
Panah api putih yang mana sangat besar tersebut diarahkan kearah para monster alam bawah yang mana sedang bertarung satu sama lain tersebut, dan “Fusshkk…” dengan satu gerakan Rio langsung menembakkan anak panah api putih tersebut, “BOMMSHK…” ledakan besar terjadi diantara lautan dimensi tersebut, disana dimensi-dimensi yang berterbangan bagaikan balon air terkena dampak dari ledakan panah api milik Rio, para dimensi itu bergetark sedemikian rupa hanya karena satu serangannya.
“Hmm… sudah kudukga, aku tidak bisa terlalu banyak menggunakan kekuatan ini” pikir Rio yang mana melihat kondisi fisiknya.
Setelah dia mengalahkan para monster alam bawah tersebut “Wusshk…” Rio kemudian langsung turun kembali kealam kekuasaannya, disana para warganya menyambut dirinya karena telah berhasil mengalahkan para monster alam bawah tersebut, disisi lain Rio sendiri menganggap itu adalah hal yang biasa saja bagi dirinya. Dengan langkah yang gagah dan juga sikap yang agak dingin, Rio mulai berjalan kembali ke gedung tempat dirinya membangun serikatnya, para orang-orang bersorak akan namanya dan memujanya sebagai seorang raja yang luar biasa.
“Lumayan juga” pikir Rio yang mana merasa sedikit menyukai pemujaan dari para pengikutnya tersebut.
Dan saat dia sampai digedung serikatnya, disana para anggota serikat dan juga tetua serikatnya langsung memberikan hormat mereka pada dirinya, dan saat itu juga Rio langsung menyebarkan perintahnya pada seluruh anggota serikatnya.
“Sudah saatnya para rekan-rekanku, sudah saatnya bagi kita untuk membalas perbuatan para monster itu, mari kita jayakan tanah kita dan buat nama kita dikenang diseluruh alam” kata Rio.
“Uoooiohh….” Mendengarkan hal itu para anggota serikat milik Rio mulai menjadi bertambah semangat lagi, mereka kemudian menyiapkan diri mereka untuk bisa turun langsung kemedan perang, sementara itu Rio yang mana telah mendapatkan pecahan jiwa dari Laplace langsung mencoba kekuatan yang dia punya. “Trringgs…” lalu saat itu juga Rio diperlihatkan penglihatanya yang mana menghitung semunya dengan matematikan, itu adalah sebuah perhitungan yang mana memberikan Rio untuk dapat menebak masa depan yang akan terjadi.
“Dengan perhitungan ini aku bisa melihat masa depan dari satu alam dengan mudahnya, akan tetapi keuntungan sebenarnya adalah bahwa aku bisa melihat masa depan dari par musuhku disaat bertarung denganya, dengan ini sama saja diriku menjadi tak terkalahkan” pikir Rio.
“Tuk-tuk-tuk….” Lalu pintu ruangannya diketuk, dan menggunakan mata naga miliknya Rio bisa tahu kalau Merlin dan juga Laplace yang ada diluar pintu tersebut.
“Masuklah kalian berdua” kata Rio.
__ADS_1
“Memberikan hormat pada raja” kata Merlin dan juga Laplace.
“Tidak perlu seformal itu, kalian telah menjadi salah satu anggota terpenting disini jadi sudah sewarjarnya kalian menjadi sedikit lebih membiasakan diri dengan kebiasaan kami” kata Rio, dia masih belum terbiasa diperlakukan sebagai raja oleh para anggota serikatnya.
“Mohon maafkan aku rajaku, akan tetapi aku sama sekali tidak bisa mematuhi perintah anda yang satu itu” kata Merlin.
“Hamba juga sama, bagi hamba anda sekarang adalah raja baru yang hamba layani, tidak sopan rasanya bersikap seperti itu pada diri anda” kata Laplace.
“Haaaah… terserah kalian berdua saja kalau begitu, jadi katakan ada keperluan apa kalian berdua datang kemari…??” tanya Rio.
“Tuanku… hamba mendapatkan penglihatan masa depan dari data yang dibawakan oleh para bawahanku didunia manusia, nampaknya dunia manusia akan mengalami kehancuran karena serangan dari para mahluk alam bawah” kata Laplace.
“Tidak mungkin, alam manusia itu sangatlah kuat, dan bahkan alam itu memiliki kehendaknya sendiri yang mana bahkan dapat melahap alam lain untuk bertahan hidup” kata Rio.
“Jadi begitu rupanya, Merlin kau tahu harus berbuat apa bukan” kata Rio.
“Hamba mengerti tuanku, akan hamba perintahkan ratusan ksatria dan puluhan pengguna aplikasi untuk bergerak sekarang juga” kata Merlin.
“Dan Laplace ikuti aku, kita akan pergi kesebuah tempat terlebih dahulu sebelum pergi kealam manusia” kata Rio.
__ADS_1
“Kalau boleh bertanya, kemana kita akan pergi tuanku…??” tanya Laplace.
“Alam kekuasaan para dewa, ada seorang dewa yang ingin aku temui disana” kata Rio yang mana memegang pecahan golok naga waktu miliknya.
Sementara itu Gilang yang mana sedang duduk tenang didalam kolam genangan darah yang mana dia ciptakan dari para mahluk alam bawah tersebut, terlihat sedang menambah kekuatan yang dia miliki, “Duk-duk… Duk-duk…” ke 9 jantung iblis miliknya berdetak sangat kuat dan membuat tubuhnya menyerap kekuatan dari genangan darah itu dengan sangat cepat.
“Sebentar lagi, hanya sebentar lagi tubuhku akan sempurna, ketika telah selesai maka mata Laplace, darah Teppes, dan juga Lemegeton milikmu akan menjadi milikku Rio, Hehehehehe….” Kata Gilang.
“Grraaakh… Roaarr….” Lalu dari belakang Gilang terlihat muncul monster alam bawah yang mana terlihat seperti sosok raksasa pohon dengan banyak mata merah ditubuhnya, dia terlihat seperti sedang berbicara dengan Gilang “Rrooarr… Grroaar…” dia seperti sedang memohon akan sesautu pada Gilang.
“Hmmm… kau ingin aku membukakan jalan padamu kedunia manusia, boleh saja… akan tetapi ketika kau mengenai pembatas dimensi yang ada disana maka tubuhmu akan hancur berkeping-keping” kata Gilang.
“Rooaarr…. Roaaar…” teriak monster alam bawah raksasa pohon tersebut.
“Hahah… kau memiliki rencana untuk hal itu, baiklah kalau begitu semakin banyak kekacauan yang kalian buat maka semakin luas juga tempat ini” kata Gilang.
“Trranggs…” menggunakan tangan kirinya Gilang dengan santainya membukakan portal besar untuk menuju kealam manusia, “Bushkk… Bushkk… Bushkk…” dengan langkah kakinya monster alam bawah tersebut langsung berjala kearah portal tersebut, dan saat dia memasuki portal tersebut “Srrasskktt…” penghalang yang mana sangat kuat mulai menyerang monster alam bawah tersebut. “Crrastkk… Krrask… Trrassk…” tubuhnya diserang oleh badai dimensi yang mana dibuat untuk menyerang para monster alam bawah tersebut, akan tetapi monster alam bawah berbentuk raksasa pohon itu tidak menyerang “Crraast… Krrassk…” dia mengeluarkan inti tubuhnya dari dadanya kemudian “Fusshkk…” dia melemparkan inti tubuhnya itu dengan kuat.
“Srrassk…” kemudian ketika inti tubuhnya itu telah berhasil masuk kedalam dimensi manusia, “Bommskk… Krrastt…” tubuhnya langsung meledak dan hancur begitu saja, sementara itu inti tubuh dari monster alam bawah raksasa pohon itu secara kebetulan mendarat ditanah lapang. “Trrassk… Krrassk…” dengan cepat inti pohon tersebut langsung masuk kedalam tanah, dan dalam waktu beberapa menit inti monster alam bawah itu langsung berubah menjadi sebuah bibit pohon kecil yang mana mengeluarkan energy sihir yang cukup banyak.
__ADS_1
Energy sihir tersebut kemudian mengundang para manusia, iblis, siluman dan juga berbagai macam mahluk gaib lainnya untuk mendekati dirinya, mereka penasaran dengan apa yang ada didalam hutan sana, akan tetapi mereka tidak mengetahui kalau mereka semua akan berubah menjadi mangsa bagi sang pohon kecil tersebut.
Bersambung…..