Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 263 Iblis yang sangat serakah


__ADS_3

Aura naga hitam yang mana keluar dari sosok manusia, membuat para raja iblis dan juga para dewa mulai bergetar mengeluarkan aura milik mereka untuk melawan aura yang dikeluarkan oleh Rio, melihat hal itu Rio hanya tersenyum dan kemudian dia menarik kembali aura naga miliknya. Dengan senyumannya para raja iblis dan juga dewa yang ada disana merasa agak tertantang dengan dirinya, beberapa dari mereka lalu berusaha untuk mendekati Rio yang mana sedang santai sambil menyantap hidangan yang tersaji disana.


“Hehhehe… lihat itu putriku, nampaknya pria yang kau incar menjadi pusat perhatian disini” kata Incubus yang mana datang ketempat itu bersama dengan Jill.


“Hahaha… aku tahu bukan, dia memang bukanlah pria biasa karena itulah aku mengincarnya” kata Jill.


“Bagus kalau begitu, itu memanglah putriku tetaplah semangat dan dapatkan dia kedala keluarga kita” kata Incubus.


“Aku tahu itu kau tenang saja ayah, dari pada kau khawatirkan masalahku lebih baik kau khawatirkan dulu tentang beberapa orang itu, aku rasa mereka akan berbuat masalah nantinya” kata Jill.


Dia melihat kearah sesosok perempuan cantik yang menggoda dengan telinga rubah diatas kepalanya, melihat perempuan itu para laki-laki dari pihak dewa, iblis dan manusia semuanya terpana akan kecantikannya. Sementara itu Rio yang mana melihat kearah perempuan itu merasakan sebuah energy sihir yang mana sangat familiar baginya, dan tiba-tiba dia mengingat perempuan dari negeri matahari terbit yang menyerangnya dan bergabung dengan roh rubah untuk mengalah Rio.


“Jadi begitukah, Roh rubah dan juga ratu iblis rubah berekor sembilan” pikir Rio.


Tamamo no Mae langsung mendekati Rio yang mana sedang berada dikerumunan orang-orang tersebut, dan saat dirinya berjalan para pria dan juga wanita memberikan jalan padanya untuk dia bisa lewat, kemudian setelah mereka berdua saling berhadap-hadapan Tamamo no Mae berusaha untuk menggunakan auranya untuk menggoda Rio, akan tetapi Rio sama sekali tidak tergoda dan bahkan kebal terhadap aura yang dia kelaurkan.


“Hihihih… tuan Rio anda cukup kasar juga yah menolakku seperti itu” kata Tamamo no Mae.


“Kita belum pernah saling kenal sebelumnya, tapi kau sudah berusaha untuk mendapatkanku, bukankah itu tidak sopan” kata Rio.


“Hmm… kau punya lidah yang cukup tajam, tetapi kau ada benarnya maafkan atas tidak kesopananku, perkenalkan aku adalah ratu iblis Tamamo no Mae penguasa dari para Youkai yang berasal dari negeri matahari terbit, sang rubah berekor sembilan” kata Tamamo no Mae yang memperkenalkan dirinya.


“Kalau begitu aku juga minta maaf atas kata-kataku yang kasar tadi, tetapi bolehkah aku bertanya padamu akan satu hal…??” kata Rio.

__ADS_1


“Hmm… kau ingin bertanya akan hal apa..??” kata Tamamo no Mae.


“Yah beberapa bulan yang lalu seseorang menyerangku dan secara tidak sengaja aku mengalahkannya, tetapi saat tubuhnya telah tewas sesosok roh rubah tiba-tiba muncul dan merasuki dirinya, karena kau berasal dari negeri yang sama aku harap anda bisa membantuku mencari tahu tentang orang yang menyerangku” kata Rio.


“Hohoho… kalau tentang masalah itu aku tidak bisa membantumu, karena aku juga sudah punya banyak masalah didalam kerajaanku, kalau kau mau aku bisa membawamu datang kewilayahku, dengan itu aku mungkin bisa membantumu mencari tahu tentang informasi orang yang menyerangmu itu” kata Tamamo no Mae.


“Hmm… mungkin itu nanti saja, karena aku juga punya banyak urusan didalam wilayahku” kata Rio.


Perkataan mereka berdua membuat beberapa mahluk yang ada disekitar mereka merasakan hawa dingin, keduanya saling menyalahkan satu sama lainnya dengan kata-kata yang halus, lalu saat situasi disana sudah agak tenang “Wusshh…” tiba-tiba Jill muncul disana dan “Srraatt…” merangkul tangan Rio.


“Heeiii… kau merindukanku” kata Jill yang mana melihat kearah Rio.


“Tidak juga, aku merasa sedikit lebih tenang kalau kau dan Luna tidak bertengkar, dan untung saja aku tidak membawanya kemari” kata Rio.


“Hehehe… bagus kalau begitu, sekarang ayo kita pergi kesana, ayahku ada disana” kata Jill.


“Oohh… iya tentu saja aku mengingatnya, tantekan ratu iblis yang cukup terkenal itu bukan” kata Jill.


“T-Tante, hahaha… kau berbicara cukup kasar, kau bisa memanggilku dengan namaku kalau mau bocah kecil” kata Tamamo no Mae.


“Eeeh… bukannya gak sopan yah kalau memanggil nama dari orang yang jelas lebih tua dari dirimu, walaupun aku setengah iblis aku juga harus menjaga adat dan bersikap sopan pada senior” kata Jill.


“Uwaah… kata-katanya bahkan lebih tajam dariku, setiap kata yang keluar dari mulutnya seperti sebuah silet tajam yang menggores wajah Tamamo no Mae” pikir Rio.

__ADS_1


“Kalau tidak ada apa-apa lagi maka kami pergi dulu, sampai nanti Tante rubah” kata Jill.


Perkataan dari Jill yang tajam tersebut benar-benar memancing emosi dari Tamamo no Mae, aura merah akan kemarahan dan nafsu ingin membunuh langsung dikeluarkan oleh Tamamo no Mae saat Jill pergi membawa Rio bersama dirinya.


“Bocah itu akan aku habisi dia nanti” pikir Tamamo no Mae.


Sementara itu Rio yang mana saat ini dibawa Jill menuju ketempat ayahnya Incubus, tidak menyadari kalau ada banyak tatapan cemburu yang mana melihat kearah dirinya, tatapan itu berasal karena dia sedang bersama dengan Jill dan mereka berdua terlihat sangat mesra. Lalu saat Rio sampai disana, dia melihat ada sosok yang mana tidak asing dimatanya, sosok itu terlihat seperti seorang pria dengan kulit hitam dan perhiasan emas diseluruh tubuhnya dia memancarkan aura iblis yang mana sangat liar dan juga agak tenang.


“Hahhaa… ini dia sang manusia yang berani mengambil artefak kami” kata iblis tersebut.


“Maaf sebelumnya tetapi kau siapa, apakah kita pernah bertemu” kata Rio.


“Hahahah… aku tahu itu, kau memang tidak akan bisa mengenaliku dalam wujud ini akan tetapi kau pasti mengingatnya karena akulah yang selalu ada dalam setiap perang yang kau buat dengan para dewa dan raja iblis itu” kata iblis tersebut.


“Tunggu sebentar aura ini memang tidak asing, jangan-jangan dia adalah salah satu dari iblis solomon, kalau tidak salah dia adalah iblis dengan wajah seperti kuda dan mengeluarkan aura liar keserakahan” pikir Rio.


“Nampaknya kau sudah menyadarinya, namaku adalah Andras salah satu dari iblis solomon yang agung” kata iblis itu yang ternyata adalah Andras.


“Apa yang membuat sesosok iblis solomon seperti dirimu mau menghadiri acara pembuatan aliansi seperti ini, apakah para iblis solomon yang lainnya akan setuju dengan tindakanmu ini..??” tanya Rio.


“Hahahah…. Kau tenang saja aku kemari bukan untuk bergabung, akan tetapi untuk mengawasi para dewa dan juga raja iblis ini agar tidak ada kekacauan, kalau ada kekacauan terjadi maka bisa gawat jadinya, beberapa dimensi yang ada disekitar sini akan hancur karena pertikaian mereka” kata Andras.


Dan saat mereka berbicara sang tuan rumah pada akhrinya muncul, dengan aura iblis keemasan yang megah dirinya mengeluarkan hawa yang cukup mengintimidasi namun juga agak menenangkan, melihat hal itu Rio merasa kalau dia pernah melihatnya sebelumnya.

__ADS_1


Bersambung….


Semuanya tolong berikan dukungan kalian yah, dengan cara Like, Komen, Giff dan Vote agar novel ini terus berlanjut dan ceritanya semakin menarik lagi, Ok.....


__ADS_2