untuk pujianmu, tetapi bisakah kau pergi sekarang” kata Rio.


“Hahahah… jangan terburu-buru aku kemari hanya ingin memberikanmu benda ini” kata Andras.

__ADS_1


Dia memberikan sebuah kotak hitam pada Rio, melihat kotak hitam itu Rio sama sekali tidak dapat merasakan aura apapun didalamnya, dia bahkan menggunakan mata kematian miliknya akan tetapi dia juga tidak memiliki petunjuk apapun ketika melihat kotak tersebut.


“Apa ini…??” tanya Rio.


“Simpanlah itu, kau akan memerlukan itu nanti” kata Andras yang mana langsung pergi dari sana.


“Apa-apaan itu tadi, sudahlah lebih baik aku kembali dan selesaikan ini” kata Rio.


Setelah mengambil semua rampasan perang yang ada Rio lalu membakar seluruh mayat tersebut dengan sihir api miliknya, dia lalu meninggalkan medan perang itu. Dengan perintahnya dia memerintahkan Angga dan Dion untuk maju menyerang markas utama dari kedua serikat itu, dengan hanya beberapa orang yang tinggal disana kedua serikat itu langsung menyerah dibawah Rio, mereka lalu menyerah pada nasib mereka dan dipenjara diruangan bawah tanah gedung serikat Rio.


“Dengan 15 pecahan dimensi ini aku bisa meningkatkan dimensi ini lebih jauh lagi” kata Rio, “Pip-pip-pip… Ping-ping…” Rio lalu menggunakan aplikasi DS Game untuk memperbesar dan memperkuat dimensi kekuasaannya.


“Trraanggss…” setelah memperluas wilayah dari dimensi miliknya Rio menambahkan sebuah danau besar didalam dimensi itu, dan sekarang wilayahnya sudah setara dengan sebuah kota kecil.


“Sekarang aku dapat membuat sebuah wilayah semauku, tampaknya memang benar kata mereka kalau kau sudah memiliki dimensi sendiri maka kau akan merasakan perasaan dari kekuasaan dewa” kata Rio yang mana melihat wilayah yang dia buat dengan aplikasi DS Game.


Rio lalu pergi kedalam sebuah ruangan yang mana disana sudah berkumpul beberapa orang penting didalam serikatnya, disana mereka duduk dengan santai ketika Rio memasuki ruangan tersebut, mereka juga tidak terlihat tegang mereka seperti beberapa saudara yang mana saling menghormati satu sama lainnya.


“Nampaknya kalian semua sudah berkumpul, sekarang bisa kita bahas rencana kita untuk menaklukan raja iblis Beelzebub” kata Rio.


Semua yang ada disana terlihat tidak terkejut dengan perkataan dari Rio, itu semua karena mereka tahu kalau hari ini akan tiba, disaat Beelzebub mengutus bawahannya untuk menyerang kewilayah mereka disaat itulah para anggota serikat yang lain telah bertekat untuk membalas perbuatannya itu.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2