Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 292 Ancaman sang raja siluman


__ADS_3

Setelah mengalahkan Igor sang raja siluman langsung membawa para pengguna aplikasi tersebut kembali kewilayahnya, dia memperlakukan mereka seperti tahanan perang dan membuat mereka bekerja secara paksa untuk dirinya, dan siapapun yang menjadi tidak berguna akan dijadikan makanan oleh para siluman tersebut. Sementara itu Rio sendiri yang mana sedang melihat aplikasi DS Game miliknya mengetahui kalau salah satu nama calon raja yang ada didalam aplikasi DS Game miliknya telah menghilang, nama itu menghilang ketika Rio telah menglahkan para siluman yang mana menyusup masuk kedalam wilayahnya.


“Apa ini cuman kebetulan saja kaah” pikir Rio.


Dan karena rasa penasaran dia lalu langsung membuka portal kedunia manusia “Trranggs…” dan disana dia langsung mendarat ke sebuah kota besar, dan disana ada banyak pengguna aplikasi yang tinggal dan juga menetap disana, setelah mengelilingin kota tersebut Rio pada akhirnya mendengarkan rumor tentang Igor yang mana merupakan salah satu dari 8 kandidat raja. Dari cerita yang dia dengarkan Igor dikalahkan oleh sosok yang mana menyebut dirinya sebagai raja para siluman, dan dengan memimpin para siluman dia menyerang serikat prajurit raksasa dan mengalahkan Igor dengan mudahnya.


“Raja para siluman, dengan kata lain raja dari para mahluk buas, itu artinya sudah waktunya untuk berburu” pikir Rio.


Dia lalu pergi kembali kewilayah kekuasaannya, dan disana dia memanggil para orang-orang kepercayaannnya untuk datang kedalam ruangannya, didalam ruangan tersebut telah berkumpul mereka yang menjadi pemegang aplikasi terkuat didalam serikat Rio dan juga mereka yang mana memiliki kepercayaan dari Rio.


“Terimakasih kalian telah berkumpul kemari, aku ingin memberitahukan hal yang penting pada kalian, dan ini ada kaitannya tentang insiden tadi malam” kata Rio.


“Hmm… apa maksudmu tentang sekelompok siluman yang menyusup kemari..???” kata Angga.


“Yah… kurang lebih seperti itu, tetapi ternyata masalahnya lebih besar dari yang aku pikirkan” kata Rio.


“Apa maksudnya…?? Aku sama sekali tidak mengerti ketua” kata Gio.


“Raja siluman” kata Rio.


Mendengarkan hal itu beberapa orang yang ada disana sudah bisa langsung menebak situasi yang Rio katakan, sementara itu beberapa diantara mereka masih tidak mengerti dengan maksud dari perkataan Rio barusan. Setelah itu Rio lalu menjelaskan masalah apa yang akan mereka hadapi nantinya, dan mendengarkan hal tersebut para pengguna aplikasi yang ada disana langsung merasa khawatir karena keluarga mereka sekarang ini tinggal didalam dimensi yang kemungkinan akan diserang oleh para siluman tersebut.

__ADS_1


“Jangan tunjukan wajah seperti itu, aku tahu kalau kalian khawatir akan keluarga kalian, akan tetapi ditempat ini terdapat penghalang yang akan menghalangi beberapa mahluk untuk masuk kedalam, dan kejadian itu tidak akan terjadi untuk kedua kalinya” kata Rio.


Setelah itu Rio langsung menggunakan aplikasi DS Game miliknya, dan disana dia menggunakan ribuan gold point untuk memperkuat penghalang yang mana mengelilingi wilayah kekuasaannya tersebut, kemudian dia beristirahat didalam ruangannya “Srraahkk…” Luna lalu muncul dari dalam bayangan Rio dan berusaha untuk mengejutkan Rio dari belakang.


“Kau sedang apa disini” kata Rio.


“Hmm… kau menyadarinya” kata Luna.


“Kalau kau punya mata sepertiku maka akan sangat mudah melihat arus energy sihir yang ada disekitar kita” kata Rio.


“Ugghhkk… gak seru” kata Luna yang mana terlihat ngambek di sofa milik Rio.


“Hahahaha… inih minumlah dulu biar kau lebih tenang” kata Rio.


“Yap dia sudah lebih baik sekarang” pikir Rio, dia melihat Luna terlihat senang ketika melahap cemilan yang telah dia sediakan diatas meja.


“Ooooh… iya aku kemari ingin memberitahukanmu akan sesuatu” kata Luna.


“Ada apa..???” tanya Rio.


“Aji bilang kalau dia menemukan kalau para siluman sedang mengamuk keseluruh area wilayah lainnya, dan bukan hanya wilayah dari pengguna aplikasi, para siluman itu juga menyerang kota-kota milik para iblis dan juga dewa-dewi” kata Luna.

__ADS_1


“Ternyata skala serangan mereka lebih besar dari yang aku pikirkan, akan tetapi kenapa para siluman itu berusaha untuk menyerang keberbagai wilayah, apa mereka tidak memiliki tujuan tertentu” kata Rio.


Dan benar saja perkataan dari Rio tersebut, Roy Black saat ini memerintahkan para siluman yang berada dibawah kekuasaanya untuk mengamuk kesegala penjuru, itu semua agar para penguasa-penguasa alam tersebut menjadi lebih berhati-hati pada mereka dan memikirkan sebuah rencana untuk mengalahkan dirinya. Lalu selama proses berpikir tersebut Roy Black akan memulai serangan mereka terhadap kota-kota manusia yang ada didunia manusia, dengan darah dan daging para manusia mereka para siluman dapat meningkatkan kekuatan mereka berkali-kali lipat dari yang sebelumnya.


“Rajaku kami telah kembali dari serangan kami, dan juga para ketua tim yang lain juga telah kembali, mereka kehilangan beberapa orang akan tetapi lebih dari setengah musuh telah dihabisi” kata salah satu siluman yang ada didalam ruangan Roy Black.


“Bagus sekali, sekarang adalahn waktunya kita para siluman untuk bergerak, kita tidak akan menjadi mahluk buruan lagi dan menjadi penguasa dari seluruh alam ini, tetapi sebelum itu kita memerlukan kekuatan lebih” kata Roy Black.


Roy Black melihat sebuah peta yang mana adalah peta dunia baru, peta tersebut mencakup puluhan kota manusia baru yang dibuat saat penggabungan dunia terjadi, dan yang diincar oleh Roy Black kali ini adalah para kota tersebut dan juta para manusia yang tinggal didalamnya. Tujuannya adalah untuk memperkuat pasukannya dan juga dirinya, dan karena itulah dia membutuhkan jutaan manusia yang ada didalam berbagai kota tersebut untuk membuat dirinya lebih kuat lagi agar dapat setara dan lebih kuat dari para dewa dan raja iblis.


“Persiapkan pasukan kita, dan katakan pada mereka kalau ini adalah waktunya untuk santapan besar” kata Roy Black.


“Hehehe… hamba mengerti tuan” kata siluman tersebut, dengan senyuman yang mengerikan diwajahnya dia pergi meninggalkan Roy Black diruangan tersebut sendirian.


“Srringgs…” Roy Black lalu mengambil sebuah pedang yang mana dibuat menggunakan tulang putih besar, dan dia lalu mengelus-elus pedang tersebut seperti mengelus seorang anak kecil.


“Sebentar lagi… hanya sebentar lagi… aku akan membangkitkan dirimu lagi tuanku” kata Roy Black yang mana mengelus-elus pedang miliknya itu.


“Grrr… Roaar… Rooar….” Para siluman dari segala macam jenis mahluk mulai bersiap, mereka memakai armor ditubuh mereka dan beberapa siluman berusia puluhan ribu tahun telah bersiap dengan senjata sihir milik mereka. Dan dengan air liur yang menetes dari mulut mereka, para siluman tersebut tidak sabar untuk memulai menyerang kota manusia tersebut dan memangsa para manusia yang ada disana.


“Bagus-bagus kalian semua sudah terlihat bersemangat, sekarang mari kita makan” kata Roy Black.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2