Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 238 Penyatuan


__ADS_3

Didalam sebuah dimensi yang mana terlihat besar dan megah, disana para bidadari dan juga bidadara sedang terbang bebas, disana juga terdapat beberapa orang manusia yang sedang berkeliaran dikota didalam dimensi tersebut. Mereka saling berbaur dan juga saling bertukar barang satu sama lainnya, melihat hal itu Rio yang mana sedang menggunakan jubah untuk menyamar ditengah-tengah mereka menikmati suasana damai, tempat itu bebas dari kekerasan dan juga kekacauan itu semua karena mereka takut akan penguasa dari tempat itu.


“Disini bagus juga, aku mungkin harus sering-sering datang ketempat ini” pikir Rio.


Dia memakan sebuah apel emas yang dijual oleh para pedagang lokal disana, “Crrauustt…” ketika melahapnya Rio dapat merasakan kalau buah apel tersebut mengisi kembali energy sihirnya, walaupun hanya sedikit akan tetapi hampir semua makanan ditempat itu dapat mengisi atau meningkatkan energy sihir seseorang.


“Pantas saja disini ramai, para manusia yang datang kemari mengetahui tentang makanan disini lalu mereka datang kemari untuk bersantai juga untuk menjadi lebih kuat” pikir Rio.


Ditengah perjalanan Rio merasakan hawa keberadaan dari seseorang yang dia kenali, lalu dia mengikuti hawa keberadaan tersebut, disana terdapat sebuah restoran besar yang mana dijaga oleh dua bidadara ksatria berbadan besar. Mereka berdua lalu menghalangi Rio untuk masuk kedalam tempat itu.


“Maaf tuan tempat ini hanya terbatas dari orang-orang khusus saja” kata salah satu dari penjaga tempat tersebut.


“Srraarhhtt…” Rio lalu menatap mata mereka berdua dan keduanya langsung merasakan terror yang luar biasa ketika menatap mata Rio, mereka berdua langsung tahu kalau mereka akan mati jika menghadapi Rio. Melihat keduanya telah ketakutan Rio langsung mengambil 10 koint emas dari aplikasi DS Game miliknya, dia lalu meletakkan 10 koint emas tersebut ketangan salah satu penjaga disana dan melewati mereka masuk kedalam.


Kedua penjaga tersebut tidak mampu untuk menghentikan Rio, bahkan mereka saat ini tidak mampu untuk menggerakan tubuh mereka, dengan santainya Rio lalu masuk kedalam dan didalam tempat itu dia melihat ada banyak orang yang menggunakan pakaian serba mewah. Melihat mereka Rio langsung tahu kalau mereka adalah para bangsawan dari dimensi ini, mereka adalah para orang-orang yang berpengaruh besar dalam dimensi ini dan menjadi bangsawan karena kontribusi mereka untuk mengembangkan kota dan dimensi tersebut.


“Asal auranya menuju kemari, kelihatannya dia menuju kearah atas” pikir Rio.


Rio lalu langsung bergerak dan menggunakan energy sihir miliknya dia menutupi hawa keberadaannya, para orang-orang yang makan disana bahkan sama sekali tidak mengetahui keberadaan dari Rio dan tetap melanjutkan makan mereka. Dan disaat Rio menemukan sebuah tangga untuk naik keatas, tangga tersebut dijaga oleh sesosok mahluk mekanik yang mana mirib dengan prajurit wayang, orang mekanik tersebut langsung dapat menyadari keberadaan dari Rio.


“Selamat datang tuan, seseorang telah menunggu anda diatas” kata orang mekanik tersebut.


“Jadi dia telah mengetahuinya, yah memang sangat jelas kalau aku dapat merasakannya maka dia juga dapat merasakan hawa keberadaanku juga” kata Rio.


Dia lalu langsung naik kelantai dua tempat tersebut dan disana hanya ada satu orang tamu, orang itu lalu langsung melambaikan tangannya kearah Rio, melihat hal itu Rio langsung menghampiri dirinya dan duduk didepannya.


“Yoo… kau benar-benar sangat sulit untuk ditemukan yah, Batara Kala” kata Rio.

__ADS_1


“Hahhaha… aku sudah bilang padamu bukan, aku sedang sibuk mengurus wilayahku” kata Batara Kala.


Dia menyamar menggunakan sosok manusia miliknya, dengan tubuh yang setinggi 2 meter dia menyamar menjadi seorang pemuda dengan kulit berwarna merah dan tarinya yang agak besar keluar dari mulutnya. Batara Kala yang mana menyamar saat itu sama sekali tidak dapat disadari hawa keberdaannya, bahkan orang-orang yang ada disana sama sekali tidak melihat kearahnya dan menganggap dirinya tidak ada.


“Jadi ada apa kau datang kemari, untuk manusia seperti dirimu tidak mungkin rasanya kalau kau datang kemari cuman untuk menyapaku” kata Batara Kala.


“Kau benar-benar sangat mengenalku, dan itu memang benar aku membutuhkanmu untuk masalah artefak yang baru aku dapatkan” kata Reno.


“Apakah itu artefak yang kau dapatkan dari raja iblis Mormo, tidak kusangka kau dapat mengalahkannya bahkan saat dia menunjukkan wujudnya yang sebenarnya” kata Batara Kala.


“Yaah… aku juga tidak menyangka kalau aku dapat betahan hidup, dia memang adalah raja iblis yang sangat kuat, akan tetapi dia sama sekali tidak serius melawanku dan dengan mudah menerima kematiannya” kata Rio.


“Hahahah… kau berbicara seakan-akan kau tidak puas dengan kemenanganmu yang seperti itu” kata Batara Kala.


“Memang benar, karena jika aku tidak bisa menang melawannya saat menggunakan kekuatan penuh maka itu artinya aku masih lemah, dan kelemahan adalah dosa didunia baru ini” kata Rio.


“Akhirnya datang juga, ini adalah makanan terbaik direstoran ini” kata Batara Kala.


“Kelihatannya enak, tetapi aku dapat merasakan energy sihir didalam makanan ini” kata Rio.


“Memang benar makanan ini selai enak juga dapat menambahkan kekuatan sihir, dan jika manusia biasa memakannya maka akan menambahkan umurnya selama 10 tahun” kata Batara Kala.


“Tidak kusangka kau punya selera yang bagus untuk memilih makanan” kata Rio.


“Hahahha… kita bahas masalah artefak milikmu nanti, sekarang ini kita makan dulu” kata Batara Kala.


Beberapa menit kemudian mereka lalu menghabiskan makanan yang telah disajikan oleh para pelayan restoran tersebut, setelah menyantap makanan tersebut energy sihir milik Rio sekarang ini benar-benar telah pulih, dia selama ini kekurangan energy sihir karena berusaha untuk menahan efek dari artefak raja iblis Mormo. Artefak tersebut mengeluarkan hawa kematian yang cukup kuat, dan karena hal itulah Rio menggunakan energy sihirnya untuk menaha hawa kematian tersebut.

__ADS_1


“Kaagghh… itu tadi benar-benar sangat enak, sekarang mari kita lihat artefak apa yang kau punya” kata Batara Kala.


“Trringgs…” dia membuat sebua pelindung disekitar mereka berdua, itu karena Batara Kala menyadari akan hawa kematian yang kuat tersebut.


“Ini hanya ada dua artefak yang aku temukan didalma dimensinya” kata Rio.


“Hmm… jadi begitu, nisan peritirahatan dan juga belati pengorbanan, nampaknya Satans telah mengambil tengkorak pemakan daging” kata Batara Kala.


“Dari mana kau tahu hal itu…??” tanya Reno.


“Tentu saja aku tahu, dia adalah salah satu dari 7 raja iblis terkuat, ada banyak catatan tentang pertarungan yang dia lakukan dialam gaib ini” kata Batara Kala.


“Lalu tentang tengkorak pemakan daging itu, kenapa bisa Satans mengambilnya” kata Rio.


“Hehehe… itu semua karena kau” kata Batara Kala.


“Kenapa bisa ini salahku..??” tanya Rio.


“Sebelumnya Mormo membuat alinsi dengan Bahamut karena dia tidak ingin membuat dirinya yang asli terbangun, akan tetapi disaat Bahamut kalah dan mati satu-satunya jalan baginya hanyalah membuat aliansi dengan raja iblis lain, dan itu adalah Satans” kata Batara Kala.


“Jadi untuk membuat kesepakatan aliansi tersebut Mormo menawarkan salah satu artefak miliknya, jadi karena itu juga dia tidak ingin bertarung denganku sebelumnya” kata Rio yang mengingat kembali disaat Mormo mengirimkan surat damai padanya.


“Dia tidak ingin terhapus, karena jika dirinya yang asli terbangun maka dirinya yang palsu tersebut akan langsung terhapus dan kembali menjadi kekosongan” kata Batara Kala.


“Yaah… aku tidak terlalu perduli, sekarang bagaimana kau akan membantuku dengan kedua artefak ini” kata Rio.


“Ini cukup sulit kalau meningkatkan mereka, akan tetapi bagaimana kalau kita gabungkan saja keduanya” kata Batara Kala.

__ADS_1


Bersambung…….


__ADS_2