
Dengan senjata api miliknya “Dorst… Dorst… Dorst…” Luna mulai menari dengan anggun dimendan pertarungan tersebut, sedangkan Roy Black yang mana membelah dirinya menjadi 8, mulai menyerang secara beramai-ramai “Srringgs…” dengan pedang hitam yang mana terbuat dari energy sihir miliknya para Roy Black tersebut mulai menyerang Luna. Akan tetapi “Fusshk… Fusshk… Fusshk…” dengan mudahnya Luna menghindari setiap serangan tersebut, “Dorst… Dorst…” dan dia bahkan membuat 2 dari 8 Roy Black tersebut lumpuh karena peluru yang mana menembus lutut mereka.
“Apa-apaan dengan perempuan ini, gerakannya tidak terlalu cepat akan tetapi entah kenapa serangan kami tidak dapat mengenai dirinya” pikir para Roy Black tersebut.
“Kenapa…?? Apa kau tidak bisa menyerangku setelah membelah diri sebanyak itu, ternyata yang namanya raja siluman itu selemah ini rupanya” kata Luna.
“Dasar wanita kurang ajar, akan aku tunjukkan padamu kekuatan dari Roy Black sang raja siluman yang agung” kata Roy Black tersebut.
“Srrahkkt… Srrahkkt… Srrahkkt…” dia lalu membelah tubuhnya lagi dan sekarang ini dia telah membelah menjadi 20 orang, dan 2 Roy Black yang terluka tersebut langsung menebas leher mereka sendiri agar tidak menghalangi gerakan ke 20 Roy Balck yang lainnya, melihat hal tersebut Luna merasa sedikit ngeri dengan apa yang dia lihat.
“Nampaknya tinggal sebentar lagi, setelah para iblis kecil itu berevolusi maka aku bisa menyerang balik mereka, akan tetapi saat ini aku harus fokus untuk menghindari serangan dari ke 20 siluman gila ini” pikir Luna.
“Wusshkk…” dengan cepat Luna langsung maju kearah 20 Roy Black tersebut, “Dorst.. Dorst.. Dorst.. Dorst..” dia menghujani mereka dengan serangan peluruhnya, akan tetapi Roy Black langsung menahan serangan tersebut menggunakan kedua tangannya yang mana telah dilapisi oleh sisik hitam miliknya. “Crringgs…” akan tetapi disaat para Roy Black tersebut sedang fokus menahan serangan peluruh dari Luna, mereka tidak menyadari kalau Luna telah melemparkan granat yang telah diukir lingkaran sihir didalamnya.
__ADS_1
“Bommmshhkk….” Dengan ledakan granat tersebut para Roy Black tersebut langsung terluka dengan serangan granat tersebut, tubuh mereka terkena serangan granat itu dan mulai terbakar karena serangan granat miliknya. Akan tetapi serangan granat tersebut sama sekali tidak dapat membunuh satupun dari ke 20 Roy Black tersebut, akan tetapi disaat itu tempat tersebut telah tertutupi oleh asap ledakan granat tersebut.
“Dorst… Dorst…” dan dengan cepat Luna langsung membunuh 3 dari 20 Roy Black tersebut dengan sangat cepat, melihat hal tersebut para Roy Black itu langsung mengarahkan serangna bola sihir hitam kearah Luna “Fusshkk… Fusshkk… Fusshkk…” dan dengan cepat serangan bola sihir itu langsung terbang kearah Luna. Melihat hal itu “Dorst… Dorst… Dorst…” Luna langsung menembak beberapa bola sihir hitam tersebut “Bumshk… Bumshk…” dan dengan cepat bola-bola sihir hitam itu meledak sebelum mengenai Luna, dan “Bumshkk… Bumshkk…” para bola sihir yang dia tidak tembak langsung melewatinya dan meledak dibelakangnya.
“Sialan…” kara para Roy Black tersebut, “Wusshkk…” 3 Roy Black kemudian melapisi kedua tangan mereka dengan sisik hitam yang telah diperkuat dengan sihir, lalu dengan cepat ke 3 Roy Black tersebut langsung bergerak untuk menyerang Luna. “Srrahkk…” lalu Luna langsung menghilang kedalam banyang dibawahnya, dan disaat dia menghilang ke 17 Roy Black tersebut langsung mencari-cari keberadaan dari Luna.
“Dimana-dimana dia, cepat gunakan mata sihir kita untuk mencarinya” kata para Roy Black tersebut, “Srringg…” mereka mulai mencari-cari keberadaan dari Luna.
Dan disaat para Roy Black tersebut sedang mencari Luna, “Kiiik… Kiikk… Kiiikk…” mereka melihat kalau para iblis kecil yang mana dilahirkan oleh hantu Kuntil anak telah berevolusi, dan saat ini iblis-iblis kecil tersebut telah menjadi sedikit lebih besar dan lebih kuat. “Wrusskk… Wrusskk…” dan secara beramai-ramai para iblis kecil itu mulai menyerang ke 17 Roy Black yang tersisa tersebut, sementara itu Luna yang melihat kekacauan itu bersiap dengan senjata Desert Eagle miliknya yang telah terisi penuh dengan peluru.
“Cih… asap rokok itu memang sangat menyebalkan, walaupun tidak terlalu berpengaruh akan tetapi asap itu menumpuk didalam tubuhku, dan tampaknya dia berencana untuk mengalahkanku disaat seluruh asap rokok itu telah memenuhi tubuhku” pikir Rio.
“Hmm… Hohoh… dia memasang kuda-kuda bertahan, dan lagi dia sedang memfokuskan diri untuk memulihkan tubuhnya dengan sihirnya, nampaknya dia telah mengetahui rencanaku dengan sangat jelas, tetapi memangnya kenapa, jangan kira kau bisa menang hanya karena kau mengatahui taktik milikku” pikir Incubus.
__ADS_1
“Taask…” dengan satu jentikan jari miliknya para Imp langsung keluar dari dimensi iblis, dan mereka lalu langsung bergerak didalam kabut asap pipa rokok tersebut, “Wushhk… Fusshkk…” Rio yang mana mendengarkan suara sayap-sayap dari Imp yang terbang mengitarinya dirinya, langsung menggunakan energy sihirnya untuk memperkuat indra pendengarannya. “Krrieek… Krrieek…” para iblis Imp tersebut kemudian menyerang Rio dari tiga arah, disaat itu juga “Busshkk…” Rio dengan mudahnya menghindari dua serangan dengan sebuah lompatan dan “Wussshkk…” disaat satu serangan dari Imp berbelok untuk menyerang Rio yang ada diatas udara, “Srrast…” dia dengan cepat langsung memutar tubuhnya diatas udara dan menebas tubuh dari Imp tersebut.
“Ini adalah Imp, kemungkinan besar mereka adalah familiar milik Incubus, tidak seperti mahluk gaib yang lainnya mereka yang membuat kontrak darah dengan sang raja iblis memiliki ketahanan mental yang cukup kuat, karena itulah aura naga milikku tidak akan cukup untuk bisa menyerang para Imp itu dengan aura naga milikku, nampaknya aku harus memanggil bantuan” pikir Rio.
“Trringgs…” dengan menggunakan aplikasi DS Game miliknya, Rio kemudian memanggil Nymph untuk datang ketempatnya.
“Tuanku aku datang atas panggilanmu, tolong berikan hamba perintah” kata Nymph.
“Sebarkan dirimu menjadi sebuah genangan air yang besar, lalu deteksi setiap kehidupan yang ada disini, jika dia bukanlah manusia maka serang dia dengan kuat” kata Rio.
“Dimengerti” kata Nymph, “Srrashhkk…” Nymph lalu berubah menjadi sebuah genangan air yang besar, dan dengan cepat Nymph langsung menyebar keseluruh area ruangan tersebut. Melihat hal itu Incubus langsung dapat merasakan kalau ada energy sihir dibawah kakinya, dan ketika dia melihat lagi itu adalah Nymph yang mana telah dipanggil oleh Rio, “Wrusskk…” dan dengan serangan tusukan air miliknya, Nymph dengan cepat langsung menyerang Incubus bersama dengan para Imp miliknya.
“Trranggs…” para Imp tersebut langsung mati dengan sekali serangan dari Nymph, sementara itu Incubus berhasil menahan serangan dari Nymph dengan energy sihir miliknya, akan tetapi lokasi milik telah diketahui oleh Rio “Wusshkk…” lalu Rio dengan cepat menyerang Incubus menggunakan golok naga waktu miliknya, “Traangs…” serangan dari tebasan Rio lalu ditahan menggunakan pipa rokok milik Incubus.
__ADS_1
“Ketemu kau...” kata Rio.
Bersambung…..