Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 218 Perangkap serangga bagian 4


__ADS_3

Banaspati yang mana telah bertambah kuat tersebut berusaha untuk menyerang Beelzebub, akan tetapi “Shhhrrttkkk…” menggunakan aura gelap dari tubuhnya Beelzebub langsung menahan serangan dari Banaspati “Boomssh…” ledakan api yang disebabkan oleh serangan dari Banaspati langsung dihisap oleh aura gelap yang keluar dari tubuh Beelzebub. “Srrrhttt…” aura hitam itu lalu langsung berubah wujud menjadi bentuk kepala ular, “Wuush…” lalu dengan cepat aura dari Beelzebub langsung berusaha untuk melahap Banaspati.


“Bommssh… Bommssh…” menggunakan tangannya Banaspati mulai melawan aura hitam tersebut, dia menembakkan beberapa bola api untuk menghancurkan seluruh aura hitam yang mengincar dirinya. “Buurrnn… Wuussh…” lalu dengan nafasnya Banaspati menyemburkan nafas api kearah Beelzebub, “Buussh…” akan tetapi dengan sangat cepat Beelzebub langsung menghindari serangan nafas api milik Banaspati tersebut.


Melihat hal itu Rio langsung kebingungan, karena Beelzebub yang sebelumnya selalu melahap serangan lemparan sihir bola apinya, tetapi sekarang ini dia malah menghindari serangan nafas api milik Banaspati.


“Ini aneh, kenapa dia menghindarinya…?? Apakah dia tidak bisa menghisap kekuatan nafas api itu” pikir Rio yang mana sudah hampir memecahkan misteri kekuatan Beelzebub.


“Wuussh…” Beelzebub yang melihat kearah Rio langsung melompat kearah dirinya, Rio yang mana saat itu sedang teralihkan terlambat menyadari kalau Beelzebub melancarkan serangan tendangan kearah dirinya. “Burrn…” akan tetapi karena tidak bisa menghindari serangan tendangan itu Rio langsung mengaptifkan sihir cakar api miliknya, “Buuusskk…” dan menggunakan tangan kanan miliknya dia mencoba menahan serangan tendanga dari kaki Beelzebub.


“Krraakss…” serangan kaki tersebut langsung membuat tulang tangan Rio langsung retak, akan tetapi karena sihir dari cakar api tersebut tulangnya langsung mulaui pulih kembali seperti semula.


“Sekarang aku mendapatkanmu” kata Rio, “Taassk…” dia memegang kaki Beelzebub dengan sekuat tenaga.


“Buurrnn…” lalu menggunakan sihir api miliknya dia membakar kaki dari Beelzebub tersebut, melihat hal itu Beelzebub langsung memerintahkan para lalat neraka raksasa yang tersisa untuk menyerang Rio. “Bzzzztt….” Dengan cepat para lalat raksasa tersebut langsung menerjang Rio dari udara, melihat para lalat raksasa tersebut “Wuussh…” Rio langsung dengan cepat langsung melemparkan tubuh Beelzebub kearah para lalat neraka raksasa tersebut.


“Tassskkk…” tetapi dengan cepat para lalat neraka raksasa itu langsung menangkap tubuh Beelzebub tersebut, dan dengan cepat mereka langsung kembali mengejar Rio dan menyerang dirinya. Mengetahui kalau Rio sedang diserangan Banaspati berencana untuk menolong dirinya, “Srrhhhttkk…” akan tetapi aura hitam milik Beelzebub langsung dengan cepat menghalangi dirinya.


“Dasar pengganggu, akan kubakar habis kau” kata Banaspati, “BOOMMSSH…” dengan sebuah ledakan yang besar Banaspati langsung melenyapkan aura hitam tersebut.

__ADS_1


“Wuussh…” lalu dengan cepat Banaspati langsung terbang kearah Rio, “Trringgs…” dia kemudian memadatkan puluhan bola api didalam genggaman tangannya, “Piunggs… Bomsshh… Piunggs… Piunggs… Bomsshh… Bomsshh…” dengan sebuah tembakan bola api yang telah dipadatkan tersebut Banaspati mulai menghabisi para lalat neraka raksasa tersebut satu demi satu. Melihat kalau lalat neraka raksasa miliknya mulai terbunuh satu demi satu, Beelzebub hanya berwajah datar dan mulai mengeluarkan aura gelap lagi dari dalam tubuhnya.


“Srrrhhkktt….” Aura hitam itu langsung mengambil wujud puluhan ular dengan mulut yang terbuka lebar, “Srraahhkk…” lalu dengan sendirinya aura hitam tersebut langsung menyerang kearah Rio dan Banaspati.


“Hahaha… lihat itu mahluk menjijikan itu mengeluarkan benda aneh itu lagi” kata Banaspati.


“Hmm… jadi kau mengganggap itu adalah bendakah, menarik mungkin itu adalah mekanisme pertahanan yang dia punya, mari kita habisi” kata Rio.


“Buurrnn…” menggunakan tangan kanannya Rio langsung mengalirkan energy sihir api kearah golok naga waktu, “Rooaarr…” golok naga waktu langsung mengamuk dan mulai mengeluarkan aura naga yang kuat, aura naga tersebut langsung membuat aura hitam milik Beelzebub langsung berhenti bergerak. “Buurrnn… Fuussh…” dengan lima buah bola api kecil Banaspati langsung melemparkan bola-bola api itu kearah aura hitam tersebut, “Bomssh… Bomssh… Bomssh…” dengan beberapa ledakan kecil aura hitam tersebut langsung kehilangan bentuk ular mereka, “Buussh…” melihat kesempatan itu Rio langsung berlari kearah Beelzebub dan mengarahkan serangan tusukan kearah dirinya.


“Hmm… manusia ini dapat menemukan kelemahanku” pikir Beelzebub dengan wajah datarnya.


“Srraasss…” dengan tebasan goloknya Rio langsung menebas dada dari Beelzebub, golok naga waktu yang mana mendapatkan darah dari raja iblis Beelzebub langsung mengeluarkan aura yang luar biasa kuatnya, “Buussh…” aura tersebut sangat buas bahkan membuat Rio hampir tidak dapat mengendalikan golok naga waktu lagi. “Buussh…” karena hal itu Rio langsung mundur agar dirinya bisa menenangkan artefak golok naga waktu miliknya.


“Trringgs… Roaaarr….” Golok naga waktu yang mana merasakan energy sihir dari Rio langsung menjawab dirinya, dia bertindak seperti sesosok mahluk hidup yang mana patuh ditangan Rio.


“Hmm… lumayan juga, sejak kapan kau mengetahu tentang kelemahanku manusia…??” tanya Beelzebub.


“Sejak pertama kali aku menggunakan sihir api pada dirimu, aura yang ada ditubuhmu itu bergerak dengan sendirinya seakan-akan hidup, dan benar saja aura itu bukanlah kekuatanmu melainkan dirimu yang kau belah dan buat itu menjadi senjatamu” kata Rio.

__ADS_1


“Hahahhaa… luar biasa, memang benar aura hitam itu bukanlah tehnik atau kekuatanku, tetapi melainkan adalah anggota tubuhku lebih tepatnya itu adalah rasa laparku yang aku keluarkan dengan sendirinya” kata Beelzebub.


“Kau terlalu sombong karena membongkar rahasia kekuatanmu, sekarang kau tidak akan bisa mengelak dari kematian lagi” kata Rio.


“Siapa bilang” kata Beelzebub, “Srrahhhkk…” aura hitam tersebut langsung berubah menjadi abu dan terbang kearah para lalat neraka raksasa tersebut.


“Srraast… Crrasstt… Krrauuasst…” aura hitam itu kemudian melahap para lalat neraka rakasasa itu, lalu sedikit demi sedikit aura hitam tersebut menjadi semakin besar dan semakin banyak. Setelah aura hitam tersebut berubah menjadi dua kali lipat lebih besar dari sebelumnya, “Buusshh…” seluruh aura hitam itu kemudian jatuh dan mulai merasuki tubuh Beelzebub.


“ROOOAAARR….” Merasakan aura dari Beelzebub, golok naga waktu mulai meraung seakan-akan mencoba untuk memberikan peringatan pada Beelzebub. Sementara itu Rio yang merasakan auranya dapat tahu kalau kekuatan Beelzebub sedang meningkat dengan sangat tajam, akan tetapi kakinya tidak bisa digerakan dan dia tidak bisa bergerak untuk menyerang Beelzebub yang mana saat itu ada didepan matanya.


“Hahahah… sudah cukup lama, aku tidak bertarung dengan wujud ini” kata Beelzebub.


Tubuhnya berubah total dengan sisik-sisik hitam yang memenuhi tubuhnya dan sebuah antena serangga yang berada dikeningnya, matanya juga bertambah menjadi 6 pasang mata “Bzzzz… Bzzz…” dia juga memiliki 2 pasang sayap lalat yang mana dapat mengeluarkan suara yang sagnat nyaring. Melihat perubahan itu seluruh bulu kudu Rio langsung berdiri, karena saat ini didepannya dia sedang melihat sesosok mahluk yang dapat melahap sebuah dimensi dengan mulutnya.


“Hahahah… apa kau ketakutan Rio, kau tahu sudah terlambat untuk mundur sekarang” kata Banaspati yang mana berdiri disamping Rio.


“Yah… kau ada benarnya, sebenarnya aku mau menggunakan rencana ini saat Angga telah berhasil mengalahkan jendralnya, akan tetapi sekarang pilihanku adalah maju melawan atau menunggu kematian” kata Rio.


“Kalau begit bagus, sudah cukup lama aku tidak bersenang-senang melawan sesosok mahluk sekuat dia” kata Banaspati.

__ADS_1


“Ayo maju Banaspati, bakar habis seluru dimensi ini” kata Rio, “Trranggs…” dia lalu mengaptifkan sebuah lingkaran sihir ditangan kirinya dan kelimat tempat yang mana ada didalam kota mulai bercahaya karena sebuah lingkaran sihir raksasa yang ada disana.


Bersambung…..


__ADS_2