Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 274 Dewa chimera bagian 2


__ADS_3

Viktor yang mana saat itu memiliki kekuatan yang hampir sama dengan dewa membuat Angga sekarat dengan satu hentakan dari lompatannya, dihadapi dengan perbedaan kekuatan yang sangat besar tersebut Angga hanya tersenyum dan bersiap menggunakan golok naga waktu yang dipinjamkan oleh Rio pada dirinya.


“Maju kau raksasa bodoh” kata Angga.


“Matilah serangga” kata Viktor.


Dengan kakinya Viktor berusaha untuk menginjak Angga sampai mati, namun “Fusshtt…” dengan sisa kekuatannya Angga menghentikan gerakan dari Viktor dengan bantuan dari mahluk panggilannya, itu adalah Moto Sak Tampah yang mana berada dikening Angga. “Srrraatt…” dan dengan tangan-tangan hitam dari Moto Sak Tampah yang mana mengalir dari kening keseluruh tubuhnya “Busshkk…” Angga langsung bergerak dengan bebas lagi dan melompat kearah Viktor.


“Kau lengah dasar bodoh” kata Angga.


“Srraaasshkk…” dengan golok naga waktu yang mana telah dibalut oleh kekuatan angin Angga memberikan serangan telah pada dada Viktor.


“Gaaakkh…” karena serangan itu Viktor langsung dibuat mundur beberapa langkah oleh Angga, akan tetapi Angga yang mana telah kehabisan tenaga langsung pingsan ditempat dan terjatuh bebas dari ketinggian yang sangat tinggi. “Trringgs…” melihat hal itu Rio langsung bertindak “Wuushhkk…” dengan cepat Garuda langsung datang dan menyelamatkan Angga yang terjatuh bebas tersebut dan ketik melihat Viktor  “Busskk…” Garuda langsung menyerang Viktor dengan tendangannya.


“Wusshkk…” lalu Garuda langsung mundur untuk menaruh Viktor ditempat yang aman.


“Kerja yang bagus, dan untuk apa tendangan yang tadi itu…??” tanya Rio.


“Maafkan saya tuan, akan tetapi saya merasa jijik melihat mahluk yang hina seperti itu, dia menggunakan lebih dari ratusan mahluk tak bersalah untuk mendapatkan tubuh yang sekuat itu dan itu membuat saya kehilangan emosi untuk sementara waktu” kata Garuda.


“Tidak apa-apa, kalau aku bisa bergerak bebas aku juga akan menghajar wajahnya itu sampai menjadi bubur, akan tetapi sekarang ini aku mengandalkanmu untuk menghabisi dirinya” kata Rio.

__ADS_1


“Serahkan pada saya, hamba berjanji akan membawa kepalanya pada tuanku” kata Garuda.


“Trranggss…” dengan menggunakan senjata tombak emas miliknya Garuda bersiap untuk bertarung melawan Viktor, melihat hal itu Luna juga sedang bersiap untuk menunggu kesempatan melancarkan serangannya.


“Luna… tubuhnya terbuat dari kumpulan ratusan mahluk hidup, dan kebanyakan itu adalah orang-orang yang tidak bersalah dan dibunuh tampa ampun, karena itulah dendam dan kebencian mereka masih tersimpan didalam tubuhnya, namun dia dapat menahan semua itu karena adanya darah dari Batara Surya yang melindungi pikirannya” kata Rio.


“Hahah… Aku mengerti, serahkan saja padaku” kata Luna yang mengerti maksud dari perkataan Rio.


“Buushkk…” Viktor lalu bangkit lagi setelah terjatuh karena serangan tendangan dari Garuda, dia merasa kesal dan marah karena serangan Garuda tersebut “Trranggssk…” dan dengan kedua gada ditangannya Viktor langsung berlari kearah Garuda untuk menyerangnya. “Wuushkk… Fusshhkk…” Garuda juga langsung terbang dan mengarahkan tombak miliknya kearah Viktor, melihat kedua pertarungan mahluk raksasa tersebut para anggota serikat, pasukan iblis, dan juga vampire yang ada disana berusaha untuk bertahan dari efek pertarungan mereka berdua.


Melihat hal itu Rio lalu mengeluarkan prisai makam hitam miliknya, “Trranggs…” dan dengan perisai tersebut dia melindungi para pasukannya dari efek pertarungan kedua raksasa tersebut, para iblis solomon yang mana melihat hal itu membiarkan hal tersebut, itu karena mereka tidak merasakan adanya kerusakan pada dimensi itu saat Rio menggunakan artefak miliknya.


“Trranggs…” tombak Garuda menyerang dengan sangat cepat namun mampu ditahan oleh Viktor menggunakan senjata miliknya, Viktor lalu menyerang balik kearah Garuda “Buunggssk…” dengan kedua gada miliknya yang mana telah dialirkan oleh energy sihir Viktor menyerang dengan kekuatan yang besar, energy sihir yang mana berada dikedua gada milik Viktor berusaha untuk menarik tubuh dari Garuda untuk mendekatinya, dan saat Garuda sudah sangat dekat dengan Viktor “Fushhk…” menggunakan gada miliknya Viktor lalu langsung berusaha untuk menyerang Garuda.


“Trraanggs…” lalu menggunakan sayap miliknya Garuda melindungi tubuhnya dari hantaman gada milik Viktor, dan bukan hanya itu saja “Krrasskk…” senjata gada milik Viktor langsung retak saat menyerang sayap dari Garuda. Melihat hal itu Viktor langsung terheran “Buskk…” kemudian menggunakan kakinya Garuda memukul mundur Viktor, “Fusshk…” dan disaat jarak diantara mereka sudah agak jauh “Fussh….” Dengan tombak miliknya “Crrastt…” Garuda menusuk perut dari Viktor.


“Rasakanlah rasa sakit mahluk yang tidak berdosa yang telah kau bunuh” kata Garudan.


“Shhskkktt…” dari ujung tombak milik Garuda sebuah asap mulai muncul dan garis cahaya keemasan langsung mengalir dan menutupi seluruh kaki dari Viktor, melihat hal itu Viktor langsung mengumpulkan energy sihir ditenggorokannya “Buussttrr…” dia lalu menyemburkan darah mereka asam yang mana sangat beracun, “Bushkk…” melihat hal itu Garuda langsung melompat mundur sambil melindungi tubuhnya dengan sayap miliknya.


“Hahahah… percuma saja kalau kau menghindari, sayapmu itu telah terkena racunku, dan kutukan yang ada didalam racun itu akan membakar seluruh tubumu” kata Viktor.

__ADS_1


“Apakah begitu” kata Garuda.


“Wrruuskk… Priinggs…” Garuda lalu melemparkan bulu-bulu yang mana terkena bercak darah milik Viktor, dan seperti sebuah pisau lempar bulu-bulu tersebut terbang dengan cepat, “Fussh…” bahkan salah satunya terbang langsung kearah kepala Batara Surya. “Tringgs…” namun bulu itu sama sekali tidak dapat melukai Batara Surya dan “Burrn…” terbakar didepan matanya, melihat serangan itu Batara Surya lalu menatap Garuda dengan tatapan tajam.


“Garuda seperti biasa kau selalu menggangguku” kata Batara Surya.


“Kau juga, seperti biasa emosimu itu tidak bisa ditebak, bahkan aku sampai tidak percaya kalau kau bekerja sama dengan mahluk rendahan ini” kata Garuda.


“Memangnya kenapa, semua itu tidak ada gunanya, yang terpenting didunia ini adalah kekuatan dan hanya dengan kekuatanlah baru kita bisa berbicara dan dihormati” kata Batara Surya.


“Hmm… memang benar apa yang kau katakan, akan tetapi aku tetap tidak menyukai caramu mendapatkan kekuatan dengan cara instan seperti itu” kata Garuda.


“Taassk…” dengan satu jentikan jari dari Garuda, “Trringggs…” garis-garis keemasan yang ada ditubuh Viktor langsung menyebar keseluruh tubuhnya, melihat hal itu Viktor lalu memegang kakinya dan “Crrastt…” dia memutuskan dan melemparkan kakinya yang terluka tersebut.


“Percuma saja semua yang kau lakukan itu, serangan dari tombakku itu sudah menusuk kejiwamu” kata Garuda.


“Trringsstt…” dari dada Viktor garis keemasan tersebut lagnsugn mulai menyebar, dan setiap kali garis itu menyebar seluruh tubuh Viktor merasakan kesakitan yang sangat luar biasa dan bahkan dirinya tidak bisa menjaga energy yang ada didalam tubuhnya itu, lalu Garuda langsung mendekati dirinya dan berencana untuk mengakhiri Viktor dengan tusukan tombak miliknya. Akan tetapi “Burrn…” sebuah api keemasan muncul dari mata Viktor, dan api itu membakar seluruh tubuh Viktor.


“Gaaahhkk… Aaahkk…” Viktor lalu merasakan rasa sakit diseluruh tubuhnya.


Dan dengan tubuhnya yang kesakitan itu “Busshkk…” Viktor memukul Garuda dengan tangannya, “Fusshk…” kekuatan Viktor meningkat secara drastis hingga membuat Garuda terhempas karena pukulannya. Tidak tahu apa yang terjadi Garuda lalu melihat kearah Batara Surya, dan dia melihat kalau Batara Surya sedang mengalirkan energy dewanya kearah tubuh Viktor dan memberikan dia kekuatan dari matahari.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2