
Setelah mendengar perkataan dari Bahamut yang mana menawarkan pengatahuan tersebut, pimpinan serikat pencari kebenaran itu langsung meneleportasikan dirinya kembali kemarkas utama miliknya, disana terdapat banyak orang-orang yang mana meneliti berbagai macam hal. Disana juga ada beberapa manusia dan juga mahluk gaib yang ditangkap untuk dijadikan bahan eksperimen mereka, “Krrasst… Gaaahhkk…” para peneliti disana sangatlah kejam bahkan mereka juga memasang muka datar pada saat melakukan perceboan tersebut.
“Selamat datang kembali ketua” kata salah satu orang yang mana sedang duduk diruangan ketua serikat tersebut.
“Hmm…. Hahah… hahahah….” Ketua serikat pencari kebenaran itu lalu tertawa karena merasa senang dengan apa yang di tawarkan Bahamut, dia bahkan sudah membayangkan bagaimana bentuk dari pengetahuan keabadian yang akan dirinya dapatkan nanti.
“Sepertinya anda sangat senang hari ini, apakah anda menemukan sesuatu yang menarik perhatian anda” kata salah satu anggota serikat itu, dia terlihat seperti seseorang tetua yang mana sangat dekat ketua serikat pencari kebenaran itu.
“Yah aku membuat sebauh perjanjian yang menguntungkan dengan seorang raja iblis, kali ini mungkin aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan” kata ketua serikat pencari kebenaran tersebut.
“Hmmm… raja iblis, apa anda yakin itu bukan perjanjian yang berbahaya” kata tetua anggota serikat itu.
“Tidak usah dipikirkan lagi pula moto serikat kita adalah melakukan apapun untuk mencari kebenaran, dan juga aku ingin kau menghubungi pihak manejement DS Game untukku” kata ketua serikat pencari kebenaran itu.
“Baik hamba mengerti” kata tetua anggota serikat tersebut, dia lalu langsung pergi dari sana dan menggunakan mantra teleportasi untuk berpindah tempat.
Satu minggu kemudian setelah kejadian waktu itu banyak orang yang mana sedang mencari kebenaran akan kejadian gaib waktu tersebut, dan karena itulah banyak orang yang secara tidak sengaja masuk kedalam dunia DS Game. Banyak yang menjadi pengguna aplikasi menyebar dikota tempat Rio dan banyak yang menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan tindakan kriminal “Crrasstt… Srraasstt…. Krraasstt….” Namun Rio yang mana meletakan markas disana dengan sigap menghabisi semua yang membuat kekacauan ditempatnya, “Crraanggss… Krranggss…” Dion juga ikut membantu bersama dengan para rekan-rekannya untuk menghabisi semua orang pengguna aplikasi DS Game yang membuat kekacauan dikota tersebut.
__ADS_1
Sementara itu Aji yang mana langsung kembali ketempat Rio membawa beberapa oleh-oleh karena dia mengira kalau Rio masi sakit, tetapi setelah melihat Rio yang sembuh tersebut Aji langsung bersyukur dan juga memamerkan hasil latihan yang dia jalani selama ditempat Dion. “Ping-ping… Ping-ping… Ping-ping…” lalu belum lama mereka berkumpul Rio dikejutkan dengan sebuah pemberitahuan yang mana berasal dari DS Game, dan itu adalah sebuah notifikasi tentang ujian yang wajib diikuti oleh Rio.
“Hmm…. Ini aneh, aku tidak pernah mendengar ada orang yang langsung melaksanakan tiga ujian dalam sekali waktu, seharusnya setelah melaksanakan satu atau dua kali ujian kau akan mendapatkan kesempatan untuk menolak satu undangan ujian” kata Batara Kala.
“Aku tahu itu, tetapi disini ada tertulis kata wajib dan aku juga tidak melihat ada pilihan penolakan di notifikasi ini, ada yang tidak beres Batara Kala bisa aku minta tolong untuk mencari tahu apa yang terjadi” kata Rio.
“Hmm… anak manusia apa kau sudah berani menyuruhku dewamu sang Batara Kala” kata Batara Kala.
“Aku juga tidak memaksa kalau kau tidak mau, tetapi tampaknya ada yang sedang bermain-main dengan kita dan apa kau tidak penasaran tentang orang yang bisa membuat hal seperti ini” kata Rio.
“Hhehehe…. Memang benar tetapi aku bisa mengurus mereka setelah ujian ini selesai bukan, akan aku balas dia siapapun orangnya” kata Rio.
“Gahahahah….. menarik sekali, kalau kau memang bicara seperti itu maka aku juga semakin tertarik sekarang, baiklah kali ini saja aku akan bantu kau untuk mencari tahu siapa yang melakukan semua ini” kata Batara Kala.
“Zrriinggss…. Trriisshh…” Rio lalu dipindahkan masuk kedalam sebuah ruangan yang mana biasanya dia masuki, dan ditempat itu tidak ada siapa-siapa dan juga tidak ada benda ataupun alat apapun yang mana-mana.
“Menarik tampaknya kali ini aku benar-benar sudah dipermainkan” kata Rio, dia lalu melihat sebuah pintu keluar dan langsung masuk kedalam pintu tersebut “Crraakk… Trraakks…” dan dibalik pintu itu ada sebuah hutan belantara yang sangat lebat.
__ADS_1
“Buush… Wuussh… Wuussh…” Rio lalu melompat langsung menaiki pohon, dia dengan sangat cepat mendaki naik kepuncak pohon itu tampa ada masalah sedikitpun, karena kekuatan fisiknya sekarang sudah beberapa kali lipat lebih kau dari manusia biasa sekarang ini Rio dapat mengalahkan beberapa orang hanya dengan kekuatan fisiknya. Lalu ketika Rio sampai dipuncak pohon dirinya melihat tidak ada apapun selain hutan dimana-mana, “Crraaahh….” Dan ketika dia menggunakan mata kematian miliknya dia melihat pemandangan yang sangat mengerikan.
“Hahhaha…. Mereka kali ini benar-benar serius mau membunuhku” kata Rio, dia melihat hampir diseluruh hutan terpancar asap hitam kematian dimana-mana, seakan-akan mengatakan kalau diseluruh hutan tersebut adalah area berbahaya.
“Zrriinnggss… Zrriinnggss… Zrriinnggss…” Rio lalu melihat sebuah cahaya yang sangat jauh dan disana dia melihat sebuah desa kecil yang jaraknya 50 Km jauhnya, disana terlihat banyak pengguna aplikasi DS Game yang menjadi partisipan ujian kali ini. Setelah melihat kumpulan pemain yang ada disana Rio kemudian menyadari satuhal yang penting, dan itu adalah kalau dia kemungkinan besar satu-satunya orang yang diletakkan ditengah hutan tersebut, “Wuusshh…” Rio lalu melompat dengan santainya dari pohon setinggi 5 meter “Buuskk…” dan mendarat dengan santai diatas tanah.
“Keluarlah aku dapat merasakan hawa membunuh kalian yang luar biasa kuatnya itu” kata Rio, dia menyadari adanya mahluk buas disekitarnya.
“Grrr….. Rrrrrr….” Lalu dari balik pepohonan tersebut bermunculan para siluman yang mana berbentu seperti singa-singa betina, dengan tubuh mereka yang mana hampir sama besarnya dengan gajah para siluman singa betina itu melihat Rio seperti sesosok mangsa. “Srraanggss….” Rio yang mana telah bersiap langsung mengeluar senjata dari kedua tangannya, “Buussh…” dengan cepat Rio mengarahkan pisaunya untuk menebas leher dari siluman singa betina tersebut “Srrraaahh…” tetapi dengan lincahnya siluman singa betina itu langsung melompat untuk bisa menghindari serangan tebasan dari Rio tersebut.
“Insting mereka sangatlah luar biasa, aku tidak pernah melihat siluman yang mana bisa bergerak seperti ini” pikir Rio, “Crraassk… Crraassk… Crraassk…” Rio lalu menembakkan beberapa anak panah dari Crosbow miliknya untuk menembak siluman singa betina yang mana melompat tersebut.
“Crraasstt…. Wuushh… Wuushh…” dari tiga anak panah dua panah berhasil dihindari dengan mudahnya saat siluman singa tersebut diatas udara, “Grrr… Kaaahss… Trrukk….” Tetapi Rio telah mengantisipasi semua itu. Rio yang mana telah belajar dari pertarungannya dengan Akilla langsung menambahkan trik baru untuk menambah kekuatan serangannya, dan itu adalah seni sihir racun sebuah sihir yang membuat penggunanya mendapatkan daya tahan racun dan juga menambahkan efek racun pada setiap serangan yang diapunya.
“Satu sudah tumbang tersisa lima lagi” kata Rio yang mana menghitung jumlah dari siluman singa betina tersebut.
Bersambung……
__ADS_1