Demon Sumoning Game

Demon Sumoning Game
Bab 248 Hukuman dari sang penjaga neraka


__ADS_3

Naberius, Cerberus, Cerberus, atau Kerberos adalah salah satu dari para iblis yang melayani raja solomon, dia terkenal dengan wujud serigala berkepala tiga yang mana adalah penjaga neraka. Dengan taring dan cakarnya dia akan menumpas mereka yang melanggar peraturan mereka, dan dia tidak akan melepaskan mangsanya sebelum dia menggigit dirinya.


“Sekali lagi aku tanyakan kepada kalian manusia-manusia bodoh, kenapa kalian bisa berani bertarung diwilayah kekuasaan kami” kata Naberius.


“Bertarung… apa yang kau maksud tuan, aku sama sekali tidak bertarung lebih tepatnya aku diserang oleh orang ini” kata Gilang.


“Diam kau, kau pikir aku tidak tahu kalau kau yang memancing dirinya menuju kealam kekuasaan kami, jika kau tidak mendapatkan perlindungan dari Satans maka aku akan langsung mengigit lehermu sampai putus” kata Naberius.


“Kalau kau sudah tahu masalahnya, untuk apa bertanya lagi, katakan saja sekarang apa maumu” kata Rio yang mana menatap Naberius dengna tajam.


“Manusia yang cukup berani, kau memiliki mata yang sangat kuat dan juga teguh, aku menyukai orang-orang sepertimu, akan tetapi peraturan tetaplah peraturan berterimakasihlah karena aku tidak akan membunuh kalian” kata Naberius.


“Grrr…” lalu dibelakang dirinya aura dari serigala berkepala tiga muncul, “Srrhhkk…” dan aura tersebut langsung berubah menjadi asap hitam yang mana langsung mengelilingi Gilang dan Rio, “Crrastt…” asap hitam tersebut langsung memberikan sebuah tanda dikedua tubuh mereka. Tanda tersebut langsung dengan cepat menjalar diseluruh tubuh mereka, bagaikan sebuah rantai yang hidup tanda itu langsung mengikat mereka.


“Ugghkk…. Sialan kau menyegel kekuatanku” kata Gilang.


“Heeeh… nikmatilah hukuman kalian, aku akan mengembalikan kalian kedimensi kalian masing-masing, selama hukuman kalian tetaplah tenang dan jangan lakukan apapun” kata Naberius.


“Trranggs…” keduanya langsung dikembalikan ke dimensi merkea masing-masing, lalu ketika Rio sampai di dimensi kekuasannya dia berusaha untuk berjalan “Trraskksst…” akan tetapi tubuhnya kaku seperti tersetrum oleh aliran listrik, dan karena hal itu Rio hampir tidak bisa bergerak dengan leluasa. Dan saat didalam hutan tersebuh dia menemukan kalau ada siluman berusia puluhan tahun yang melihat kearah dirinya, dan karena kekuatannya yang mana telah tersegel Rio berusaha untuk memanggil para mahluk gaib yang mana telah membuat kontrak dengan dirinya.

__ADS_1


“Sialan apa-apaan ini…??” kata Rio.


Rio melihat sebuah notifikasi pesan yang ada didalam aplikasi DS Game miliknya, dan notifikasi tersebut bertuliskan kalau dirinya dilarang untuk menggunakan aplikasi DS Game untuk sementara waktu, dan karena larangan itu Rio tidak dapat memanggil para mahluk gaib bawahannya. Lalu disaat siluman berusia puluhan tahun itu akan menyerang Rio, “Wusshhkk…” dengan cepat Rio langsung berlari mundur kebelakangnya, “Roarr…” melihat hal itu siluman tersebut langsung mengejar dirinya akan tetapi dengan cepat Rio mengambil segenggam tanah ditangannya.


“Fusshhkk…” dengan tanah ditangan kananya tersebut Rio langsung membutakan mata siluman tersebut, dia lalu mengambil kesempatan itu untuk melakukan serangan balik dan dengan mengepal tangan kanannya “Busskk…” Rio memberikan sebuah serangan tinju kearah siluman tersebut. Karena fisiknya yang mana telah menjadi setengah naga pukulan Rio memberikan dampak yang cukup besar, “Trraskk…” pukulan Rio langsung membuat kepala siluman tersebut terluka parah dan membuat siluman itu langsung jatuh tak berdaya, melihat siluman itu tak berdaya dengan kakinya “Crrasst…” Rio menghancurkan kepalanya agar dia tak bisa bangkit dan menyerang dirinya lagi.


“Cih… sialan…” kata Rio.


Disaat dia mengira kalau masalahnya telah selesai “Grrr…” dia melihat sebuah tatapan dari beberapa siluman yang sedang melihat kearah dirinya, karena tubuhnya yang mengeluarkan energy sihir iblis para siluman itu menjadi bernafsu untuk memakan dirinya. “Srrassk…” dan salah satu siluman besar dengan tinggi 5 meter muncul dihadapannya, dan dengan wajah marah siluman itu berniat untuk menghabisi Rio.


Akan tetapi disaat siluman itu akan menyerang Rio “Roaarr….” Sebuah auman dari mahluk yang lebih kuat terdengar dan membuat para siluman itu ketakutan, “Srrahhk…” dan dari balik bayangan siluman tersebut siluman singa bayangan yang mana dirawat Rio langsung muncul, “Srrastt…” dan dengan cakarnya dia melumpuhkan siluman besar tersebut kemudian dengan taringnya “Crrastt…” dia mengigit tenggorokan siluman itu dan membuatnya tewas dalam hitungan detik.


“Hei… kerja yang bagus, kau telah menyelamatkanku” kata Rio.


Siluman singa bayangan yang mana mengenal bau dari Rio langsung mendanginya dan seperti kucing yang manja dia mendekatkan tubuhnya kepada Rio, dan Rio langsung mengelus kepalanya untuk memanjakannya.


“Aku butuh bantuanmu sekarang ini, bisa kau bawa aku kembali kerumah” kata Rio yang mana menatap mata siluman singa bayangan tersebut.


Siluman singa bayangan langsung mengangguk seakan-akan mengerti perkataan dari Rio, “Srraahkk…” dia lalu membukakan jalan menuju dimensi bayangan “Taak…” lalu dengan memegang tubuh siluman singa bayangan Rio langsung masuk kedalam bayangan bersama dengannya. “Wuusskk….” Dengan cepat mereka berjalan didalam bayangan dan langsung menuju gedung serikat miliknya, “Srrahhkk…” setelah mereka keluar dari dalam bayangan Rio langsung merasakan kebas diseluruh tubuhnya, tubuhnya seakan-akan diremas oleh sebuah rantai yang mengikat kuat seluruh tubuhnya.

__ADS_1


“Gaahhkk… serigala sialan itu, tidak kusangka dia akan memberikan sebuah kekangan yang sangat merepotkan” pikir Rio.


Dengan menahan rasa sakit ditubuhnya tersebut Rio langsung berjalan kembali masuk kedalam bangunan serikatnya, “Fusshk…” lalu disaat dirinya akan terjatuh tubuh Rio langsung ditangkap oleh Luna dan Jill yang mana sedang ada disana.


“UUgghhkk… kalian… kenapa bisa ada disini…” kata Rio yang mana merasa lemas dan kemudian jatuh pingsan.


Lalu didalam ruangan perawatan serikat milik Rio, disana dia dirawat dengan peralatan canggih dan juga menggunakan sihir pemulihan terbaik dirinya dirawat dan tubuhnya mulai di bangun ulang kembali, Luna dan juga Jill yang mana ada disana terlihat tidak khawatir sama sekali dengan kondisi dari Rio. Mereka duduk dengan santai disana sana sambil menunggu Rio untuk bangun.


“Kalian tidak terlihat khawatir sama sekali, aku bingung kalian ini suka atau apa dengan ketua” kata Gio.


Gilang yang mana waktu itu melawan jendral iblis bawahan Beelzebub masih terluka cukup parah, dan dirinya saat ini baru bisa berjalan selama beberapa minggu terbaring di ranjang ruang perawatan.


“Aku sama sekali tidak khawatir karena aku mengenal dirinya, luka seperti ini bukanlah masalah baginya, dan jangan lupa kalau dia menjadi ketua serikat ini karena dia memiliki kekuatan untuk membuat kita tunduk padanya” kata Luna.


“Aku juga sama, aku jatuh cinta padanya karena dia memiliki kekuatan yang bisa membuat raja iblis dan bahkan para dewa ketakutan, malahan aku merasa kasihan pada dia membuat Rio seperti ini, karena aku yakin Rio pasti memiliki sebuah rencana balas dendam untuk dirinya saat dia sadar nanti” kata Jill.


Mendengarkan perkataan dari kedua wanita tersebut Gio langsung mengingat kembali saat-saat dirinya dipaksa untuk menjadi bawahan Rio, saat itu dia kaget dan juga takut dengan kekuatan yang dimiliki oleh Rio. Kemudian rasa takut dihatinya berubah menjadi rasa kagum, itu semua karena Rio terus menunjukkan pada dirinya kebijaksanaan dan juga kekuatannya yang membuat orang-orang menjadi percaya pada dirinya.


“Hahaha… sialan, aku bodoh sekali mengkhawatirkan monster seperti dirinya” kaga Gio yang mana ikut duduk disana menunggu Rio kembali sadar.

__ADS_1


Bersambung…..


__ADS_2